Anda di halaman 1dari 1

ESSAY

Pekerjaan
Ayah : Wiraswasta Ibu : Dosen swasta
Penghasilan
Ayah : Rp10.000.000.00 Ibu : Rp5.000.000.00

Suasana Lingkungan Rumah
Keadaan di lingkungan rumah saya cukup baik. Sebenarnya, rumah saya berada diantara
perumahan kalangan menengah keatas dan kalangan menengah kebawah. Saya dan keluarga sudah
tinggal disini selama 4 tahun. Dalam rentan waktu tersebut, kami sekeluarga mencoba membangun
kehidupan social di lingkungan sini. Ayah saya memberikan suara untuk perbaikan jalan, perbaikan
mesjid yang selalu tertunda. Ibu saya mengajak ibu-ibu rumah tangga RT sini untuk mendirikan sekolah
agama gratis, menggalang dana untuk beasiswa warga yang tidak mampu untuk tetap meneruskan
sekolahnya. Sedangkan saya dan kakak saya mendapatkan jadwal mengajar sesuai jadwal kosong kami
masing-masing.

Kesulitan Pendanaan Sekolah
Pekerjaan ayah saya yang sebagai seorang wiraswasta dengan gaji yang tak menentu di tiap
bulannya, membuat ibu saya juga turut membantu dalam perekonomian keluarga. Ayah dan ibu
mempunyai 5 orang anak, yang semuanya sedang berada dalam usia-usia bersekolah. Ayah saya juga
mempunyai anak angkat yang sedang berkuliah di UIN Bandung. Adik sepupu saya pun akan berkuliah si
Bandung, kemungkinan Ayah sayalah yang akan menanggung biaya kuliah adik sepupu saya karena dia
berasal dari keluarga yang tidak terlalu beruntung. Sehingga dengan semua beban inilah saya sangat
berharap pihak ITB memberikan subsidi pada UKT saya setiap semesternya untuk membantu
meringankan beban kedua orang tua saya.

Cita-cita dan Prestasi
Cita-cita. Sebenarnya dari kecil saya ingin sekali menjadi seorang dokter. Pada tahun 2012, saya
tidak lulus snmptn undangan maupun tulis. Karena, yang saya pilih hanyalah jurusan kedokteran. Lalu
saya mendaftarkan diri ke pts dengan jurusan kedokteran. Saya lulus. Namun, karena biaya yang sangat
mahal saya mempertimbangkan kembali, dan akhirnya saya postpone dan mengikuti bimbel selama
setahun. Walaupun sekarang saya tidak berada di fakultas yang saya inginkan, yaitu berada di fakultas
science. Saya tetap akan mengambangkan ilmu ini agar berguna untuk social. Dan tidak mematikan jiwa
social saya di masa depan.
Akademik. Selama saya meneruskan sekolah di tingkat SLTA, saya tidak pernah dibawah
rangking 10. Memang grafik akademi saya fluktuatif, tapi saya selalu berusaha untuk mendapatkan nilai
terbaik.
Nonakademik. Menjuarai lomba PMR saat kelas dua. Lolos di Ardan School and Lovely Squad
pada tahun 2009.

Kegiatan Selama SMA
Dalam sekolah. Menjadi Kastaf di organisasi PMR. Menjadi ketua di Pramuka. Rohis selama kelas
satu. Menjadi anggota OSIS. Karate.
Luar sekolah. Privat bersama guru. Les di bimbingan belajar. Les bahasa inggris selama setahun.
Mengikuti ukm aikido di ITB. Mengikuti seminar tentang kesehatan. Menjadi perngajar relawan.