Anda di halaman 1dari 3

LEAFLET DIABETES MELITUS (KENCING MANIS)

Apa itu penyakit Diabet (kencing Manis) ?


Diabetes Melitus ( Kencing Manis ) merupakan suatu penyakit metabolic yang ciri
khas ditandai dengan tinggnya kadar gula di dalam darah dikarenakan kelainan
sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya ( sekresi dan kerja insulin ).
Gangguan tersebut apabila berlangsung lama mengakibatkan kerusakan jangka
panjang dan disfungsi organ
tubuh misalnya mata (retinopati), Jantung (PJK), ginjal (Nefropati) dan pembuluh
darah (vasculopati gangren)

Apa Penyebab Penyakit Diabet ?
Penyebab adalah kumpulan masalah anatomi dan kimiawi akibat dari sejumlah faktor
sehingga menimbulkan Defisiensi insulin absolut atau relatif Gangguan fungsi insulin.
Faktor- faktor tersebut meliputi genetik! Trauma, Obesitas ( kelebihan Berat
Badan ), Kurangnya aktifitas Jasmani dan pola makan yang tidak seimbang.

Bagaimana Tanda dan Gejala ?
Tanda dan gejala Diabetes Melitus
3 P yaitu Poliuri ( sering buang air kecil ), Polidipsi ( sering merasa haus setelah
minum ) dan Polipagi ( sering merasa lapar setelah makan )
Penurunan Berat Badan yang tidak jelas sebabnya
Badan terasa lemah dan lemah
Sering kesemutan dan gatal-gatal
Matakabur
penurunan atau kelemahan ereksi pada laki laki
Gatal- gatal pada alat kelamin wanita

Apa Faktor dan Resiko Terjadinya Diabet ?
Faktor Resiko Diabetos Melitus
Usia lebih 45 tahun
Berat badan lebih / over weight (IMT>23kg/m2)
Hipertensi
Riwayat keluarga dengan Diabetes Melitus ( Kencing Manis )
Riwayat keguguran berulang ( abortus ), Melahirkan anak cacat atau Berat Badan
Lahir > 4000 gr
Kolesterol HDL < 35 mg / dl dan atau Trigliserida > 250 mg / dl

Bagaimana Konplikasi jika Penyakit Diabet tidak di Obati ?
Komplikasi penyakit diabet adalah sebagai berikut :
Ketoasidosis dapat menyebabkan koma diabetikum sampai dengan kematian
Retinopati yang dapat berakibat dengan kebutaan
Nefropati yang dapat menyebabkan gagal gijal sampai dengan kematian
Penyakit Jantung Koroner ( PJK ) yang berakibat pembesaran jantung
Penyakit pembuluh darah ferifer yang berakibat ulkus, callus, gangren dll
sampai dengan kematian

Bagaimana Pengobatannya ?
Pengobatan atau terapi
Non Farmakologi
Farmakologi
OAD ( obaf Anti Diabet )
lnsulin
PencegahanKomplikasi

Bagaimana Penyegahannya ?
Pencegahan
Periksa Gula Darah secara rutin
Waspadai 3 P (Poli uri, Poli Dipsi dan polipagi)
Pola makan dan pola hidup sehat
Olah Raga Teratur







Kriteria diagnosis untuk gangguan kadar gula darah. dikeluarkan oleh WHO
KADAR GULA
DALAM DARAH
(KONDISI)
NORMAL DIABETES IGT
METODE
PENGUKURAN
GULA DARAH
PUASA
(FASTING
GLUCOSE)
< 110
mg/dL
> 126
mg/dL
110 < X< 126
mg/dL
GULA DARAH
SEWAKTU
(2-h GLUCOSE)
Tidak spesifik.
Nilai yang
sering dipakai
< 140
mg/dL
> 200
mg/dL
140 < X < 200
mg/dL
IGT oleh WHO didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang mempunyai
resiko tinggi untuk terjangkit diabetes walaupun ada kasus yang menunjukkan
kadar gula darah dapat kembali ke keadaan normal

Hindari 5 jenis makanan manis dibawah ini jika kadar gula darah Anda tinggi.
1. Mie dan Pasta
Sebagian besar pasta dan mie memiliki indeks glikemik tinggi. Artinya pasta dan mie
dibuat dengan olahan karbohidrat sederhana seperti gandum atau tepung beras.
Konsumsi karbohidrat tinggi bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.
2. Kafein
Beberapa penelitian, salah satunya yang berjudul Diabetes Care ditulis oleh
Hudson Lee dan Kilpatrick pada 2005 menunjukkan kafein memiliki dampak negatif
pada penderita diabetes. Untuk itu, akan lebih jika Anda mengurangi minuman yang
mengandung kafein.
3. Kentang
Kandungan karbohidrat pada kentang yang tinggi, membuat indeks glikemiknya juga
tinggi. Untuk itu, kurangi konsumsi kentang, baik yg dipanggang, direbus /digoreng.
4. Roti putih
Kurangi konsumsi roti yang terbuat dari tepung putih. Lebih baik pilih roti yang
terbuat dari tepung gandum.