Anda di halaman 1dari 3

1

SOAL USKP A
MATA UJIAN KUP, PP, PPSP
PERIODE JUNI TAHUN 2013

I. SOAL MULTIPLE CHOICE (BOBOT 30)
Pilihlah jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang (x) jawaban a, b, c, d pada naskah soal ini.

1. Surat pemberitahuan dianggap tidak disampaikan apabila
a. Surat Pemberitahuan Wajib Pajak badan ditandatangani oleh pengurus
b. Surat Pemberitahuan disampaikan setelah Direktur Jenderal Pajak melakukan pemeriksaan
c. Surat Pemberitahuan yang menyatakan lebih bayar disampaikan sebelum 3 (tiga) tahun sesudah
berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak, dan Wajib Pajak telah ditegur secara
tertulis
d. Surat Pemberitahuan dilampiri dengan laporan keuangan

2. Hak mendahulu utang pajak melebihi segala hak mendahulu lainnya, kecuali terhadap
a. Biaya perkara yang hanya disebabkan oleh pelelangan dan penyelesaian suatu warisan
b. Biaya penagihan pajak
c. Biaya perkara yang hanya disebabkan oleh suatu penghukuman untuk melelang suatu barang bergerak
dan/ atau tidak bergerak
d. Biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan barang dimaksud

3. Wajib Pajak yang dapat memperpanjang jangka waktu penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
Penghasilan untuk paling lama
a. 2 (dua) bulan dengan cara menyampaikan permohonan secara tertulis
b. 2 (dua) bulan dengan cara menyampaikan pemberitahuan secara tertulis
c. 3 (tiga) bulan dengan cara menyampaikan permohonan secara tertulis
d. 3 (tiga) bulan dengan cara menyampaikan pemberitahuan secara tertulis

4. Ruang lingkup pembetulan sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang KUP adalah karena salah
tulis, salah hitung, dan kekeliruan penetapan peraturan. Di bawah ini termasuk kesalahan hitung, kecuali
a. Kesalahan yang berasal dari penjumlahan atau pengurangan suatu bilangan
b. Kesalahan yang berasal dari perkalian atau pembagian suatu bilangan
c. Kesalahan hitung yang diakibatkan oleh adanya penerbitan surat ketetapan pajak, Surat Tagihan Pajak,
surat keputusan atau putusan yang terkait dengan bidang perpajakan
d. Kekeliruan menghitung tarif pajak terutang

5. Wajib Pajak dapat mengajukan gugatan pelaksanaan Surat Paksa, Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan
atau Pengumuman Lelang kepada
a. Pengadilan Pajak
b. Pengadilan Negeri
c. Pengadilan Tata Usaha Negara
d. Pengadilan Niaga

6. Sengketa Pajak sangat wajar terjadi, sebagai konsekuensi tugas fiskus menghimpun penerimaan negara
yang bertolak belakang dengan prinsip ekonomi para pelaku bisnis dalam hal ini Wajib Pajak. Sengketa
yang terjadi secara prinsip diprioritaskan untuk diselesaikan dalam internal Direktorat Jenderal Pajak. Tidak
semua penyelesaian sengketa pajak dapat diselesaikan dalam internal DJP, salah satu contohnya adalah
a. Keberatan
b. Pembetulan
c. Peninjauan kembali
d. Pembatalan surat ketetapan pajak yang tidak benar

7. Wajib Pajak diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran pajak. Wajib Pajak menerima SKPKB
sebesar Rp 30.000.000,- yang diterbitkan pada tanggal 04 Januari 2011 dengan batas akhir pelunasan
tanggal 03 Februari 2011. Wajib Pajak diperbolehkan untuk mengangsur pembayaran pajak dalam jangka
waktu 6 (enam) bulan dengan jumlah tetap sebesar Rp 5.000.000,- setiap bulan. Sanksi administrasi berupa
bunga untuk setiap angsuran dihitung sebaga berikut
a. Angsuran ke-1: 2% x Rp 30.000.000,- dan angsuran ke-2: 2% x Rp 5.000.000,-
b. Angsuran ke-1: 2% x Rp 30.000.000,- dan angsuran ke-2: 2% x Rp 20.000.000,-
2

c. Angsuran ke-1: 2% x Rp 30.000.000,- dan angsuran ke-2: 4% x Rp 25.000.000,-
d. Angsuran ke-1: 2% x Rp 30.000.000,- dan angsuran ke-3: 2% x Rp 20.000.000,-

8. Imbalan bunga diberikan untuk Surat Ketetapan Pajak Nihil dan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
dihitung sejak tanggal penerbitan surat ketetapan pajak tersebut sampai dengan diterbitkannya Surat
Keputusan Keberatan. Apabila SKP Nihil yang terbit tanggal 16 Februari 2010 diterima keberatannya
dengan SK Keberatan tanggal 14 Maret 2011 menjadi Lebih Bayar sebesar Rp 330.000.000,-, maka
imbalan bunga yang diterima sebesar
a. Rp 72.600.000,-
b. Rp 85.800.000,-
c. Rp 402.600.000,-
d. Rp 415.800.000,-

