Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN METODE KUANTITATIF UNTUK BISNIS

PERTEMUAN KE 3 DAN 4




Di Susun Oleh :
Nama : Mohamad Hanafi
Nim : 095410134
Jurusan : Teknik Informatika/Strata-1



LABORATORIUM TERPADU
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
AKAKOM
Yogyakarta
2012

PERTEMUAN KE-3
PENYELESAIAN MASALAH PROGRAM LINEAR
MASALAH MINIMISASI DENGAN METODA SIMPLEX


A. TEORI
Metode simplex dalam Program Linear bermanfaat untuk memacahkan kasus-kasus yang
melibatkan tiga variabel atau lebih. Masalah maksimasi, biasanya memiliki kendala
pertidaksamaan jenis .
Masalah minimasi biasanya memiliki kendala pertidaksamaan jenis .
Masalah minimasi menggunakan langkah-langkah yang sama seperti pada
masalah maksimasi, tetapi ada beberapa penyesuaian yang harus dibuat.
Bagi kendala pertidaksamaan jenis , maka variabel slack ditambahkan untuk
menghabiskan sumber daya yang digunakan dalam kendala. Cara ini tidak
dapat diterapkan pada kendala pertidaksamaan jenis dan kendala persamaan
(=).

B. PEMBAHASAN
Pada pembahasan dilaksanakan pertemuan ke -3 kemaren intinya sama aja kasusnya tapi
yang membedakan ialah kalau ini kita mencari minimisasi langsung saja ke masalah yang
disajikan dalam soalnya apabila digambarkan model matematisnya perlu kita ketahui
pada model ini ada yang diralat karena sedikit menjengkelkan dan bingung diwaktu
praktikum :
Minimalkan Z = 2x1 + 3x2 + 5x3 + 7x4
Memenuhi 10x1 + 4x3 400
4x2 + 5x4 100
x1 + x2 + x3 + x4 1.200
x1,x2,x3,x4 0
sedangkan kita selesaikan dengan Winqsb adalah sebagai berikut :

Pada gambar diatas mempunyai variabel yang dituliskan x1, x2, x3 dan x4 dan mepunyai
3 constraint yang dituliskan c1,c2 dan c3
Pada tahap selanjutnya kita akan melkukan iterasi sampai nilai pada tabel ditemukan
maksimal sehingga iterasi akan diselasaikan :

Iterasi tersebut sudah selesai kenapa dikatakan selasai karena dalam tabel yang
menunjukkan c(j)-z(j) tidak ada nilai kurang dari nol dalam tabel tersebut terdapat
nilai dari x1=0, x2=0, x3=30000 dan x4=37500 dan dapat diketahui oleh user dengan
mudah apabila sudah muncul konfirmasi The simplex method complete maka iterasi
sudah selesai.
Maka langkah terakhir adalah mencari nilai minimal seperti dibawah ini :

Nilai minimal didapat 2.425.0000 yang didapat dari x1=1.1750000 dan x2=25.0000

Latihan yang pertama
Alangkah baiknya kita sebelum memasukkan ke Program Winqsb kita ketahui model
matematisnya karena setiap permasalahan yang ada kita harus dapat merumuskan
model matematisnya dengan benar, kesalahan menentukan model matematis, akan
mengakibatkan kesalahan dalam penyelesaian masalah dengan menggunakan
WinQSB
Model matemtisnya:
Minimum Z = 3x1 + 5x2
Memenuhi 10x1 + 2x2 + 20
6x1 + 2x2 36
x2 2
x1,x2 0

Penginputan dapat diperlihatkan seperti ini :

Dalam tabel diatas mempunyai jumlah variabel 2 yaitu x1 dan x2 dan mempunyai 3
constraint yaitu : c1,c2 dan c3
Pada tahap selanjutnya kita melakukan iterasi seperti pada gambar dibawah ini:

