Anda di halaman 1dari 21

STRUKTUR, AZAS DAN MACAM ORGANISASI

Oleh:
Unang Yunasaf
Pengertian Umum
Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yg
dibentuk oleh masyarakat, baik yg berbadan
hukum maupun yg tidak berbadan hukum,
yg berfungsi sbg sarana partisipasi masyarakat
dlm pembangunan bangsa dan negara.
Sbg makhluk yg selalu hidup bersama-sama,
manusia membentuk organisasi sosial utk
mencapai tujuan-tujuan tertentu yg
tdk dpt mereka capai sendiri (Wikipedia)
Unsur-unsur Organisasi
Mengacu pendapat Hicks (Sutarto, 1993) unsur organisasi dpt
dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Unsur inti (coreelement), yakni orang-orang yang membentuk
organisasi, dan
2. Unsur kerja(workingelemen), yakni:
a. Daya manusia, yg mencakup kemampuan utk bekerja,
kemampuan utk mempengaruhi orang lain, dan
b. Daya bukan manusia, yg meliputi alam, iklim, udara,
cuaca, air dan lain-lain
Organisasi sebagai sistem
1. ParadigmaKlasik(tradisional):
-Oganisasi sbg sistemTertutup(closed system) atau model mesin
(machine model):
-Organisasi dipandang sbg suatu yang independent (persoalan
organisasi dicari dr dlm organisasinya (internal factors).
-Sbg suatu mesin yg bekerja dgn keteraturan dan keajekan ttt.
-Menekankan tingkat poduktivitas ttt dgn mencapai taraf efisien-
si ttt yg dikendalikan legitimasi otoritas pimpinan.
-Orang dpt dimotivasi dgn diberikan insentif ekonomi
-Banyak mempertimbangkan struktur (hirarkhi, wewenang)
-Tdk menerima masukan dr lingkungan
2. Paradigmamodern(organisme):
-Oganisasi sbg sistemTerbuka(open system) atau sbg organisme
-Sbg sistem yg hidup dgn penekanan pd unsur manusia sbg pen-
dukung utamanya.
-Mempunyai interaksi hub. yg berkelangsungan dgn lingkungan
dan keseimbangan yg dinamis
-Menerima masukkan dr lingkungan (nilai, sikap, teknologi, dan
pengaruh lainnya)
Struktur Organisasi
Struktur organisasi yg akan dibentuk hrs memenu-
hi syarat sehat dan efisien.
Struktur organisasi yg sehat dimaksudkan bahwa
tiap2 satuan organisasi yg ada dpt menjalankan
peranannya dgn tertib.
Struktur organisasi efisien berarti masing2 satuan
organisasi dlm menjalankan peranannya dpt men-
capai perbandingan terbaik antar usaha dan
hasil kerja.
Adalah kerangka antar hubungan satuan2 organisa-
si yg didlmnya tdpt pejabat, tugas serta wewenang
yg masing2 mempunyai peranan ttt dlm kesatuan
yg utuh (Sutarto, 1993)
-Berdasarkan jenjang organisasi dibedakan 3
macam struktur organisasi.
-Maksud dari jenjang (hierarchy, level of manajemen,
scalar principle) adalah tingkat-tingkat satuan orga-
nisasi yg didlmnya tdpt pejabat, tugas serta wewe-
nang ttt menurut kedudukannya dari atas ke
bawah dlm fungsi tertentu.
-Jumlah jenjang organisasi yg benar adalah se-
pendek mungkin.
Agar supaya diperoleh struktur organisasi yg sehat
dan efisien, maka dlm membentuknya hrs memper-
hatikan asas organisasi.
Macam Struktur Organisasi
1. Struktur organisasi pipih (flat top organization),
yaitu struktur organisasi yg melaksanakan jen-
jang organisasinya antar 2 s/d 3 tingkat.
2. Struktur organisasi datar, yaitu struktur organisa-
si yg melaksanakan jenjang organisasi s/d
4 tingkat.
3. Struktur organisasi curam, yaitu struktur organis-
asi yg melaksanakan jenjang organisasi s/d
5 tingkat.
Asas-asas Organisasi
Pengertian:
berbagai pedoman yg sejauh mungkin hendaknya
dilaksanakan agar diperoleh struktur organisasi yg
baik, dan aktivitas organisasi dpt berjalan lancar.
Peran Asas:
1. Pedoman utk membentuk struktur organisasi yg
sehat dan efisien
2. Pedoman utk melakukan kegiatan organisasi
agar dapat berjalan lancar
Beberapa Asas Organisasi
1. Perumusan tujuan dengan jelas
Memudahkan utk dijadikan pedoman dlm menetap-
kan haluan organisasi, pemilihan bentuk organisasi,
pembentukan struktur organisasi, penentuan ma-
cam pekerjaan yg dilakukan.
2. Departemenisasi
Maksud departemenisasi : aktivitas utk menyusun
satuan2 organisasi yg akan diserahi bidang kerja
ttt atau fungsi tertentu ( sekelompok aktivitas
sejenis berdasarkan kesamaan sifatnya atau
pelaksanaannya)
3. Pembagian Kerja
-sbg rincian serta pengelompokan aktivitas2 yg
semacam atau erat hubungannya satu sama lain utk
dilakukan olh satuan organisasi ttt.
-Sbg rincian serta pengelompokkan tugas2 yg
semacam atau erat hubungannya satu sama lain utk
dilakukan olh seorang yg memiliki jabatan tertentu.
