Anda di halaman 1dari 14

Absorbsi Gas Karbon Dioksida dengan Larutan NaOH 1

Laboratorium Proses Kimia 2014


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hampir semua reaksi kimia yang diterapkan dalam industri kimia melibatkan
baan baku yang berbeda !u"udnya# baik berupa padatan# gas maupun $airan% Ole
karena itu# reaksi kimia dalam suatu industri dapat ter"adi dalam &ase ganda atau
eterogen# misalnya biner atau bakan tersier '(oulson# 1))*+% ,alaupun terdapat
perbedaan !u"ud pada baan-baan baku yang direaksikan# namun terdapat satu
&enomena yang selaluter"adi% .ebelum reaksi kimia berlangsung% /aka salasatu atau
lebi baan baku 'reaktan+ akan berpinda dari aliran utamanya menu"u ke lapisan
antar&ase0batas atau menu"u aliran utama baan baku yang lain yang berada di &ase
yang berbeda%
Absorpsi gas-$air merupakan proses eterogen yang melibatkan perpindaan
komponen gas yang dapat larut menu"u penyerap yang biasanya berupa $airan yang
tidak muda menguap '1ranks# 1)*2+% 3eaksi kimia dalam proses absorpsi dapat
ter"adi di lapisan gas# lapisan antar&ase# lapisan $airan atau bakan badan utama
$airan# tergantung pada konsentrasi dan reakti&itas baan-baan yang direaksikan%
4ntuk mem&asilitasi berlangsungnya taapan-taapan proses tersebut# biasanya
proses absorpsi di"alankan dalam rea$tor tangki berpengaduk bersparger# kolomg
elembung 'bubble column+ atau kolom yang berisi tumpukan partikel inert 'packed
bed column+% Proses absorpsi gas-$air dapat diterapkan pada pemurnian gas sintesis#
re$o5ery beberapa gas yang masi berman&aat dalam gas buang atau bakan pada
industri yang melibatkan pelarutan gas dalam $airan# seperti H
2
.O
4
# H(l# HNO
6
#
&ormadeid dll'(oulson# 1))*+%Absorpsi gas (O
2
dengan larutan idroksid yang kuat
merupakan proses absorpsi yang disertai dengan reaksi kimia order 2 antara (O
2
dan
ion OH
-
membentuk ion(O
6
2-
dan H
2
O%.edangkan reaksi antara (O
2
dengan (O
6
2-
membentuk ion H(O6
-
biasanya diabaikan 'Dan$k!erts# 1)207 8u5ekardan .arma#
1)22+% Namun# menurut 3emet al% '1)*6+ proses ini "uga biasa dianggap mengikuti
reaksi order 1 "ika konsentrasi larutan NaOH $ukup renda 'en$er+%
Peran$angan reaktor kimia dilakukan berdasarkan pada permodelan
idrodinamika reaktor dan reaksi kimia yang ter"adi di dalamnya% .uatu model
matematika merupakan bentuk penyederanaan dari proses sesunggunya di dalam
sebua reaktor yang biasanya sangat rumit 'Le5enspiel# 1)22+% 3eaksi kimia biasanya
dika"i dalam suatu proses bat$ berskala laboratorium dengan mempertimbangkan
kebutuan reaktan# kemudaan pengendalian reaksi# peralatan# kemudaan
men"alankan reaksi dan analisis# dan ketelitian%
1.2 Perumusan Masalah
1% 9agaimana pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap "umla (O
2
yang
terserap pada berbagai !aktu reaksi:
2% 9agaimana pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap nilai tetapan
perpindaan massa (O
2
&ase gas 'k
G
a+:
6% 9agaimana pengaru la"u alir NaOH teradap nilai tetapan perpindaan
massa (O
2
&ase $air 'k
La
+:
4% 9agaimana pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap nilai tetapan
reaksi antara (O
2
dan NaOH 'k
2
+:
1.3 Tujuan Perc!aan
