Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

BENTUK- BENTUK NEGARA DAN


PEMERINTAHAN







Disusun oleh
Densy Mey Wulandari 2123013
Melfa Angela Simanjuntak 2123016
Nassirudin 2123035
Yesi Putrilia Martasri 2123008
Zumaroh Hadi ikhsan 2123011

POLITEKNIK POS INDONESIA
BANDUNG
2014
2


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan
ijin dan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas makalah pada mata kuliah Pendidikan
kewarganegaraan ini dengan baik dan lancar.
Makalah dengan judul Bentuk-Bantuk Negara dan Pemerintahan ini disusun untuk
memenuhi nilai tugas mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan yang diajarkan oleh bapak Beni
Barliansyah.
Penulis menucapkan terimakasih kepada bapak Beni Barliansyah selaku dosen mata kuliah
Pendidikan kewarganegaraan yang telah banyak membantu dalam membuat makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangannya, oleh karena itu sangat
diharapkan saran perbaikan, agar pada makalah selanjutnya dapat menjadi lebih baik.



Bandung, 12 Oktober 2014

Penulis





3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................................... 2
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................... 4
1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 4
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................................ 5
1.3 Tujuan............................................................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN ................................................................................................................ 6
2.1 Negara .............................................................................................................................. 6
2.2 Pemerintahan .................................................................................................................... 6
2.3 Bentuk-Bentuk Negara ..................................................................................................... 7
2.4 Bentuk-Bentuk Pemerintahan ........................................................................................ 10
BAB III PENUTUP ...................................................................................................................... 15
3.1 Kesimpulan..................................................................................................................... 15
3.2 Saran ............................................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................... 16



4

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Negara adalah organisasi yang dibentuk oleh sekumpulan orang yang
memiliki tempat, cita-cita dan tujuan yang sama. Bertujuan untuk mengatasi
masalah bersama untuk masyarakat, sehingga di dalam Negara terdapat
pemerintahan dengan peraturan yang mengatur anggota masyarakatnya secara
terikat. Peraturan dalam Negara itulah menjadi batasan bagi tindakan dan aktivitas
masyarakat untuk selalu bertindak secara hati-hati dan tidak merugikan orang lain
maupun Negara itu sendiri.
Dalam menjalankan penegakan peraturan bagi masyarakatnya, setiap
Negara memiliki cara yang berbeda-beda satu sama lain dalam membagi tugas
supaya penegakan peraturan Negara terlaksana dengan baik dan benar serta seadil-
adilnya.
Karena setiap manusia memiliki pendapat dan pemikiran yang tidak sama
dalam menentukan hidupnya oleh karenanya dalam membentuk Negara mereka
memiliki pendapat dan pemikiran yang berbeda satu sama lain dalam dunia ini.
Munculah beberapa bentuk-bentuk Negara dan bentuk-bentuk pemerintahan yang
membedakan kekhasan dari wilayah dan sekelompok orang tersebut. Oleh
karenanya dalam makalah ini dibahas Bentuk-bentuk negara dan pemerintahan
di dunia ini.



5

1.2 Rumusan Masalah

Seperti yang telah dipaparkan penulis dalam latarbelakang rumusan masalah dari
makalah ini adalah Bentu-Bentuk Negara dan Bentuk- Bentuk Pemerintahan yang
ada di dunia ini .

1.3 Tujuan

Adapaun tujuan di tulisnya makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui dan memahami bentuk-bentuk Negara didunia ini.
2. Untuk mengetahui dan memahami bentuk bentuk pemerintahan didunia ini.

6

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Negara

Negara merupakan terjemahan dari kata bahasa Inggris, state, bahasa Belanda dan
Jerman, staat, serta bahasa Prancis, etat. Kata-kata tersebut diambil dari bahasa
Latin, status atau statum, yang berarti keadaan yang tegak serta tetap atau sesuatu
yang memiliki sifat-sifat yang tegak serta tetap. Di Indonesia, istilah negara berasal
dari bahasa Sanskerta, yaitu nagari atau nagara yang berarti wilayah atau penguasa.
Secara terminologi, negara adalah suatu wilayah dipermukaan bumi yang memiliki
kekuasaan baik politik, militer, ekonomi, social dan budaya yang diatur oleh
pemerintahan yang berada diwilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu
wilayah yang memiliki suatu system atau aturan yang berlaku bagi semua individu
diwilayah tersebut. Pengertian ini mengandung nilai konstitutif dari sebuah negara
yang menyaratkan adanya unsur dalam sebuah negara yaitu rakyat, wilayah,
kedaulatan dan pengakuan dari negara lain.

