Anda di halaman 1dari 20

Positive Accounting Theory and Science

by
M. Humayun Kabir
Senior Lecturer, Faculty of Business
Auckland University of Technology, Auckland, New Zealand
Abstract
Makalah ini membahas perkembangan positive accounting theory (PAT) dan
membandingkannya dengan tiga akun standar ilmu: Popper (1959) !uhn
(199") dan #akatos (19$%)& PAT telah men'adi salah satu penelitian
akuntansi yang paling berpengaruh selama empat dekade terakhir& (alah satu
alasan penting yang telah digunakan )atts * +immerman (19,") untuk
mempopulerkan dan melegitimasi pendekatan mereka yaitu pandangan teori
akuntansi mereka adalah sama seperti yang digunakan dalam ilmu
pengetahuan(science)& -engan demikian penting untuk memeriksa seberapa
'auh akuntansi telah berhasil meniru ilmu pengetahuan alam dan bagaimana
perkembangan PAT dibandingkan dengan tiga akun standar ilmu
pengetahuan& Makalah ini menun'ukkan bah.a akuntansi tidak bisa meniru
keberhasilan ilmu pengetahuan alam& (elan'utnya posisi metodologis PAT
tak satupun yang menyerupai ilmu pengetahuan& (ebaliknya PAT
mengandung unsur ketiganya& Akhirnya tulisan ini mengidenti/ikasi
beberapa kesen'angan metodologis dalam PAT&
Pendahuluan
Makalah ini membahas perkembangan teori akuntansi positi/ (PAT) dan
membandingkannya dengan tiga akun standar ilmu pengetahuan& Ada
beberapa kebingungan tentang apakah itu PAT& 0ika de/inisi akuntansi teori
(yaitu teori akuntansi berusaha untuk men'elaskan dan memprediksi
akuntansi dan praktek audit) yang diberikan dalam buku )atts dan
+immerman 19," diartikan sebagai PAT studi pilihan akuntansi dan praktek
audit merupakan PAT& Pada saat yang sama mereka 'uga berusaha untuk
men'elaskan ekonomi berbasis literatur empiris di bidang akuntansi dan
mereka menggambarkan di samping studi pilihan akuntansi berbasis pasar
modal penelitian akuntansi& Mereka menun'ukkan bah.a 1all dan 1ro.n
(19",) a.alnya mempopulerkan penelitian positi/ dalam akuntansi
menun'ukkan PAT yang meliputi penelitian akuntansi baik berbasis pasar
modal dan penelitian dalam pilihan akuntansi& Makalah ini melihat PAT
mengandung kedua program penelitian& Penggunaan ini konsisten dengan
1
pernyataan )atts dan (19,") +immerman bah.a ketika mereka
menggunakan istilah 2positi/2 untuk membedakannya dari teori 2preskripti/2&
PAT telah men'adi salah satu program penelitian akuntansi yang paling
berpengaruh selama empat dekade terakhir& 3ni telah melahirkan banyak
penelitian empiris tentang hubungan antara angka akuntansi dan harga
saham dan return dan /aktor4/aktor penentu pilihan akuntansi oleh
mana'emen& 3ni telah melahirkan 'umlah 'urnal akuntansi di antaranya
0urnal Akuntansi dan 5konomi merupakan yang paling menon'ol& 1rinn
0ones dan Pendlebury (199") dalam survei akademik 6! menemukan
bah.a empat teratas (top /our) 'urnal akuntansi berikut: Journal of
Accounting and Economics, Journal of Accounting Research, the
Accounting Review, and Accounting, Organizations and Society& Artikel
yang diterbitkan dalam tiga 'urnal top three didominasi oleh tradisi positi/&
1anyaknya artikel dalam dua paradigma ini diterbitkan dalam 'urnal
akuntansi utama dan dominasi PAT dalam program Ph- di Amerika (erikat
dan universitas lain sebagai bukti dominannya PAT& -engan demikian
dinilai dari 'umlah artikel penelitian 'umlah dan dominasi 'urnal yang
dilahirkan dan dominasi PAT dalam program doktor memperlihatkan bah.a
PAT telah sangat berpengaruh&
(ebelum munculnya PAT penelitian akuntansi normati/ telah mendominasi
tradisi penelitian dalam akuntansi& Teori akuntansi normati/ telah sibuk
dengan pengembangkan prinsip akuntansi& Perhatian utama dari para peneliti
mengenai pengakuan dan isu4isu pengukuran dalam akuntansi& Pertanyaan
khas akuntansi yang dipertanyakan dan di'a.ab oleh teori akuntansi
normati/ termasuk Apakah untuk mengakui perubahan dalam harga pasar
'ika entitas tidak terlibat transaksi dasar apa (misalnya historical cost
market value dll) yang digunakan dalam mempersiapkan laporan keuangan
dll (7hambers 19""8 3'iri 19$5& #ittleton 19598 Mac:eal 19998 Paton *
#ittleton 19;%)& 1erbeda dengan teori akuntansi normati/ yang identik
dengan pertanyaan 2haruskah2 PAT lebih berkaitan dengan' enis pertanyaan
2apakah2 & 1ukannya bertanya yang dasar pengukuran apa yang digunakan
dalam akuntansi PAT bertanya misalnya Apakah in/ormasi akuntansi
berguna untuk pasar saham dasar pengukuran akuntansi mana'emen yang
manakah yang sebenarnya digunakan dan mengapa&
-engan demikian PAT merupakan perubahan besar dalam paradigma
penelitian akuntansi& (alah satu perbandingan penting yang telah dia'ukan
)atts dan +immerman (19,") untuk melegitimasi dan mempromosikan PAT
<
adalah kesamaan pandangan teori mereka dan dalam ilmu pengetahuan&
Mereka telah mengutip berbagai /ilsa/at penulis sains untuk menegaskan
bah.a pandangan mereka tentang teori adalah sama dengan ilmu
pengetahuan dan untuk membenarkan metode mereka8 dan untuk
mendiskreditkan untuk batas tertentu teori normati/& -engan demikian
mengingat bah.a PAT telah menarik bagi teori akuntansi untuk sekitar
empat dekade penting untuk memeriksa seberapa 'auh PAT telah berhasil
meniru science dan sampai dimana batasnya& =al ini 'uga penting untuk
menin'au kembali posisi metodologis PAT& 3ni akan men'adi menarik untuk
melihat bagaimana pola pengembangan PAT dibandingkan dengan akun
science yang )atts
dan +immerman a'ukan untuk melegitimasi dan mempromosikan teori
mereka& =al ini karena perbandingan seperti ini akan meningkatkan
pemahaman kita tentang bagaimana PAT berkembang dan apa kesen'angan
metodologisnya&
PAT telah mendapat berbagai kritik se'ak kemunculannya& Misalnya
7hambers (1999) menyebut para pendukung PAT sebagai kultus PA& (terling
(199%) mengkritik dasar PAT yang membatasi studi praktek akuntansi positi/
dan praktisi akuntansi dan menghalangi kema'uan akuntansi dengan
mengabaikan kebutuhan untuk penilaian praktik akuntansi& (terling (199%)
menilai lebih lan'ut pencapaian PAT& )hittington (19,$) mengkritik PAT
atas intoleransi metodologisnya dan menegaskan bah.a teori akuntansi
normati/ memiliki tempat yang sah dalam akuntansi& :eu(199$)
memberikan banyak penilaian negati/ PAT& (ue (199$) mengatakan bah.a
PAT mempersempit >/okus? peneliti& =all (199$) di sisi lain tidak setu'u
dengan (terling (199%) penilaian bah.a kontribusi potensi PAT adalah nihil&
-eegan (199$) meneliti bagaimana PAT telah menyulut emosi kalangan
akademisi& 3ni menarik banyak akademisi dan sebagian terasing beberapa
pada saat yang sama& Milne (<%%<)menilai upaya PAT untuk men'elaskan
pengungkapan sosial suatu entitas sebagai kegagalan&
:amun tidak banyak artikel membandingkan perkembangan PAT dengan
se'umlah science terlepas dari kenyataan bah.a )atts dan +immerman
menga'ukan banding ke ilmu pengetahuan sebagai cara untuk
mempromosikan teori mereka& Mouck (199%) adalah pengecualian& 3a
mengibaratkan PAT ke program penelitian #akatosian& #ainnya (misalnya
7hristenson 19,98 (terling 199%) mengkritik PAT karena tidak mengikuti
perintah metodologis Popper& :amun tidak satupun dari makalah ini yang
berusaha untuk membandingkan pola pengembangan PAT dengan Popper
9
(1959) !uhn (199") dan #akatos (19$%)& Tulisan ini mencoba untuk
melakukan hal ini&
Makalah ini ber/okus terutama pada buku )atts dan +immerman 19," dan
literatur akuntansi empiris dari pilihan akuntansi dan penelitian akuntansi
berbasis pasar modal& #iteratur akuntansi empiris disurvei untuk menentukan
bagaimana PAT telah berkembang selama empat dekade terakhir&
Makalah ini membahas tiga isu metodologi yang saling terkait: (a)
bagaimana PAT berkembang dari .aktu ke .aktu (b) peran counterevidence
@ anomali dalam PAT dan (c) bagaimana sebuah teori harus dipilih diantara
teori lainnya& !etiga hal tersebut dipilih karena sebagaimana disebutkan di
atas Popper (1959) !uhn(199") dan #akatos (19$%) tidak memberikan
account yang sama dari masalah ini sebagaimana hal tersebut berlaku untuk
ilmu pengetahuan&
(isa dari makalah ini adalah terstruktur sebagai berikut: 1agian berikutnya
memberikan gambaran singkat dari perkembangan teori akuntansi positi/
dan sketsa ini ber/ungsi sebagai dasar untuk diskusi dalam 1agian 94$&
1agian 9 membahas kontribusi PAT ke praktik akuntansi dan 1agian ;
membahas kesulitan PAT& 1agian 54$ membandingkan pola perkembangan
dengan tiga akun standar pengembangan ilmu pengetahuan& 1agian terakhir
berisi kesimpulan&
Development PAT
PAT mulai dengan memeriksa beberapa asumsi yang mendasari akuntansi
normati/ selama 19"%4an& -ua set studi empiris dilakukan& (atu set studi
(misalnya 1all * 1ro.n 19",8 1eaver 19",8 Aoster 19$$8 1eaver 7larke
* )right 19$98 1eaver #ambert * Morse 19,%8 Brant 19,%8 Mc:ichols
* Manegold 19,9) meneliti hubungan antara angka laba akuntansi dan
harga saham& =asil penelitian menun'ukkan bah.a angka laba
mencerminkan /aktor4/aktor (misalnya arus kas dan risiko) yang relevan
dengan penilaian saham& =al ini menurut )atts dan +immerman (19,")
merusak klaim dalam literatur akuntansi normati/ bah.a angka laba
akuntansi yang berarti karena mereka dihitung dengan menggunakan
beberapa basis penilaian& (et kedua studi (misalnya !aplan * Coll 19$<8
(under 19$9 19$58 Cicks 19,<8 1iddle * #indahl 19,<) berusaha untuk
membedakan antara dua hipotesis yang bersaing: no4e/ek hipotesis dan
;
hipothesis mekanistik& 1ukti dalam kedua studi ini adalah penggabungan
dan tidak bisa berhasil membedakan antara dua hipotesis yang bersaing ini&
(eperangkat studi diatas telah menggunakan 5/isien Pasar =ipotesis
(5M=a) dan 7apital Asset Pricing Model (7APM) sebagai dasar yang
mendasari mereka& (elan'utnya diasumsikan bah.a contracting cost adalah
nol& (ecara keseluruhan studi ini menimbulkan keraguan tentang
descriptiveness empiris berikut asumsi yang mendasari resep normati/
selama tahun 19"%: (a) =anya ada satu sumber in/ormasi tentang
perusahaan (b) angka laba tidak berguna karena mereka tidak disiapkan
berdasarkan basis tunggal dan (c) adalah mungkin untuk menyesatkan pasar
saham dengan memanipulasi 'umlah laba melalui pilihan akuntansi& (tudi
kandungan in/ormasi mengungkapkan bah.a asumsi ini tidak seperti
deskripsi dari dunia nyata& 5M= menyiratkan bah.a ada persaingan untuk
in/ormasi& 1anyak alternati/ sumber in/ormasi tentang perusahaan seperti
in/ormasi yang dirilis oleh mana'emen dan .a.ancara personil perusahaan
dengan analis& Pengamatan asosiasi antara laba tak terduga dan tingkat
pengembalian yang abnormal mengungkapkan bah.a 'umlah laba
mencerminkan /aktor yang relevan untuk valuasi saham meskipun tidak
dihitung secara tunggal& (elain itu orang4orang percaya di 5M= dan 7APM
berpendapat bah.a tidak mungkin secara sistematis dengan perubahan
akuntansi menyesatkan pasar &Pasar membedakan antara perubahan
akuntansi yang disebabkan memiliki e/ek arus kas dan perubahan tanpa e/ek
arus kas& -engan demikian hipotesis mekanistik adalah tidak seperti
deskripsi dunia nyata&
(eperti disebutkan di atas studi a.al tidak bisa berhasil membedakan antara
no4e/ek hipotesis dan hipotesis mekanistik& 3ni tidak mengarah pada
penolakan terhadap no4e/ek hipotesis& (ebaliknya hasil mengarahkan
peneliti untuk meneliti aspek4aspek metodologi studi tersebut dan
mempertanyakan validitas empiris dari satu asumsi penting (yaitu nol biaya
kontrak) yang mendasari tes& ini telah menyebabkan terobosan dalam
penelitian akuntansi& 3ni telah lama diadakan dalam ilmu ekonomi yang
kontrak biaya non4nol (7oase 199$)& Peneliti akuntansi telah meninggalkan
asumsi nol transaksi dan in/ormasi biaya&

Terobosan ini membuka pintu untuk kemungkinan pen'elasan dan prediksi
variasi praktik akuntansi di seluruh perusahaan& 3de utama di balik literatur
ini adalah bah.a perusahaan adalah perhubungan kontrak dan metode
5
akuntansi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari set kontrak ((under
199$)& Angka akuntansi digunakan untuk menulis memantau dan
menegakkan kontrak ((under 199$)& -ilihat dalam hal ini akuntansi dapat
mempengaruhi nilai perusahaan melalui dampaknya terhadap kontrak&
Akuntansi tidak lagi sekedar bentuk seperti yang diasumsikan di ba.ah
