Anda di halaman 1dari 16

PENCEMARAN UDARA

Disusun untuk memenuhi tugas


Mata kuliah Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup
Yang dibimbing oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.
!leh "
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PRODI S1 PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
September, 2014
PENDAHULUAN
Pencemaran Udara 0
#. $lif %ur Hasanah #&'()#*'&++,
&. $nggita ari #&'()#*#'-#.
11 LATAR !ELAKANG
Manusia merupakan salah satu komponen lingkungan alam /ang berperan dalam
mengelola lingkungan alam di dunia. Peranan manusia di dunia sangatlah besar dikarenakan
manusia di0iptakan oleh $llah 12 dengan kelebihan berupa akal dan pikiran. Manusia
dapat dengan mudah mengatur alam dan lingkungan sesuai dengan /ang diinginkan melalui
pemanfaatan ilmu dan teknologi /ang dikembangkann/a. %amun, akibat perkembangan ilmu
dan teknologi /ang sangat pesat, kebuda/aan manusia pun berubah dimulai dari ga/a hidup
berpindah3pindah, kemudian menetap dan mulai mengembangkan buah pikirann/a /ang terus
berkembang sampai sekarang ini. Hasiln/a berupa teknologi /ang dapat membuat manusia
lupa akan tugasn/a dalam mengelola bumi. ifat dan perilakun/a semakin berubah dari
4aman ke 4aman. ekarang ini manusia mulai bersifat boros, konsumtif dan 0enderung
mengeksploitasi lingkungann/a.
Kerusakan lingkungan diakibatkan oleh berbagai faktor, antara lain oleh pen0emaran.
Pen0emaran ada /ang diakibatkan oleh alam, dan ada pula /ang diakibatkan oleh perbuatan
manusia. Pen0emaran akibat alam antara lain erupsi letusan gunung berapi. 5ahan3bahan
/ang dikeluarkan oleh gunung berapi seperti asap dan awan panas dapat mematikan
tumbuhan, hewan bahkan manusia. Pen0emaran akibat manusia adalah akibat dari akti6itas
/ang dilakukann/a. Lingkungan dapat dikatakan ter0emar jika dimasuki atau kemasukan
bahan pen0emar /ang dapat mengakibatkan gangguan pada mahluk hidup /ang ada di
dalamn/a. 7angguan itu ada /ang segera nampak akibatn/a, dan ada pula /ang baru dapat
dirasakan oleh keturunan berikutn/a. Kerusakan lingkungan akibat akti6itas manusia dimulai
dari meningkatn/a jumlah penduduk dari abad ke abad.
Populasi manusia /ang terus bertambah mengakibatkan kebutuhan manusia semakin
bertambah pula, terutama kebutuhan primer manusia seperti makanan, sandang dan papan.
8ntuk memenuhi kebutuhan itu, manusia semakin ban/ak mengambil bahan dari lingkungan.
Di samping itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi 9IP2:K; mema0u proses
industrialisasi, baik di negara maju maupun negara berkembang. 8ntuk memenuhi kebutuhan
populasi /ang terus meningkat, harus diproduksi bahan3bahan kebutuhan dalam jumlah /ang
besar melalui industri. Kian hari kebutuhan3kebutuhan itu semakin ban/ak /ang harus
dipenuhi.
$kibat selanjutn/a, lingkungan semakin rusak dan mengalami berbagai ma0am
pen0emaran lingkungan. 5erdasarkan tempat terjadin/a, pen0emaran lingkungan dapat
dibedakan menjadi (, /aitu pen0emaran udara, pen0emaran air dan pen0emaran tanah. Di
Pencemaran Udara 1
Indonesia, kerusakan lingkungan akibat pen0emaran udara, air dan tanah sudah sangat kritis.
Pernah terjadi ben0ana lingkungan seperti penumpukan sampah, banjir dan masih ban/ak
lagi. Dalam makalah ini akan dibahas tentang jenis3jenis pen0emaran dan pen/ebabn/a serta
solusi /ang dapat dilakukan agar kerusakan lingkungan akibat pen0emaran dapat
diminimalisasi.
