Anda di halaman 1dari 4

Furosemid

Mengapa obat ini diresepkan?


Furosemid, adalah sebuah obat yang digunakan untuk meningkatkan
produksi urin. Obat ini biasa ditujukan untuk mengurangi pembengkakan dan
retensi cairan yang disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan, termasuk
penyakit jantung atau hati. Obat ini juga digunakan untuk terapi perawatan pada
penderita tekanan darah tinggi. Mekanisme kerjanya dengan menyebabkan ginjal
untuk membuang air dan garam yang tidak dibutuhkan dari tubuh melalui urin.
Sehingga akan sering buang air kecil yang dapat berlangsung hingga 6 jam setelah
dosis pertama diberikan dan pemberian dosis harus menurun setelah penggunaan
beberapa minggu
Obat ini kadang-kadang diresepkan untuk kegunaan lain, tanyakan kepada
dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana obat ini akan digunakan?
Furosemid tersedia dalam bentuk sediaan tablet yang digunakan secar
peroral. Biasanya diberikan sekali sehari pada pagi hari atau dua kali sehari pada
pagi dan sore. Waktu pemberian tersebut ditujukan agar waktu istirahat tidak
terganggu akibat sering kencing. Ikuti petunjuk pada resep anda dengan seksama,
dan meminta dokter atau apoteker untuk menjelaskan bagian yang tidak anda
mengerti. Gunakan Furosemid persis seperti yang diarahkan. J angan
mengkonsumsi lebih atau kurang dari dosis yang diberikan dokter atau
mengkonsumsi lebih sering daripada yang disarankan oleh dokter anda.
Furosemid dapat digunakan untuk mengontrol tekanan darah tinggi tetapi
tidak menyembuhkannya. Lanjutkan pemberian Furosemid bahkan jika anda telah
merasa membaik. J angan berhenti menggunakan furosemid tanpa berdiskusi
dengan dokter anda.

Apa tindakan khusus yang harus saya ikuti?
Sebelum menggunakan furosemid, sebaiknya perhatikan :
1. Sampaikan kepada dokter atau apoteker anda jika anda alergi terhadap
Furosemid, obat sulfa atau obat yang lain.
2. Sampaikan pada dokter atau apoteker anda obat dengan resep, obat tanpa
resep, vitamin, supplement makanan, dan produk herbal apa saja yang
sedang anda konsumsi/ yang ingin anda konsumsi. Terutama jika anda
menggunakan obat untuk tekanan darah tinggi, aspirin, kortikosteroid
(misalnya prednison), digoksin.
3. J ika anda juga mengkonsumsi kholestiramin atau kolestipol, berikan
dengan selang waktu sedikitnya 1 jam setelah minum furosemid.
4. Sampaikan dokter anda jika anda memiliki atau pernah menderita diabetes,
gout, atau penyakit ginjal atau hati.
5. Sampaikan pada dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk menjadi
hamil, atau menyusui. J ika anda hamil sewaktu menggunakan Furosemid,
harap konfirmasikan pada dokter anda.
6. J ika anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau
dokter gigi bahwa anda sedang menggunakan furosemid.
7. Hindari terkena sinar matahari dengan mengenakan pakaian pelindung,
kacamata, dan tabir surya. Furosemid dapat membuat kulit anda sensitif
terhadap sinar matahari.

Instruksi diet apa sajakah yang seharusnya anda ikuti?
Ikuti petunjuk dokter Anda. Misalnya dengan mengkonsumsi makanan
rendah natrium atau diet rendah gram, suplemen kalium, dan meningkatkan
jumlah makanan kaya kalium (misalnya, pisang, plum, kismis, dan jus jeruk)
dalam diet anda.

Apa yang harus saya lakukan jika saya melupakan dosis?

J ika anda lupa mengkonsumsi satu dosis Furosemidyang telah diresepkan, maka
anda dapat mengkonsumsi satu dosis yang terlewat tersebut begitu anda
mengingatnya. Namun, jika anda mengingatnya ketika hampir memasuki waktu
untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang tidak terminum dan teruskan jadwal
rutin dosis anda. J angan mengkonsumsi dosis ganda untuk mengganti dosis yang
tidak terminum

Efek samping apa saja yang dapat terjadi dengan penggunaan Furosemid?
Beritahu dokter jika ada gejala yang parah atau tidak segera membaik:
1. Otot kram
2. Kelemahan
3. Pusing
4. Kebingungan
5. Haus
6. Sakit perut
7. Muntah
8. Penglihatan kabur
9. Sakit kepala
10. Gelisah
11. Sembelit
J ika Anda memiliki gejala berikut, segera hubungi dokter Anda:
1. Demam
2. Sakit tenggorokan
3. Telinga berdengung
4. Perdarahan atau memar
5. Kehilangan pendengaran
6. Parah ruam dengan kulit mengupas
7. Kesulitan bernapas atau menelan
8. Cepat, kehilangan berat badan yang berlebihan

J ika anda mengalami efek samping yang serius, hubungi dokter anda.

Kondisi penyimpanan yang diperlukan untuk obat ini adalah?
Simpan obat dalam wadah yang menyertai obat tersebut (kemasannya),
dalam kondisi tertutup rapat, dan jauh dari jangkauan anak-anak. Disimpan pada
suhu kamar dan jauh dari panas tinggi dan kelembaban (bukan di kamar mandi).
memisahkan dan membuang semua obat yang sudah kadaluarsa atau tidak lagi
dibutuhkan. Tanyakan pada apoteker anda mengenai tata cara pembuangan obat
yang benar.

Informasi lain yang harus saya ketahui?
Temui dokter anda dan konsultasikan perkembangan gejala yang anda
rasakan. Tekanan darah Anda harus diperiksa secara teratur, dan tes darah harus
dilakukan sesekali.
J angan biarkan orang lain mengkonsumsi obat anda. Tanyakan pada
apoteker anda tentang segala hal terkait obat yang belum anda pahami terutama
mengenai isi resep anda.
Penting bagi anda untuk menyimpan daftar obat dari semua resep dan
nonresep yang anda konsumsi, serta produk-produk seperti vitamin, mineral, atau
suplemen makanan lainnya. Anda sebaiknya membawa daftar ini setiap kali anda
mengunjungi dokter atau ke apotek. Hal tersebut dapat menjadi informasi penting
untuk menghindarkan anda dari kasus darurat.

Sumber : Medline Plus