5M= dan 7APM & !e'atuhan asumsi nol kontrak biaya telah menun'ukkan
bah.a metode akuntansi memiliki potensi untuk mempengaruhi arus kas
kepada pihak yang mengontrakkan& -engan demikian memberikan insenti/
kepada pihak kontraktor untuk mempengaruhi metode akuntansi&
Meskipun ide di atas bersi/at umum studi a.al empiris pilihan akuntansi
menyelidiki dampak variabel yang terkait dengan rencana bonus berbasis
pendapatan utang dan proses politik yang mempengaruhi perusahaan& Tiga
hipotesis utama yang diu'i adalah sebagai berikut: (a) the bonus plan
hypothesis (b) debt4eDuity hypothesis dan (c) political cost hypotesis
()atts * +immerman 19,")& The bonus plan hypotesis menyatakan bah.a
perusahaan dengan rencana bonus memilih metode akuntansi sehingga dapat
meningkatkan laba periode ber'alan& Debt-equity hypothesis mengatakan
bah.a perusahaan dengan rasio utang4ekuitas yang lebih tinggi memilih
prosedur akuntansi sehingga untuk menggeser laba dari periode mendatang
ke periode ber'alan& Political cost hypotesis mengatakan perusahaan yang
besar daripada perusahaan kecil memilih metode akuntansi yang menggeser
laba dari periode saat ini untuk periode mendatang& 6kuran telah digunakan
sebagai variabel proEy untuk perhatian politik di penelitian a.al (mis )atts
* +immerman 19,")& Fang mendasari semua hipotesis ini adalah asumsi
non4Gero contracting cost ()atts * +immerman 19,")& 1ukti empiris
umumnya konsisten dengan hipotesis ini ()atts * +immerman 19," pasal
11 7hristie 199%)& Aliran lain penelitian meneliti e/ek harga saham dari
perubahan akuntansi 4 baik mandat dan sukarela ()atts * +immerman
19," pasal 1<)&
(tudi a.al mana'emen laba telah diperluas untuk menyelidiki mana'emen
laba dalam situasi yang berbeda& (ebagai contoh penelitian telah meneliti
mana'emen laba sekitar peristi.a spesi/ik (misalnya buyout mana'emen
-eAngelo 19,"8 negosiasi tenaga ker'a #iberty * +immerman 19,"8
ProEy kontes -eAngelo 19,,8 penyelidikan bantuan impor 0ones 19918
eksekuti/ non4rutin perubahan Pourciau 19998 dan pena.aran umum
perdana Teoh )ong * Cao 199,)& Masih ada penelitian lain yang
menyelidiki hubungan antara karakteristik corporate governance dan
mana'emen laba (misalnya dampak kepemilikan institusional pada C * -
"
perilaku 1ushee 199,8 dampak direktur independen dan kepemilikannya
75H pada pendapatan mana'emen Ceitenga * Tearney <%%98 dampak
kemudian 1ig " auditor pada akrual diskresioner 1ecker et al 199,8
Arancis Mayde. * (parks 19998 dampak 1ig " auditor industri keahlian
pada mana'emen laba !rishnan <%%98 hubungan antara auditor biaya untuk
'asa audit dan nonaudit dan mana'emen laba Arankel 0ohnson * :elson
<%%<8 dampak direksi luar dan komite audit pada akrual tidak normal
Peasnell Paus * Foung <%%58 hubungan antara karakteristik de.an
direktur dan konservatisme Ahmed * -uellman <%%$)& 0uga beberapa
studi telah meneliti alasan konservatisme akuntansi ()atts <%%9a <%%9b)&
-i sisi lain penelitian akuntansi berbasis pasar modal telah diperluas untuk
menyelidiki relevansi nilai angka akuntansi& 7abang penelitian akuntansi
berbasis pasar modal ini dimotivasi oleh pertimbangan penetapan standar
(1arth 1eaver * #andsman <%%1)& (ebagai contoh penelitian berbasis
pasar modal telah memeriksa apakah nilai .a'ar adalah nilai4relevan dalam
pengaturan yang berbeda (Amerika Asosiasi Akuntansi !euangan !omite
(tandar Akuntansi <%%58 1arth 1eaver * #andsman 199" <%%18 1arth *
7linch 199,8 #andsman <%%$8 5ccher Camesh * Thiagara'an 199")&
lebih baru4baru ini penelitian empiris telah memeriksa relevansi nilai angka4
angka akuntansi yang dilaporkan di ba.ah set berbeda yang berlaku umum
Prinsip Akuntansi (misalnya BAAP 0erman 3nternational Ainancial
Pelaporan (tandar dan 6( BAAP8 7larkson et al <%%98 =ung *
(ubramanyam <%%$8 Morais * 7urto <%%9)&
PAT and Accounting Practice
PAT telah meningkatkan pemahaman tentang berbagai /enomena dan
masalah akuntansi & (ebagai contoh itu telah menghasilkan .a.asan
penting ke dalam hubungan antara angka akuntansi dan return saham dan
insenti/ pelaporan keuangan mana'emen& Meskipun demikian kontribusinya
terhadap praktik akuntansi sangat terbatas& Praktik akuntansi telah
berkembang selama ratusan tahun melalui interaksi segudang /aktor
(5d.ards 19,9) dan proses perubahan dalam praktek akuntansi telah
lambat&
Penemuan penelitian akuntansi positi/ bagaimanapun telah
mengin/ormasikan perdebatan pada masalah akuntansi penting& (ebagai
contoh penelitian akuntansi positi/ telah membantu membentuk perdebatan
/air value (1arth et al <%%18& =olthausen * )atts <%%1)& Perdebatan /air
$
value berpusat pada apakah nilai .a'ar harus diberi mandat sebagai atribut
pengukuran dalam laporan keuangan& Perdebatan tentang nilai pasar
sebenarnya sangat tua (7hambers 19""8 3'iri 19$58 #ittleton 19598
Mac:eal 19998 Paton * #ittleton 19;%)& 1ukti empiris bagaimanapun
sekarang ada pada pro dan kontra dari pengukuran nilai .a'ar& untuk
Misalnya literatur relevansi nilai telah mendokumentasikan bah.a nilai
.a'ar aset adalah nilai yang relevan dalam beberapa pengaturan (American
Association Akuntansi !euangan !omite (tandar Akuntansi <%%58
#andsman <%%$)& -i sisi lain sumber tersebut mengatakan bah.a akuntansi
nilai .a'ar adalah ukuran yang lembut terutama ketika diukur dengan
mengacu pada model dan mudah untuk memanipulasi perkiraan nilai .a'ar&
-okumen literatur PAT bah.a mana'emen mengelola laba yang dilaporkan
untuk melayani tu'uan ()atts * +immerman 19,")& 1aru4baru ini
penelitian mendokumentasikan bah.a mana'emen memanipulasi perkiraan
nilai .a'ar& Misalnya 1enston (<%%") memberikan bukti pada penggunaan
yang cukup luas dari nilai .a'ar oleh 5nron dan berpendapat bah.a
penyalahgunaan nilai .a'ar oleh mana'emen memberikan kontribusi
terhadap kehancurannya& 1yrne 7lacher =illier * =odgson (<%%,) telah
melaporkan variasi substansial dalam asumsi 4 tingkat diskonto upah
pertumbuhan eEpected return on eDuity discount rate spread dan eDuity
return spread 4 digunakan dalam nilai .a'ar akuntansi untuk pensiun di
3nggris& Mereka lebih 'auh menyarankan bah.a variasi asumsi yang terkait