2.2 Pemerintahan

Pemerintahan merupakan suatu pengertian campuran untuk pekerjaan yang
bermacam-macam. Pelaksanaan umum, pengusahaan kekayaan pemerintahan,
pelakasanaan pekerjaan umum, pengawasan kegitan rakyat, pengaturan kedudkan
hokum rakyat. Sruktur pemeritah meliputi cabang kekuasaan legislatife, eksekutif,
dan yudikatif. Jadi, istilah pemerintahan mencakup pengertian struktur dan
mekanisme kekuasaan dalam suatu negara serta wewenang masing-masing.


7


2.3 Bentuk-Bentuk Negara

Negara memiliki 2 zaman atau era yaitu :
1. Zaman Kuno
Pada saat zaman kuno Negara hanya memiliki wilayah kekuasaan yang tidak
luas dibandingkan zaman modern ini. Saat itu masyarakat dinegara juga tidak
sebanyak dizaman sekarng ini sehingga Negara itu disebut dengan Negara-kota
atau dengan istilah polis.
Adapun di zaman kuno terdapat beberapa bentuk Negara diantanya yaitu
a. Monarchi
b. Oligarchi
c. Demokrasi.

2. Zaman Modern
Pada masa sekarang atau sering disebut dengan zaman modern hanya ada 2
bentuk Negara yaitu :
a. Negara Kesatuan (Unitarianisme)
Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni kekuasaan untuk
mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah
pusat memegang kedaulatan sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar.
pemerintah pusat adalah yang tertinggi dan satuan-satuan
subnasionalnya hanya menjalankan kekuasaan-kekuasaan yang dipilih
oleh pemerintah pusat untuk didelegasikan.
Dalam Negara kesatuan memiliki 2 macam sistem pemerintahan yakni :

8

1. Sentralisasi
Dalam system sentralisasi semua hal diatur oleh pemerintah pusat
sehingga daerah tidak memiliki hak dan wewenang dalam mengurus
rumah tangganya sendiri. Sistem sentralisasi memiliki kelemahan dan
kelebihan.
Kelebihan system pemerintahan sentralisasi adalah :
Kesederhanaan hukum karena seluruh Negara diatur oleh satu
institusi yaitu pemerintah pusat.
Pembagian rata atas hasil setiap daerah, sehingga semua daerah
dibagi rata atas hasil Negara.
Kerugian system pemerintahan desentralisasi adalah :
Karena hanya ada 1 institusi sehingga tugas pemerntah pusat banyak
dan memungkinkan adanya penupukan pekerjaan yang
menyebabkan terhambatnya pemerintahan.
Karena daerah tidak diberi wewenang sehingga setiap daerah di
system pemerintahan ini cederung pasif karena menunggu kebijakan
dan keputusan pemerintah pusat.
Rakyat tidak berkesaempatan menyampaikan pendapat dan
bertanggung jawab atas daerahnya.
Kebijakan pemerintah pusat tidak disesuaikan dengan kebutuhan
daerah dan sering terlambat memberikan kebijakan / keputusan.

2. Desentralisasi
Sedangkan pada system pemerintahan desentralisasi sebaliknya. Daerah
memiliki wewenang dalam mengatur rumah tangganya sendiri atau
seringkali disebut otonomi. Setiap daerah memiliki institusi pemerintah
daerah yang menampung pendapat dan pemikiran rakyat. Dan
pemerintah pusat memiliki wewenang untuk memegang kekuasaan
tertinggi. Dalam system pemerintahan desentralisasi memiliki
kelebihan dan kelemahan.
9

Kelebihan system pemerintahan desentralisasi :
Setiap daerah memiliki kebebasan dalam membangun dan mengatur
daerah masing-masing dengan kekhasan, kondisi, kebutuhan daerah
itu sendiri.
Pemerintah pusat tidak memiliki banyak pekerjaan yang menumpuk
sehingga tidak menghambat pemerintahan.
Penghematan biaya karena setiap daerah menanggung beberapa
anggaran rumah tangganya.
Kelemahan system pemerintahan desentralisasi:
Dalam satu Negara memiliki perbedaan peraturan Antara daerah
satu dengan yang lain.

b. Negara Serikat(Federasi)
Suatu negara yang terdiri dari beberapa negara bagian yang tidak
berdaulat sedang yang berdaulat adalah gabungan dari negara - negara
bagian itu. Setiap Negara bagian memiliki konstitusi sendiri , kepala
Negara sendiri, parlemen sendiri dan kabinet sendiri.

