Anda di halaman 1dari 2

6

Macam-macam Batuan Metamorfisme


1. Slate
Slatemerupakan batuan metamorf terbentuk dari proses metamorfosismebatuan sedimen Shaleatau Mudstone
(batulempung) padatemperatur dan suhu yang rendah. Memiliki struktur foliasi (slaty cleavage) dan tersusun
atas butir-butir yang sangat halus (very finegrained).
Asal : MetamorfismeShaledan Mudstone
Warna : Abu-abu, hitam, hijau, merah
Ukuran butir : Very finegrained
Struktur : Foliated (Slaty Cleavage)
Komposisi : Quartz, Muscovite, Illite
Derajat metamorfisme: Rendah
Ciri khas : Mudah membelah menjadi lembaran tipis

2. Filit
Merupakanbatuan metamorf yang umumnyatersusun atas kuarsa, sericitemicadan klorit. Terbentuk dari
kelanjutan proses metamorfosismedari Slate.
Asal : MetamorfismeShale
Warna : Merah, kehijauan
Ukuran butir : Halus
Stuktur : Foliated (Slaty-Schistose)
Komposisi : Mika, kuarsa
Derajat metamorfisme: Rendah Intermediate
Ciri khas : Membelah mengikuti permukaan gelombang

3. Gneiss
Merupakanbatuan yang terbentuk dari hasil metamorfosismebatuan beku dalamtemperatur dan tekanan yang
tinggi. DalamGneiss dapat diperoleh rekristalisasi dan foliasi dari kuarsa, feldspar, mikadan amphibole.
Asal : Metamorfismeregional siltstone, shale, granit
Warna : Abu-abu
Ukuran butir : Medium Coarsegrained
Struktur : Foliated (Gneissic)
Komposisi : Kuarsa, feldspar, amphibole, mika
Derajat metamorfisme : Tinggi
Ciri khas : Kuarsadan feldspar nampak berselang-seling
dengan lapisan tipis kayaamphiboledan mika.

7

4. Sekis
Schist (sekis) adalah batuan metamorf yang mengandung lapisan mika, grafit, horndlende. Mineral pada batuan
ini umumnya terpisah menjadi berkas-berkas bergelombang yang diperlihatkan dengan kristal yang mengkilap.
Asal : Metamorfismesiltstone, shale, basalt
Warna : Hitam, hijau, ungu
Ukuran butir : Fine MediumCoarse
Struktur : Foliated (Schistose)
Komposisi : Mika, grafit, hornblende
Derajat metamorfisme: Intermediate Tinggi
Ciri khas : Foliasi yang kadang bergelombang, terkadang terdapat
kristal garnet
5. Marmer
Terbentuk ketika batugamping mendapat tekanan dan panas sehinggamengalami perubahan dan rekristalisasi
kalsit. Utamanyatersusun dari kalsiumkarbonat. Marmer bersifat padat, kompak dan tanpafoliasi.
Asal : Metamorfismebatu gamping, dolostone
Warna : Bervariasi
Ukuran butir : Medium CoarseGrained
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Kalsit atau Dolomit
Derajat metamorfisme: Rendah Tinggi
Ciri khas : Tekstur berupabutiran seperti gula, terkadang
terdapat fosil, bereaksi dengan HCl.

6. Kuarsit
Adalah salah satu batuan metamorf yang keras dan kuat. Terbentuk ketikabatupasir (sandstone) mendapat
tekanan dan temperatur yang tinggi. Ketikabatupasir bermetamorfosis menjadi kuarsit, butir-butir kuarsa
mengalami rekristalisasi, dan biasanyatekstur dan struktur asal padabatupasir terhapus oleh proses metamorfosis
.
Asal : Metamorfismesandstone(batupasir)
Warna : Abu-abu, kekuningan, cokelat, merah
Ukuran butir : Mediumcoarse
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Kuarsa
Derajat metamorfisme: Intermediate Tinggi
Ciri khas : Lebih keras dibanding glass

8

7. Milonit
Milonit merupakan batuan metamorf kompak. Terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang
mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan. Butir-butir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah
seperti schistose.
Asal : Metamorfismedinamik
Warna : Abu-abu, kehitaman, coklat, biru
Ukuran butir : Finegrained
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Kemungkinan berbedauntuk setiap batuan
Derajat metamorfisme: Tinggi
Ciri khas : Dapat dibelah-belah

8. Filonit
Merupakanbatuan metamorf dengan derajat metamorfismelebih tinggi dari Slate. Umumnyaterbentuk dari
proses metamorfismeShaledan Mudstone. Filonit mirip dengan milonit, namun memiliki ukuran butiran yang
lebih kasar dibanding milonit dan tidak memiliki orientasi. Selain itu, filonit merupakan milonit yangkayaakan
filosilikat (klorit atau mika)
Asal : MetamorfismeShale, Mudstone
Warna : Abu-abu, coklat, hijau, biru, kehitaman
Ukuran butir : Medium Coarsegrained
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Beragam(kuarsa, mika, dll)
Derajat metamorfisme: Tinggi
Ciri khas : Permukaan terlihat berkilau
9. Serpetinit
Serpentinit, batuanyang terdiri atas satu atau lebih mineral serpentinedimanamineral ini dibentuk oleh proses
serpentinisasi (serpentinization). Serpentinisasi adalah proses proses metamorfosis temperatur rendah yang
menyertakan tekanan danair, sedikit silica mafic dan batuan ultramafic teroksidasi dan ter-hidrolizedengan air
menjadi serpentinit.
Asal : Batuan beku basa
Warna : Hijau terang / gelap
Ukuran butir : Mediumgrained
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Serpentine
Ciri khas : Kilap berminyak dan lebih keras dibanding kuku jari

9

10. Hornfels
Hornfels terbentuk ketikashaledan claystonemengalami metamorfosis oleh temperatur dan intrusi beku,
terbentuk di dekat dengan sumber panas seperti dapur magma, dike, sil. Hornfels bersifat padat tanpafoliasi.
Asal : Metamorfismekontak shaledan claystone
Warna : Abu-abu, biru kehitaman, hitam
Ukuran butir : Finegrained
Struktur : Non foliasi
Komposisi : Kuarsa, mika
Derajat metamorfisme: Metamorfismekontak
Ciri khas : Lebih keras dari padaglass, tekstur merata