12 RUMUSAN MASALAH
#. $pa /ang dimaksud dengan pen0emaran udara<
&. $pa saja faktor pen/ebab dari pen0emaran udara<
(. $pa saja klasifikasi bahan pen0emar udara 9polutan;<
*. 5agaimana karakteristik 4at34at pen0emar udara<
). 5agaimana dampak /ang ditimbulkan oleh pen0emaran udara pada lingkungan dan
kesehatan manusia<
.. 5agaimana upa/a untuk pen0egahan terjadin/a pen0emaran udara<
+. 5agaimana upa/a untuk penanggulangan terjadin/a pen0emaran udara<
1" TU#UAN
a. Mengetahui dan memahami pengertian pen0emaran udara.
b. Mengetahui dan memahami faktor pen/ebab dari pen0emaran udara.
0. Mengetahui dan memahami klasifikasi bahan pen0emar udara 9polutan;.
d. Mengetahui dan memahami karakteristik 4at34at pen0emar udara.
e. Mengetahui dan memahami dampak /ang ditimbulkan oleh pen0emaran udara pada
lingkungan dan kesehatan manusia.
f. Mengetahui dan memahami 0ara untuk men0egah terjadin/a pen0emaran udara.
g. Mengetahui dan memahami 0ara untuk men0egah terjadin/a pen0emaran udara.
KA#IAN TEORI
A PENGERTIAN PENCEMARAN UDARA
Menurut 88 %o. (& tahun &''- tentang pengendalian pen0emaran udara, pen0emaran
lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkann/a makhluk hidup, 4at, energi, dan atau
Pencemaran Udara 2
komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku
mutu lingkungan hidup /ang telah ditetapkan.
Menurut alim /ang dikutip oleh Mukono 9&''.; pen0emaran udara diartikan sebagai
keadaan atmosfir, di mana satu atau lebih bahan3bahan polusi /ang jumlah dan
konsentrasin/a dapat membaha/akan kesehatan mahluk hidup, merusak properti, mengurangi
ken/amanan di udara. 5erdasarkan definisi ini maka segala bahan padat, gas dan 0air /ang
ada di udara /ang dapat menimbulkan rasa tidak n/aman disebut polutan udara.
edangkan menurut Hutagalung /ang dikutip oleh unu 9&'##;, /ang dimaksud
pen0emaran udara adalah bertambahn/a bahan atau substrat fisik atau kimia ke dalam
lingkungan udara normal /ang men0apai sejumlah tertentu, sehingga dapat dideteksi oleh
manusia 9atau /ang dapat dihitung dan diukur; serta dapat memberikan efek pada manusia,
binatang, dan material karena ulah manusia 9man made;. Pen0emaran udara juga dapat
diartikan sebagai adan/a bahan3bahan atau 4at34at asing di dalam udara /ang men/ebabkan
perubahan susunan 9komposisi; udara dari keadaan normaln/a
Dari berbagai pengertian di atas, dapat diperoleh kesimpulan bahwa pen0emaran udara
adalah masukn/a, atau ter0ampurn/a unsur3unsur berbaha/a ke dalam atmosfir /ang dapat
mengakibatkan terjadin/a kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia se0ara
umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
! FAKTOR PEN$E!A! PENCEMARAN UDARA
e0ara umum, faktor pen/ebab pen0emaran udara ada & ma0am, /aitu "
#. =aktor internal 9se0ara alamiah;, 0ontoh" Debu /ang beterbangan akibat ditiup oleh angin,
abu /ang dikeluarkan dari letusan gunung berapi berikut gas3gas 6ulkanik, proses
pembusukan sampah organik, dll.
Pencemaran Udara 3
&. =aktor eksternal 9karena ulah manusia;, 0ontoh" Hasil pembakaran bahan bakar fosil, debu
atau serbuk dari kegiatan industri, pemakaian 4at34at kimia /ang disemprotkan ke udara,
dll.

G%mb%r &'mber pe()eb%b ter*%+,()% pe(-em%r%( '+%r%
C KLASIFIKASI !AHAN PENCEMAR UDARA .POLUTAN/
5erikut ini merupakan pengklasifikasian bahan pen0emar udara 9polutan; "
#. Polutan Primer 9Primar/ Pollutants;
Polutan primer adalah substansi pen0emar /ang ditimbulkan langsung dari sumber
pen0emaran udara atau polutan /ang dikeluarkan langsung dari sumber tertentu, dan dapat
berupa"
Polutan 7as terdiri dari"
3 en/awa karbon, /aitu karbon monooksida 9>!; dan karbon dioksida 9>!
