Anda di halaman 1dari 15

Analisa Kimia Air I

Analisa Kimia Air I


Pemeriksaan Kekeruhan Air
4
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqw
ertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert
yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiop
asdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas
dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf
ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh
jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjkl
zxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx
cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcv
bnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbn
mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnm
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqw
ertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert
yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiop
asdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfgh
jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjkl
Anggi
Diah
asana
h
!rima"
#
$ldina "
D
Pemeriksaan Kekeruhan Air 1
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang
diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir
71% permukaan bumi. Air bersih penting bagi kehidupan manusia.
Namun air banyak mendapat penemaran baik dari sumber d!mestik maupun
n!n d!mestik. "emua bahan penemar tersebut seara langsung ataupun tidak
langsung akan mempengaruhi kualitas air. Adanya penemar ini dapat menyebabkan
kekeruhan pada air.
Kekeruhan pada air dalam istilah teknik biasanya disebut dengan turbiditas.
Kekeruhan adalah keadaan buram atau kekaburan dari airan yang disebabkan !leh
partikel indi#idu $padatan tersuspensi% yang umumnya tidak terlihat dengan mata
telan&ang, mirip dengan asap di udara. Pengukuran kekeruhan adalah tes kuni dari
kualitas air. Kekeruhan dalam air permukaan dapat disebabkan !leh pertumbuhan
'it!plankt!n, kegiatan manusia yang mengganggu tanah, seperti k!nstruksi dapat
menyebabkan tingkat sedimen yang tinggi ketika memasuki perairan selama musim
hu&an karena limpasan air hu&an sehingga meniptakan k!ndisi keruh.
Kekeruhan dapat diukur dalam banyak ara. "eara tradisi!nal, met!de
(aks!n )andle dapat digunakan untuk mengukur kekeruhan dimana hasilnya
dinyatakan sebagai Jackson Turbidity Unit $(*+%. Namun, met!de ini tidak dapat
mengukur kekeruhan dalam k!nsentrasi rendah sehingga harus digunakan
turbidimeter.
*urbidimetri adalah suatu met!da analisis kuantitati' yang berdasarkan pada
pelenturan sinar !leh suspensi ,at padat. Pada dasarnya yang diukur adalah
perbandingan antara intensitas sinar yang diteruskan dengan intesitas sinar mula -
mula.
.. /umusan masalah
/umusan masalah dalam makalah lap!ran praktikum ini adalah sebagai
berikut 0
1% *entang air
.% "umber air
1% Kekeruhan air
4% *urbiditimeter
2% +raian alat dan bahan yang digunakan dalam pemeriksaan kekeruhan air
3% Pr!sedur penentuan kadar kekeruhan air
7% 4asil praktikum pemeriksaan kekeruhan air
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air .
1. 6atasan masalah
6atasan masalah dalam makalah lap!ran praktikum ini adalah penentuan
kadar kekeruhan air menggunakan turbiditimeter.
4. *u&uan
Adapun tu&uan dalam pembuatan makalah lap!ran praktikum ini adalah 0
1% 7endeskripsikan tentang air
.% 7endeskripsikan sumber air
1% 7endeskripsikan kekeruhan air
4% 7endeskripsikan turbiditimeter
2% 7endeskripsikan uraian alat dan bahan yang digunakan dalam pemeriksaan
kekeruhan air
3% 7endeskripsikan pr!sedur penentuan kadar kekeruhan air
7% 7endeskripsikan hasil praktikum pemeriksaan kekeruhan air
2. 7an'aat
7elalui makalah lap!ran praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat
mengetahui seputar pemeriksaan kekeruhan air menggunakan turbiditimeter beserta
ketentuan dan mengetahui landasan te!ri serta pr!sedur penger&aannnya.
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 1
BAB II
METODOLOGI TEORI
1. Air
Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. *idak ada satupun makhluk
hidup yang berada di planet bumi ini, yang tidak membutuhkan air. 8i dalam sel
hidup, baik pada tumbuh - tumbuhan ataupun pada hewan $ termasuk di dalamnya
pada manusia % akan terkandung se&umlah air, yaitu lebih dari 72% kandungan sel
tumbuh - tumbuhan atau lebih dari 37 % kandungan sel hewan, terdiri dari air. (ika
kandungan tersebut berkurang, misalnya dehidrasi pada manusia yang diakibatkan
muntaber, kalau tidak epat ditanggulangi akan mengakibatkan kematian. *anaman
yang lupa tidak disiram pun akan layu dan kalau dibiarkan akan mati $ "uriawiria,
.992 %.
