Anda di halaman 1dari 14

PRINSIP KERJA SCREW AIR COMPRESSOR

Prinsip kerja Screw Air Compressor


Screw Air Compressor Flow Diagram
A) Kompresor udara jenis ini menggunakan 2 Screw yang berputar dalam ruang
screw yang disebut Air End(3) !utaran 2 komponen screw ini akan
menyebabkan "isapan pada #ntake $al%e (2) dan meng"asilkan udara bertekanan
pada lubang keluaran (disc"arge)
&uang Screw
B) 'dara bertekanan memasuki Separator (ank) yang ber*ungsi memisa"kan oli
dan udara) se"ingga udara bertekanan yang di"asilkan tidak mengandung oli +ika
anda meli"at dalam ,ambar diatas) prinsip kerja separator seder"ana Dibagian
tenga" tabung terdapat separator *oam) sejenis busa yang akan melewatkan
partikel udara) dan menangkap partikel oil dan menjatu"kannya ke dasar (abung
(Blue Color) 'dara bebas oil tadi memiliki temperature cukup tinggi ( -. /
0.
.
C)) se"ingga "arus dilewatkan pada pendingin 1 air coller (0)) sebelum
dikeluarkan melalui Air Disc"arge line (2.) untuk memasuki system eksternal
separator tank
C) 3il dengan temperature tinggi yang tertampung dalam dasar tabung separator
bergeraka menuju air filter housing unit 'nit ini terdiri dari 3il Filter (20) yang
ber*ungsi memisa"kan kotoran dan unit mani*old) yang ber*ungsi mengatur
distribusi oil menuju dan dari Air Coller (0) Ada beberapa type coller) yaitu
4i5uid coller dan air coller ,ambar Flow proses diatas menggunakan model Air
Coller) yaitu udara dibagian bawa" radiator di"embus paksa dengan menggunakan
Fan (23)) melalui sirip6sirip coller unit) dan membawa panas oil ke udara bebas
melalui prinsip "eat trans*er 7ekanisme ini mirip dengan prinsip kerja Condesor
'dara pada system pendingin dan &adiator mobil
3li yang suda" melewati Coller dan su"unya tela" turun) masuk kembali ke Oil
Filter Housing Unit) untuk didistribusikan kembali ke Air End atau &uang Screw
3il Filter 8ousing 'nit
D) System yang tidak kala" %ital yaitu pelumasan pada bearing screw Kebetulan
dalam *low diagram tidak terli"at) Air Filter Housing Unit juga mensuplay oil
untuk melumasi bearing screw System ini memiliki pengaru" sangat besar
ter"adap kasus 3%er 8eating atau 3%er ("emperature pada Screw Air
Compressor
E) (emperature System Compressor dideteksi dari (emperature 3il Dalam
Separator (ank) dipasang sensor temperature 1 ("ermostat (2.) yang akan
membaca aktual temperature oil) dan langsung mengirim data ini ke 9lectronic
!rocessing 'nit (emperature kerja normal berada di kisaran -: / 0:
.
C +ika
lebi" dari 2..
.
C) system tetap berjalan dengan disertai peringatan ;iasanya
system disetting automatic o** di temperature 22.
.
C
!anel #ndicator
Efek Over Heating
<ang dimaksud dengan o%er 8eating yaitu) (emperature Kerja System
kompressor melebi"i 2..
.