&
; .
3 en/awa sulfur, /aitu ulfur dioksida.
Pencemaran Udara 4
G%mb%r +, &%mp,(0 mer'p%1%( -2(t23
&'mber pe()eb%b pe(-em%r%( '+%r%
)%(0 ber'p% 4et'&%( 0'('(0 ber%p,
)%(0 me(,mb'41%( em,&, SO
2
, H
2
S, CH
4
&ert% 1eb%1%r%( 3't%( )%(0
me(,mb'41%( em,&, HC, CO, +%(
p%rt,1'4%t ber'p% %&%p
3 en/awa halogen, /aitu flour, klorin, hidrogen klorida, dan bromin.
Partikel
Partikel /ang ada di atmosfer mempun/ai karakteristik /ang spesifik, dapat
berupa 4at padat maupun suspensi 0air sulfur di atmosfer. 5ahan partikel tersebut dapat
berasal dari proses kondensasi, proses spra/ing maupun proses erosi bahan tertentu.
&. Polutan ekunder 9e0ondar/ Pollutants;
Polutan sekunder adalah substansi pen0emar /ang terbentuk dari reaksi pen0emar3
pen0emar primer di atmosfer. Pen0emar sekunder biasan/a terjadi karena reaksi dari dua atau
lebih bahan kimia di udara. >ontohn/a adalah %!
&
dan !
(
/ang terbentuk pada waktu siang
hari 9reaksi pen0emar primer dengan sinar matahari;.
D KARAKTERISTIK 5AT65AT PENCEMAR UDARA
5eberapa polutan /ang dapat men/ebabkan pen0emaran udara, adalah Karbon
monoksida, %itrogen dioksida, ulfur dioksida, Partikulat, Hidrokarbon, >=>, 2imbal dan
Karbondioksida. 5erikut ini merupakan karakteristik dari masing3masing 4at pen0emar udara
tersebut "
Karbon monoksida 9>!;
7as /ang tidak berwarna, tidak berbau dan bersifat ra0un. Dihasilkan dari pembakaran
tidak sempurna bahan bakar fosil, misaln/a gas buangan kendaraan bermotor.
%itrogen dioksida 9%!
&
;
7as /ang paling bera0un. Dihasilkan dari pembakaran batu bara di pabrik, pembangkit
energi listrik dan knalpot kendaraan bermotor.
ulfur dioksida 9!
&
;
7as /ang berbau tajam, tidak berwarna dan tidak bersifat korosi. Dihasilkan dari
pembakaran bahan bakar /ang mengandung sulfur terutama batubara. 5atubara ini biasan/a
digunakan sebagai bahan bakar pabrik dan pembangkit tenaga listrik.
Partikulat 9asap atau jelaga;
Polutan udara /ang paling jelas terlihat dan paling berbaha/a. Dihasilkan dari 0erobong
pabrik berupa asap hitam tebal. Ma0am3ma0am partikel, /aitu "
a. $erosol " partikel /ang terhambur dan mela/ang di udara.
b. =og 9kabut; " aerosol /ang berupa butiran3butiran air dan berada di udara.
0. moke 9asap; " aerosol /ang berupa 0ampuran antara butir padat dan 0air dan mela/ang
berhamburan di udara.
d. Dust 9debu; " aerosol /ang berupa butiran padat dan mela/ang3la/ang di udara
Pencemaran Udara 5
Hidrokarbon 9H>;
Polutan /ang berupa uap /ang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar /ang tidak
sempurna.
>hlorofluoro0arbon 9>=>;
7as /ang dapat men/ebabkan menipisn/a lapisan o4on /ang ada di atmosfer bumi.
Dihasilkan dari berbagai alat rumah tangga seperti kulkas, $>, alat pemadam kebakaran,
pelarut, pestisida, alat pen/emprot 9aerosol; pada parfum dan hair spra/.
2imbal 9Pb;
Logam berat /ang digunakan manusia untuk meningkatkan pembakaran pada
kendaraan bermotor. Hasil pembakaran tersebut menghasilkan timbal oksida /ang berbentuk
debu atau partikulat /ang dapat terhirup oleh manusia.
Karbon dioksida 9>!&;
7as /ang dihasilkan dari pembakaran sempurna bahan bakar kendaraan bermotor dan
pabrik serta gas hasil kebakaran hutan.
E DAMPAK PENCEMARAN UDARA !AGI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN
MANUSIA
Dampak adan/a pen0emaran udara bagi lingkungan antara lain "
1 H'*%( A&%m
Hujan asam adalah hujan /ang memiliki kandungan pH kurang dari ),.. !
&
dan %!?
9%!
&
dan %!
(
; /ang menguap ke udara akan ber0ampur dengan embun. Dengan bantuan
0aha/a matahari, sen/awa tersebut akan diubah menjadi tetesan3tetesan asam /ang kemudian
turun ke bumi sebagai hujan asam. %amun, bila H
&
!
&
dan H%!
&
dalam bentuk butiran3
butiran padat dan halus turun ke permukaan bumi akibat adan/a ga/a gra6itasi bumi, maka
peristiwa ini disebut dengan deposisi asam.
!
&
dan %!? 9%!
&
dan %!
(
; /ang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil
9kendaraan bermotor; dan pembakaran batubara 9pabrik dan pembangkit energi listrik; akan
menguap ke udara. ebagian lainn/a ber0ampur dengan !
&
/ang dihirup oleh makhluk hidup
dan sisan/a akan langsung mengendap di tanah sehingga men0emari air dan mineral tanah.
5erikut ini merupakan bagan proses terjadin/a hujan asam "
Pencemaran Udara 6
G%mb%r pr2&e& ter*%+,()% 3'*%( %&%m
Pada bagan poses terjadin/a hujan asam tersebut ada & ma0am deposisi, /akni.
3 Deposisi Kering " terendapkann/a asam3asam /ang ada di udara dan mengenai tanah,
benda, dan makhluk hidup tanpa melalui air hujan.
3 Deposisi Basah " turunn/a asam3asam /ang ada dalam udara melalui tetes air hujan,
kabut, embun atau butiran3butiran 0airan.
2 Pe(,p,&%( L%p,&%( O72(
$tmosfer bumi memiliki suatu lapisan /ang di dalamn/a mengandung o4on, /aitu
lapisan stratosfer. !4on /ang ada pada lapisan ini berfungsi men/aring radiasi matahari /ang
berbaha/a, /aitu radiasi ultra6iolet. @ika radiasi ultra6iolet tidak disaring oleh lapisan o4on,
maka dapat membaha/akan kehidupan di bumi. Metabolisme tumbuhan dan hewan dapat
terganggu karena radiasi ini, begitu pula dengan manusia. 5ahkan, manusia dapat mengalami
kanker kulit jika terkena radiasi ultra6iolet dalam waktu /ang lama.
2ern/ata lapisan o4on saat ini mengalami penipisan atau lubang. %$$ mengumumkan
temuan lubang o4on terbesar /ang pernah terjadi di antartika /aitu men0apai ( kali luas
negara $merika erikat. 5erbagai bahan pen0emar udara menjadi pen/ebabn/a. Ausakn/a
lapisan o4on sebagian besar disebabkan oleh >=> /ang digunakan sejak tahun #-&, sebagai
aerosol, kulkas, $> dan lain3lain 9etiawan, &'#&;.
Pencemaran Udara 7
3. E8e1 R'm%3 K%-% +%( Pem%(%&%( G42b%4
Kadar >!
&
/ang tinggi di lapisan atmosfer dapat menghalangi pantulan panas dari bumi
ke atmosfer sehingga permukaan bumi menjadi lebih panas. Peristiwa ini disebut dengan efek
rumah ka0a 9green house effect;. :fek rumah ka0a ini mempengaruhi terjadin/a kenaikan
suhu udara di bumi 9pemanasan global;. Pemanasan global adalah kenaikan suhu rata3rata di
seluruh dunia dan menimbulkan dampak berupa berubahn/a pola iklim 9Malik, &'#&;.