.etela melakukan per$obaan ini# maasis!a mampu men"elaskan
mengenai beberapa al berikut;
1% Pengaru la"u alir NaOH teradap "umla (O
2
yang terserap pada berbagai
!aktu reaksi%
2% Pengaru la"u alir NaOH teradap nilai tetapan perpindaan massa (O
2
&ase gas 'k
G
a+%
6% Pengaru la"u alir NaOH teradap nilai tetapan perpindaan massa (O
2
&ase $air 'k
La
+%
4% Pengaru la"u alir NaOH teradap nilai tetapan reaksi antara (O
2
dan
NaOH 'k
2
+%
1." Man#aat Perc!aan
1% /engetaui pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap "umla (O
2
yang terserap pada berbagai !aktu reaksi%
2% /engetaui pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap nilai tetapan
perpindaan massa (O
2
&ase gas 'k
G
a+%
6% /engetaui pengaru la"u alir NaOH teradap nilai tetapan perpindaan
massa (O
2
&ase $air 'k
La
+%
4% /engetaui pengaru la"u alir NaOH 'atau (O
2
+ teradap nilai tetapan
reaksi antara (O
2
dan NaOH 'k
2
+%
BAB II LANDA$AN
TE%&I
2.1 A!sr!s'
Absorbsi merupakan sala satu proses separasi dalam industri kimia dimana
suatu $ampuran gas dikontakkan dengan suatu $airan penyerap tertentu seingga satu
atau lebi komponen gas tersebut larut dalam $airannya% Absorbsi dapat ter"adi
melalui dua mekanisme# yaitu absorbsi &isik dan absorbsi kimia%
Absorbsi &isik merupakan suatu proses yang melibatkan peristi!a pelarutan
gas dalam larutan penyerap# namun tidak disertai dengan reaksi kimia% (onto proses
ini adala absorbsi gas H
2
. dengan air# metanol# propilen karbonase% Penyerapan
ter"adi karena adanya interaksi &isik% /ekanisme proses absorbsi &isik dapat
di"elaskan dengan beberapa model# yaitu; teori dua lapisan 't!o &ilms teory+ ole
,iteman '1)26+# teori penetrasi ole Dank$!erts dan teori permukaan terbaarui%
Absorbsi kimia merupakan suatu proses yang melibatkan peristi!a pelarutan
gas dalam larutan penyerap yang disertai dengan reaksi kimia% (onto peristi!a ini
adala absorbsi gas (O
2
dengan larutan /<A# NaOH# K
2
(O
6
dan sebagainya%
Aplikasi dari absorbsi kimia dapat di"umpai pada proses penyerapan gas (O
2
pada
pabrik Amonia seperti yang terliat pada gambar 2%1
Gambar 2%1%Proses absorpsi dan desorpsi (O
2
dengan pelarut /<A di pabrik Amonia
a
b
s
o
r
b
e
r
s
t
r
i
p
p
e
r
Proses absorpsi dapat dilakukan dalam tangki berpengaduk yang dilengkapi
dengan sparger# kolom gelembung 'bubble $olumn+# atau dengan kolom yang berisi
pa$king yang inert 'pa$ked $olumn+ atau piringan 'tray $olumn+% Pemilian peralatan
proses absorpsi biasanya didasarkan pada reakti&itas reaktan 'gas dan $airan+# suu#
tekanan# kapasitas# dan ekonomi%
2.2 Anal's's Per('n)ahan Massa )an &eaks' )alam Prses A!sr(s' *as leh
+a'ran
.e$ara umum# proses absorpsi gas (O
2
kedalam larutan NaOH yang disertai
reaksi kimia berlangsung melalui empat taap# yaitu perpindaan massa (O
2
melalui
lapisan gas menu"u lapisan antar&ase gas-$airan# kesetimbangan antara (O
2
dalam
&ase gas dan dalam &aselarutan# perpindaan massa (O
2
dari lapisan gas kebadan
utama larutan NaOH dan reaksi antara (O
2
terlarut dengan gugus idroksil 'OH
-
+%
.kema proses tersebutdapatdiliat pada Gambar 2%2%
Gambar2%2%/ekanismeabsorpsi gas (O
2
dalamlarutanNaOH
La"u perpindaan massa (O
2
melalui lapisan gas;
Ra = kga' pg