tidak untuk /undamental ekonomi tetapi untuk moti/ mana'emen untuk
mengembangkan pendapatan dari program pensiun aktiva& -emikian pula
literatur PAT telah mengin/ormasikan perdebatan aset tidak ber.u'ud yang
berpusat apakah intangible asset yang dihasilkan secara internal harus diakui
dalam laporan keuangan& #iteratur nilai relevan telah menyarankan bah.a
pengungkapan intangible dalam laporan keuangan adalah nilai yang relevan&
Temuan ini telah men'adi dasar untuk usulan bah.a akuntansi saat ini untuk
intangible men'adi berubah (lihat misalnya #ev * +aro.in 19998 #ev
<%%1)&
(elan'utnya hasil dalam PAT telah menyarankan situasi di mana
kemungkinan mana'emen untuk mengelola laba& Misalnya pendapatan
dikelola ketika bonus mana'emen tergantung pada laba yang dilaporkan
(=ealy 19,5) ketika perusahaan hendak melanggar per'an'ian utang (-uke
* =unt 199%8 Tekan * )eintrop 199%) bila penghasilan tahun ber'alan
kemungkinan akan 'atuh pendek dari benchmark tertentu (misalnya
pendapatan tahun lalu menghindari kerugian dan e/ek perkiraan analis8 mis
1urgstahler * -ichev 199$) ketika perusahaan4perusahaan menerbitkan
,
saham (Teoh et al& 199,) ketika ada perubahan dalam mana'emen
(Pourciau 1999)& audit (tandar tersebut mengharuskan auditor untuk
mengidenti/ikasi dan menilai risiko salah sa'i material dalam laporan
keuangan (misalnya Auditing 3nternasional dan 0aminan (tandards 1oard
I3AA(1J <%%9)& Temuan ini dapat membantu auditor mengidenti/ikasi
situasi yang mungkin manipulasi laba&
Difculties of PAT
-alam menge'ar penelitian akuntansi dalam modul ilmu pengetahuan PAT
telah menghadapi dua kesulitan& Pertama ada perdebatan pan'ang apakah
metodologi ilmu4ilmu science sesuai untuk ilmu sosial& -urkheim (19";)
percaya bah.a metodologi science dapat digunakan untuk mempela'ari
/enomena sosial& -ia memperlakukan /enomena sosial sebagai hal4hal dan
berpendapat bah.a mereka diperlakukan sebagai sesuatu& -engan demikian
mereka dapat dipela'ari secara ob'ekti/ sebagai hal4hal eksternal& -i sisi lain
#essno// (19$;) percaya bah.a model dari ilmu /isika tidak sesuai untuk
ilmu4ilmu sosial di beberapa aspek& -ia berargumen bah.a untuk melihat
peristi.a sebagai tindakan manusia perlu untuk mena/sirkan perilaku
empiris yang diamati dari sisi kategori mental& 3ni adalah aspek sub'ekti/
dari perilaku bukan aspek /isiknya yang berarti tindakan& !onsisten dengan
pandangan #essno// (19$;) )hitley (19,,) dan Mouck (199%) berpendapat
terhadap ketergantungan peneliti akuntansi pada /ilsa/at ilmu pengetahuan
alam&
(atu pertanyaan utama dimana peneliti PAT berusaha untuk men'a.ab
mengapa mana'er membuat pilihan akuntansi seperti yang mereka lakukan&
Menurut intentionalism pen'elasan harus ditulis dalam istilah dari proses
mental dari agen (yaitu mana'er Aay 199")& Pen'elasannya harus ditulis
dalam istilah keyakinan dan alasan yang ditimbang di pikiran mana'er pada
saat membuat pilihan akuntansi& validitas pen'elasan tidak tergantung pada
keteraturan perilaku pilihan akuntansi tertentu dalam situasi yang sama
seperti diri agen sendiri dan orang lain (#essno// 19$;)& =al ini karena
manusia makhluk tidak selalu resor untuk tindakan yang sama dalam situasi
yang sama& -ua orang dapat mengambil dua tindakan berbeda dalam situasi
yang sama dan tindakan yang sama dalam situasi yang berbeda&
Posisi metodologis peneliti PAT mirip dengan posisi behavioris& 3denya
adalah bah.a proses mental dapat dide/inisikan dalam hal perilaku yang
dapat diamati& Posisi metodologis ini mendasari penelitian mana'emen laba&
9
Misalnya ketika penelitian empiris menemukan bah.a mana'er cenderung
menggeser pendapatan dari periode mendatang ke periode ber'alan ketika
kondisi dalam per'an'ian utang mencapai batas mereka asumsi adalah
bah.a ketatnya kondisi yang disebabkan periode ber'alan income increasing
pilihan akuntansi (-uke * berburu 199%8 Tekan * )eintrop 199%)& )atts
dan +immerman (19,") menekankan sampel besar dan metode statistik&
:amun dengan menggunakan metode sampel dan statistik besar tidak dapat
sepenuhnya menyelesaikan masalah yang diangkat oleh Aay (199") dan
#essno// (19$;)& (ebagai contoh penelitian mana'emen laba telah
mengandalkan pemisahkan akrual diskresioner dari akrual non4discretionary
dan merancang berbagai model regresi untuk memperkirakan akrual non4
discretionary& 1esarnya diperkirakan akrual dari model telah diperlakukan
sebagai akrual non4discretionary dan istilah kesalahan dari model4model
regresi telah diartikan sebagai kebi'aksanaan dan karenanya oportunistik
(1all * (hivakumar <%%")& Kaliditas interpretasi dari istilah kesalahan
sebagai diskresi dan oportunistik tergantung pada asumsi bah.a hubungan
antara akrual dan variabel model mekanistik yang tidak bisa dipertahankan&
akuntansi standar (misalnya -e.an (tandar Akuntansi 3nternasional
I3A(1J <%%9) mengakui bah.a mana'emen menggunakan penilaian dan
estimasi dalam proses akuntansi&
!edua generalisasi hipotesis PAT dibatasi oleh lingkungan akuntansi dan
.aktu& untuk misalnya tiga hipotesis diu'i secara luas dari mana'emen laba
(yaitu the bonus plan hypotesis debt4eDuity hipotesis dan political cost
hypotesis) memiliki latar belakang lingkungan kelembagaan tertentu dan
mungkin tidak sama berlaku di semua budaya ((under 19998 (a.abe *
Fama'i 1999)& Ali dan =.ang (<%%%) menemukan bah.a nilai relevan laba
dan nilai buku ekuitas tergantung pada /aktor spesi/ik negara& Penelitian
yang lebih baru telah menemukan bah.a kualitas laba tergantung pada
/aktor4/aktor kelembagaan seperti struktur kepemilikan taE4book
con/ormity pentingnya pasar saham di negara ekonomi penegakan hukum
dan lain4lain (1all Cobin * )u <%%98 (oderstrom * (un <%%$)& 1egley
dan Areedman (<%%;) menemukan bah.a peran angka akuntansi dalam
kontrak utang publik berubah selama periode 19$54<%%%& Arekuensi
pembatasan basis akuntansi pada dividen dan pin'aman menurun secara
signi/ikan dari sampel 19$5419$9 ke 19994<%%%& -engan demikian berbeda
dengan science generalisasi PAT dibatasi oleh lingkungan kelembagaan dan
.aktu&
1%
PAT: Normal Science or Extraordinary Science?