:fek rumah ka0a disebabkan oleh keberadaan >!
&
, >=>, metana, o4on, dan %
&
! di
lapisan troposfer /ang men/erap radiasi panas matahari /ang dipantulkan oleh permukaan
bumi. $kibatn/a panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena
pemanasan global 9$limuhi, &'##;. Permukaan bumi akan men/erap sebagian radiasi matahari
/ang masuk ke bumi dan memantulkan sisan/a. %amun, karena meningkatn/a >!
&
di lapisan
atmosfer maka pantulan radiasi matahari dari bumi ke atmosfer tersebut terhalang dan akan
kembali dipantulkan ke bumi. $kibatn/a, suhu di seluruh permukaan bumi menjadi semakin
panas 9pemanasan global;. Peristiwa ini sama dengan /ang terjadi di rumah ka0a. Aumah
ka0a membuat suhu di dalam ruangan rumah ka0a menjadi lebih panas bila dibandingkan di
luar ruangan. Hal ini dapat terjadi karena radiasi matahari /ang masuk ke dalam rumah ka0a
tidak dapat keluar.

Pencemaran Udara 8
G%mb%r berb%0%, pe()eb%b ter*%+,()% pem%(%&%( 042b%4
Dampak adan/a pen0emaran udara bagi kesehatan manusia antara lain "
ubstansi pen0emar /ang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem
pernapasan. @auhn/a penetrasi 4at pen0emar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis
pen0emar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas,
sedangkan partikulat berukuran ke0il dan gas dapat men0apai paru3paru. Dari paru3paru, 4at
pen0emar diserap oleh sistem peredaran darah dan men/ebar ke seluruh tubuh. Dampak
kesehatan /ang paling umum dijumpai adalah IP$ 9infeksi saluran pernapasan akut;,
termasuk di antaran/a, asma, bron0hitis dan gangguan pernapasan lainn/a.
Partikel /ang men0emari udara dapat merusak lingkungan, manusia, tanaman, dan
hewan. 8dara /ang telah ter0emar oleh partikel dapat menimbulkan berbagai pen/akit
saluran pernapasan atau pneumokoniosis /ang merupakan pen/akit saluran pernapasan /ang
disebabkan oleh adan/a partikel /ang masuk atau mengendap di dalam paru3paru akan
menentukan letak penempelan atau pengendapann/a. Pen/akit pneumokoniosis ban/ak
jenisn/a, tergantung dari jenis partikel /ang masuk atau terhisap ke dalam paru3paru
91ardhana, &''-;. $dapun jenis3jenis pen/akit pneumokoniosis seperti "
3 Pe()%1,t A(tr%12&,&
Merupakan pen/akit saluran pernapasan /ang disebabkan oleh pen0emaran debu
batubara. Pen/akit ini biasan/a dijumpai pada pekerja tambang batubara atau pekerja /ang
ban/ak mlibatkan penggunaan batubara seperti power plant 9pembangkit listrik tenaga uap.
Masa inkubasi pen/akit ini antara &3* tahun /ang ditandai dengan sesak napas.
3 Pe()%1,t S,4,12&,&
Pen/akit /ang disebabkan oleh pen0emaran debu sili0a bebas, berupa i!
&
, /ang
terhisap masuk ke dalam paru3paru dan kemudian mengendap. Debu sili0a ini ban/ak
Pencemaran Udara 9
terdapat di industri besi baja, keramik, penge0oran beton, proses permesinan seperti mengikir,
menggerinda. Di samping itu debu sili0a juga terdapat di penambangan bijih besi, timah
putih, dan tambang batu bara. Pen/akit silikosis akan lebih buruk lagi, kalau penderita
sebelumn/a sudah menderita pen/akit 25> paru3paru, bron0hitis kronis, astma broon0hiale
dan pen/akit pernapasan lainn/a. Pada awaln/a, pen/akit silikosis ditandai dengan sesak
napas /ang disertai dengan batuk3batuk tanpa dahak.
Karbon monoksida 9>!; mampu mengikat Hb 9hemoglobin; sehingga pasokan !
