Anda di halaman 1dari 10

TUTORIAL 15

Modul Metabolisme, Gizi dan Homeostasis


Alanin dan Pergerakan Molekul Carbon dan Nitrogen









Disusun oleh:
Ketua : Mailiani
Sekretaris : Putri Permata sar
Anggota : Harzalina Zilfi Amly
Yusi Afrianti
Afwan Fajri
rizwan afdal
Che ristanty
Widia Zalvi
M. Rizky Triwijaya
ernila puspasari


KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami hanturkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini. Dalam
pembuatan makalah ini, banyak kesulitan yang kami alami terutama disebabkan oleh
kurangnya pengetahuan. Namun berkat bimbingan dan bantuan dari semua pihak akhirnya
makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Oleh karena itu, kami mengucapkan
terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Tak ada gading yang tak retak.
Begitupula dengan makalah yang kami buat ini yang masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu kami mengharapkan kritik dan saran agar makalah ini menjadi lebih baik serta
berdaya guna di masa yang akan datang.




















PENDAHULUAN

Trigger 3: Alanin dan pergerakan molekul carbon dan nitrogen

Sebahagian besar ikatan carbon mengikuti alur antar otot skeletal, hati dan ginjal. Alanin yang di
bebaskan dari otot, masuk ke dalam darah dan selanjutnya di tangkap oleh hati dan selanjutnya
diubah menjadi pyruvate sedangkan NH
3
yang di bebaskan di metabolisme pula oleh hati
membentuk urea dan di buang lewat urine.
Pyruvate selanjutnya di hati di konversi menjadi glukosa, masuk darah lagi dan ke otot untuk di
metabolisme terutama jadi energi. Siklus ini disebut glucose alanine cycle. Siklus glucose-alanin
cycle ini mirip cory cycle dimana laktat yang di hasilkan oleh jaringan perifer terutama otot rangka
dan eritrosit, masuk darah, terus ke hepar dan di hepar diubah menjadi glukosa lewat
glukoneogenesis.

















STEP I : Main Issue
1. Alanin
Merupakan salah satu asam amino essensial
2. Piruvat
Hasil pemecahan glukosa pada proses glikolisis anaerob
3. Glucosa alanin cycle
Siklus yang melibatkan protein otot yang terdegradasi memberikan lebih banyak glukosa
untuk menghasilkan ATP
4. Cory cycle
Siklus energi yang di bentuk antara lintasan yang menghasilkan 3 senyawa yaitu asam
laktat, asam piruvat dan alanin
5. Jaringan perifer
Kumpulan dari sel-sel khusus yang bentuk fungsi kerjanya terletak di tepi
STEP II : Define The Problems
1. Bagaimana proses glucosa-alanin cycle ?
2. Bagaimana proses cory cycle ?
3. Bagaimana proses pembentukan urea di hati ?
4. Bagaimana proses metabolisme asam amino dan pembentukna amino ?
5. Bagaimana proses pembentukan asam laktat?
6. Bagaimana proses metabolisme laktat ?
7. Bagaimana proses glukoneogenesis ?
STEP III : Hyhopthesis


1.
glukosa
otot
protein
otot
asam
amino
NH3
glutamat
alanin
hati
gltamat
2. LO
3. Ju]ika sel tubuh kelebihan asam amino, asam amino tersebut akan mengalami deaminasi,
deaminasi menyebabkan berkumpulnya amonia bersifat racun hati dengan bantuan enzim
arginase akan mengubah arginin mejadi ornitin dan urea, lalu urea akan di buang melalui
ginjal sedangkan ornitin akan mengikat amonia yang besifat racun dan di keluarkan ke dalam
empedu dan urin
4. LO
5. Laktat di lepaskan ke dalam darah oleh otot rangka yang sedang beraktifitas dan oleh sel
darah merah. Pada siklus cory, glukosa yang berasal dari darah di ubah oleh otot yang
sedang beraktifitas menjadi laktat.
6. LO
7. LO




STEP IV :














STEP V: Learning objective
Glukoneogenesis
Cory Cycle
Metabolisme
Laktat
Piruvat
Glukosa
Glucose-alanin
cycle
Metabolisme
asam amino
1. Proses cory cycle dan proses glucosa-alanin cycle
2. Proses metabolisme asam amino dan pembentukan amino
3. Proses pembentukan asam laktat dan metabolisme laktat
4. Siklus glukoneogenesis
5. Siklus pembentukan urea