Menurut Popper (1959)science seperti yang dilakukan oleh para ilmu.an
merupakan hal yang luar biasa dimana ilmu.an terus berusaha menyangkal
teori& -i sisi lain (199") posisi !uhn adalah bah.a yang normal science
merupakan sebagian besar kegiatan ilmiah dari komunitas ilmiah& Perlu
dicatat bah.a Popper (19$%) mengakui adanya normal science& :amun
sikapnya terhadap normal science sangat berbeda dari !uhn& (ementara
!uhn melihat normal science sebagai hal yang penting untuk kema'uan
science Popper menganggap sikap yang tidak kritis sebagai
ketidakberuntungan normal science&
(ketsa singkat perkembangan PAT yang digambarkan dalam bagian <
tampaknya menun'ukkan bah.a apa yang !uhn (199") sebut normal science
merupakan ciri perkembangan PAT dalam aspek penting& Menurut dia
normal science terlibat dalam upaya rinci untuk mengartikulasikan
paradigma dengan tu'uan untuk meningkatkan persaingan antara norlmal
science dan alam& -ia berargumen bah.a paradigma akan selalu cukup tepat
dan terbuka untuk meninggalkan banyak 'enis peker'aan yang harus
dilakukan& !uhn menggambarkan normal science sebagai kegiatan
memecahkan teka4teki diatur oleh aturan paradigma& Teka4tekinya bersi/at
teoritis dan eksperimental&
!uhn (199") menegaskan bah.a para ilmu.an normal science tidak kritis
terhadap paradigma yang mereka ker'akan& =anya dengan begitu mereka
dapat memusatkan upaya mereka pada artikulasi rinci paradigma dan untuk
melakukan peker'aan yang diperlukan untuk menyelidiki esoteris science
secara mendalam&
PAT telah mende/inisikan masalah yang sah dan metode untuk para peneliti&
Permasalahan yang men'adi perhatian para peneliti positi/ adalah sebagai
berikut: Mengapa mana'emen memilih metode akuntansi tertentu bukan
orang lainL Mengapa mana'emen beralih dari satu metode akuntansi ke
metode yang lainL apa insenti/ dan kendala yang mana'emen hadapi dalam
membuat pilihan akuntansiL Apakah laba akuntansi mengandung in/ormasi
untuk harga sahamL Pertanyaan4pertanyaan ini telah menduduki peneliti
akuntansi positi/ empat dekade terakhir&
)att dan +immerman (19$,) menyebarkan gagasan bah.a insenti/
mana'emen menentukan posisi lobi mereka dalam sebuah standar akuntansi&
11
Peneliti kemudian mengembangkan ide ini dan mengembangkan banyak
hipotesis menghubungkan insenti/ mana'emen dan perilaku mereka dalam
membuat pilihan akuntansi& (e'ak 19$, peneliti PAT telah melibatkan diri
mereka sendiri dalam perluasan dan artikulasi dari teori ini&
-ua contoh ilustrasi di atas& Fang pertama adalah pengukuran dari variabel
dependen (yaitu pilihan akuntansi oleh mana'emen) dalam studi mana'emen
pendapatan& Para peneliti a.al (misalnya -eakin 19$98 =agerman *
+mi'e.ski 19$98 -hali.al 19,%) menyelidiki pilihan prosedur Akuntansi
single (misalnya metode4metode depresiasi metode biaya persediaan) pada
suatu .aktu& =al ini menyebabkan kritik bah.a mana'er memanipulasi
angka4angka pendapatan tidak melalui prosedur akuntansi tetapi melalui
se'umlah prosedur akuntansi yang tersedia untuk mana'emen& +mi'e.ski dan
=agerman (19,1) memperbaiki studi sebelumnya dengan menyelidiki
porto/olio prosedur akuntansi& =ealy (19,5) melan'utkan dan menggunakan
akuntansi akrual sebagai variabel dependen untuk menangkap e/ek se'umlah
keputusan discretionary baik akuntansi dan nyata oleh mana'emen&
(ementara akrual menyediakan ringkasan mengukur kebi'aksanaan
mana'erial dan ini mungkin perbaikan atas studi sebelumnya itu menderita
kekurangan tertentu (!aplan 19,5)& =ealy (19,5) menggunakan total akrual
sebagai proEy untuk discretionary akrual& Peneliti (misalnya !aplan 19,58
Mc:ichols * )ilson 19,,) telah menanyakan apakah total akrual bersi/at
selalu discretionary& 3ni kemudian melibatkan peneliti positi/ untuk
mendesain model yang lebih baik dari discretionary akrual& -eAngelo
(19,") -echo. * -ichev (<%%<) -echo. * (loan (1991) decho. (loan
* (.eeney (1995) 0ones (1991) !othari #eone * )asley (<%%5) dan
(yamsul et al& (199,) telah mengembangkan model yang berbeda dari
discretionary akrual&
!edua seperti disebutkan sebelumnya tiga hipotesis yang paling diu'i
adalah the plan bonus hypotesis debt4eDuity hypotesis and the siGe
hypotesis& (tudi a.al menggunakan variabel proEy mentah me.akili bonus
mana'erial kendala per'an'ian hutang dan biaya politik& :amun seiring
.aktu berlalu peneliti memperbaiki baik teori maupun variabel& Misalnya
para peneliti a.al menggunakan variabel dummy untuk me.akili
keberadaan rencana bonus untuk mengu'i the plan bonus hypothesis& Peneliti
kemudian (misalnya =ealy 19,5) memeriksa rincian rencana bonus dan
menghasilkan hipotesis yang menghubungkan detail rencana bonus dengan
arah dari pendapatan mana'emen & 6paya serupa (misalnya -uke * berburu
199%8 Tekan * )eintrop 199%) dalam mengartikulasikan debt4eDuity
1<
hypotesis& (elain itu para peneliti a.al (misalnya .att * +immerman
19$,) menggunakan ukuran sebagai proEy untuk polical cost& =al ini dikritik
di daerah yang ukuran proEy mungkin untuk variabel selain biaya politik
(.att * +immerman 199%)& !emudian studi meneliti pilihan perilaku
mana'er akuntansi dalam menanggapi situasi yang mencerminkan
sensitivitas perusahaan untuk situasi politik yang spesi/ik& 0ones (1991)
menyelidiki perilaku Mana'er dalam menentukan pilihan akuntansi oleh
produsen domestik yang akan mendapat man/aat dari perlindungan impor&
3lustrasi pada contoh diatas (a) bagaimana satu studi dibangun pada studi
sebelumnya dan (b) bagaimana PAT mende/inisikan pertanyaan4pertanyaan