Setiap Negara bagian memilki kewenangan dalam bertindak sendiri
yaitu tindakan ke dalam selagi tidak bertentangan dengan konstitusi
federal. Pemerintah federal memiliki wewenang dalam melakukan
tindakan ke luar atau hubungan dengan Negara lain.

Hubungan Antara masyarakat dengan pemerintah federal diatur oleh
Negara bagian, terkecuali dalam hal tertentu yang kewenangannya
dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah federal.

Kekuasaan pemerintah federal antara lain :
10

Hal yang menyangkut kedudukan Negara sebagai subjek hukum
internasional. Seperti masalah daerah , kewarganegaraan dan
perwakilan diplomatic.
Hal mengenai keselamatan Negara, pertahanan dan keamanan
nasional dari perang serta kedamaian.
Hal yang menyangkut konstitusi federal serta azas-azas pokok
hukum maupun organisasi peradilan selama dipandang perlu.
Masalah keuangan dan biaya penyelenggaraan pemerintah federal.
Seperti pajak dan beacukai.
Hal untuk kepentingan bersama. Seperti masalah pos ,
telekomunikasi dan statistic.

2.4 Bentuk-Bentuk Pemerintahan
Dalam dunia ini Negara memiliki macam-macam bentuk pemerintahan yaitu :
1. Otokrasi (Pemerintahan satu tangan)
a. Diktatur
Diktatur adalah suatu bentuk pemerintahan otokratis yang dipimpin oleh
seorang diktator. Kata ini mempunyai dua kemungkinan arti:
Diktator Romawi yaitu suatu jabatan politis dari Republik Romawi. Para
diktator Romawi diberikan kekuasaan mutlak pada saat-saat darurat.

b. Plutokrasi
Plutokrasi (Plutocracy) merupakan suatu sistem pemerintahan yang
mendasarkan suatu kekuasaan atas dasar kekayaan yang mereka miliki.
Mengambil kata dari bahasa Yunani, Ploutos yang berarti kekayaan dan
Kratos yang berarti kekuasaan. Riwayat keterlibatan kaum hartawan dalam
politik kekuasaan memang berawal di kota Yunani, untuk kemudian diikuti
di kawasan Genova, Italia.

c. Monarki
11

Monarki atau sering disebut kerajaan adalah sistem pemerintahan yang
dipimpin oleh seorang penguasa monarki atau raja. Kepala monarki
memegang kekuasaan sepanjang hayatnya. Dizaman sekarang ada 2 macam
sistem pemerintahan monarki yaitu :
Monarki konstitusional : penguasa dibatasi oleh kontitusi
Monarki demokratis : tahta penguasa akan bergilir ke kalangan sultan.

d. Oligarki
Oligarki adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara
efektif dipegang oleh kelompok elit kecil dari masyarakat, baik dibedakan
menurut kekayaan, keluarga, atau militer. Kata ini berasal dari kata bahasa
Yunani untuk "sedikit" dan "memerintah".

e. Kleptokrasi
Bentuk sistem pemerintahan yang melakukan dengan bentuk administrasi
public yang menggunakan uang yang berasal dari public untuk memperkaya
diri sendiri.

f. Tirani
seseorang yang memegang suatu bentuk pemerintahan dengan kepentingan
pribadi yang disebut dengan sistem pemerintahan Tirani.

2. Anarkisme
Anarkisme atau dieja anarkhisme yaitu suatu paham yang mempercayai
bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah
lembaga-lembaga yang menumbuhsuburkan penindasan terhadap
kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus
dihilangkan/dihancurkan.



12

3. Sosialisme
Sosialisme atau sosialis adalah sistem sosial dan ekonomi yang ditandai
dengan kepemilikan sosial dari alat-alat produksi dan manajemen koperasi
ekonomi, serta teori politik dan gerakan yang mengarah pada pembentukan
sistem tersebut. "Kepemilikan sosial" bisa merujuk ke koperasi, kepemilikan
umum, kepemilikan negara, kepemilikan warga ekuitas, atau kombinasi dari
semuanya. Ada banyak jenis sosialisme dan tidak ada definisi tunggal secara
enskapitulasi dari mereka semua. Mereka berbeda dalam jenis kepemilikan
sosial yang mereka ajukan, sejauh mana mereka bergantung pada pasar atau
perencanaan, bagaimana manajemen harus diselenggarakan dalam lembaga-
lembaga yang produktif, dan peran negara dalam membangun sosialisme.