Air dipermukaan bumi ini terdiri atas :7 % air asin di lautan, . % masih
berupa es, 9,999: % berupa danau, 9,9999: % merupakan air tawar di sungai, dan
sisanya merupakan air permukaan yang dapat diman'aatkan untuk kebutuhan hidup
manusia, tumbuhan dan hewan yang hidup di daratan. ;leh sebab itu air merupakan
barang langka yang paling d!minan dibutuhkan di permukaan bumi ini $ Nugr!h!,
.993 %.
8itin&au dari segi ilmu kesehatan masyarakat, penyedian sumber air bersih
harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat karena persediaan air bersih yang
terbatas memudahkan timbulnya penyakit di masyarakat. <!lume rata - rata
kebutuhan air setiap indi#idu per hari berkisar antara 129 - .99 liter atau 12 - 49
gal!n. Kebutuhan air tersebut ber#ariasi dan bergantung pada keadaan iklim, standar
kehidupan, dan kebiasaan masyarakat $ )handra, .997 %.
*entu sa&a dengan semakin sulitnya tempat dan sumber air, semakin tinggi
nilai penemarannya, dan semakin tinggi biaya untuk peng!lahan dan pemurnian air
tersebut. ;leh karena itu, nilai air yang memenuhi syarat untuk kepentingan
kehidupan ditentukan berdasarkan syarat 'isik, persyaratan kimia dan persyaratan
bi!l!gis dari =4;, APP4A $ Amerian Publi 4ealth Ass!iati!n % Amerika "erikat,
atau 8epartemen Kesehatan /.I. $ "uriawiria, .992 %.
.. "umber Air
1% Air Laut
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 4
7empunyai si'at asin, karena mengandung garam Na)l. Kadar garam
Na)l dalam air laut 1%. 8engan keadaan ini, maka air laut tak memenuhi
syarat untuk air minum $ "utrisn!, .994 %.
.% Air Atm!s'ir, air materi!l!gik
Air hu&an merupakan sumber utama air bumi. =alau pada saat
presipitasi merupakan air yang paling bersih, air tersebut enderung
mengalami penemaran ketika berada di atm!s'er. Penemaran yang
berlangsung di atm!s'er itu dapat disebabkan !leh partikel debu,
mikr!!rganisme, dan gas, misalnya karb!n di!ksida, nitr!gen, dan am!nia
$ )handra, .997 %.
1% Air Permukaan
Adalah air hu&an yang mengalir di permukaan bumi. Pada umumnya
air permukaan ini akan mendapat peng!t!ran selama pengalirannya, misalnya
!leh lumpur, batang - batang kayu, daun - daun, k!t!ran industri k!ta dan
sebagainya $ "utrisn!, .994 %. Air permukaan ada . maam yakni 0
a. Air "ungai
8alam penggunaannya sebagai air minum, haruslah mengalami
suatu peng!lahan yang sempurna, mengingat bahwa air sungai ini pada
umumnya mempunyai dera&at peng!t!ran yang tinggi sekali. 8ebit
yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan akan air minum pada
umumnya dapat menukupi $ "utrisn!, .994 %.
b. Air /awa > 8anau
Kebanyakan air rawa ini berwarna yang disebabkan !leh
adanya ,at - ,at !rganik yang telah membusuk, misalnya asam humus
yang larut dalam air yang menyebabkan warna kuning !kelat. 8engan
adanya pembusukan kadar ,at !rganis tinggi, maka umumnya kadar ?e
dan 7n akan tinggi pula dan dalam keadaaan kelarutan ;
.
kurang
sekali $anaer!b%, maka unsur - unsur ?e dan 7n ini akan larut. Pada
permukaan air akan timbul algae $lumut% karena adanya sinar matahari
dan ;
.
$ "utrisn!, .994 %.
(adi untuk pengambilan air, sebaiknya pada kedalaman tertentu
di tengah - tengah agar endapan - endapan ?e dan 7n tak terbawa,
demikian pula dengan lumut yang ada pada permukaan rawa > telaga
$ "utrisn!, .994 %.
4% Air *anah
a. Air *anah 8angkal
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 2
*er&adi karena daya pr!ses peresapan air dari permukaan tanah.
Air tanah dangkal ini terdapat pada kedalaman 12,99 m. "ebagai
sumber air minum, air tanah dangkal ini ditin&au dari segi kualitas agak
baik. Kuantitas kurang ukup dan tergantung pada musim $ "utrisn!,
.994 %.
b. Air *anah 8alam
*erdapat setelah lapis rapat air yang pertama. Pengambilan air
tanah dalam tak semudah pada air tanah dangkal. 8alam hal ini harus
digunakan b!r dan memasukkan pipa kedalamnya sehingga dalam
suatu kedalaman $biasanya antara 199 - 199 m% akan didapatkan suatu
lapis air $ "utrisn!, .994 %.
. 7ata Air
Adalah air tanah yang keluar dengan sendirinya kepermukaan
tanah. 7ata air yang berasal dari tanah dalam, hampir tidak
terpengaruh !leh musim dan kualitas > kuantitasnya sama dengan
keadaan air dalam $ "utrisn!, .994 %.
1. Kekeruhan Air
Air dikatakan keruh, apabila air tersebut mengandung begitu banyak partikel
bahan yang tersuspensi sehingga memberikan warna > rupa yang berlumpur dan k!t!r
$ "utrisn!, .994 %.
Pengeruhan ter&adi disebabkan pada dasarnya !leh adanya ,at - ,at k!ll!id
yaitu ,at yang terapung serta terurai seara halus sekali. 4al ini disebabkan pula !leh
kehadiran ,at !rganik yang terurai seara halus, &asad - &asad renik, lumpur, tanah liat,
dan ,at k!ll!id yang serupa atau benda terapung yang tidak mengendap dengan
segera. Pengeruhan atau tingkat kelainan adalah si'at 'isik yang lain dan unik dari
pada limbah dan meskipun penentuannya bukanlah merupakan ukuran mengenai
&umlah benda - benda yang terapung, sebagai aturan umum dapat di pakai bahwa
semakin luar biasa kekeruhan semakin kuat limbah itu. "ampah industri dapat
menambah se&umlah besar ,at - ,at !rganik dan an!rganik yang menghasilkan
kekeruhan. Air uian di &alanan &uga menambah > menghasilkan kekelaman.
Kekeruhan di ukur dalam bagian - bagian per se&uta dalam ukuran berat atau dengan
miligram per liter, namun ukuran - ukuran demikian itu umumnya terbatas pada air
dan hanya kadang - kadang dibuat untuk limbah dan sel!kan. Namun, pada beberapa
limbah dan pr!ses - pr!ses pembenahan air, suatu penentuan kekeruhan seara epat,
mengingat penentuan - penentuan yang lambat dan makan waktu dari benda - benda
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 3
terapung yang di laksanakan untuk menilai kegunaan met!de yang di pergunakan
dalam pembuangan benda - benda terapung tersebut, dapat dibuat untuk memper!leh
keterangan yang penting $ 7ahida, 1::1 %.
Pengukuran langsung padatan tersuspensi t!tal sering makan waktu. Ilmuwan
sering mengukur kekeruhan $ turbiditas % yang dapat memperkirakan padatan
tersuspensi t!tal dalam suatu !nt!h air. *urbiditas di ukur dengan alat turbidiuster
yang mengukur kemampuan ahaya untuk melewati !nt!h air itu. Partikel yang
tersuspensi itu akan menghamburkan ahaya yang datang, sehingga menurunkan
intensitas ahaya yang di transmitasikan $ "astrawi&aya, .999 %.
Kekeruhan menun&ukkan si'at !ptis air yang menyebabkan pembiasan ahaya
ke dalam air, kekeruhan membatasi penahayaan ke dalam air. "ekalipun ada
pengaruh padatan terlarut atau partikel yang melayang dalam air namun penyerapan
ahaya ini dipengaruhi &uga bentuk dan ukurannya $ Agusnar, .99@ %.
Nilai kekeruhan air di k!n#ersikan ke dalam ukuran "i;
.
dalam satuan mg >
l. "emakin keruh air semakin tinggi daya hantar listrik dan semakin banyak pula
padatannya $ Agusnar, .99@ %. Nilai numerik yang menun&ukkan kekeruhan di
dasarkan pada turut ampurnya bahan - bahan tersuspensi pada &alannya sinar melalui
sampel. Nilai ini tidak seara langsung menun&ukkan banyaknya bahan tersuspensi,
tetapi ia menun&ukkan kemungkinan penerimaan k!nsumen terhadap air tersebut.
Kekeruhan tidak merupakan si'at dari air yang membahayakan, tetapi ia men&adi tidak
di senangi karena rupanya. +ntuk membuat air memuaskan untuk penggunaan rumah
tangga, usaha penghilangan seara hampir sempurna bahan - bahan yang
menyebabkan kekeruhan, adalah penting. Kekeruhan pada air merupakan satu hal
yang harus di pertimbangkan dalam penyediaan air bagi umum, mengingat bahwa
kekeruhan tersebut akan mengurangi segi estetika, menyulitkan dalam usaha
penyaringan dan akan mengurangi e'ekti#itas usaha desin'eksi $ "utrisn!, .994 %.
*entu sa&a dengan ara lain kekeruhan akan dapat dihilangkan. +ntuk bahan -
bahan yang mudah diendapkan kekeruhan di hilangkan dengan ara pengendapan
$ sedimentasi % ataupun 'iltrasi. "edangkan untuk bahan - bahan yang sukar
diendapkan dapat dihilangkan dengan ara 'iltrasi dan k!agulasi menggunakan
k!agulan yang kemudian dilan&utkan dengan ara 'iltrasi dan sedimentasi
$ "uriawiria, .992 %.
Air minum harus bebas dari kekeruhan. *urbiditas dapat di ukur dengan alat
yang disebut turbidimeter. "alah satu turbidimeter standar adalah Jackson Candle
Turbidimeter. 1 unit (aks!n )andle *urbidimeter dinyatakan dengan satuan (*+.
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 7
Pengukuran kekeruhan dengan ()* bersi'at #isual, yang di bandingkan air sampel
dengan standar. "elain dengan menggunakan ()*, kekeruhan sering di ukur dengan
met!de Nephel!metri. Pada met!de ini, sumber ahaya di lewatkan pada sampel dan
intensitas ahaya yang di pantulkan !leh bahan - bahan penyebab kekeruhan di ukur
menggunakan suspensi p!limer '!rma,in sebagai larutan standar. "atuan kekeruhan
yang di ukur dengan menggunakan Nephel!metri adalah N*+ $ Nephel!metri
*urbidity +nit %. "atuan (*+ dan N*+ sebenarnya tidak dapat saling mengk!n#ersi
akan tetapi "awyer A 7) )arty $ 1:7@ % mengemukakan bahwa 49 N*+ setara
dengan 49 (*+. "ementara itu batasan turbiditas yang di perb!lehkan adalah kurang
dari 2 N*+ $ )handra, .997 %.
8ari tin&auan tentang standar kualitas 'isik ini umumnya dapat dilihat bahwa
penyimpangan terhadap standar yang telah di tetapkan akan mengurangi penerimaan
masyarakat terhadap air tersebut dan menimbulkan kekhawatiran terkandungnya
bahan - bahan kimia yang dapat mengakibatkan e'ek t!ksik terhadap manusia
$ "utrisn!, .994%.
4. *urbidimetri
Interaksi /adiasi Blektr! 7agnetik $ /B7 % dengan at!m atau m!lekul yang
berada dalam media yang transparan, maka sebagian dari radiasi tersebut akan di
perikkan !leh at!m atau m!lekul tersebut. Perikan radiasi !leh at!m atau m!lekul
tersebut menu&u segala arah dengan pan&ang gel!mbang dan intensitas yang
dipengaruhi ukuran partikel m!lekul $ 7ul&a, 1::2 %.
8emikian pula yang ter&adi pada m!lekul C m!lekul dengan diameter yang
besar atau teragregasi sebagai !nt!h m!lekul suspensi atau k!l!ida. Perikan
hamburan pada larutan suspensi dan sistem k!l!ida pan&ang gel!mbangnya mendekati
ukuran partikel m!lekul suspensi atau sistem k!l!ida tersebut. /adiasi hamburan
tersebut dikenal sebagai hamburan Tyndal atau hamburan mie yang melahirkan
met!de turbidimetri $ 7ul&a, 1::2 %.
4amburan Tyndal adalah hamburan /B7 !leh m!lekul atau partikel yang
teragregasi dalam bentuk suspensi atau k!l!id yang partikel - partikelnya lebih besar
dari ukuran m!lekul. "i'at hamburan *yndal ini adalah 'rekuensi dan pan&ang
gel!mbang sama dengan sumber radiasi $ 7ul&a, 1::2 %.
4amburan *yndal diman'aatkan untuk turbidimetri dan ne'el!metri sebagai
penentuan kekeruhan. "ebagai standar dipakai larutan 2 gram hidra,in sul'at
$N
.
4
4
.4";
4
% dan 2 gram heksamitilen tetramin dalam 1 liter aDuadestilata. )ampuran
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air @
tersebut dinyatakan memberikan kekeruhan 4999 N*+ $ 7ul&a, 1::2 %. 7et!de
pengukuran turbiditas dapat di kel!mp!kkan kedalam 1 g!l!ngan 0
1% Pengukuran perbandingan intensitas ahaya yang di hamburkan terhadap
intensitas ahaya yang datang.
.% Pengukuran perbandingan ahaya yang diteruskan terhadap ahaya yang
datang.
1% Pengukuran e'ek ekstingsi, yaitu kedalaman ahaya mulai tidak tampak di
dalam lapisan medium yang keruh.
Instrumen pengukuran perbandingan *yndall disebut sebagai *yndall meter.
8alam instrumen ini intensitas diukur seara langsung, sedangkan pada ne'al!meter
intensitas ahaya diukur dengan larutan standar. *urbidimeter meliputi pengukuran
ahaya yang diteruskan. *urbiditas berbanding lurus dengan k!nsentrasi dan
ketebalan, tetapi turbiditas bergantung &uga pada warna. +ntuk partikel yang lebih
keil, rasi! *yndall sebanding dengan pangkat 1 dari ukuran partikel dan berbanding
terbalik terhadap pangkat 4 pan&ang gel!mbang $ Kh!pkar, .997 %.
6eberapa senyawa yang tak dapat larut, dalam &umlah sedikit, dapat disiapkan
dalam keadaan agregasi sedemikian sehingga diper!leh suspensi yang sedang -
sedang stabilnya. "i'at - si'at dari setiap suspensi akan berbeda - beda menurut
k!nsentrasi 'ase terdispersinya. 6ila ahaya di lewatkan melalui suspensi itu, sebagian
dari energi radiasi yang &atuh didisipasi $ dihamburkan % dengan penyerapan $ abs!rpsi
%, pemantulan $ re'leksi %, pembiasan $ re'raksi %, sementara sisanya di transmisi
$ diteruskan %. Pengukuran intensitas ahaya yang di transmisikan sebagai 'ungsi dari
k!nsentrasi 'ase terdispersi adalah dasar dari analisis turbidimetri. 6ila suspensi di
pandang dengan sudut tegak lurus terhadap arah ahaya yang &atuh, sistem nampak
!palesen $ berpendar seperti mutiara % disebabkan !leh pantulan ahaya dari partikel -
partikel suspensi itu $ e'ek *yndall %. )ahaya di pantulkan tak beraturan dan membaur,
sehingga istilah ahaya baur digunakan untuk menerangkan !palesens atau kekabutan
itu. Pengukuran intensitas ahaya baur ini $ dengan sudut tegak lurus terhadap arah
ahaya &atuh %, sebagai 'ungsi dari k!nsentrasi 'ase terdispersinya adalah dasar dari
analisis ne'el!metri. Analisis ne'el!metri adalah paling peka untuk suspensi -
suspensi yang sangat ener $ E 199 mg > l %. *eknik - teknik untuk analisis turbidimetri
dan analisis ne'el!metri masing - masing menyerupai analisis 'ilter '!t!metri dan
'lu!rimetri. 7embuat kur#a kalibrasi di an&urkan dalam penerapan - penerapan
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air :
ne'el!metri dan turbidimetri, karena hubungan antara si'at - si'at !ptis suspensi dan
k!nsentrasi terdispersinya paling &auh adalah semi empiris $ 6asset, 1::4 %.
8i dalam melakukan pengukuran turbidity menggunakan lilin turbidity meter
dari (aks!n dan ara Nephel!meter. Pengukuran dengan lilin turbidity meter
menggunakan tabung gelas yang di kalibrasi menurut tabel dan standar, lilin. "ampel
di tuang ke tabung sampai nyala lilin tidak kelihatan. *inggi tabung di ukur dan di
bandingkan dengan standar turbidity $1 unit turbidity F mg > l "i;
.
% $ "utrisn!, .994 %.
Pengukuran turbidity berdasarkan atas penetrasi sinar lilin melalui sampel air
sehingga nyala lilin tidak dapat diamati melalui air. Pengukuran ini hanya dapat
menentukan turbidity terendah .2 unit $ "utrisn!, .994 %.
)ara Nephel!meter merupakan pengukuran turbidity tidak langsung. )ara ini
membandingkan intensitas penyebaran ahaya yang disebabkan !leh sampel air
dengan intensitas yang disebabkan !leh suspensi standar air pada k!ndisi yang sama.
"emakin tinggi intensitas penyebaran ahaya, semakin tinggi penyebaran sinar. ;leh
karena itu baik sekali untuk mengukur turbidity yang rendah $ "utrisn!, .994 %.
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 19
BAB III
METODE PERCOBAAN
A. Waktu dan Tempat
=aktu dan tempat dilaksanakannya per!baan ini, yaitu sebagai berikut 0
4ari>*anggal 0 "abtu > 11 ;kt!ber .914
Pukul 0 12.99C 12.19
*empat 0 Lab!rat!rium Kimia AAK P(6
B. Alat dan Bahan
1. Alat
Alat C alat yang digunakan pada per!baan ini adalah,
1. satu set alat turbidimeter
.. 6ahan
6ahan - bahan yang digunakan pada per!baan ini adalah
1. air sungai
.. aDuades $4
.
;%
1. air minum san'!rd
4. air minum aDua
2. air kran
3. air sumur
C. Prosedur Kerja
Pr!sedur ker&a pada per!baan ini, yaitu sebagai berikut 0
1. Turbiditas
a% 7emasukkan larutan standar , lalu hek kekeruhannya. 6ila menun&ukkan angka 9,9 maka
alat siap dipakai
b% Isi masingCmasing sample pada tabung yang telah disediakan
% "ample dimasukan pada tempat pengukuran sampel yang ada pada turbidimeter
d% lalu hek kekeruhan masingCmasing sample
e% atat hasildan bandingkan
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 11
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil
4asil pengamatan dari per!baan ini, yaitu sebagai berikut 0
1. *abel Pengamatan
*urbiditas
NO. Samp! "!#!ru$a% &NTU'
1 air sungai .,7:
( aDuades $4
.
;% .,12
) air minum san'!rd 9,92
* air minum aDua 9,.:
+ air kran 7,::
, air sumur 2,21
B. Pembahasan
Kekeruhan adalah kekeruhan atau kekaburan dari suatu 'luida yang disebabkan
!leh indi#idu partikel $ endapan % yang umumnya tidak terlihat !leh mata telan&ang ,
mirip dengan mer!k!k di udara . Pengukuran kekeruhan adalah tes kuni dari kualitas air
.
)airan dapat mengandung padatan tersuspensi terdiri dari partikel berbagai ukuran.
"ementara beberapa bahan ditangguhkan akan ukup besar dan ukup berat untuk
menyelesaikan dengan epat ke dasar wadah &ika sampel airan yang tersisa untuk
berdiri, partikel sangat keil akan puas hanya sangat lambat atau tidak sama sekali &ika
sampel adalah teratur gelisah atau partikel k!l!id. PartikelCpartikel padat keil
menyebabkan airan keruh.
Kekeruhan $atau kabut% &uga diterapkan pada padat transparan seperti kaa atau
plastik. 8alam kabut pr!duksi plastik dide'inisikan sebagai persentase ahaya yang
dibel!kkan lebih dari .,2 G dari arah ahaya yang masuk.
*urbidimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengu&i kekeruhan, yang
biasanya dilakukan pengu&ian adalah pada sampel airan misalnya air. Prinsip ker&a dari
alat untuk mengu&i kekeruhan ini adalah alat akan memanarkan ahaya pada media atau
sampel, dan ahaya tersebut akan diserap, dipantulkan atau menembus media tersebut.
)ahaya yang menembus media akan diukur dan ditrans'er kedalam bentuk angka.
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 1.
Kekeruhan adalah ukuran yang kekeruhan yang ter&adi menggunakan e'ek ahaya
sebagai dasar untuk mengukur keadaan air baku dengan skala N*+ $nephel! metriH
turbidity unit% atau (*+ $&aks!n turbidity unit% atau ?*+ $'!rma,in turbidity unit%,
kekeruhan ini disebabkan !leh adanya benda terampur atau benda k!l!id di dalam air.
4al ini membuat perbedaan nyata dari segi estetika maupun dari segi kualitas air itu
sendiri. Kekeruhan merupakan keadaan mendung atau kekaburan dari airan yang
disebabkan !leh partikel indi#idu $padatan tersuspensi% yang umumnya tidak terlihat
dengan mata telan&ang, mirip dengan asap di udara. Pengukuran kekeruhan adalah tes
kuni dari kualitas air
Prinsip dari pengukuran kekeruhan $turbiditas% dapat ditentukan berdasarkan
banyaknya ahaya yang diserap dan dipanarkan !leh bahanCbahan yang terdapat dalam
air. Pengukuran nilai turbiditas ini dapat diukur dengan menggunakan turbidimeter
dengan met!de turbidimetri dimana sumber ahaya dilewatkan pada sampel dan
intensitas ahaya yang dipantulkan !leh bahanCbahan penyebab kekeruhan diukur dengan
menggunakan suspensi p!limer '!rma,in sebagai larutan standar dengan satuan N*+.
"emakin tinggi nilai padatan tersuspensi, nilai kekeruhan &uga semakin tinggi. Akan
tetapi tingginya padatan terlarut tidak selalu diikuti dengan tingginya kekeruhan. 8an
semakin tinggi nilai turbiditas maka kualitas sample air semakin buruk. Air tanah
memiliki nilai turbiditas rendah karena air tanah telah mengalami pr!ses 'iltrasi alamiah
!leh lapisan batuan di bawah permukaan tanah. 6erdasarkan Kep7enKes /I N!. :97
tahun .99. nilai turbiditas maksimal sebesar 2 mg>L dan tidak melebihi angka tersebut.
4asil yang diper!leh dari pengukuran nilai kekeruhan untuk sampel air sumur yaitu
2,21I air sungai .,7:I air aDua 9,.: I air kran I 7,:: I san'!rd 9,92 dan aDuadest .,12
Jang melebihi batas maksimal adalah air kran dan air sumur. Namun kalau dilihat
dari sample yang ukup &ernih, kemungkinan terdapat kesalahan pada alat sehingga tidak
akurat memberikan in'!rmasi mengenai kekeruhan sample.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
8ari hasil analisis sampel air dapat disimpulkan sebagai berikut0
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 11
1 Nilai kekeruhan sampel kurang dari batas maksimal dikatakan &ernih, yaitu
san'!rd , aDua, aDuadest, air sungai,
. Nilai kekeruhan sampel melebihi batas maksimal sehingga dikatakan keruh.yaitu
air kran dan air sumur
Kdengan atatan
B. Saran
"ebaiknya sebelum mengehek kekeruhan sample sebaiknya dipastikan alat, masih
ber'ungsi dengan baik
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4
Pemeriksaan Kekeruhan Air 14
DA-TAR PUSTA"A
http0>>'aradillahhemistry9:.bl!gsp!t.!m>.91.>94>lap!ranCturbiditas.html$1@19.914%.
https0>>www.g!!gle.!m>urlL
saFtArtF&ADFAesrFsAs!ureFwebAdF3AadFr&aAuatF@A#edF9)BsM?&A?AurlFhttp
%1A%.?%.?rep!sit!ry.usu.a.id%.?bitstream%.?1.14237@:%.?.39@:%.?4%.?)hapter
%.2.9II.pd'AeiFd@l6<I(K!tuJ6aN7gdg(AusgFA?M&)NN'CgJD'@*C
g,w.NNMN:2dg*=2IgAb#mFb#.77@@97@3,bs.1,d..B$1@19.914%.
Analisa Kimia Air I 5 Kel!mp!k 4