Kita perlu ketahui kenapa bisa berhenti pada iterasi diatas disebabkan nilai pada tabel zj-cj
diperoleh x1=0 dan x2=0 kenapa nilai 0(kosong/nol) sudah berhenti karena dalam rumusnya
nilai tidak boleh kurang dari nol dan nilai nol sudah dianggap maksimal
Langkah terakhir kita menentukan nili minimal yang seperti pada tabel dibawah ini :

Diperoleh nilai minimal 26.0000 dari x1=5,3333 dan x2=2,0000

Latihan kedua
Penginputan koma pada WinQSB yaitu dengan menggunakan titik berikut
Sedangkan digambarkan pada model matematisnya:
Minimum Z = 0,06x1 + 0,10x2
Memenuhi 4x1 + 3x2 12
3x1 + 6x2 12
5x1 + 2x2 10
x1, x2 0
gambarannya :

Terdapat 2 variabel yaitu x1 dan x2 dan terdapat 3 constraint yaitu c1,c2 dan c3
Selanjutnya yaitu mengetahui tabel iterasi :

Kita sudah tahu persis setelah dibahas pada latihan pertama dan praktikum bagaimana
cara membaca kenapa tabel bisa berhenti disalah satu iterasi soalnya kita lihat aja pada
tabel zj-cj dimana pada x1=0 dan x2=0

Tahap selanjutnya kita mengetahui nilai minimum kita juga bisa melihat pada grafik :

Nilai minimum diperoleh = 0,2440 yang ddapatkan x1=2,4000 dan x2=0,8000

C. TUGAS
1. Model Matematis pada praktikum pertama :
Minimalkan Z = 2x1 + 3x2 + 5x3 + 7x4
Memenuhi 10x1 + 4x3 400
4x2 + 5x4 100
x1 + x2 + x3 + x4 1.200
x1,x2,x3,x4 0
Model Matematis pada latihan pertama :
Minimum Z = 3x1 + 5x2
Memenuhi 10x1 + 2x2 + 20
6x1 + 2x2 36
x2 2
x1,x2 0
Model Matematis pada latihan kedua :
Minimum Z = 0,06x1 + 0,10x2
Memenuhi 4x1 + 3x2 12
3x1 + 6x2 12
5x1 + 2x2 10
x1, x2 0
2. Untuk penyelesaian saya deskripkan dengan tabel saja pada WiNQSB adalah seperti berikut :
Pada praktikum pertama adalah seperti berikut :

Nilai ditemukan minimal = 2.425.0000 yang diperoleh dari x1=1.175.0000 dan x2=25.0000

Pada penyelesaian latihan pertama :

Nilai minimal diperoleh = 26.000 yang didapat pada x1=5,3333 dan x2=2,0000
Sedangkan pada latihan yang terakhir atau yang kedua :

Nilai minimal = 0,2240 diperoleh x1=2,4000 dan x2=0,8000

D. KESIMPULAN
Pada kasus minimisasi kendala diberi tanda yang secara grafis titik-titik
di sebelah kanan kendala yang memenuhi syarat. Pada kasus minimisasi solusi
optimal dapat ditentukan dengan 2 cara yaitu dengan isocost line dan corner
point. Untuk mencari solusi optimal denan isocost line, solusi optimal adalah
titik yang paling dekat dengan titik nol tetapi masih berada pada area layak.
Sedangkan penentuan solusi optimal dengan corner point, solusi optimal
ditentukan dengan cara mencari nilai Z yang paling rendah.
Dalam Linear Programming dengan metode grafik sering dijumpai
permasalahan secara teknis, yaitu: infeasibility , unboundedness, redundancy,
alternate optimal solutions.

E. LISTING
Terlampir












































PERTEMUAN KE-4
PENYELESAIAN MASALAH PROGRAM LINEAR MASALAH
IRREGULER(PENYIMPANGAN BENTUK STANDAR) DENGAN METODA SIMPLEX


A. TEORI
Motode analisis yang paling bagus untuk menyelesaikan persoalan alokasi sumber adalah metode
program linier. Pokok pikiran yng utama dalam menggunakan program linier adalah merumuskan
masalah dengan jelas dengan menggunakan sejumlah informasi yang tersedia.

B. PEMBAHASAN
Pada yang sudah dipraktekkan di laboratorium adalah sebagai berikut :
Sebelumnya kita harus tahu model matematis terlebih dahulu
Min Z = -3x1 + x2
Memenuhi 3x1 + 4x2 12
-x1 + 2x2 8
x1, x2 0
pada penginputan di WinQSB seperti dibawah ini gambarannya :

pada tabel diatas terdapat 2 variabel dan 2 constraint persis pada model matematikan yang
sebelumnya telah saya buat diatas pada iterasi atau langkah selanjutnya adalah dengan
menggunakan Solve and Analyse pada tahap yang telah ditentukan pada nilai z(j)-c(j)
dketahui nilai min maka iterasi tersebut akan berhenti tabel dibawah ini dilakakukan sampai 3
iterasi berikut gambar iterasi terakhirnya :

pada tahap yang terkhir yaitu kita melihat nilai minimsasinya pada tahap ini tabel tersebut
tidak dapat menampilkan nilainya karena kemungkinan pada model matematisnya kurang
atau nilainya tidak sesuai dengan minimisasi sehingga muncul seperti berikut :

Latihan yang pertama :
Model matematis dapat digambarkan seperti berikut :
Max Z = 5x1 x2 + 2x3
Memenuhi 7x1 + 2x2 x3 8
x1 3x2 2x3 4
3x1 x2 + 6x3 5
Pada model matematis ini kita cari maksimisasi beda pada praktikumnya kita cari
minimisasi berikut model penginputan dari WinQSB pada tabel dibawah ini terdapat 3
variabel(x1,x2, dan x3) dan 3 constraint(c1,c2, dan c3) :

Langkah selanjutnya kita menentukan nilai optimal pada tabel pada tahap iterasi ini
berakhir sebanyak 4 iterasi yang dilkukan sehingga pada tabel yang terakhir bisa
dilihat di bawah ini:

Tabel diatas mempunyai nilai optimal yang didapat pada z(j)-c(j) adalah 0 pada iterasi
ini kita mencari nilai maksimal kalau nilai maksimal berarti kita mencari nilainya
diatas 0 sedangkan pada minimisasi kita mencari nilai di bawah nol.
Langkah terakhir kita mencari nilai maksimalnya berikut adalah gambar nilai maks :

Tabel diatas ditemukan nilai maks = 5,6731 diperoleh dari x1= 0,8558 x2=0,8750 dan
x3= 0,2596

Latihan kedua :
Model matematis dapat ditulis sebagai berikut :
Maks Z = 3x1 + 2x2
Memenuhi 2x1 + x2 2
3x1 + 4x2 12
x1,x2 0
inputan pada WinQSB seperti berikut :

tabel diatas terdapat 2 variabel dan 2 constraint
tahap selanjutnya kita menentukan iterasi pada tabelnya tabel ini berkhir pada iterasi ke-2
sehingga akan dimunculkan gambar dibawah ini :

tabel diatas sepertinya kurang optimal karena nilai pada iterasi tabel yang terakhir masih
terdapat nilai negatif kanapa bisa begitu karena pada teori yang diajarkan iterasi terakhir tidak
boleh ada yang negatif kecuali kita mencari minimisasi.
Langkah yang terakhir kita perlu mengetahui nilai maks yang dihasilkan tabel pada latihan 2:

Tabel diatas tidak menunukkan nilai masimalnya karena pada tabel iterasi yang terakhir ada
yang cacat sehingga akan dimunculkan secara tidak pasti seperti pada gambar diatas.

Latihan ke tiga :
Pada latihan yang terakhir ini kita disuguhkan dengan soal cerita yang lumayan agak mumet
nang sirah hehehe....!! tapi Alhamdulilah pada latihan terakhir ini saya betanya pada asdos
pada awalnya lumayan agak bingung tapi paham juga akhirnya inilah hasil model
matematisnya yang saya buat :
Maks Z = 400x1 + 200x2
Memenuhi x1 + x2 = 30
2x1 + 8x2 80
x1 20
x1,x2 0
dimodelkan pada WinQSB adalah seperti berikut :

tabel diatas mempunyai 2 variabel dan 3 constraint
tahap selanjutnya kita menentukan nilai pada tabel atau mentukan berapa jumlah
iterasi yang diperoleh ang diperoleh iterasi pada tabel sebanyak 2 sehingga akan
dimunculkan seperti berikut :

nilai tabel diatas sudah merupakan nilai optimal untuk definisi mencari maks karena
pada nilai Z(j)-C(j) sudah menunjukkan nilai 0 maka iterasi dihentikan.
Tahap terakhir seperti yang sudah dilakukan pada tahap-tahap sebelumnya yaitu
mencari nilai maks yaitu seperti berikut :

Tabel diatas mendapatkan nilai maks = 10.000 diperoleh dari x1= 20.0000 dan x2=
10.0000

C. TUGAS
1. Menyelesaikan program dengan program linear dalam hal ini saya menyelesaikan
dengan metode grafis :
Pada praktikum pertama :

Keterangan pada praktikum yang pertama tidak ditemukan hasil minimumnya
soalnya pada table iterasi tidak ditemukan nilai optimalnya.
Pada Latihan pertama :

Untuk latihan yang pertama ialah ditemukan nilai maksimalnya yaitu 5,67 diperoleh dari
x1=0,86 , x2=0,88 dan x3=0,26
Pada latihan kedua :
grafik ini
menunjukkan atau tidak dapat ditemukan nilai maksimum karena pada iterasi table yang
dilakukannya tidak ada nilai yang optimal.
Latihan ke-3:

Sebelum menunjukkan program linear diatas harusnya kita menunjukkan table
iterasi pada table iterasi ini sudah menunjukkan nilai optimalnya sehingga Pada
grafik diatas terdapat nilai maksimal 10.000 diperoleh dari x1= 20,00 dan x2 =
10,00

2. Membuat manual atau dengan menggunakan model matematis
Pada model matematis praktikum :
Min Z = -3x1 + x2
Memenuhi 3x1 + 4x2 12
-x1 + 2x2 8
x1, x2 0
Pada model matematis Latihan ke-1 :
Max Z = 5x1 x2 + 2x3
Memenuhi 7x1 + 2x2 x3 8
x1 3x2 2x3 4
3x1 x2 + 6x3 5
Pada latihan ke-2 :
Maks Z = 3x1 + 2x2
Memenuhi 2x1 + x2 2
3x1 + 4x2 12
x1,x2 0
latihan ke-3 :
Maks Z = 400x1 + 200x2
Memenuhi x1 + x2 = 30
2x1 + 8x2 80
x1 20
x1,x2 0

3. Dengan sehubungan soal diatas yang berkaitan dengan irreguler maka tidak bisa
dikerjakan dengan metode grafis,
Alasannya kenapa karena pada metode grafis cara menyelesaikannya masalah
hanya dapat dengan menggunakan 2 variabel sedangkan pada soal masalah diatas
ada yang mempunyai 3 variabel secara detailnya begini saja saya tak sampaikan
satu persatu dari masalah soalnya :
Pada masalah praktikum (Soal Praktikum) itu bisa untuk dikerjakan dengan menggunkan
metode grafis karena mempunyai 2 variabel.
Pada Latihan yang pertama tidak dapat dikerjakan dengan metode grafis karena mempunyai 3
variabel
Pada Latihan ke-2 dan ke-3 bisa dikerjakan dengan menggunakan metode grafis karena
keduannya mempunyai 2 variabel.

D. KESIMPULAN
Pada persoalan yang kita hadapi ini adalah masalah program linear irreguler dengan metoda
simplex dapat kita ketahui untuk pada model matematisnya tanda-tandanya sudah tak
beraturan disamping itu untuk mengerjakan ataupun menentukan model matematis kita harus
sangat hati-hati karena kesalahan kita dalam membuat model matematisnya kesalahan kita
pula untuk menginputkan ke dalam program linear maka dari itu jangan terjebak dengan soal.

E. LISTING
Terlampir