STEP VII
1. Proses cory cycle dan proses glucosa-alanin cycle





a. Proses glucose-alanin cycle
Siklus yang menjelaskan mengenai terbentuknya glukosa yang erasal dari non
karbohidrat yaitu alanin
Proses:
Glukosa masuk ke otot dan di ubah menjadi piruvat melalui proses glikolisis
Piruvat + asam amino menjadi alanin melalui transaminasi
Alanin keluar dari otot lalu masuk ke darah
Alanin masuk ke hati dengan menjadi piruvat lalu NH
3
dilepas dan menjadi urea
Piruvat oleh proses glikoneogenesis akan menjadi glukosa. Glukosa diangkut
dalam darah kembali ke otot
b. Cory cycle
Siklus energi yang dibentuk anatara lintasan yang dihasilkan 3 senyawa yaitu asam
laktat, asam piruvat dan alanin dengan lintasan glukogenesis
Proses:
Siklus cory terjadi antara jaringan otot dan hati yang memebentuk siklus asam
laktat yang di sintesis oleh sel otot di lintasan glikolisis akan diserap oleh hati
dan diubah menjadi glukosa
Sekresi glukosa oleh hati pada lintasan glukogenesis, kemudian diserap oleg sel
otot untuk dibuat kembali jadi asam laktat
Terdapat 2 lintasan yaitu glikolisis dan glukoneogenesis yang memilimi
koordinasi sedemikian rupa sehingga salah satu lintasan akan lebih relatif tidak
aktif pada saat lintsan lain menjadi sangat aktif. Jika keduanya melakukan
aktifitas tinggi pada saat bersamaan, hasil akhirnya berupa hidrolisis terhadap 2
ATP dan 2 GTP untuk tiap siklus reaksi tetapi tap lintasan akan dikembalikan oleh
enzim agar hal tersebut tidak terjadi
Laju lintasan glikolisis ditentukan oleh kadar gula darah. Laju lintasan
glukogenesis ditentukan oleh asam laktat. Sehingga lintasan glikolisis dalam satu
sel akan berpasangan dengan membentuk atau lintasan glukoneogenesis dalam
sel lain melalui plasma darah dan membentuk siklus cory
Saat otot berkontraksi asam laktat dan asam piruvat berdifusi kelas menjadi
sirkulasi darah. Asam laktat lebih banyak disekresi karna rasio NADH dan NAD
+

saat kontraksi otot akan mengubah sebagian asam piruvat menjadi asam laktat
akan berdifusi masuk ke dalam hati oleh karna rasio NADH = NAD
+
yang rendah,
untuk dioksidasi menjadi asam piruvat lalu dikonversi menjadi glukosa\

2. Pembentukan amonia
Protein dari asam amino dipecah oleh aminotransferase membuat glutamat
Glutamat dibantu enzim glutamat dehidrogenase membentuk NH
3
(urea)
Dari jaringan, ditemukan disebagian jaringan menggunakan glutamin sintetase untuk
menggabungkan amonia non toksin
Senyawa nitrogen, hasil dari transaminasi menimbulkan gugus amino ditransfer ke
asam -keto memeberi aspartat (nitrogen) dan glutamat di deaminasi oksidatif
menjadi -ketoglutaran dan NH
3
(urea)
Purin dan pirimidin, gugus amino yang menempel pada cincin akan dilepas sebagai
amonia

3. Proses pembentukan asam laktat dan metabolisme laktat

Asam Laktat Piruvat

CO
2


4. Siklus glukoneogenesis
Glukoneogenesis adalah proses mengubah prekursor nonkarbohidrat menjadi glukosa atau
glikogen. Glukoneogenesis memenuhi kebutuhan glukosa tubuh jika karbohidrat dari
makanan atau cadangan makanan kurang memadai















































5. Siklus pembentukan urea


























NH
4
+ CO
2
dengan bantuan enzim korboil phospat akan melibatkan 2 Mg ATP dan
membentuk 2 mg ATP + Pi lalu menjadi korbomoil fosfat



Ornitin dan korbomoil phospat akan diubah menjadi sitrulin dengan enzim ornitin
karbomoilase, terjadi pada mitokondria.



Sitrulin keluar dari mitokondria dan membentuk arginosuksinat dan menghasilkan
aspartat dengan bantuan enzim argininosuksinat terjadi di sitoplasma.



Arginosuksinat akan dipecah argonin dan fumarat. Fumarat akan dilepaskan menjadi
senyawa antara dengan enzim arginosuksinase



Arginin akan menjadi ornitin dan urea oleh enzim arginase. Ornitin masuk
mitokondria dan bereaksi lagi dengan ornitin karbomoilase



Proses terakhir akan terbentuk ureum, ureum mengandung 2NH
2
sedangkan asalnya
adalah NH
4
urea berdifusi dari hati dan diangkut ke ginjal oleh darah yang
disekresikan oleh urin

KESIMPULAN
Glukonogenesis merupakan prosespembentuan glukosa dari bahan selain
karbohidrat. Glukosa-alanin cycle dan cory cycle merupakan contoh
glukoneogenesis. Dimana glucose-alanin cycle meggunakan alanin sebagaibahan
dasarnya, sedangkan cory cycle menggunakan laktat sebgagai bahan dasarnya.
Glukosa yang dhasilkan dari kedua proses tersebut digunakan sebagai energy dan
sisa nya berupaamonia dibuang dari urin.