C #ni suda" tanda6tanda ba"aya 9ngineering "arus
melakukan pengecekan +ika terlambat) temperature oil yang tinggi dapat
menurunkan kualitas oil sebagai pelumas
7asala" yang timbul berikutnya =
1. System pelumasan pada ;earing Screw tidak maksimal) ini akan menyebabkan
kerusakan pada bearing
2 Kerusakan ;earing akan berdampak pada putaran screw yang tidak stabil dan
tidak center ;enturan antar Screw akan menyebabkan cacat screw #ni
menyebabkan e*isiensi tekanan angin yang di"asilkan menurun
!utaran screw yang tidak center berpotensi menimbulkan gesekan pada dinding
ruang screw) meskipun masala" o%er "eating suda" teratasi) masala" ini
menyebabkan e*isiensi tekanan udara akan berkurang
! ,esekan material komponen dalam ruang screw meng"asilkan serbuk besi yang
akan terbawa ole" oil #ni akan menyumbat Filter 3il) jika tidak terdeteksi)
%olume oil yang kembali masuk kedalam ruang screw dan system pelumasan
bearing akan berkurang ;isa anda bayangkan jika komponen6komponen ini
berputar dengan le%el oil dibawa" standard Kerusakan akan terjadi pada semua
komponen dalam unit ruang screw (Air End)
Kondisi ini bisa jau" lebi" para") jika Thermo Control Unit tidak ber*ungsi
dengan benar System tidak bisa mendeteksi temperature aktual dengan akurat)
"arusnya mesin automatis stop tapi tetap running 7eskipun anda melakukan
penggantian oil secara rutin dan mengikuti atuan +am kerja mesin) kondisi ini
tetap sangat berba"aya 'ntuk mencega" ini) saya akan berbagi teknik
pengecekan dengan anda =
1. +angan "anya percaya dengan temperature display Anda wajib memiliki
("ermo Couple sendiri Ada beberapa jenis) tapi saya lebi" suka menggunakan
type 4aser ,un ("ermo Couple
>on Contact #n*ra &ed 4aser ,un
2. +ika anda tidak memiliki alat yang saya maksud dalam poin 2 !er"atikan
tanda6tanda di area bearing di Screw 'nit +ika cat terli"at mengelupas akibat
panas) ini tanda6tanda ba"wa compresor bekerja pada su"u yang melebi"i
standard Asal diketa"ui pemili"an coating atau cat pada compressor atau motor
suda" disesuaikan pada su"u normal atau ambang atas system +ika melebi"i)
panas akan merusak cat
Cat terkelupas di area ;lok ;earing akibat o%er "eating
Pen"e#a# $erja%in"a Over Heating
;erikut beberapa "al) yang saya pikir bisa menyebabkan 3%er 8eating
1. Sirk&'asi &%ara %a'am r&ang kompresor ti%ak #aik) se"ingga su"u dalam
ruang tinggi &uang kompresor "arus di desain sedemikian rupa se"ingga udara
panas dari *an coller memiliki jalur k"usus keluar (ducting) dan udara luar bisa
leluasa masuk Akan jau" lebi" baik) jika pendinginan ruang kompresor
menggunakan unit Air Conditioner ( AC ) Keuntungan penggunaan AC yaitu
pendinginan ruang berlangsung dalam ruang tertutup) se"ingga meminimalkan
debu atau kotoran dari luar ruang untuk masuk kedalam !artikel debu ini dapat
ter"isap ole" coller *an dan menyumbat sirip / sirip cooler unit Kondisi ini
menyebabkan pendinginan oil tidak optimal
2. Oi' s&%a( me'ewati )am *erja +orma'.
Kondisi ini yang biasa terjadi) oil yang se"arusnya diganti tapi tidak dilakukan
3il yang melebi"i 4i*e time nya akan menyebabkan penurunan kualitas oil yang
diikuti penurunan *ungsi oil itu sendiri sebagai media pendingin dan pelumas Ada
2 jenis oil yang ada di pasaran) yaitu +enis Syntetic dan +enis 7ineral
+enis Syntetic = 8arga &elati* lebi" ma"al) 4i*e timenya ? :... / @... "ours
4ebi" ta"an bekerja dalam su"u ekstrem dengan %olume yang lebi" renda"
dibanding oil mineral
+enis 7ineral = 8arga lebi" mura") 4i*e timenya ? 2... "ours (idak
diperuntukkan bekerja pada su"u ekstrem ( A 2..
.