4. Koordinasi (keselarasan)
-adanya kesatuan tindakan, kesatuan usaha, penye-
suaian antar bagian, keseimbangan antar bagian
maupun sinkronisasi.
5. Pelimpahan Wewenang
-penyerahan sebagian hak utk mengambil tindakan
yg diperlukan agar tugas dan tanggungjawab
dpt dilaksanakan dgn baik dr pejabat yg satu kpd
pejabat yg lain.
6. Rentangan Kontrol (span of control, span of
authority, span of manajemen)
-Jumlah terbanyak bawahan langsung yg dpt
dipimpin dgn baik olh seorang atasan ttt.
7. Jenjang Organisasi (hierarchy, level of mana-
jemen, scalar principle)
-Tingkat2 satuan organisasi yg didlmnya tdp pejabat,
tugas serta wewenang ttt menurut kedudukannya
dr atas ke bawah dlm fungsi tertentu.
- Jumlah jenjang organisasi hrs sependek mungkin.
8. Kesatuan Perintah (unity of command, one
master, responsibility to one superior)
- tiap2 pejabat dlm organisasi hendaknya hanya
dpt diperintah dan bertanggungjawab kpd seorang
pejabat atasan tertentu.
9. Fleksibilitas
-Daya penyesuaian diri dgn berbagai perubahan2
tanpa mengurangi kelancaran aktivitas yg sedang
berjalan.
10. Berkelangsungan
-Kemampuan dlm menyediakan berbagai sarana agar
dpt melakukan aktivitas operasinya secara terus-
menerus.
11. Keseimbangan
-Penempatan satuan2 organisasi pd struktur yg
sesuai dgn peranannya.
Macam/Jenis Organisasi
Atas dasar tingkat kepastian struktur:
1.Organisasi formal, yang dicirikan:
-Punya struktur yg dinyatakan dgn baik, yg gmbrkan
hubungan2 wewenang, kekuasaan, akuntabilitas,
dan tanggungjawab
-Punya rincian pekerjaan yg jelas bagi tiap anggota
-Jenjang tujuan organisasi dinyatakan secara tegas
-Status, perstise, gaji, pangkat dan lain2 penghasilan
diatur dan dikontrol secara baik
-Biasanya tahan lama dan terencana, krn penempatan-
nya sesuai dgn peraturan, relatif tidak fleksibel.
-Keanggotaan diperoleh dgn sadar, pd waktu tertentu,
dan terbuka
-Contohnya perusahaan, pemerintahan dan universitas
2. Organisasi informal, yang dicirikan:
-Disusun secara bebas, fleksibel, tak pasti, dan
spontan
-Keanggotaan diperoleh dgn sadar atau tdk sadar
-Sukar menentukan waktu yg pasti seseorang men-
jadi anggota
-Hubungan para anggota dan tujuan organisasi tdk
dirinci
-Contohnya perkumpulan bridge, orang-orang yg
menolong di jalan, dan persahabatan.
Atas dasar keterlibatan emosi anggota:
1. Organisasi primer, yang dicirikan:
-Bersifat pribadi dan keterlibatannya bersifat
emosional
-Hubungannya langsung, spontan dan tatap muka
-Didasari untuk saling memuaskan ketimbang ke-
wajiban yg dinyatakan secara pasti
-Berorientasi memuaskan tujuan mereka sendiri
-Contohnya keluarga, orang-orang yang mengabdi
pada profesinya.
2. Organisasi sekunder
-Hubungan berdasarkan akal, rasional dan perjanjian
(kontraktual)
-Hubungan cenderung diresmikan dan bersifat imper-
sonal dengan kewajiban yg dinyatakan secara jelas
dan tegas
-Mereka tdk memuaskan tujuan mereka sendiri, te-
tapi mempunyai anggota2 krn dpt memberikan sara-
na utk tujuan para anggotanya
-Anggota melibatkan diri hanya dgn cara yg terbatas.
Atas dasar tujuan, tergantung dari tujuan2 khusus dr para
anggota yang ingin dilayani, misalnya:
1. Organisasi pengabdian, yg membantu orang2 tanpa me-
nuntut gaji penuh dr penerima pelayanan seperti yayasan
amal.
2. Organisasi ekonomi, yg memberikan barang pelayanan
dgn imbalan beberapa bentuk pembayaran, seperti
korporasi, perusahaan.
3. Organisasi keagamaan, yg memberikan kebutuhan rohani
para anggota, seperti NU, Muhamadiah.
4. Organisasi pertahanan dan keamanan masyarakat dan
negara sepertiTNI dan Polisi
5. Organisasi negara, yg memuaskan kebutuhan secara teratur
dan terus menerus seperti pemerintahan pusat s/d daerah
6. Organisasi Sosial yang melayani kebutuhan sosial dr orang2,
7. Organisasi yg lainnya.
Soal:
1. Apa yang dimaksudkan dgn oganisasi sosial
2. Jelaskan ciri-ciri dr suatu organisasi sosial
3. Jelaskan alasan seseorang masuk organisasi sosial
4. Apa yang dimaksud dgn organisasi
5. Jelaskan unsur-unsur dr oganisasi
6. Jelaskan organisasi sbg sistem tertutup dan sistem
terbuka
7. Apa yang dimaksudkan dgn struktur organisasi
8. Jelaskan maksud dr struktur organisasi yang sehat dan
efisien.
9. Jelaskan macam-macam struktur organisasi
10. sebutkan macam-macam organisasi dgn contohnya
TERIMA KASIH