&
ke
jaringan tubuh manusia terhambat. Hal tersebut menimbulkan gangguan kesehatan berupa
rasa sakit pada dada, nafas pendek, sakit kepala, mual, menurunn/a pendengaran dan
penglihatan menjadi kabur. elain itu, fungsi dan koordinasi motorik menjadi lemah. 5ila
kera0unan berat 9+' B ,' C Hb dalam darah telah mengikat >!;, dapat men/ebabkan
pingsan dan diikuti dengan kematian. %itrogen dioksida 9!
&
; dapat men/ebabkan timbuln/a
serangan asma. Hidrokarbon 9H>; men/ebabkan kerusakan otak, otot dan jantung.
>hlorofluoro0arbon 9>=>; men/ebabkan melanoma 9kanker kulit; khususn/a bagi orang3
orang berkulit terang, katarak dan melemahn/a sistem da/a tahan tubuh. !4on 9!
(
;
men/ebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan terasa terbakar dan memperke0il paru3paru.
F UPA$A PENCEGAHAN TER#ADIN$A PENCEMARAN UDARA
Pen0egahan /ang ditempuh terhadap pen0emaran udara tergantung dari sifat dan
sumber polutann/a. Pen0egahan /ang paling sederhana dan mudah dilakukan /aitu
menggunakan masker sebagai pelindung untuk menghindari terjadin/a gangguan kesehatan.
2indakan /ang dilakukan untuk men0egah pen0emaran udara seperti mengurangi polutan,
bahan /ang mengakibatkan polusi dengan peralatan, mengubah polutan, melarutkan polutan,
dan mendispersikan3menguraikan polutan.
#. Men0egah pen0emaran udara berbentuk gas
$dsorbsi merupakan proses melekatn/a molekul polutan atau ion pada permukaan 4at
padat3adsorben3seperti karbon aktif dan silikat. $dsorben mempun/ai sifat dapat
men/erap 4at lain sehingga menempel pada permukaann/a tanpa reaksi kimia serta
memiliki da/a kejenuhan /ang bersifat disposal 9sekali pakai buang; atau dibersihkan
dulu, kemudian digunakan lagi.
$bsorbsi merupakan proses pen/erapan /ang memerlukan sol6en /ang baik untuk
memisahkan polutan gas dengan konsentrasin/a. Metode absorbs ini pada prinsipn/a
hampir sama dengan metode adsorbsi, han/a bedan/a bahwa emisi hidrokarbon
mengalami kontak dengan 0airan di mana hidrokarbon akan larut atau tersuspensi.
Pencemaran Udara 10
Kondensasi merupakan proses perubahan uap air atau bendda gas menjadi benda 0air
pada suhu udara di bawah titik embun. Polutan gas diarahkan men0apai titik kondensasi
tinggi dan titik penguapan /ang rendah, seperti hidrokarbon dan gas organik lainn/a.
Pembakaran merupakan proses untuk menghan0urkan gas hidrokarbon /ang terdapat di
dalam polutan dengan mempergunakan proses oksidasi panas /ang disebut
in0eneration. I0eneration merupakan salah satu metode dalam pengolahan limbah padat
dengan menggunakan pembakaran /ang menghasilkan gas dan residu pembakaran.
&. Men0egah pen0emaran udara berbentuk partikel
=ilter
=ilter udara dimaksudkan untuk menangkap debu atau polutan partikel /ang ikut keluar
pada 0erobong atau sta0k pada permukaan filter, agar tidak ikut terlepas ke lingkungan
sehingga han/a udara bersih saja /ang keluar dari 0erobong. Penggunaan filter udara
seharusn/a disesuaikan dengan sifat gas buangan /ang keluar seperti berdebu ban/ak,
besifat asam, bersifat alkalis dan sebagain/a. 5eberapa 0ontoh jenis filter /ang ban/ak
digunakan seperti 0otton, n/lon, orlon, Da0ron, fiberglass, pol/prop/lene, wool,
nome?, 2eflo/n.
=ilter basah
>ara kerja filter basah atau s0rubbersDwat 0olle0tors adalah membersihkan udara kotor
dengan 0ara men/emprotkan air dari bagian atas alat, sedangakan udara /ang kotor dari
bagian bawah alat.
:lektrostatik
$lat pengendap elektrostatik dapat digunakan untuk membersihkan udara kotor dalam
jumlah /ang relati6e besar. $lat ini menggunakan arus searah 9D>; /ang mempun/ai
tegangan antara &)3#'' k6, berupa tabung silinder di mana dindingn/a diberi muatan
positif sedangkan di tengah ada sebuah kawat /ang merupakan pusat silinder, sejajar
dinding silinder, diberi muatan negati6e.
Kolektor Mekanik
Mengendapkan polutan partikel /ang ukurann/a relati6e besar dapat dengan
menggunakan tenaga gra6itasi. Pengendap siklon atau 0/0lone eparators adalah
pengendap debu /ang ikut dalam gas buangan atau udara dalam ruang pabrik /ang
berdebu.
Program penghijauan
Pencemaran Udara 11
2umbuh3tumbuhan men/erap hasil pen0emaran udara berupa karbon dioksida 9>!
&
;
dan melepaskan oksigen 9!
&
;. 2umbuh3tumbuhan akan menghisap dan mengurangi
polutan, dengan melepaskan gas oksigen maka akan mengurangi jumlah polutan di
udara. emakin ban/ak tumbuh3tumbuhan ditanam sebagai paru3paru kota maka
kualitas udara akan semakin sehat sehingga akan mendukung program langit biru
9prolabir;. Program penghijauan ini seharusn/a merupakan gerakan nasional agar
semua pihak dapat berpartisipasi aktif.
Eentilasi udara
Penggunaan dan penempatan 6entilasi udara seharusn/a disesuaikan dengan kebutuhan.
Perhatian utama /aitu ter0ukupn/a kebutuhan gas oksigen 9!
&
; dalam ruangan serta
menjadikan udara dalam ruangan bebas dari berbagai polutan. 5ila akan menggunakan
e?haust fan, maka usahakan dekat dengan sumber pen0emaran, agar polutan segera
dapat keluar dalam ruangan.
G UPA$A PENANGGULANGAN TER#ADIN$A PENCEMARAN UDARA
5ila terjadi pen0emaran udara, maka perlu dilakukan beberapa usaha untuk
memperbaiki dan menanggulangi keadaan lingkungan, dengan 0ara"
#. Menggalang dana untuk mengobati dan merawat korban pen0emaran lingkungan.
&. Kerja bakti rutin di tingkat A2DA1 atau instansi3instansi untuk membersihkan lingkungan
dari polutan.
(. Melokalisasi tempat pembuangan sampah akhir 92P$; sebagai tempat daur ulang.
*. Menggunakan pen/aring pada 0erobong30erobong di kilang min/ak atau pabrik /ang
menghasilkan asap atau jelaga pen/ebab pen0emaran udara.
). Mengidentifikasi dan menganalisa serta menemukan alat atau teknologi tepat guna /ang
berwawasan lingkungan setelah adan/a musibahDkejadian akibat pen0emaran udara,
misaln/a menemukan bahan bakar dengan kandungan timbal /ang rendah 9557;.
elain itu, pemerintah juga perlu men0anangkan program3program /ang bertujuan
untuk mengendalikan pen0emaran udara, seperti "
#. Meningkatkan program langit biru /ang telah di0anangkan sejak $gustus #--.. 5ertujuan
untuk meningkatkan kembali kualitas udara /ang telah ter0emar, misaln/a dengan
melakukan uji emisi kendaraan bermotor.
&. Keharusan membuat 0erobong asap bagi industri atau pabrik.
Pencemaran Udara 12
(. Himbauan mengurangi bahan bakar fosil 9min/ak, batu bara; dan menggantin/a dengan
energi alternatif lainn/a.
*. Membatasi beroperasin/a mobil dan mesin pembakar /ang sudah tua dan tidak la/ak
pakai.
). Larangan beredarn/a insektisida berbaha/a seperti DD2 9dikhloro difenil trikhloro etana;.
.. Menetapkan undang3undang dan hukum tentang pelaksanaan perlindungan lapisan o4on
olusi untuk mengatasi polusi udara kota terutama ditujukan pada pembenahan sektor
transportasi, tanpa mengabaikan sektor3sektor lain. Hal ini kita perlu belajar dari kota3kota
besar lain di dunia, /ang telah berhasil menurunkan polusi udara kota dan angka kesakitan
serta kematian /ang diakibatkan karenan/a "
#. Pemberian i4in bagi angkutan umum ke0il hendakn/a lebih dibatasi, sementara kendaraan
angkutan massal, seperti bus dan kereta api diperban/ak.