yang dia'ukan& 7ontoh4contoh ini 'uga menggambarkan bah.a sementara
peneliti telah berkomitmen untuk kerangka dasar untuk menyelidiki pilihan
akuntansi (yaitu insenti/ mana'emen men'elaskan pilihan akuntansi)
mereka telah kritis dalam kerangka tersebut& -engan demikian mereka telah
membuat kritik konstrukti/ dari rekan4rekan yang beker'a dan bergerak
sendiri untuk mengembangkan model4model yang lebih baik&
Role of Anomalies
Popper (1959) memberikan satu account science paling terkenal& -ia adalah
seorang /alsi/icationist& #akatos (19$%) menggambarkan tiga merek
/alsi/icationism: dogmatis nai/ dan canggih& -ogmatis /alsi/icationism
mengatakan bah.a semua teori adalah dugaan dan science tidak dapat
membuktikan8 itu dapat menyangkal& Pendukung meminta bah.a sekali
menyangkal teori itu harus tanpa syarat ditolak& 3ni berarti bah.a science
tumbuh dengan penggulingan berulang teori oleh /akta4/akta (#akatos
19$%)& :ai/ /alsi/icationism mirip dengan dogmatis /alsi/icationism kecuali
bah.a beberapa keputusan metodologis perlu diambil dalam nai/
/alsi/icationism& #akatos (19$%) menyebutkan dua karakteristik umum untuk
kedua dogmatis dan nai/ /alsi/icationism: (a) sebuah tes yang4 atau harus
dilakukan4 dua sudut pertarungan antara teori dan percobaan dan (b) hasil
yang paling menarik dari kon/rontasi ini adalah penyangkalan teori& Peneliti
PAT tidak mengikuti metodologis dari paham /alsi/icationism&
PAT se'auh ini menekankan veri/ikasi& 1ukti konsisten dengan hipotesis
telah diambil untuk memberikan dukungan bagi hipotesis& -ari sudut
pandang logis hipotesis tidak bisa selalu benar hanya karena itu sesuai
dengan /akta4/akta (1laug 199<)& (ementara bukti yang konsisten
memberikan tingkat dukungan tertentu kepada hipotesis itu tidak perlu
19
selalu berarti kebenaran hipotesis& )atts dan +immerman (199%) secara
implisit mengakui ini& Meskipun bukti yang menguatkan akumulasi
mendukung PAT mereka mengakui masalah pena/siran dari keteraturan
empiris yang diamati dalam akuntansi penelitian positi/& Terutama mereka
berpendapat bah.a variabel yang dihilangkan mungkin bertanggung 'a.ab
atas bukti yang dikumpulkan dalam studi pilihan akuntansi& -engan
demikian mungkin salah mengatributkan keteraturan ini dengan variabel
yang berhubungan dengan kompensasi mana'emen utang dan proses
politik&
1eberapa (misalnya 7hristenson 19,98 (terling 199%) mengkritik PAT
karena tidak mengikuti perintah metodologis Popper& !ritik ini tidak pada
tempatnya& Anomali berlimpah dalam ilmu (#akatos 19$%)& 7halmers
(1999) mungkin benar ketika ia mengatakan bah.a teori4teori yang
dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari teori4teori ilmiah tidak akan
pernah berkembang 'ika mereka telah ditolak dalam tahap a.al& -alam nada
yang sama )atts dan +immerman (199%) berpendapat dalam menanggapi
=ines M(19,,) kritik dari kelemahan dalam paper )atts dan +immerman
19$, bah.a 'ika semua perintah metodologis diterapkan dalam satu paper
maka tidak akan pernah ada penelitian yang akan dipublikasikan& Popper
(19$%) kemudian mengakui bah.a dogmatisme yang memiliki peran penting
dalam sains& 0ika para ilmu.an menyerah pada kritik terlalu mudah mereka
seharusnya tidak pernah mencari tahu di mana kekuatan teori yang
sesungguhnya terletak&
)atts dan +immerman (19,") mengusulkan bah.a anomali tidak perlu
mengarah pada pengabaian teori& )atts dan +immerman (199% hal& 15%)
menyatakan bah.a teori tidak boleh dibuang hanya dengan adanya
pengamatan yang tidak konsisten& Tidak ada teori yang pernah memprediksi
semua /enomena dengan berhasil& -ata4teori yang cocok tidak pernah
sempurna& Apa yang mengarahkan ke ditinggalkannya teori adalah
munculnya teori alternati/ dengan kekuatan pen'elas yang lebih besar ()atts
* +immerman 199% hal& 1;%)& -alam rasa penting posisi ini menyerupai
!uhn (199") dan dari /alsi/icationism yang canggih& (199") studi !uhn
tentang se'arah ilmu pengetahuan menun'ukkan bah.a paradigma
dinyatakan tidak valid ketika paradigma alternati/ muncul untuk mengambil
tempatnya (hal& $$)& !eputusan untuk meninggalkan paradigma adalah
bersamaan dengan keputusan untuk menerima paradigma alternati/&
!eputusan itu melibatkan perbandingan antara paradigma alternati/ dan
antara paradigma dan alam& Menurut /alsi/icationism teori ilmiah To
1;
dipalsukan 'ika teori lain T1 telah muncul dengan karakteristik berikut : (a)
T1 memiliki kandungan empiris melebihi To8 yaitu T1 memprediksi /akta4
/akta baru (b) T1 men'elaskan keberhasilan To sebelumnya dan (c)
beberapa konten empiris kelebihan T1 telah dikuatkan (#akatos 19$% hal&
11")&
Anomali pasar saham berbasis akuntansi menggambarkan sikap peneliti PAT
terhadap anomali& 1all dan 1ro.n (19",) melaporkan bukti pada
pengumuman post4earning4 dri/t (P5A-) dan se'ak itu penelitian lain
(misalnya (loan 199"8 =irshlei/er =ou Teoh * +hang <%%;8 Ta//ler #u
* !ausar <%%;) mendokumentasikan anomali berbasis akuntansi lainnya&
(eperti catatan :ichols dan )ahlen (<%%;) P5A- tetap men'adi salah satu
anomali yang paling membingungkan dalam pengu'ian e/isiensi pasar modal
berbasis akuntansi keuangan& :amun para peneliti akuntansi berbasis pasar
modal belum meninggalkan hipotesis pasar e/isien& (ebaliknya para peneliti
telah melihat data dan u'i statistik yang lebih kritis e/isiensi pasar
dide/inisikan ulang dan menyarankan pen'elasan alternati/ untuk anomali
dan peluang penelitian lebih lan'ut& 1asu (<%%;) adalah salah satu contoh&
