Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Perkembangan teknologi telah merasuki segala bidang, salah satunya pada
perumahan yang membutuhkan kemudahan, praktis dan efisien bagi pemilik rumah.
Garasi sebagai bagian rumah yang paling luar dan sebagai akses pertama bagi pemilik
rumah untuk masuk dan keluar dengan menggunakan kendaraan. Pintu garasi secara
manual kini dirasa sangat tidak praktis karena pengguna kendaraan yang akan masuk
ke garasi harus turun dulu untuk membuka dan menutup pintu. Oleh karena itu penulis
ingin membuat rangkaian alat pengendali pintu garasi otomatis yang dapat membuka
dan menutup pintu sendiri.
Dalam makalah ini akan dibahas komponen dan cara kerja rangkaian alat
pengendali pintu garasi otomatis yang kami buat .
1. !umusan "asalah
Dalam makalah ini penulis mencoba menjelaskan tentang cara kerja rangkaian
alat pengendali pintu garasi otomatis. "asalah dalam makalah ini terbatas pada
komponen dan rangkaian alat pengendali pintu garasi otomatis.
1.# $ujuan.
1. "engetahui cara kerja rangkaian alat pengendali pintu garasi otomatis
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
a% &'P'()$O!
*ungsi kapasitor dalam komponen elektronika yang berperan untuk menyimpan
muatan listrik, tak hanya itu kapasitor juga bisa digunakan sebagai penyaring
frekuensi. kapasitas untuk menaruh kekuatan kapasitor didalam muatan listrik disebut
farad + f % namun simbol dari kapasitor adalah c + kapasitor %.
(atu komponen &apasitor biasanya terbuat dari dua buah lempengan logam yang
saling sejajar satu sama lain dan di antara kedua logam tersebut ada bahan isolator
yang kerap disebut dielektrik. Dielektrik adalah bahan yang bisa mempengaruhi nilai
dari kapasitansi fungsi kapasitor. adapun bahan dielektrik yang sangat banyak di pakai
adalah keramik, udara, kertas, metal film, gelas, ,akum dan lain sebagainya.
kapasitor kerap disebut sebagai kondensator. kapasitor mempunyai beraneka macam
bentuk dan ukuran, tergantung dari kapasitas kapasitor, tegangan kerja, dan lain
sebagainya.
fungsi kapasitor terbagi atas kelompok yaitu kapasitor yang mempunyai kapasitas
yang tetap dan kapasitor yang mempunyai kapasitas yang bisa diubah-ubah atau
dengan kata lain kapasitor ,ariabel.
(ifat dasar didalam suatu kapasitor adalah bisa menyimpan muatan listrik, serta juga
mempunyai sifat yang tidak bisa dilalui arus dc + direct current % dan bisa dilalui arus
ac + alternating current % serta juga bisa berfungsi sebagai impedansi + resistansi yang
nilainya tergantung dari frekuensi yang didapatkan %.
Fungsi kapasitor didalam satu rangkaian elektronika adalah sebagai kopling,
penggeser fasa, filter pada satu rangkaian po.er supply, pembangkit frekuensi pada
suatu rangkaian oscilator serta juga dipakai untuk menghindari percikan bunga api
pada suatu saklar.
b% !/()($O!
Pengertian resistor adalah salah satu komponen elekronika yang berfungsi sebagai
penahan arus yang mengalir dalam suatu rangkaian dan berupa terminal dua
komponen elektronik yang menghasilkan tegangan pada terminal yang sebanding
dengan arus listrik yang mele.atinya sesuai dengan hukum Ohm +0 1 )!%. (ebuah
resistor tidak memiliki kutub positif dan negatif, tapi memiliki karakteristik utama
yaitu resistensi, toleransi, tegangan kerja maksimum dan po.er rating. &arakteristik
lainnya meliputi koefisien temperatur, kebisingan, dan induktansi. Ohm yang
dilambangkan dengan simbol 2+Omega% merupakan satuan resistansi dari sebuah
resistor yang bersifat resistif.
!esistor adalah komponen dasar elektronika yang selalu digunakan dan paling banyak
dalam setiap rangkaian elektronika. Dengan demikian 'nda harus mempelajari dan
memahami sebaik mungkin tentang resistor. 'nda harus mampu mengetahui nilai dari
sebuah resistor beserta fungsinya bila ingin membuat sebuah rangkaian elektronika.
