Anda di halaman 1dari 4

Materi Kuliah Konservasi Gigi semester V

1


STERILISASI SALURAN AKAR

Disusun oleh:
Devi Eka Juniarti,drg, Sp.KG
Departemen Ilmu Konservasi Gigi FKG Unair
Surabaya

Tujuan Perkuliahan
Setelah selesai membaca materi kuliah ini mahasiswa mampu:
1. Menjelaskan pengertian dan tujuan sterilisasi saluran akar
2. Menjelaskan waktu dan kondisi pemberian obat sterilisasi saluran akar
3. Menjelaskan cara sterilisasi saluran akar
4. Menyebutkan durasi pemberian obat sterilisasi saluran akar
5. Menjelaskan mengenai definisi tumpatan sementara, maksud penggunaan serta syarat-
syarat suatu tumpatan sementara.

Sistematika isi materi perkuliahan
1. Pendahuluan
2. Pengertian dan tujuan sterilisasi saluran akar
3. Waktu dan kondisi pemberian sterilisasi saluran akar
4. Cara sterilisasi saluran akar
5. Durasi pemberian obat sterilisasi saluran akar
6. Tumpatan sementara


1. Pendahuluan
Prinsip perawatan saluran akar meliputi preparasi, sterilisasi dan pengisian saluran
akar dan ketiga tahap tersebut saling berkaitan. Pada tahap sterilisasi saluran akar diperlukan
pemberian obat sterilisasi yang bertujuan untuk membuat saluran akar dan jaringan
periradikuler bebas dari bakteri dan mencegah penyebaran bakteri patogen ke seluruh tubuh.
Selain itu dapat menghambat dan membunuh setiap bakteri yang ada di daerah yang tidak
Materi Kuliah Konservasi Gigi semester V

2


terjangkau oleh pembersihan saluran akar secara biomekanis. Sterilisasi sebenarnya adalah
proses penghancuran atau pembebasan segala bentuk kehidupan mikroorganisme. Sterilisasi
saluran akar merupakan salah satu tahap yang penting pada perawatan saluran akar.

2. Pengertian dan Tujuan Sterilisasi Saluran Akar
Sterilisasi saluran akar merupakan salah satu tahap yang penting pada perawatan
saluran akar. Keadaan steril pada ruang pulpa dan saluran akar akan menunjang keberhasilan
perawatan saluran akar. Sterilisasi dapat diartikan sebagai proses pemusnahan atau
pembebasan dari segala bentuk mikroba dalam saluran akar.
Tujuan dari sterilisasi saluran akar adalah membebaskan saluran akar dan ruang pulpa
dari mikroorganisme. Proses sterilisasi saluran akar ini sebelumnya didahului dengan
pembersihan jaringan pulpa dan debris, pelebaran saluran akar secara mekanik dan irigasi
saluran akar.

3. Waktu dan Kondisi Pemberian Sterilisasi Saluran Akar
Sterilisasi saluran akar dapat dilakukan setelah tahapan :
Pengambilan jaringan pulpa dan debris yang adekuat
Pembersihan dan pembentukan saluran akar (biokimiawi)
Irigasi
Sterilisasi saluran akar dilakukan pada kondisi berikut:
1. Kasus cukup kompleks sehingga tidak ada cukup waktu untuk menyelesaikan perawatan
dalam 1x kunjungan.
2. Saluran akar yang terinfeksi terus mengeluarkan eksudat selama proses instrumentasi
(drainase)
3. Prosedur perawatan yang bertujuan menginduksi proses mineralisasi (contoh:
apeksifikasi,apeksogenesis)
4. Klinisi lebih yakin akan hasilnya dng perawatan endo multi visit





Materi Kuliah Konservasi Gigi semester V

3


4. Cara Sterilisasi Saluran Akar
Untuk mendapatkan keadaan steril di dalam ruang pulpa dan saluran akar, terdapat tiga cara,
yaitu :
1. Cara kimiawi
Cara yang paling umum dan banyak digunakan oleh karena mudah dan memberi hasil
yang memuaskan. Disebut juga dengan pengobatan intrakanal (intracanal medication).
Bahan kimia yang digunakan dapat berupa desinfektan maupun antibiotika.
2. Cara fisik
Merupakan cara yang jarang dilakukan dalam praktek sehari-hari. Cara ini memakai
rontgen diathermy dan ultra short wave.
3. Kombinasi cara kimiawi dan fisik
Cara ini kadang-kadang masih dilakukan. Dikenal dengan istilah electro sterilization atau
ionization.
Sterilisasi saluran akar secara kimiawi bisa dilakukan dengan dua cara :
1. Penggunaan cotton pellet
Butiran kapas yg telah diberi 1 tetes obat saluran akar, diperas dan diletakkan ruang
pulpa.
Mengandalkan penguapan obat
Tidak disertai penggunaan paper point
Mencegah iritasi periapikal akibat terdorongnya obat atau paper point ke periapikal
Mencegah kesulitan dalam pengambilan kembali paper point dlm saluran akar
2. Sistem suntikan
Posisi ujung tip aplikator masuk ke dalam saluran akar secara perlahan ditempatkan
kurang lebih pada jarak 2-3 mm mendekati apeks
Pasta kalsium hidroksida diisikan penuh dalam saluran akar
Dibiarkan dalam saluran akar selama 1-4 minggu.

5. Durasi Pemberian Obat Sterilisasi Saluran Akar
Fenol , di aplikasikan antara 1-5 hari.
Formokresol , aktivitasnya berlangsung selama 1 minggu.
Sodium hipoklorit, aktivitas obat ini hebat tapi sebentar oleh karena itu lebih baik
diaplikasikan pada saluran akar tiap 2 hari sekali.
Materi Kuliah Konservasi Gigi semester V

4

Iodin, aktivitas obat hilang setelah 1 hari.
Kalsium hidroksida, daya kerjanya lebih lama dibanding golongan Fenol, yaitu
selama 1-4 minggu.

6. Tumpatan Sementara
Definisi : tumpatan untuk menutup sementara kavitas gigi sebelum ditumpat tetap karena
preparasi belum selesai.
Maksud penggunaan :
1. Menutup kavitas
2. Mencegah saliva dan bakteri masuk ke dalam ruang pulpa/saluran akar sehingga terhindar
dari re-infeksi.
Syarat-syarat tumpatan sementara :
1. Tahan terhadap cairan mulut dan bakteri
2. Menutup kavitas secara hermetis
3. Tidak menyebabkan tekanan pada dressing pada waktu insersi
4. Mengeras dalam waktu beberapa menit setelah aplikasi
5. Tahan terhadap kekuatan mastikasi
6. Mudah dalam penggunaannya dan pembongkarannya
Tahap akhir penempatan obat saat penumpatan sementara :
Membersihkan ruang pulpa
Menutup orifice sal akar
Menutup obat di dalam sal akar (tumpatan sementara)
Memeriksa oklusi




TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai