Anda di halaman 1dari 2

Pertemuan 2

TEORI BARANG SWASTA


Pendahuluan
Menurut pendapat ekonom klasik, sistem pasar dapat menyediakan barang-
barang yang mana proses penyediaan barang tersebut menimbulkan alokasi
sumber-sumber ekonomi yang efisien. Pasar dianggap mampu melakukan fungsi
alokasinya sendiri tanpa adanya campur tangan pemerintah. Meskipun dalam
perkembangannya terjadi kegagalan pasar dan memaksa adanya campur tangan
pemerintah, namun teori klasik tersebut tetap memberikan kontribusi dalam
pengembangan model efisiensi pengadaan barang yang dibutuhkan oleh
masyarakat.
Kontribusi sistem pasar yang dikemukakan oleh ekonom klasik dapat dibagi
menjadi dua (2) konsep dasar utama, yaitu pertama berkaitan dengan efisiensi
konsumen, dan kedua berkaitan dengan efisiensi produsen. Dengan demikian, maka
diasumsikan bahwa masyarakat terbagi menjadi menjadi dua (2) golongan, yaitu
golongan masyarakat yang mengkonsumsi barang disebut golongan konsumen, dan
golongan masyarakat yang memproduksi barang konsumsi disebut dengan
golongan produsen.
Efisiensi Konsumen
Dalam sistem perekonomian yang menggunakan sistem pasar, harga barang
dan jasa, upah dan sebagainya hanya ditentukan oleh mekanisme permintaan dan
penawaran. Hal ini disebabkan karena campur tangan pemerintah tidak
diperbolehkan dalam sistem ini. Sistem pasar dalam pengertian ini adalah sistem
pasar persaingan sempurna yang ciri-cirinya antara lain (1)terdapat banyak penjual
dan pembeli, (2)barang yang diperdagangkan sifatnya homogen, dan (3)informasi
harga terdistribusi sempurna.
Berdasarkan pada kondisi tersebut, maka harga yang terbentuk di pasar
merupakan data yang sifatnya bebas, artinya tidak ada satu pihak pun yang dapat
mempengaruhi harga. Harga terbentuk secara alami berdasar pada mekanisme
pasar (supply dan demand). Dalam pembentukan harga berdasarkan mekanisme
pasar, baik konsumen maupun produsen tidak dapat mempengaruhi harga. Hal ini
disebabkan karena dalam sistem pasar persaingan sempurna, seorang pengusaha
ataupun pembeli hanya merupakan sebagian yang sangat kecil, sehingga peran dan
pengaruhnya menjadi tidak berarti. Bagi seorang konsumen, permintaannya
terhadap suatu barang hanya merupakan sebagian kecil