pai+ '1+
Kesetimbangan antara (O
2
dalam &ase gas dan dalam &ase larutan ;
Gas bulk
flow Gas film
p
ai
A*
Liq. film Liq. bulk
fow
p
g
A= = H % pai '2+
dengan H pada suu 60
o
( > 2#?? 10
-@
g mole0$m
6
% atm%
La"u perpindaan massa (O
2
dari lapisan gas ke badan utama larutan NaOH dan
reaksi antara (O
2
terlarut dengan gugus idroksil;
Ra = A
A=Ba
D
A
%k
2
%AOH B '6+
Kedaanbatas;
'a+
D
A
%k
2
%AOH B
k
L
>>> 1

'b+
D
A
%k
2
% AOH B
<<<<
AOH
B
D
A
dengan C adalakoe&isienreaksi
k
L
z%A = D
B
kimiaantara (O
2
dan AOH
-
D# yaitu > 2%
Di &ase $air#reaksi antara (O
2
dengan larutan NaOHter"adi melalui beberapa taapan
proses;
NaOH 's+ Na
E
'l+ E OH
-
'l+ 'a+
(O
2
'g+ (O
2
'l+ 'b+
(O
2
'l+ E OH
-
'l+ H(O
6
-
'l+ '$+
H(O
6
-
'l+ E OH
-
'l+ H
2
O 'l+ E (O
6
2-
'l+
'd+
(O
6
2-
'l+ E Na
E
'l+ Na
2
(O
6
'l+ 'e+
Langka d dan e biasanya berlangsung dengan sangat $epat# seingga proses
absorpsi biasanya dikendalikan ole peristi!a pelarutan (O
2
ke dalam larutan NaOH
terutama "ika (O
2
diumpankan dalam bentuk $ampuran dengan gas lain atau

dikendalikan bersama-sama dengan reaksi kimia pada langka $ '8u5ekar dan


.arma# 1)26+%
<liminasi A* dari persamaan 1# 2 dan 6 mengasilkan ;
'4+
8ika nilai k
L
sangat besar# maka;
D
A
%k
2
%AOH B
k
L
1 # seingga persamaan di atas

2
men"adi; '@+

8ika keadaan batas 'b+ tidak dipenui# berarti ter"adi pelu$utan AOH
-
B dalam
larutan%Hal ini berakibat;

D
A
%k
2
% AOH B

AOH B D
A
'*+
k
L
z%A = D
B
Dengan demikian# maka la"u absorpsi gas (O
2
ke dalam larutan NaOH akan
mengikuti persamaan;
Ra =
a%H % p g% %k
L
1 +
a%H % %k
L
k
Ga
'2+
Dengan adala enan$ement &aktor yang merupakan rasio antara koe&isien trans&er
massa (O
2
pada &ase $air "ika absorpsi disertai reaksi kimia dan tidak disertai reaksi
kimia seperti dirumuskan ole 8u5ekar dan .arma '1)26+;

OH

D
Nilai di&&usi5itas e&ekti& 'D
A
+ (O
2
dalam larutan NaOH pada suu 60
o
( adala 2#1
10
-@
$m
2
0det '8u5ekardan .arma# 1)26+%
Nilaik
G
a dapat diitung berdasarkan pada absorbsi &isik dengan menin"au
perpindaan massa total (O
2
ke dalam larutan NaOH yang ter"adi pada selang !aktu
tertentu di dalam alat absorpsi% Dalam bentuk bilangan tak berdimensi# k
Ga
dapat
diitung menurut persamaan 'Kumoro dan Hadiyanto# 2000+;
Dengan a =
*'1 +
dan
=
V void
dp V
T
.e$ara teoritik# nilai k
Ga
arus memenui persamaan;
%
8ika tekanan operasi $ukup renda# maka p
lm
dapat didekati dengan p > p
in
-p
out
%
.edangkan nilai k
la
dapat diitung se$ara empirik dengan persamaan 'Feng dan and
Gu# 1))2+;
k d
8ika la"u reaksi pembentukan Na
2
(O
6
"au lebi besar dibandingkan dengan
la"u di&usi (O
2
ke dalam larutan NaOH# maka konsentrasi (O
2
pada batas &ilm $airan
dengan badan $airan adala nol% Hal ini disebabkan ole konsumsi (O
2
yang sangat
$epat selama reaksi sepan"ang &ilm% Dengan demikian# tebal &ilm 'H+ dapat ditentukan
persamaan;
=
D
A
%' p
in
p
out
+
mol'!O
2
+%R%T
'12+
6
BAB III
PELA,$ANAAN PE&+%BAAN
3.1 Bahan )an Alat -ang D'gunakan
1% 9aan yang digunakan
a% Kristal Natrium Hidroksida 'NaOH+
b% (airanGas Karbondioksida '(O
2
+ yang disimpan di tabung bertekanan
$% 4dara
d% AIuadest 'H
2
O+
e% 3eagent untuk analisis yaitu larutan H(l 0#1 N dan indikator PP dan
/O
2% Alat yang digunakan
3angkaian alat praktikum absorbsi terliat pada gambar 6%1
manometer
kompresor
Pompa
manometer
/iHer
manometer Janki (O
2
manometer
Gambar 6%1 3angkaian Alat 4tama
Tank' 2
K
r
a
n
Tank' 1
K
o
l
o
m

P
a
$
k
e
d
3.2 .ar'a!el %(eras'
a% Kariabel tetap
1% Jekanan (O
2
; L atm
2% .uu ; 60
o
(
6% La"u alir NaOH ; %%% L0menit
b% Kariabel beruba
Konsentrasi NaOH ; L N
3.3 &es(n Uj' Has'l
Konsentrasi ion (O
6
2-
dalam larutan sampel dan (O
2
yang terserap
3." Prse)ur Perc!aan
1% /embuat larutan induk NaOH dengan konsentrasi %%% N sebanyak 10 L
/enimbang L gr NaOH
Dilarutkan dalam aIuadest sebanyak 10 L
Larutan NaOH ditampung dalam tangki untuk dioperasikan
2% /enentukan &raksi ruang kosong pada kolom absorpsi
Pastikan kran di ba!a kolom absorpsi dalam posisi tertutup
Alirkan larutan NaOH dari bak penampung 2 ke dalam kolom
absorpsi%
Hentikan "ika tinggi $airan di dalam kolom tepat setinggi tumpukan
pa$king%
Keluarkan $airan dalam kolom dengan membuka kran di ba!a
kolom# tampung $airan tersebut dan segera tutup kran "ika $airan
dalam kolom tepat berada pada pa$king bagian paling ba!a%
(atat 5olume $airan sebagai 5olume ruang kosong dalam kolom
absorpsi > V
void
%
Jentukan 5olume total kolom absorpsi# yaitu dengan mengkur
diameter kolom 'D+ dan tinggi tumpukan pa$king 'H+# V
T
D
2
%H
=
4
1raksi ruang kosong kolom absorpsi >
=
V void
V
T
6% Operasi Absorpsi
NaOH L N dipompa dan diumpankan ke dalam kolom melalui bagian
atas kolom pada la"u alir tertentu ingga keadaan mantap ter$apai%
/engalirkan gas (O
2
melalui bagian ba!a kolom% 4kur beda
ketinggian $airan dalam manometer 1 dan manometer 2 "ika aliran gas
suda steady%
/engambil 10 mL sampel $airan dari dasar kolom absorpsi tiap 1
menit selama 10 menit dan dianalisis kadar ion karbonat atau
kandungan NaOH bebasnya%
/engulangi per$obaan untuk nilai 5ariabel ka"ian yang berbeda%
4% /enganalisis sampel
.ebanyak 10 mL sampel $airan ditempatkan dalam gelas erlenmeyer
100 mL%
/enambakan indikator &enol &talein 'PP+ sampai mera "ambu# dan
titrasi sample dengan larutan H(l 0#1 N sampai!arna mera ampir
ilang 'kebutuan titran > a mL+# maka mol H(l > a 0#1 mmol%
/enambakan 2-6 tetes indikator metil "ingga '/O+# dan titrasi
dilan"utkan lagi sampai !arna "ingga beruba men"adi mera
'kebutuan titran>b mL+# atau kebutuan H(l > b 0#1 mmol%
8umla NaOH bebas > '2a-b+ 0#1 mmol di dalam 10 mL sample
Konsentrasi NaOH bebas > '2a-b+ 0#01 mol0L
DA/TA& PU$TA,A
Arai# 2002# Absorbsi Gas (O
2
Dengan NaOH#
t t p; 0 0t e ki m e rC ite C %! e tpaint%$om0pag e 0Absorbsi E (O2 E D e ng a n E N a O H : t> a non
(oulson# 8%/% dan 3i$ardson# 8%1%# 1))*# (emi$al <ngineering; Kolume 1; 1luid
t
&lo!# eat trans&er and mass trans&er# @
4K%
ed% 9utter!ort Heinemann# London#
Dan$k!erts# P%K% dan Kennedy# 9%<%# 1)@4# Kineti$s o& liIuid-&ilm pro$ess in gas
absorption% Part M; /odels o& te absorption pro$ess# T"an#action o$ t%e
&n#titution o$ !%emical 'nginee"## 62;.4)-.@2%
Dan$k!erts# P%K%# 1)20# Gas LiIuid 3ea$tions# /$Gra!-Hill 9ook (ompany# Mn$%#
Ne! Nork# pp% 42-44#
1ati# .el5y# dan Jri ,ulandari# 200)# Absorbsi Gas (O
2
Dengan NaOH# Laporan
3esmi Praktikum 4nit Proses# MK# 12-16%
1ranks# 3%G%<%# 1)*2# /atemati$al modeling in $emi$al engineering% 8on ,iley
and .ons# Mn$%# Ne! Nork# NN# 4.A# pp% 4-*%
Higbie# 3%# 1)6@# Je rate o& absorption o& a pure gas into a still liIuid during sort
period o& eHposure# T"an#action o$ t%e &n#titution o$ !%emical 'nginee"##
61#6*@-6??%
8u5ekar# K% A% dan .arma# /%/%# 1)22# Absorption o& (O# in a suspension o& lime#
!%emical 'nginee"ing (cience) 2?# ?2@-?62%
Kumoro dan Hadiyanto# 2000# Absorpsi Gas Karbondioksid dengan Larutan .oda
Api dalam 4nggun Jetap# 1orum Jeknik# 24 '2+# 1?*-1)@%
nd
Le5enspiel# O%# 1)22# (emi$al rea$tion engineering# 2
Mn$%# Ne! Nork# NN# 4.A# pp% 210-216# 620-62*%
ed% 8on ,iley and .ons#
Olutoye# /% A% dan /oammed# A%# 200*# /odelling o& a Gas-Absorption Pa$ked
(olumn &or (arbon DioHide-.odium HydroHide .ystem# A$"ican *nion +ou"nal
o$ Tec%nolog,# 10'2+#162-140
3em# J% 3%# /oll# A% 8% and 9abb# A% L%# 1)*6# 4nsteady .tate Absorption o&(arbon
DioHide by Dilute .odium HydroHide .olutions# Ame"ican &n#titute o$
!%emical 'nginee"# +ou"nal# )'@+# 2*0-2*@%
Feng# N% and Gu# G% '1))2+# .tudy on $atalyti$ distillation pro$esses% Part M% /ass
trans&er $ara$teristi$s in $atalyst bed !itin te $olumn# T"an#action o$ t%e
&n#titution o$ !%emical 'nginee"## 'Part A+ 20# 4@)O4*4%