&. Pembatasan usia kendaraan, terutama bagi angkutan umum, perlu dipertimbangkan
sebagai salah satu solusi. ebab, semakin tua kendaraan, terutama /ang kurang terawat,
semakin besar potensi untuk memberi kontribusi polutan udara.
(. Potensi terbesar polusi oleh kendaraan bermotor adalah kema0etan lalu lintas. Karena itu,
pengaturan lalu lintas, rambu3rambu, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran
berkendaraan dapat membantu mengatasi kema0etan lalu lintas dan mengurangi polusi
udara.
*. Pemberian penghambat laju kendaraan di permukiman atau gang3gang /ang sering
diistilahkan dengan Fpolisi tidurG justru merupakan biang polusi. Kendaraan bermotor
akan memperlambat laju.
). 8ji emisi harus dilakukan se0ara berkala pada kendaraan umum maupun pribadi meskipun
se0ara uji petik 9spot 0he0k;. Perlu dipikirkan dan dipertimbangkan adan/a kewenangan
tambahan bagi polisi lalu lintas untuk melakukan uji emisi di samping memeriksa surat3
surat dan kelengkapan kendaraan /ang lain.
Pencemaran Udara 13
PENUTUP
KESIMPULAN
Pen0emaran udara merupakan masukn/a, atau ter0ampurn/a unsur3unsur berbaha/a ke
dalam atmosfir /ang dapat mengakibatkan terjadin/a kerusakan lingkungan, gangguan pada
kesehatan manusia se0ara umum serta menurunkan kualitas lingkungan. $da berbagai ma0am
faktor /ang men/ebabkan udara ter0emar, seperti faktor alamiah erupsi letusan gunung berapi
maupun faktor akibat ulah manusia seperti penggunaan bahan bakar kendaran bermotor /ang
berlebihan dan juga asap pabrik atau industri. Dengan semakin meningkatn/a dampak
pen0emaran udara bagi lingkungan alam maupun bagi manusia, diperlukan adan/a upa/a
pen0egahan dan penanggulangan pen0emaran udara seperti mengurangi polutan,
meningkatkan program langit biru, meningkatkan program penghijauan, menetapkan
peraturan pemasangan 0erobong asap pada pabrik3pabrik industri, membatasi beroperasin/a
mobil dan mesin pembakar /ang sudah tua dan tidak la/ak pakai, serta menetapkan undang3
undang dan hukum tentang pelaksanaan perlindungan lapisan o4on.
SARAN
Pen0emaran udara memiliki dampak /ang sangat berbaha/a bagi lingkungan maupun
mahkluk hidup /ang ada di sekitarn/a. !leh karena itu, kita sebagai manusia /ang dikaruniai
akal dan pikiran hendakn/a meningkatkan rasa s/ukur kita kepada 2uhan Yang Maha :sa
dengan 0ara senantiasa merawat dan menjaga kelestarian serta keseimbangan alam semesta
agar kehidupan dapat berjalan sebagaimana mestin/a.
Pencemaran Udara 14
DAFTAR PUSTAKA
$limuhi. &'##. Pemanasan Global. umedang" Institut Pemerintahan Dalam %egeri.
Malik, Yakub. &'#&. Efek Rumah Kaca Terhadap Iklim Mikro. 5andung" 8ni6ersitas
Pendidikan Indonesia.
Mukono. &''.. Prinsip dasar Kesehatan ingkungan Edisi Kedua. uraba/a " $irlangga
8ni6ersit/ Press
etiawan, Iwan. &'#&. Pencemaran dan Kerusakan ingkungan !idup. 5andung" 8ni6ersitas
Pendidikan Indonesia.
unu, Pramud/a. &'##. Melindungi ingkungan I"# $%&&$. @akarta " P2 7rasindo
1ardhana, $r/a 1isnu. &''-. Dampak Pencemaran 'dara. Yog/akarta " $ndi Yog/akarta.
Pencemaran Udara 15