Fungsi resistor adalah sebagai pengatur dalam membatasi jumlah arus yang mengalir
dalam suatu rangkaian. Dengan adanya resistor menyebabkan arus listrik dapat
disalurkan sesuai dengan kebutuhan. 'dapun fungsi resistor secara lengkap adalah
sebagai berikut 3
Berfungsi untuk menahan sebagian arus listrik agar sesuai dengan kebutuhan
suatu rangkaian elektronika.
Berfungsi untuk menurunkan tegangan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh
rangkaian elektronika.
Berfungsi untuk membagi tegangan.
Berfungsi untuk membangkitkan frekuensi tinggi dan frekuensi rendah
dengan bantuan transistor daan kondensator +kapasitor%.
c% *ungsi dan 4enis $ransistor
$ransistor "erupakan komponen elektronika yang terdiri dari tiga lapisan
semikonduktor, diantaranya contoh 5P5 dan P5P. $ransistor mempunyai tiga kaki
yang disebut dengan /mitor +/%, Basis6Base +B% dan &olektor6collector +7%.
(ejarah dari transistor ini a.alnya diperkenalkan pada tahun 189: oleh 4ohn Barden
dan ;illiam (hockley, tapi baru pertama kali dimanfaatkan dalam praktiknya di
tahun 18<:. $ransistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia
elektronika. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier
+penguat%. (aat ini fungsi transistor telah banyak mengalami kemajuan, sekarang
sebuah transistor sudah dapat digunakan sebagai memori dan pemroses sebuah
getaran listrik dalam dunia prosesor komputer.
Bukan hanya fungsi transistor saja yang berkembang, .ujud dari transistor juga
mengalami perubahan, saat ini transistor telah berhasil diciptakan dalam ukuran
super kecil, yaitu hanya dalam ukuran nano mikron. 7ara kerja komponen transistor
hampirlah mirip dengan komponen resistor, termasuk juga kermiripan dalam hal tipe
dasarnya yang modern.
*ungsi $ransistor antara lain3
(ebagai perata arus
(ebagai penyearah
"enguatkan arus
"embangkitkan fre=uency rendah maupun tinggi
d% !egulator
(alah satu tipe regulator tegangan tetap adalah >9ls??. !egulator
tegangan tipe >9ls?? adalah salah satu regulator tegangan tetap dengan tiga
terminal, yaitu terminal 0)5, G5D dan 0O@$. $egangan keluaran dari
regulator >9ls?? memungkinkan regulator untuk dipakai dalam sistem logika,
instrumentasi dan Aifi. !egulator tegangan >9ls?? dirancang sebagai regulator
tegangan tetap, meskipun demikian dapat juga keluaran dari regulator ini diatur
tegangan dan arusnya melalui tambahan komponen eksternal. Pada umumnya
catu daya selalu dilengkapi dengan regulator tegangan. $ujuan pemasangan
regulator tegangan pada catu daya adalah untuk menstabilkan tegangan
keluaran apabila terjadi perubahan tegangan masukan pada catu daya
e% PAO$OD)OD'
Photodiode merupakan sebuah sensor cahaya +photodetektor% yang
memungkinkan arus mengalir dalam satu arah dari satu sisi ke sisi lain ketika
menyerap foton +cahaya%. (emakin banyak cahaya, semakin banyak arus yang
mengalir. Photodiode ini biasa digunakan untuk mendeteksi pulsa cahaya
dalam serat optik dan lainnya yang sensitif terhadap gerakan cahaya, ia bekerja
kebalikan dari light emitting diode +lihat L/D%. 4adi bedanya adalah bila
photodiode mendeteksi cahaya dan kemudian menciptakan jalur konduktif
yang memungkinkan listrik mengalir. (edangkan L/D menerima listrik
kemudian memancarkan cahaya.
f% )7 L"#9
)7 L"#9 merupakan )7 Operational 'mplifier, )7 ini mempunyai 9 buah op-
amp yang berfungsi sebagai comparator. )7 ini mempunyai tegangan kerja
antara B< 0 sampai B1<0 untuk B0cc dan -<0 sampai -1<0 untuk -0cc.
'dapun definisi dari masing-masing pin )7 L"#9 adalah sebagai berikut 3
a. Pin 1,>,:,19 +Output%
"erupakan sinyal output.
b. Pin ,C,8,1# +)n,erting )nput%
(emua sinyal input yang berada di pin ini akan mempunyai output yang
berkebalikan dari input.
c. Pin #,<,1?,1 +5on-in,erting input%
(emua sinyal input yang berada di pin ini akan mempunyai output yang
sama dengan input +tidak berkebalikan%.
d. Pin 9 +B0cc%
Pin ini dapat beroperasi pada tegangan antara B< 0olt sampai B1< 0olt.
e. Pin 11 +-0cc%
Pin ini dapat beroperasi pada tegangan antara -< 0olt sampai -1< 0olt.
g% 'ttiny#1#,
)7 ini merupakan mikrokontroler keluaran 'tmel dengan kapasitas flash
memory sebesar kbyte dan internal ram sebesar <C. "emiliki fitur @'!$
untuk melakukan komunikasi serial dengan P7 atau dengan mikrokontroler
lainnya.
h% AD>9L(19p
)7 ini sebagai gerbang 5O$ pada suatu rangkaian.
BAB III
PEMBAHASAN
Listrik '7 dari PL5 (ebagai (umber disearahkan menggunakan rangkaian
penyearah gelombang penuh yang dilengkapi dengan capasitor untuk mendapatkan
outputan D7 sebesar 1 0olts. (elain itu dilengkapi juga dengan )7 !egulator >:?<
untuk mendapatkan output < 0olts yang mana digunakan input 10olts yang berasal
dari output trafo yang sudah disearahkan menggunakan penyearah gelombang penuh
tadi.
Output D7 1 0olts digunakan sebagai inputan bagi L"#9 serta inputan bagi
rangkaian motor yang mana pada rangkaian digunakan "otor 1 0olts. @ntuk output
dari )7 regulator >:?< sebesar < ,olts, digunakan sebagai input bagi '$tiny#1# dan
AD>9L(19, dan juga !angkaian sensor yaitu sensor bagian dalam garasi serta
sensor bagian luar dari garasi.
(esuai dengan karakteristik dari photodioda, yaitu ketika photodioda
mendapatkan cahaya yang banyak, output dari photodioda akan meningkat diatas
0olts, sedangkan saat photodioda mendapat cahaya yang sedikit, output dari rangkaian
photodioda akan menjadi kecil hampir di ba.ah 1 0olts.
Output dari rangkaian sensor ini kemudian dihubungkan dengan L"#9 yang
mana pada L"#9 yang merupakan )n,erter tegangan D7 dirubah menjadi inputan
biner untuk kemudian diteruskan ke AD>9L( yang merupakan gerbang 5O$.
Dari semua proses tersebut kemudian Output dari AD>9L( akan diteruskan ke
'$tiny#1#0 yang didalamnya telah dimasukkan program 7BB untuk memproses
semuanya mulai dari Pergerakan "otor serta Penghentiannya dengan menggunakan
Limit (.itch agar motor dapat berhenti bergerak saat limit (.itch tertekan tanda
gerbang garasi telah membuka atau menutup secara maksimal.
BAB IV
PENUTUP
&esimpulan
'lat ini dapat membantu pemilik rumah lebih praktis dalam membuka dan
menutup pintu garasi.
&ritik dan (aran
'lat ini memang belum sempurna dan belum sesuai dengan harapan kami
dalam proses uji coba. Bagi pembaca dapat mengembangkan dan menyempurnakan
alat ini. &ami mohon maaf yang sebesarnya karena dalam penulisan dan perancangan
alat ini belum sempurna.
L'PO!'5
P/!'57'5G'5
'L'$ P/55G/5D'L) P)5$@ G'!'() O$O"'$)(
Oleh
'li !idha 'l "asyhur ?1?1?1#?#111<
!engga "aulana 'di ?1?1?1#?#1119C
Dudha 7andra Bachtiar ?1?1?1#?#11198
'uliyaa !ositasari ?1?1?1#?#111<
4@!@('5 /L/&$!O
*'&@L$'( $/&5)&
@5)0/!()$'( "@A'""'D)D'A "'L'5G