C ) secara terus menerus)
karena akan menyebabkan kerusakan pada komponen Dari pengalaman
dilapangan) membuktikan oil jenis ini dapat menembus separator *oam) dan ikut
terbawa sirkulasi udara Se"ingga "arus rutin dilakukan pengecekan le%el oil dan
segera lakukan penamba"an oil jika diperlukan Dalam pemakaian jangka
panjang) oil ini akan lebi" tinggi biayanya dibanding pemakaian oil syntetic
. Separator Oi' ters&m#at #ni akan menyebabkan ter"ambatnya aliran udara
keluar) se"ingga tekanan dan temperature dalam separtor tank naik !enggantian
rutin antara B... / @... "ours
!. Pem#&angan panas pa%a Co''er ,nit ter(am#at Ada 2 +enis coller yang
biasa dipakai) yaitu menggunakan cooler *an ( air coller )) dan menggunakan
pendingin air ( water cooler )
Pa%a jenis air co''er) "ambatan trans*er panas ini biasanya disebabkan kotoran
atau debu yang melekat pada sirip radiator Cleaning rutin disarankan dilakukan
pada 2.... / 2:... "ours
Pa%a jenis -i.&i% co''er) "ambatan pendinginan biasanya disebabkan ole"
adanya lapisan kerak Sistem ini biasa digunakan dalam ,enerator Set ( ,enset )
4i5uid yang digunakan merupakan cairan k"usus yaitu radiator coolant) jika tidak
ada disarankan menggunakan air mineral yang bebas dari kandungan
kapur1calsium Cleaning rutin disarankan dilakukan pada 2.... "ours
/. 0i'ter oi' ters&m#at kotoran #dealnya) setiap penggantian oil juga diikuti
ole" penggantian Filter Cleaning Filter oil tidak disarankan) karena spare parts ini
tidak didesain untuk di cleaning atau di re6kondisi
Filter 3il
1. 2ekanisme Distri#&si %a'am Oi' Filter Housing Unit ti%ak #erf&ngsi.
+ika dibongkar) blok ini terdiri dari beberapa katup yang gerakannya
menggunakan mekanisme pegas +ika mekanisme ini tidak ber*ungsi) distribusi oil
menuju radiator akan ter"ambat 9*eknya oil tidak melewati proses pendinginan
dan langsung masuk ke ruang screw 'ntuk mengeta"ui masala" ini cukup muda"
7esin dalam kondisi o**) ;uka selang Fleksible in dan out radiator) jika oil yang
keluar dari radiator sangat sedikit) bisa dipastikan mekanisme dalam unit ini
bermasala" Atau anda juga melakukan pengecekan dalam kondisi mesin running
,unakan ("ermo couple ;andingkan temperature di body luar ruang screw) pipa
antara separator tank dan Filter oil) dan pipa oil masuk ke radiator +ika pipa
masuk radiator temperaturnya jau" lebi" renda") berarti distribusi oil menuju
radiator ter"ambat ;isa dipastikan Oil Filter Housing Unit bermasala" ( tapi
terlebi" da"ulu pastikan Filter 3il tela" diganti )
9. Jelaskan apa yang perlu dilakukan pada kompresor udara yang tidak aktif lebih dari
1 bulan
9. Jika kompresor tidak dipakai untuk jangka waktu lama (tidak aktif), seolah-olah
kompresor ini dalam keadaan beristirahat. Namun dalam keadaan tidak dipakai,
kompresor akan berkarat, berdebu, mutu minyaknya menurun, terjadi pengembunan uap
air, pembekuan, korosi karena kandungan gas yang korosif, dsb. Jika nanti akan
digunakan lagi, kompresor dapat mengalami gangguan seandainya tidak dipelihara
dengan baik pada waktu tidak dipakai. pabila kompresor tidak dipergunakan selama
lebih dari sebulan perlu dilakukan hal-hal berikut.
a. Jika keadaan lingkungan banyak berdebu, kompresor harus ditutup dengan lembar
plasti! pada tempat pernafasan kotak engkol, perapat poros, tutup katup, pompa minyak,
instrumentasi, dsb.
b. Jika mungkin, instrumen-instrumen dibuka dan disimpan.
!. "atup-katup harus tertutup sepenuhnya untuk men!egah pipa-pipa kemasukan debu,
atau air hujan.
d. #inyak pen!egah karat atau gemuk harus dilapiskan pada bagian dalam kompresor.
"ompresor harus diputar dengan tangan sekali sebulan untuk men!egah pengkaratan
dan untuk meratakan minyak pelumas. Jika kompresor masih terhubung dengan sumber
tenaga listrik, maka dapat dijalankan selama 1$ menit tiap hari tanpa beban. %alam hal
ini tidak diperlukan langkah-langkah pen!egahan debu dan karat seperti disebut di atas.
e. Jika kompresor masih terhubung dengan sumber listrik dan tidak akan dipergunakan
dalam jangka waktu sangat lama, sebaiknya semua tombol dikun!i supaya tidak dapat
dijalankan se!ara tak sengaja
#engatasi &'erheating pada (!rew ir
)ompressor
#inggu, gustus 11, *$1+ ir )ompressor (hark, (!rew ir )ompressor, (!rew )ompressor
,ndonesia,(hark -ardware and .ools, (hark (!rew )ompressor No !omments
#engatasi &'erheating pada (!rew ir
)ompressor
Shark Screw Air Compressor | PT Sharprindo Dinamika Prima
/agaimana !ara mengatasi o'erheating pada s!rew air !ompressor 0 apa
penyebab terjadinya o'erheating pada s!rew air !ompressor 0 bagaimana efek
yang disebabkan karna terjadinya o'erheating pada s!rew air !ompressor 0
an! dimaks"d den!an o#erhea$in! ada%ah s"a$" keadaan dimana
$empera$"re ker&a sis$em se'"ah kompressor me%e'ihi kapasi$as a$a"
'a$asan se'"ah $empera$"re s"a$" kompressor (an! 'iasan(a
me%e'ihi )**
*
C+
,a% ini san!a$ 'er'aha(a 'a!i ke'er%an!s"n!an dari sis$em kompressor
$erse'"$ karna dapa$ men(e'a'kan ha%-ha% (an! mer"sak a$a"
mempen!ar"hi 'a!ian %ain di da%am kompressor $erse'"$+
Is$i%ah o#erhea$in! a$a" serin! dise'"$ &"!a o#er $empera$"re
mer"pakan s"a$" pro'%ema (an! m"n!kin $er&adi pada se'"ah screw
air compressor+ o%eh se'a' i$" se'"ah pence!ahan ada%ah so%"si (an!
$epa$ "n$"k mence!ah $er&adin(a o#erhea$in! pada screw air
compressor dan 'a!aimana cara men!a$asi pro'%ema o#erhea$in! i$"
$er&adi pada screw air compressor mi%ik ki$a. se'e%"m kami
men&e%askan ke $opik pem'ahasan ki$a %e'ih %an&"$/ kami akan
men&e%askan 'e'erapa &enis air compressor+ anda 'isa me%iha$ !am'ar
di'awah ini 0
Jenis - Jenis Kompressor
1enyebab terjadinya &'erheating pada (!rew ir
)ompressor
)+ (irkulasi udara yang kurang baik dalam ruang kompresor.
1+ 1ergantian &li "ompressor yang tidak sesuai (!hedule. (Penting)
2+ "erusakan pada (eparator &li ((eparator &li Jebol).
3+ .erhambatnya pembuangan panas pada )ooller 2nit kompressor.
4+ "otoran yang menyumbat 3ilter &il.
5+ .idak berfungsinya mekanisme %istribusi dalam Oil Filter Housing Unit.
4fek akibatkan terjadinya &'erheating
)+ (istem pelumasan pada /earing (!rew tidak maksimal, ini akan
menyebabkan kerusakan pada bearing. hal ini terjadi karena pergantian oli
yang kurang diperhatikan s!hedule penggantiannya.
1+ "erusakan /earing akan berdampak pada putaran s!rew yang tidak
stabil dan tidak !enter. /enturan antar (!rew akan menyebabkan !a!at s!rew.
,ni menyebabkan efisiensi tekanan angin yang dihasilkan menurun.
2+ 1utaran s!rew yang tidak !enter berpotensi menimbulkan gesekan
pada dinding ruang s!rew, meskipun masalah o'erheating sudah teratasi,
masalah ini menyebabkan efisiensi tekanan udara akan berkurang.
3+ 5esekan material komponen dalam ruang s!rew menghasilkan serbuk
besi yang akan terbawa oleh oil. ,ni akan menyumbat 3ilter &il, jika tidak
terdeteksi, 'olume oil yang kembali masuk kedalam ruang s!rew dan system
pelumasan bearing akan berkurang. /isa anda bayangkan jika komponen-
komponen ini berputar dengan le'el oil dibawah standard. "erusakan akan
terjadi pada semua komponen dalam unit ruang s!rew (ir 4nd).
"ondisi ini bisa jauh lebih parah, jika .hermo )ontrol 2nit tidak berfungsi dengan
benar. (ystem tidak bisa mendeteksi temperature aktual dengan akurat,
harusnya mesin bisa automatis stop tapi tetap running6berjalan. #eskipun anda
melakukan penggantian oil se!ara rutin dan mengikuti atuan Jam kerja mesin,
kondisi ini tetap sangat berbahaya. 2ntuk men!egah ini, saya akan berbagi
teknik penge!ekan dengan anda 7
)+ )ek temperature menggunakan .ermometer .hermo!ouple. jangan
sampai melebihi batas maksimal temperature pada sebuah sistem s!rew air
!ompressor.
Digital Industrial Thermometer Thermocouple Sensor
1+ 1erhatikan tanda-tanda di area bearing di (!rew 2nit
Jika !at terlihat mengelupas akibat panas, ini tanda-tanda bahwa !ompresor
bekerja pada suhu yang melebihi standard. sal diketahui pemilihan !oating
atau !at pada !ompressor atau motor sudah disesuaikan pada suhu normal atau
ambang atas system. Jika melebihi, panas akan merusak !at kompressor.
Mengatasai Over Heating Screw Kompressor
Penyebab Terjadinya Over Heating
1. Sirkulasi udara dalam ruang kompresor tidak baik/ sehin!!a
6am'ien$7s"h" da%am r"an! $in!!i+ R"an! kompresor har"s di desain
sedemikian r"pa sehin!!a "dara panas dari 8an co%%er memi%iki &a%"r
kh"s"s ke%"ar 6d"c$in!7 dan "dara %"ar 'isa %e%"asa mas"k %ewa$ d"c$in!
(an! s"dah di pasan! air 9%$er / sehin!!a meminima%kan de'" a$a"
ko$oran dari %"ar r"an! "n$"k mas"k keda%am+ Par$ike% de'" ini dapa$
$erhisap o%eh co%%er 8an dan men("m'a$ sirip : sirip coo%er "ni$+ Kondisi ini
men(e'a'kan pendin!inan oi% $idak op$ima%+
. Oil sudah mele!ati "am #erja $ormal.
Kondisi ini (an! 'iasa $er&adi/ oi% (an! sehar"sn(a di!an$i $api $idak
di%ak"kan+ Oi% (an! me%e'ihi ;i8e $ime n(a akan men(e'a'kan pen"r"nan
k"a%i$as oi% (an! diik"$i pen"r"nan 8"n!si oi% i$" sendiri se'a!ai media
pendin!in dan pe%"mas+ Ada 1 &enis oi% (an! ada di pasaran/ (ai$" Jenis
S(n$e$ic dan Jenis Minera%+
Jenis S(n$e$ic 0 ,ar!a Re%a$i8 %e'ih maha%/ ;i8e $imen(a < 4*** : 5***
ho"rs+ ;e'ih $ahan 'eker&a da%am s"h" eks$rem den!an #o%"me (an! %e'ih
rendah di'andin! oi% minera%+
Jenis Minera% 0 ,ar!a %e'ih m"rah/ ;i8e $imen(a < 1*** ho"rs+ Tidak
diper"n$"kkan 'eker&a pada s"h" eks$rem 6 = )**
*
C 7 secara $er"s
