Anda di halaman 1dari 7

BAB III

FUNGSI DISTRIBUSI DARI VARIABEL RANDOM


DESKRIPSI
Variabel random adalah suatu fungsi acak X yang bernilai riil dimana nilai nilainya
ditentukan oleh titik sampel yang ada pada S. S merupakan hasil dari suatu percobaan
statistik.
Variabel random (acak) X ada dua jenis, yaitu variabel acak diskrit dan variabel acak
kontinu. Variabel acak diskrit adalah variabel yang mempunyai nilai nilai terhingga atau tak
terhingga tapi terbilang. Sedangkan variabel acak kontinu adalah variabel acak yang nilai
nilainya tak terhingga dan tak terbilang.

Variabel Random (peubah Acak)
Misalnya E adalah sebuah eksperimen dengan ruang sampelnya S. Sebuah fungsi X yang
menetapkan setiap anggota s S dengan sebuah bilangan real X(s)dinamakan peubah acak.
Variabel random (peubah acak ) dinotasikan dengan huruf capital X, Y, Z sedangkan nilai-
nilai yang mungkin terdapat dalam variabel random tersebut dilambangkan dengan huruf
kecil x, y, z.
Berdasarkan definisi di atas, ada dua himpunan yang melibatkan peubah acak, yaitu ruang
sampel S yang berisi anggotanya (titik sampel) s dan R
x
berupa nilai-nilai yang mungkin dari
X yang berkaitan dengan anggota S nya.
Pendifinisian peubah acak bisa dijelaskan dalam gambar sbb:



S = Ruang Sampel R
x
= nilai-nilai yang mungkin dari X
X


s


X(s)
Dalam statistika ada dua macam peubah acak, yaitu peubah acak diskrit dan peubah
acak kontinu
1. Peubah Acak Diskrit
Misalnya X adalah peubah acak. Jika banyak nilai-nilai yang mungkin X
(yaitu ruang hasil RX) berhingga atau tak berhingga tapi dapat dihitung, maka
X dinamakan peubah acak diskrit.
2. Peubah Acak Kontinu
Misalnya X adalah peubah acak. Jika banyak nilai-nilai yang mungkin X
(yaitu ruang hasil RX) merupakan sebuah interval pada garis bilangan real,
maka X dinamakan peubah acak kontinu
Distribusi Peluang
Nilai peluang dari peubah acak yang berharga tertentu diperoleh berdasarkan niali
peluang dari titik-titik sampelnya. Apabila nilai peluang dari peubah acak tersebut memenuhi
persyaratan tertentu, maka nilai peluang tersebut dinamakan fungsi peluang.
Fungsi peluang
Jika X adalah peubah acak diskrit, maka p(x) = p( X = x ) untuk setiap x dalam range X
dinamakan fungsi peluang dari X.
Niali fungsi peluang dari X, yaitu p(x), harus memenuhi sifat-sifat sebagai berikut:
a. P(x)
b. ()


Adapun kumpulan pasangan terurut (x,p(x)) dinamakan distribusi peluang dari X.
Bentuk umum dari fungsi peluang ada dua kemungkinan yaitu berupa konstanta dan berupa
fungsi dari nilai peubah acak.
1) Fungsi peluang berupa konstanta bisa terdiri atas satu nilai atau lebih dari satu nilai.
2) Fungsi peluang bisa berupa konstanta yang terdiri atas satu nilai atau lebih dari setiap
nilai peubah acak yang diberikan, maka nilai fungsi peluangnya sama.
Misalnya fungsi peluang dari peubah acak Y berbentuk :
P(y) =

; y = -1,0,1,2
3) Fungsi peluang berupa konstanta yang terdiri atas lebih dari satu nilai, artinya untuk
setiap nilai peubah acak yang diberikan masing-masing mempunyai nilai fungsi
peluangnya.
Misalnya funsi peluang dari peubah acak X berbentuk :
P(x) =

; x = 2
=

; x = 3
=

; x = 4
=

; x = 5
4) Fungsi peluang berupa fungsi dari peubah acak (FPBF) sebenarnya sama dengan
fungsi peluang berupa konstanta yang terdiri atas lebih dari satu nilai (FPBK), hanya
bedanya FPBF ditulis secara umum dan berlaku untuk nilai peubah acak tertentu
sedangkan FPBK ditulis satu per satu yang berlaku untuk masing-masing nilai peubah
acaknya.
Apabila kita akan mengambarkan grafik dari fungsi peluang atau distribusi peluang, maka
grafiknya dapat berupa diagram batang atu histogram peluang. Dalam peubah acak kontinu,
fungsi yang memenuhi sifat-sifat tertentu dinamakanfungsi densitas peluang atau fungsi
densitas saja.