9. Prinsip self assessment dalam UU KUP diterapkan secara jelas dalam perpajakan di Indonesia. Hal tersebut
dapat tercermin dari pernyataan berikut
a. Jumlah pajak yang disampaikan oleh Wajib Pajak adalah jumlah pajak yang terutang menurut Surat
Himbauan
b. Setiap Wajib Pajak wajib membayar pajak yang terutang sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan perpajakan, dengan tidak menggantungkan pada surat ketetapan pajak
c. Apabila DJP mendapatkan bukti bahwa jumlah pajak yang terutang menurut SPT Wajib Pajak tidak
benar maka DJP tidak dapat menetapkan jumlah pajak terutang
d. Pembayaran dan pelaporan pajak yang dilakukan oleh Wajib Pajak menunggu terbitnya surat ketetapan
pajak

10. Sejak tanggal surat keberatan diterima, Direktur Jenderal Pajak harus memberi keputusan atas keberatan
yang diajukan Wajib Pajak dalam jangka waktu paling lama
a. 1 (satu) bulan
b. 3 (tiga) bulan
c. 6 (enam) bulan
d. 12 (dua belas) bulan

11. Walaupun Direktur Jenderal Pajak telah melakukan pemeriksaan, dengan syarat Direktur Jenderal Pajak
belum menerbitkan surat ketetapan pajak, Wajib Pajak dengan kesadaran sendiri dapat mengungkapkan
dalam laporan tersendiri tentang ketidakbenaran pengisian Surat Pemberitahuan yang telah disampaikan
sesuai dengan keadaan sebenarnya, yang dapat mengakibatkan antara lain
a. Lebih bayar menjadi lebih besar
b. Kredit Pajak menjadi lebih besar
c. Jumlah harta menjadi lebih besar
d. Jumlah yang dipotong menjadi lebih besar

12. Sdr Nurmala membuka toko gerai handphone pada tanggal 05 April 2013, dengan demikian dia
a. Wajib dikukuhkan sebagai PKP sejak kegiatan usaha dijalankan
b. Wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dan dapat memilih untuk dikukuhkan sebagai
Pengusaha Kena Pajak dalam hal jumlah peredaran bruto dan atau penerimaan bruto tidak lebih dari Rp
600 juta
c. Cukup mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP sebelum membuka toko gerai
d. Wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP 1 (satu) bulan sejak kegiatan usaha dijalankan

13. Wajib Pajak Alamsyah menyampaikan pemberitahuan secara tertulis untuk perpanjangan penyampaian SPT
Tahunan PPh tahun pajak 2011 (tahun buku = tahun kalender) dengan perhitungan sementara PPh terutang
sebesar Rp 120.000.000,- dan dilunasi tepat waktu. Pada saat menyampaikan SPT Tahunan pada tanggal 30
Mei 2012 ternyata PPh yang terutang adalah Rp 125.000.000,-. Atas kekurangan pembayaran tersebut
dilunasi pada tanggal 25 Mei 2012. Dengan demikian
a. Wajib Pajak dikenakan sanksi denda Rp 100.000,- dan bunga sebesar Rp 100.000,-
b. Wajib Pajak dikenakan sanksi denda Rp 100.000,- dan bunga sebesar Rp 200.000,-
c. Wajib Pajak dikenakan sanksi denda Rp 1.000.000,- dan bunga sebesar Rp 100.000,-
d. Wajib Pajak dikenakan sanksi denda sebesar Rp 100.000,-

14. Penyidikan pajak dilakukan oleh
a. Penyidik Pengawai Negeri Sipil
3

b. Fungsional Pemeriksa Pajak
c. Fungsional Penilai
d. Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan juga Fungsional Pemeriksa Pajak

15. Pada tanggal 01 April 2013, PT ABC menyampaikan SPT Tahunan PPh-nya untuk tahun pajak 2011 serta
menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 bulan Maret 2013. Pelaporan SPT PT ABC tersebut
a. Tepat waktu kedua-duanya
b. Tidak tepat waktu kedua-duanya
c. Tepat waktu untuk SPT Tahunan dan tidak tepat waktu untuk SPT Masa
d. Tepat waktu untuk SPT Masa dan tidak tepat waktu untuk SPT Tahunan

II. SOAL ESSAY (BOBOT 70)
1. Atas PT ABC diterbitkan SKPKB tahun pajak 2009 sebesar Rp 3.000.000.000,-. Dalam closing conference
Wajib Pajak hanya menyetujui pajak yang masih harus dibayar sebesar Rp 300.000.000,- dan telah dilunasi.
PT ABC mengajukan keberatan dan DJP mengabulkan sebagian keberatan menjadi sebesar Rp
1.500.000.000,-. Karena belum puas, Wajib Pajak mengajukan Banding dan oleh Pengadilan Pajak
diputuskan besarnya pajak yang masih harus dibayar menjadi Rp 900.000.000,-.

Pertanyaan :
a. Berapa denda yang akan diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak dimana PT ABC terdaftar ?
b. Berapa pula sisa utang pajak yang harus dilunasi PT ABC dan kapan harus dilunasi ?

2. Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun 2010 pada tanggal 30 April 2011 yang
menunjukkan lebih bayar sebesar Rp 20.000.000,-, atas kelebihan pembayaran pajak tersebut Wajib Pajak
mengajukan permohonan untuk dikembalikan. Kapan paling lambat KPP memberikan keputusan atas
permohonan kelebihan pembayaran pajak tersebut ? Dalam hal KPP menerbitkan tanggal 30 Mei 2012
berapakah imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak ?

3. Terhadap Wajib Pajak diterbitkan SKPKB PPh Badan Tahun Pajak 2008 sebesar Rp 123.000.000,- pada
tanggal 03 April 2013. Jelaskan persyaratan formal dalam hal Wajib Pajak mengajukan permohonan
pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi !