Anda di halaman 1dari 96

Teori Akuntansi Keuangan

Dhiba Maizura Januarita



Libertina Judith Chrisianty

Ghaisani Katya

Arvylla P

Harry Chairuman

A. Aryo Wisnuwardhana


Chapter 3 Godfrey: Applying Theory to
Accounting Regulation

Chapter 3 Godfrey: Applying Theory to
Accounting Regulation

Chapter 13 Scott:


Teori Pasar Efisien (Theory of Efficient
Market)

Teori Pasar Efisien (Theory of Efficient
Market)

Teori Keagenan (Agency Theory)

Teori Pasar Efisien (Theory of Efficient
Market)

Teori Keagenan (Agency Theory)

Teori-teori Regulasi Teori Kepentingan
Publik, Teori Regulatory Capture, dan Teori
Kepentingan Privat

Perilaku
Pasar
Supply Demand
Perilaku
Pasar
Supply Demand
Perilaku pasar dipengaruhi oleh kekuatan
Permintaan dan Penawaran. Pengaruh ini
membantu menjaga pasar agar tetap efisien.
Akuntansi merupakan industri informasi, yang
berfungsi sebagai produsen informasi. Informasi
ditawarkan oleh perusahaan dan diminta oleh
investor sebagai pengguna informasi akuntansi.

Data Akuntansi
Laporan
Keuangan
Akuntansi merupakan industri informasi, yang
berfungsi sebagai produsen informasi. Informasi
ditawarkan oleh perusahaan dan diminta oleh
investor sebagai pengguna informasi akuntansi.
Namun, dalam praktiknya:

Namun, dalam praktiknya:
Pasar informasi akuntansi tidak bersifat efisien
Namun, dalam praktiknya:
Pasar informasi akuntansi tidak bersifat efisien
Adanya Free Rider mendistorsi pasar informasi
akuntansi
Namun, dalam praktiknya:
Pasar informasi akuntansi tidak bersifat efisien
Adanya Free Rider mendistorsi pasar informasi
akuntansi
Campur tangan pemerintah membuat pasar tidak
efisien
Namun, dalam praktiknya:
Pasar informasi akuntansi tidak bersifat efisien
Adanya Free Rider mendistorsi pasar informasi
akuntansi
Campur tangan pemerintah membuat pasar tidak
efisien
Sifat laporan keuangan yang bersifat public goods
membuat Perusahaan cenderung tidak ingin
menyusun laporan keuangan


Pemegang Saham
Tidak dapat memengaruhi
kegiatan perusahaan hari ke
hari
Principal

Pemegang Saham
Tidak dapat memengaruhi
kegiatan perusahaan hari ke
hari
Principal
Posisi manajerial
Menjalankan perusahaan
dalam aktifitas sehari-hari
Agents

Principal
Agents
Principal
Agents
Teori Keagenan (Agency
Theory) berpusat pada
adanya konflik kepentingan
antara Principal dengan
Agent dalam perusahaan
tersebut. Konflik inilah
yang membuat perlu
adanya standar laporan
keuangan.
Stewardship Decision Making
Stewardship Decision Making
Permintaan atas informasi keuangan dapat
dikategorikan sebagai permintaan penatalayanan
(stewardship) ataupun sebagai keperluan untuk
mengambil keputusan (decision making). Teori ini juga
bergantung pada hubungan antara kesejahteraan
seseorang (principal) yang dipercayakan kepada orang
lain (agent).
Teori Kepentingan Publik
Teori Kepentingan Publik
Teori Regulatory Capture
Teori Kepentingan Publik
Teori Regulatory Capture
Teori Kepentingan Privat

Kompetisi
Tidak
Sempurna
Halangan
untuk Masuk
Dalam Pasar
Asimetri
Informasi
Regulasi atas
barang publik
(informasi)
Pemerintah
Kompetisi
Tidak
Sempurna
Halangan
untuk Masuk
Dalam Pasar
Asimetri
Informasi
Regulasi atas
barang publik
(informasi)
Pemerintah
Pada teori ini,
regulasi pemerintah
dibutuhkan karena
adanya kepentingan
publik untuk
mencegah hal-hal
disamping terjadi.

Regulatee
Lobbying
Regulator
Regulatee
Lobbying
Regulator
Meskipun tujuan awal dari
regulasi adalah
mengakomodir kepentingan
umum, seringkali regulator
(pemerintah) dipengaruhi
oleh perusahaan untuk
mengambil kebijakan yang
menguntungkan perusahaan
terkait.
Perusahaan
Standard Standard
Perusahaan
Standard Standard
Agar setiap perusahaan mendapat perlakuan dan
paparan (exposure) yang sama atas peraturan yang
diterbitkan pemerintah, setiap perusahaan harus
memahami standar keuangan yang ditentukan
pemerintah

Pemerintah Netral?
Pemerintah Netral?
Pemerintah tidak bersikap netral pada teori ini.
Teori Kepentingan Privat menyatakan bahwa
pemerintah dapat menggunakan mekanisme
penyusunan kebijakan sebagai alat tawar
menawar agar dapat dipilih kembali ataupun
meningkatkan kesejahteraannya sendiri.
Argumen terbesar adalah mekanisme pasar
telah gagal dan tindakan pemerintah sangat
dibutuhkan untuk kebaikan bersama


Argumen terbesar adalah mekanisme pasar
telah gagal dan tindakan pemerintah sangat
dibutuhkan untuk kebaikan bersama

Ketika Enron Corp dan Arthur Andersen
kolaps, pemerintah AS memperkenalkan
Sarbanes-Oxley Act.


Argumen terbesar adalah mekanisme pasar
telah gagal dan tindakan pemerintah sangat
dibutuhkan untuk kebaikan bersama

Ketika Enron Corp dan Arthur Andersen
kolaps, pemerintah AS memperkenalkan
Sarbanes-Oxley Act.

Kolapsnya perusahaan korporat memberi
sinyal bahwa adanya pelanggaran serius

Kolapsnya perusahaan korporat memberi
sinyal bahwa adanya pelanggaran serius yang
berasal dari informasi yang tidak simetris
antara suplier (corporate management,
akuntan) dan investor (financial statement
users) yang tidak mengetahui informasi
akuntansi apa yang mereka butuhkan
dan/atau tidak bisa menentukan nilai dari
informasi akuntansi yang mereka terima.

Public interest theory mengindikasikan bahwa
intervensi pemerintah dalam standar
akuntansi adalah untuk memperbaiki
kegagalan di dalam pasar untuk informasi
akuntansi.

Berfokus pada fakta bahwa ketentuan dalam
proses diabaikan demi persetujuan yang lebih
cepat dari AARF.


Berfokus pada fakta bahwa ketentuan dalam
proses diabaikan demi persetujuan yang lebih
cepat dari AARF.

Pada intinya, profesi akuntansi dibutuhkan
untuk mengesahkan standar akuntansi yang
hanya bisa dicapai dengan standar yang
didukung oleh aturan pemerintah.

Menyediakan pendekatan lain untuk
memahami perilaku pihak-pihak yang
memiliki insentif untuk
mempengaruhiperaturan mengenai laporan
keuangan.



Menyediakan pendekatan lain untuk
memahami perilaku pihak-pihak yang
memiliki insentif untuk
mempengaruhiperaturan mengenai laporan
keuangan.

Keterbatasan teori ini adalah teori ini tidak
mutually-exclusive, yaitu kejadian yang
dijelaskan oleh teori tertentu dapat juga
dijelaskan oleh teori yang lain.

Dilihat sebagai proses politik karena
berpotensial secara signifikan untuk
mempengaruhi kepentingan kelompok.

2002: IAS
39 diadopsi
di Eropa
2002: IAS
39 diadopsi
di Eropa
Proses
lobbying
politik agar
IAS 39
tidak
diadopsi
2002: IAS
39 diadopsi
di Eropa
Proses
lobbying
politik agar
IAS 39
tidak
diadopsi
Lobbying
politik
berhasil.
Adopsi
IAS 39
dibatalkan



IAS 38 diadopsi di Australia


IAS 38 diadopsi di Australia
Terdapat penolakan dari beberapa perusahaan yang
melakukan lobbyingpolitik kepada IASB, AASB, dan
Pemerintah Federal Australia

IAS 38 diadopsi di Australia
Terdapat penolakan dari beberapa perusahaan yang
melakukan lobbyingpolitik kepada IASB, AASB, dan
Pemerintah Federal Australia
Lobbying gagal. IASB menolak alasan yang diajukan dan
pemerintah Australia memutuskan untuk tidak campur
tangan

Statutory
Requirements
Corporate
Governance
Auditors and
oversight
Independent
Enforcement
Bodies
Persyaratan hukum dalam menghasilkan dan
pengauditan laporan keuangan meliputi:
Company law
Securities market law
Taxation law
Accounting standards
Menurut Davis, tatakelola perusahaan dapat
diartikan sebagai the structures, processes
and institutions within and around
organizations that allocate power and
resource control among participants
Badan supranasional dan nasional telah
mempunyai rekomendasi tatakelola
perusahaan
Statutory regulation: penerapan
International Standards of Auditing (ISA)
sebagai indikasi untuk menggambarkan
profesi mereka sebagai auditor
Self-regulation
Independent enforcement bodies
European Union
Securities market regulators
SEC di Amerika Serikat
ASIC di Australia
Bapepam- LK di Indonesia

1973:
IASC
Dibentuk
1973:
IASC
Dibentuk
2001:
IASC
berubah
menjadi
IASB
1973:
IASC
Dibentuk
2001:
IASC
berubah
menjadi
IASB
2002:
IASB dan FASB
memulai
Konvergensi
Produk Standar Akuntansi: IAS
Produk Standar Akuntansi: IAS
Dipakai oleh
negara-negara
tanpa standar
seperti PNG dan
Indonesia
Produk Standar Akuntansi: IAS
Dipakai oleh
negara-negara
tanpa standar
seperti PNG dan
Indonesia
Dipakai oleh
negara-negara lain
dalam menyusun
standarnya seperti
Singapura dan
Hong Kong
Produk Standar Akuntansi: IAS
Dipakai oleh
negara-negara
tanpa standar
seperti PNG dan
Indonesia
Dipakai oleh
negara-negara lain
dalam menyusun
standarnya seperti
Singapura dan
Hong Kong
IAS terkadang
mengijinkan
perusahaan
memilih kebijakan
akuntansi demi
mengakomodasi
kebutuhan anggota


IOSCO meminta standar
yang dapat dipakai
perusahaan transnasional IASC

IOSCO meminta standar
yang dapat dipakai
perusahaan transnasional IASC
Independen, struktur
menyerupai FASB
Produk utama: IAS
berubah menjadi IFRS
IASB
Fase 1

Fase 2

Fase 3

Fase 1
Stable
Platform
1 Maret
2004
Fase 2

Fase 3

Fase 1
Stable
Platform
1 Maret
2004
Fase 2
Persiapan
adopsi IFRS
oleh
perusahaan
Fase 3

Fase 1
Stable
Platform
1 Maret
2004
Fase 2
Persiapan
adopsi IFRS
oleh
perusahaan
Fase 3
Persiapan
adopsi IFRS
oleh
Auditor
dan
profesional
lainnya

Stock
Exchange
SEC
Stock
Exchange
SEC
Konvergensi IASB/FASB
dimulai pada tahun 2002.
Awalnya, Pasar Saham
menerima dengan baik
program konvrgensi ini,
karena sifat IFRS yang lebih
principle-based, namun SEC
menolak konvergensi ini dan
baru menerimanya tahun
2007 dengan menghapus
Form 20-F.
Setiap negara harus memutuskan seberapa
jauh standar IASB (IFRS), yang notabene
merupakan standar sektor privat, akan diikuti
oleh entitas sektor publik
Secara historis, praktik pengauditan tidak
diatur secara rigid (self-regulated)

Secara historis, praktik pengauditan tidak
diatur secara rigid (self-regulated)

Praktik pengauditan terbaik pada akhirnya
menjadi standar prosedur pengauditan

Secara historis, praktik pengauditan tidak
diatur secara rigid (self-regulated)

Praktik pengauditan terbaik pada akhirnya
menjadi standar prosedur pengauditan

Karena maraknya kasus penyalahgunaan
wewenang auditor, Pemerintah mengatur
praktik pengauditan
Pada chapter ini, kita telah melihat:
Teori-teori yang membantu menjelaskan praktik
dan regulasi pelaporan keuangan dan auditing
Pada chapter ini, kita telah melihat:
Teori-teori yang membantu menjelaskan praktik
dan regulasi pelaporan keuangan dan auditing
Kerangka peraturan pelaporan keuangan dan
struktur institusional penyusun standar akuntansi
dan auditing