Fungsi Densitas
Misalnya X adalah peubah acak kontinu yang didefinisikan dalam himpunan bilangan real.
Sebuah fungsi disebut fungsi densitas dari X, jika nilai-nilainya, yaitu f(x) memenuhi sifat-
sifat sebagai berikut:
i. () ( )
ii. ()


iii.
( ) ()



Peluang Peubah Acak Kontinu
Jika X adalah peubah acak kontinu serta a dan b adalah dua konstanta real dengan a < b
maka:
P(( ) ( ) ( ) ( )
Fungsi densitas dari suatu peubah acak kontinu bisa mempunyai beberapa nilai bergantung
pada nilai peubah acaknya. Jika setiap nilai fungsi densitas itu merupakan fungsi dari
konstanta yang belum diketahui, maka penghitungan konstanta itu tidak dilakukan terhadap
masing-masing interval nilai peubah acaknya melainkan terhadap semua interval nilai peubah
acaknya.
Fungsi Distribusi
Apabila kita mempunyai peluang dari sebuah peubah acak diskrit, maka kita bisa menghitung
peluang dari peubah acak tersebut yang berharga tertentu. Nilai peluang dari peubah acak
tersebut bisa mempunyai beberapa kemungkinan, yaitu P(X < a), P(a < X <b), P(a
) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) dengan a dan b
adalah dua buah konstanta (a < b).
Jika kita memperhatikan bentuk P(X ) P(X ).
Dalam statistika matematis, bentuk P(X ). Dinamakan fungsi distribusi komulatif atau
fungsi distribusi saja.
Fungsi Distribusi Komulatif
Misalnya X adalah peubah acak, baik diskrit maupun kontinu . kita mendefinisikan f sebagai
fungsi distribusi komulatif dan peubah acak X, dengan :





F (x) = P(x )
Fungsi Distribusi Komulatif Diskrit
Misalnya X adalah peubah acak diskrit, maka fungsi distribusi komulatif dari X berbentuk :


Fungsi distribusi komulatif Kontinu
Misalnya X adalah peubah acak kontinu, maka fungs distribusi komulatif dari X berbentuk:




Ekspektasi Matematika
Jika X adalah peubah acak Diskrit dengan nilai fungsi peluangnya di x adalah p(x) dan u(X)
adlah fungsi dari X., maka nilai dari efektasi dari u(X), dinotasikan dengan E[u(X)].
Didefinisikan sebagai :



Nilai Ekspektasi Kontinu
Jika X adalah peubah acak kontinu dengan nilai fungsi densitasnya di x adalah f(x) dan U(x)
adalah fungsi dari X, maka nilai ekspektasi dari u(X), dinotasikan dengan E[u(X)],
didefinisikan sebagi :



F(x) = P(X ) ()


F(x) ( ) ()


E[u(X)] = () ()


E[u(X)] () ()


Variansi dan Simpangan Baku Distribusi Peluang
Bila x merupakan variabel random yang memiliki nilai x1, x2, x3,....,xn dengan fungsi :
f(x
1
), f(x
2
),..... f(x
n
) dan = E(X), maka :
var (X) =

= E(

) (())

atau
var (X) =

( )

. P(x)
dan ()
keterangan :
var(X) = Varians
= Simpangan Baku













LATIHAN SOAL
1. Dalam suatu pengiriman 7 buah televisi terdapat 2 televisi rusak. Sebuah hotel
membeli secara acak 3 diantaranya. Bila X menyatakan banyaknya televisi rusak yang
terbeli oleh hotel tersebut, tentukan :
a. Distribusi peluang X
b. Ekspektasi X
2. Dalam sebuah kantong berisi 5 uang logam limaratusan dan 3 uang logam ratusan.
Diambil 4 uang logam secara acak sekaligus. Bila X menyatakan banyaknya uang
logam ratusan yang terambil, tentukan :
a. Fungsi distribusi X
b. Varians X
3. Daya pakai suatu mesin cuci dapat dinyatakan dengan fungsi densitas (dalam tahun)
sebagai berikut:

() {




Tentukan varians dan simpangan baku dari daya pakai mesin cuci tersebut.
4. Masa pakai dinyatakan dengan X (dalam ribuan jam), untuk semacam alat elektronik
dapat dilukiskan oleh fungsi :
f(x) =

, untuk x > 0
berapa peluang alat yang memiliki daya pakai :
a. Antara 2 ribu sampai 4 ribu jam
b. Lebih dari 2,5 ribu jam
5. Tentukan nilai ekspektasi matematika dari variable X yang memiliki fungsi kepadatan
peluang (fpk) :
F(x) =

Beri Nilai