(etiap /akta yang diamati adalah /akta dalam penerangan teori interpretatif
(#akatos 19$%)& 1ila ada bentrokan /akta yang diamati dengan teori
bentrokan mungkin antara teori yang diu'i dan teori interpreti/& -engan
demikian bentrokan antara /akta dan teori tidak perlu diindikasikan bah.a
teori yang diu'i men'adi dieliminasi8 bukan mungkin menun'ukkan
kebutuhan untuk menin'au teori interpretati/& 1aik #akatos (19$%) dan
Aeyerabend (1999) menyatakan bah.a hal ini ter'adi dalam se'arah ilmu
pengetahuan&
(eperti dibahas sebelumnya model akrual telah digunakan untuk
memperkirakan akrual diskresioner yang telah digunakan sebagai variabel
dependen dalam penelitian mana'emen laba& -engan demikian data akrual
adalah diskresioner dalam penerangan teori yang mendasari model akrual
tertentu& 0ika data akrual diskresioner gagal untuk mengkon/irmasi
mana'emen laba kegagalan tidak perlu diindikasikan bah.a teori yang diu'i
(yaitu mana'emen laba) ditolak8 bukan mungkin menun'ukkan kebutuhan
untuk menin'au model akrual& Memang para peneliti PAT telah
menginvestasikan upaya penelitian yang cukup besar dalam membangun
model yang berbeda dari akrual& investigasi model akrual benar4benar
dimulai tanpa anomali yang signi/ikan& 1ahkan =ealy 19,5 dalam papernya
yang sudah menggunakan akrual dalam menyelidiki mana'emen laba untuk
15
pertama kalinya dan datang dengan bukti yang konsisten dengan hipotesis
nya menyebabkan !aplan (19,5) untuk meningkatkan pertanyaan tentang
kesesuaian akrual Model =ealy&
#akatos (19$%) mengakui bah.a telah ter'adi percobaan penting dalam
se'arah ilmu pengetahuan dan percobaan tersebut menyebabkan penolakan
teori& :amun ia menun'ukkan bah.a proses eliminasi lambat dan kadang4
kadang memakan .aktu puluhan tahun& -ia lebih 'auh berpendapat bah.a
percobaan penting men'adi penting setelah munculnya teori yang lebih baik
(#akatos 19$% hlm& 15,459)& Tin'auan ulang memainkan peran penting
dalam hal ini& (elan'utnya telah dicatat dalam se'arah ilmu pengetahuan
bah.a dengan berlalunya .aktu anomali telah berubah men'adi bukti yang
menguatkan teori yang diu'i (#akatos 19$%)&
Cespon peneliti positi/ terhadap kegagalan studi a.al dalam membedakan
antara hipotesis yang bersaing N the no e//ect hypothesis (tidak ada e/ek
hipotesis) dan hipotesis mekanistik 4 mengilustrasikan sikap peneliti positi/
terhadap data dan teori& !egagalan studi a.al untuk membedakan antara
hipotesis bersaing tidak menuntun mereka untuk menolak 5M=& 3ni karena
tes terhadap no4e//ect hypothesis (hipotesis tanpa e/ek) adalah u'i hipotesis
gabungan dari 5M= 7APM dan Gero contracting cost (nol biaya kontrak)
()atts * +immerman 19," p& $;)& !egagalan mungkin disebabkan oleh
empiris non4descriptiveness dari salah satu asumsi 4 5M= 7APM atau
biaya transaksi nol& (eperti disebutkan sebelumnya bukannya menolak
5M= dan 7APM peneliti mulai menga'ukan pertanyaan tentang validitas
deskripti/ Gero transaction cost dan akhirnya men'atuhkan asumsi& ini
menun'ukkan bah.a peneliti positi/ tidak menganggap bukti empiris sebagai
.asit akhir dari teori& 1aik data dan teori memiliki pengaruh satu sama lain&
Penilaian yang komplek memasuki proses evaluasi teori&
Men'atuhkan asumsi Gero contracting cost pada kenyataannya
menyebabkan Mouck (199% hlm& <9"4<9$) untuk mempertimbangkan PAT
sebagai menyerupai program penelitian #akatosian& Kaliditas argumen ini
adalah tersangka karena men'atuhkan asumsi Gero contracting cost
menyebabkan munculnya program penelitian berbeda dari penelitian
akuntansi berbasis pasar modal& 1aris baru adalah penelitian di bidang
pilihan akuntansi& Memang benar bah.a men'atuhkan asumsi Gero
contracting cost memungkinkan peneliti positi/ men'elaskan pilihan
akuntansi& !edua program penelitian bagaimanapun mengalamatkan isu4isu
yang berbeda& Program penelitian yang baru men'a.ab pertanyaan yang
1"
berbedamembiarkan pen'elasan yang mandiri tentang kesuksesan penelitian
akuntansi berbasis pasar modal& Pola perkembangan ini tidak sesuai program
#akatosian karena berdasarkan program ini penyesuaian dilakukan sebagai
sabuk pelindung untuk mengakomodasi /akta baru (#akatos 19$% pp&1994
9$)& (etelah penyesuaian program penelitian #akatosian terus men'elaskan
konten yang tidak bisa ditolak dari teori versi sebelumnya&
hoice of Theory
)atts dan +immerman (199% hlm& 1;%) posisi bah.a teori ditinggalkan
ketika teori alternati/ dengan kekuatan pen'elas yang lebih besar mulai
muncul menun'ukkan bah.a persaingan antara teori saingan bisa diputuskan
secara rasional& Teori dengan kekuatan pen'elas yang lebih besar dipilih& =al
ini menun'ukkan bah.a Peneliti PAT mempertimbangkan pengetahuan
kumulati/ di alam& Popper (19$% hlm& 5"45$) berlangganan dengan ide ini&
-ia percaya bah.a perbandingan kritis antara kerangka bersaing adalah
selalu mungkin& Pada sisi lain !uhn menyarankan bah.a paradigma
saingan tidak dapat dibandingkan& -engan demikian perdebatan paradigma
saingan tidak dapat diselesaikan dengan logika atau percobaan sa'a (!uhn
199" hlm& 1;,415%)& (alah satu /itur penting dari acoount ilmu !uhn adalah
bah.a pengetahuan tidak bersi/at kumulati/& 3ni kontras dengan posisi
peneliti PAT M&
Masalah dengan posisi di atas dari PAT pada pilihan teori adalah bah.a
mungkin tidak ada teori dengan kekuatan pen'elas lebih besar muncul tiba4
tiba& !ekuatan pen'elasan yang PAT sekarang miliki adalah hasil dari upaya
penelitian empat dekade& 0adi 'ika kekuatan pen'elas relati/ teori yang