mener"s/ karena akan men(e'a'kan ker"sakan pada komponen+ Dari
pen!a%aman di%apan!an/ mem'"k$ikan oi% &enis ini dapa$ menem'"s
separa$or 8oam/ dan ik"$ $er'awa sirk"%asi "dara+ Sehin!!a har"s r"$in
di%ak"kan pen!ecekan %e#e% oi% dan se!era %ak"kan penam'ahan oi% &ika
diper%"kan+ Da%am pemakaian &an!ka pan&an!/ oi% ini akan %e'ih $in!!i
'ia(an(a di'andin! pemakaian oi% s(n$e$ic+
%. Separator Oil tersumbat+ Ini akan men(e'a'kan $erham'a$n(a a%iran
"dara ke%"ar/ sehin!!a $ekanan dan $empera$"re da%am separ$or $ank
naik+ Pen!!an$ian r"$in an$ara 3*** : 5*** ho"rs+
&. Pembuangan panas pada 'oller (nit terhambat+ Ada 1 Jenis co%%er
(an! 'iasa dipakai/ (ai$" men!!"nakan coo%er 8an 6 air co%%er 7/ dan
men!!"nakan pendin!in air 6 wa$er coo%er 7+
Pada jenis air coller/ ham'a$an $rans8er panas ini 'iasan(a dise'a'kan
ko$oran a$a" de'" (an! me%eka$ pada sirip radia$or+ C%eanin! r"$in
disarankan di%ak"kan pada )*+*** : )4+*** ho"rs+
Pada jenis )i*uid coller/ ham'a$an pendin!inan 'iasan(a dise'a'kan
o%eh adan(a %apisan kerak+ Sis$em ini 'iasa di!"nakan da%am >enera$or
Se$ 6 >ense$ 7+ ;i?"id (an! di!"nakan mer"pakan cairan kh"s"s (ai$"
radia$or coo%an$/ &ika $idak ada disarankan men!!"nakan air minera% (an!
'e'as dari kand"n!an kap"r@ca%si"m+ C%eanin! r"$in disarankan di%ak"kan
pada )*+*** ho"rs+
+. ,ilter oil tersumbat kotoran+ Idea%n(a/ se$iap pen!!an$ian oi% &"!a
diik"$i o%eh pen!!an$ian Ai%$er+ C%eanin! Ai%$er oi% $idak disarankan/ karena
spare par$s ini $idak didesain "n$"k di c%eanin! a$a" di re-kondisi+

-. .ekanisme Distribusi dalam Oil Filter Housing Unit tidak
ber/ungsi.
Jika di'on!kar/ '%ok ini $erdiri dari 'e'erapa ka$"p (an! !erakann(a
men!!"nakan mekanisme pe!as+ Jika mekanisme ini $idak 'er8"n!si/
dis$ri'"si oi% men"&" radia$or akan $erham'a$+ E8ekn(a oi% $idak me%ewa$i
proses pendin!inan dan %an!s"n! mas"k ke r"an! screw+ Bn$"k
men!e$ah"i masa%ah ini c"k"p m"dah+ Mesin da%am kondisi oC/ D"ka
se%an! A%eksi'%e in dan o"$ radia$or/ &ika oi% (an! ke%"ar dari radia$or
san!a$ sediki$/ 'isa dipas$ikan mekanisme da%am "ni$ ini 'ermasa%ah+ A$a"
anda &"!a me%ak"kan pen!ecekan da%am kondisi mesin r"nnin!+ >"nakan
Thermo co"p%e+ Dandin!kan $empera$"re di 'od( %"ar r"an! screw/ pipa
an$ara separa$or $ank dan Ai%$er oi%/ dan pipa oi% mas"k ke radia$or+ Jika
pipa mas"k radia$or $empera$"rn(a &a"h %e'ih rendah/ 'erar$i dis$ri'"si oi%
men"&" radia$or $erham'a$+ Disa dipas$ikan Oil Filter Housing
Unit 'ermasa%ah+ 6 $api $er%e'ih dah"%" pas$ikan Ai%$er Oi% $e%ah di!an$i 7
.he total
displa!ement of the s!rew !ompressor is the 'olume at su!tion per thread
times the
number of lobes on the dri'ing rotor.