4. Demokrasi
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana warga memiliki wewenang
dan hak setara dalam hal pengambilan keptusan yang dapat mengubah hidup
mereka. Sistem demokrasi memberikan kesempatan warga Negara dalam
partisipasi baik langsung maupun perwakilan untuk menyampaikan aspirasi
dalam perumusan, pengembangan dan pembuatan hokum. Demokrasi
memungkinkan adanya kebebasan politik. Sistem pemerintahan demokrasi
memiliki 2 bentuk besar yaitu :
Demokrasi langsung : yang mana selruh warga Negara berpartisipasi
langsung dan aktif dalam pengambilan keputusan pemerintahan.
Demokrasi perwakilan : yang mana kekuasaan politik dijalankan
langsung oleh perwakilan namun rakyat tetap menjadi satu kekuasaan
berdaulat.

5. Republik
Republik adalah sistem pemerintahan yang kepala negaranya adalah seorang
presiden. Namun republik berbeda dengan konsep demokrasi. Terdapat kasus
dimana negara republik diperintah secara totaliter. Republik berbeda dengan
13

monarki namun yang membuat beda adalah tergantung kepada penguasa
eksekutif Negara itu sendiri. Republik dibagi menjadi 3 bentuk yaitu :

Republik konstitusional
Dalam pemerintahan republik konstitusional kekuasaan kepala negara
dan kepala pemerintahan tidak diwariskan. Kedudukan politik dapat
diperebutkan melalui cara-cara yang sah, seperti yang ditetapkan dalam
undang-undang. Dalam undang-undang diatur mengenai bagaiman
kekuasaan dijalankan, hak, dan kewajiban warga negara, serta aturan-
aturan lain dalam kehidupan kenegaraan. Dlam pemerintahan ini,
presiden menjadi kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Menteri
diangkat dan diberhentikan oleh presiden dan bertanggung jawab
kepada presiden. Contoh Amerika Serikat, dan Republik Indonesia.
Republik parlementer
Dalam pemerintahan ini, presiden sebagai kepala negara yang tidak
aktifmemimpin penyelenggaraan pemerintahan. Kepala pemerintahan
dipegang oleh perdana menteri yang memimpin kabinet. Para menteri
bertanggung jawab pada parlemen. Presiden tidak dapat diganggu
gugat. Presiden memiliki hak prerogatif, yakni hak yang bersifat
kehormatan sehingga hanya sebagai lambang. Contoh Jerman, Italia,
dan India.

Republik federal
Federasi dari beberapa negara bagian dengan bentuk pemerintahan
republik. Federasi adalah pemerintah pusat. Negara-negara dalam
federasi juga menggunakan sistem federasi.


14


15

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari pembahasan di makalah dapat ditarik kesimpulan :
1. Negara merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang
berlaku bagi semua individu diwilayah tersebut.
2. Pemerintahan merupakan suatu pengertian campuran untuk pekerjaan yang
bermacam-macam dalam suatu negara.
3. Bentuk Negara ada dalam 2 zaman yaitu zaman kuno memiliki 3 bentuk
antaranya monarki, oligarki dan demokrasi serta zaman modern dengan 2
bentuk yaitu Negara kesatuan dan Negara serikat.
4. Bentuk Pemerintahan terbagi menjadi 5 yaitu : otokrasi, anarkisme, sosialisme,
demokrasi dan republic.
3.2 Saran
Masih banyak bentuk-bentuk Negara dan pemerintahan yang belum diulas secara
rinci. Namun dengan adanya tulisan ini diharapkan mampu menambah wawasan
bagi warga Negara baik diindonesia maupun dunia untuk memahami unsur
kehidupannya berupa Negara dan pemerintahan.

16

DAFTAR PUSTAKA

1. __________ . 2014. Negara. http://id.wikipedia.org/wiki/Negara.
2. __________ . 2013.Bentuk- Bentuk Negara.
http://liahimilp.blogspot.com/2013/07/makalah-bentuk-negara-bentuk.html.
3. __________ . 2014.Daftar Bentuk Pemerintahan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_bentuk_pemerintahan.
4. __________ . 2014.Republik. http://dzakiyyah95sistempemerintahan.blogspot.com.
5. __________ . 2014. Negara. http://isma-ismi.com/pengertian-negara.html
6. __________ . 2014. Pemerintahan.http://www.pengertianahli.com/2014/08/pengertian-
pemerintahan.html
7. __________ . 2014. Pemerintahan.http://kulpulan-
materi.blogspot.com/2012/02/bentuk-bentuk-pemerintahan.html
8. __________ . 2014. Bentuk pemerintahan.
http://bentukpemerintahanindonesia.blogspot.com/
9. __________ . 2014. Bentuk negaran dan bentuk pemerintahan.
http://adethemagician.blogspot.com/2012/12/bentuk-bentuk-negara-dan-bentuk-
bentuk.html