bersaing dibuat untuk men'adi .asit dalam pilihan teori yang harus
diterapkan tidak pada tahap a.al tetapi pada beberapa tahap4tahap
selan'utnya& 0adi tiga pertanyaan metodologis yang relevan adalah (a)
bagaimana memutuskan secara rasional apakah akan memberikan
kesempatan untuk teori baru atau membiarkannya mati pada saat a.al
kemunculannya (b) pada saat apa perkembangan teori kriteria kekuatan
pen'elas relati/ diterapkan dan (c) bagaimana memilih antara dua teori
ketika Teori baru men'elaskan beberapa aspek dari teori lama dan beberapa
/enomena baru yang tidak di'elaskan oleh teori yang lama& -ua diagram
pada Bambar 1 menggambarkan situasi ketiga& Tidak diragukan lagi untuk
mengatakan keputusan yang rasional 'auh mudah diambil dalam (ituasi A
daripada di (ituasi 1&
1$
(ituasi 1 dapat digambarkan dengan bantuan legitimasi teori dan
stakeholder teori& Teori4teori ini telah digunakan untuk men'elaskan
pengungkapan sosial dan lingkungan oleh entitas (-eegan <%%$)& =ipotesis
biaya politik 'uga dapat digunakan untuk men'elaskan pengungkapan sosial
dan lingkungan& Misalnya dengan menggunakan kerangka teori keagenan
:ess dan MirGa (1991) menemukan hubungan positi/ antara pengungkapan
lingkungan dalam laporan tahunan perusahaan besar 3nggris dan industri
minyak& -engan demikian legitimasi teori dan stakeholder teori dapat
dianggap sebagai teori saingan dari teori PAT& :amun tidak ada teori yang
men'elaskan sepenuhnya /enomena yang di'elaskan oleh teori lainnya&
(elain itu seperti catatan -eegan (<%%$) teori tersebut didasarkan pada
asumsi yang berbeda& -engan demikian kekuatan relati/ 'elas tidak dapat
digunakan untuk memilih dari antara teori4teori ini pada tahap ini& Bambar
(ituasi A& Teori baru men'elaskan
semua teori lama dan beberapa
/enomena baru
(ituasi 1& Teori 1aru men'elaskan
beberapa teori lama dan beberapa
/enomena baru
Bambar&1& dua kemungkinan hubungan antara teori lama teori yang
dibangun dan teori baru&
onclusions
Makalah ini membahas pengembangan PAT dan membandingkannya dengan
tiga akun standar ilmu: Popper (1959) !uhn (199") dan #akatos (19$%)&
Makalah ini menun'ukkan bah.a posisi metodologis PAT tidak sepenuhnya
cocok dengan teori4teori ini& (ebaliknya PAT mengandung ketiga unsur&
Analisis dalam makalah ini menemukan bah.a perkembangan PAT selama
dekade terakhir dapat dicirikan dengan apa yang !uhn (199") sebut ilmu
pengetahuan normal& (ementara para peneliti PAT tetap berkomitmen
dengan kerangka dasar untuk menyelidiki pilihan akuntansi (yaitu insenti/
1,
mana'emen men'elaskan pilihan akuntansi) mereka telah kritis secara
konstrukti/ dengan karya4karya kolega&
PAT menyatakan bah.a data bukan .asit akhir teori& (ebaliknya ada
interaksi yang rumit antara teori dan data& -engan demikian bukti anomali
tidak secara otomatis mengarah pada penolakan terhadap teori& (ebuah teori
harus ditinggalkan hanya ketika sebuah teori bersaing dengan kekuatan
pen'elas yang lebih besar muncul& Hleh karena itu pilihan antara teori
rasional dan pengetahuan akuntansi adalah kumulati/ di alam&
Makalah ini bagaimanapun berpendapat bah.a posisi metodologis PAT
pada pilihan teori ber'alan ke arah kesulitan& (udut pandangnya adalah agar
sebuah teori dapat bertahan ketika sebuah teori bersaing dengan kekuatan
pen'elas yang lebih besar muncul tidak menyelesaikan masalah rasionalitas
pilihan teori& 0ika tidak ada teori dengan kekuatan pen'elas yang lebih besar
muncul kriteria kekuatan pen'elas yang lebih besar tidak dapat diterapkan
pada tahap a.al pengembangan teori& (ebaliknya kriteria ini diterapkan di
beberapa stadium pengembangan teori baru& -engan demikian tiga
pertanyaan metodologis penting adalah (a) bagaimana memutuskan secara
rasional apakah untuk mempertimbangkan sebuah teori baru (b) pada tahap
apa kriteria daya pen'elas yang lebih besar harus diterapkan untuk memilih
di antara teori yang bersaing dan (c) akhirnya bagaimana memilih dari
antara dua teori yang bersaing ketika /enomena di'elaskan oleh satu teori
bukan bagian dari /enomena yang di'elaskan oleh teori yang lain& PAT
pendukung diam terhadap masalah ini&
Makalah ini 'uga mencatat bah.a meskipun usulan para pendukung PAT
untuk bela'ar akuntansi dalam si/at science PAT tidak bisa meniru
keberhasilan science& Pertama sulit untuk menentukan dengan andal maksud
mana'emen membuat pilihan akuntansi& !edua meskipun prinsip dasar laba
mana'emen (yaitu insenti/ mana'emen mempengaruhi pilihan akuntansi)
tampaknya cukup umum generalisasi hipotesis tertentu yang PAT teliti
dibatasi oleh lingkungan kelembagaan dan .aktu& Akibatnya selama
perbedaan dalam lingkungan kelembagaan bertahan di dunia akuntansi
mungkin tidak melihatdunia PAT& :amun hal ini tidak khusus untuk
akuntansi& 3ni berlaku untuk ilmu4ilmu sosial 'uga&
Makalah ini memberikan kontribusi terhadap metodologi literatur akuntansi&
Pertama membandingkan pengembangan PAT dengan tiga akun standar
ilmu pengetahuan& 1ertentangan dengan Mouck (199%) menun'ukkan
19
bah.a PAT cocok tidak cocok dengan akun ilmu lainnya& (ebaliknya posisi
metodologis yang mencerminkan unsur dari ketiga akun& !edua
mengidenti/ikasikan kesen'angan metodologis dalam PAT& !riteria pilihan
teori di PAT ber'alan ke kesulitan& !etiga hal itu menun'ukkan bah.a
meskipun /akta bah.a PAT telah mengikuti metodologi science@ ilmu alam@
ilmiah PAT belum mampu menandingi keberhasilan ilmu alam se'auh ini&
Beneralisasi PAT telah dibatasi terutama oleh lingkungan kelembagaan
akuntansi dan .aktu&
<%