Anda di halaman 1dari 15

Tinjauan Prinsip-Prinsip Corporate Goovernance Dan Struktur

Governance
Kelompok 7 :
Dhestha Sufian Mardiana
Ivan Julio
Maria Virginia Melati
Sintia Resmi Januarini
Fakultas Ekonomi
niversitas Indonesia
!"#$
DAFTAR ISI
I. %rinsip&prinsip 'orporate (overnan)e menurut *E'D..................................2
II. Prinsip-Prinsip Coorporate Governance menurut KNKG...........................7
III. Isu-isu utama terkait penerapan prinsip-prinsip Corporate Governance
di Indonesia................................................................................................. 8
IV+ %eran Regulator terkait penerapan prinsip&prinsip 'orporate (overnan)e..........9
Internal Monitoring.................................................................................... !
"a#tar Pustaka........................................................................................... $
2
2014
STATEE!T "F A#T$"RS$IP
,Sa-a.kami -ang /ertandatangan di/a0ah ini men-atakan /ah0a
makalah.tugas terlampir adalah murni hasil peker1aan sa-a.kami sendiri+ 2idak ada
peker1aan orang lain -ang sa-a.kami gunakan tanpa men-e/utkan sum/ern-a+
Materi ini tidak./elum pernah disa1ikan.digunakan se/agai /ahan untuk
makalah.tugas pada mata a1aran lain ke)uali sa-a.kami men-atakan dengan 1elas
/ah0a sa-a.kami men-atakan dengan 1elas menggunakann-a+
Sa-a.kami memahami /ah0a tugas -ang sa-a.kami kumpulkan ini dapat
diper/an-ak dan atau dikomunikasikan untuk tu1uan mendeteksi adan-a plagiarisme+3
Mata a1aran : 2ata Kelola %erusahaan
Judul tugas : 2in1auan %rinsip&%rinsip 'orporate (oovernan)e Dan Struktur
(overnan)e
2anggal : ## Septem/er !"#$
Dosen : Desi 4dhariani S+E+5 4k+5 M+Si
6ama dan 6%M 2anda tangan
Dhestha Sufian Mardiana &
Ivan Julio &
Maria Virginia Melati &
Sintia Resmi Januarini &
$
I% Prinsip-prinsip Corporate Governance &enurut "ECD
%rinsip&prinsip 'orporate (overnan)e menurut *E'D dan hu/ungann-a
dengan pemerintah nasional5 organisasi internasional lainn-a -ang relevan dan sektor
s0asta5 merupakan satu set pedoman dan standar tata kelola perusahaan+
Mempertahankan pendekatan prinsip /er/asis non&mengikat5 -ang mengakui
ke/utuhan agar dapat /eradaptasi pada implementasi ke /er/agai keadaan ekonomi
dan /uda-a hukum+
%rinsip&prinsip 'orporate (overnan)e menurut *E'D :
#+ Memastikan dasar kerangka tata kelola perusahaan -ang efektif
Kerangka tata kelola perusahaan harus mempromosikan pasar -ang
transparan dan efisien5 konsisten dengan aturan hukum dan 1elas
mengartikulasikan pem/agian tanggung 1a0a/ antara otoritas penga0as5 dan
peraturan -ang /er/eda+
a+ Kerangka tata kelola perusahaan harus dikem/angkan dengan
maksud untuk mem/erikan dampak terhadap kiner1a ekonomi
se)ara keseluruhan5 integritas pasar dan insentif dimaksudkan
untuk pelaku pasar dan kegiatan pasar -ang transparan dan
efisien+
/+ %ers-aratan hukum dan peraturan -ang mempengaruhi praktek
tata kelola perusahaan harus konsisten dengan aturan hukum5
transparan dan dapat dilaksanakan+
)+ 2anggung 1a0a/ divisi antara otoritas -ang /er/eda harus 1elas
diartikulasikan dan memastikan /ah0a kepentingan umum
dila-ani
!+ 7ak %emegang Saham dan Fungsi Kepemilikan tama
Kerangka tata kelola perusahaan harus melindungi dan memfasilitasi
pelaksanaan hak pemegang saham+
a+ 7ak pemegang saham harus men)akup hak untuk:
#+ Mendapat metode -ang aman untuk pen)atatan kepemilikan
!+ Mentransfer saham
8+ Memperoleh informasi perusahaan -ang relevan
$+ Dapat /erpartisipasi dan mem/erikan suara dalam rapat
pemegang saham
9+ Memilih dan menghapus anggota de0an
:+ /er/agi keuntungan perusahaan
%
/+ %emegang Saham harus memiliki hak untuk /erpartisipasi dan
harus )ukup informasi mengenai peru/ahan fundamental pada
perusahaan seperti :
#+ %eru/ahan atas undang&undang5 atau anggaran dasar
!+ *torisasi saham tam/ahan
8+ 2ransaksi /esar5 termasuk pengalihan seluruh atau se/agian
aset5 -ang /erdampak pada pen1ualan+
)+ %emegang saham harus memiliki kesempatan untuk
/erpartisipasi se)ara efektif dan memiliki suara dalam rapat
umum pemegang saham dan harus diinformasikan tentang
prosedur pemungutan suara -ang mengatur rapat umum
pemegang saham+
#+ %emegang Saham harus dilengkapi dengan informasi
-ang memadai dan tepat mengenai tanggal5 lokasi dan
agenda rapat umum5 serta mengenai masalah -ang akan
diputuskan pada pertemuan terse/ut+
!+ %emegang Saham harus memiliki kesempatan untuk
menga1ukan pertan-aan ke De0an5 termasuk pertan-aan
-ang /erkaitan dengan audit eksternal tahunan5 untuk
menempatkan item dalam agenda rapat umum dan
untuk mengusulkan resolusi+
8+ Komponen ekuitas skema kompensasi untuk anggota
de0an dan kar-a0an harus mendapat persetu1uan
pemegang saham+
d+ Struktur modal dan pengaturan -ang memungkinkan pemegang
saham mendapatkan -ang tidak proporsional dengan
kepemilikan ekuitas mereka harus diungkapkan+
e+ %elaksanaan hak kepemilikan oleh seluruh pemegang saham5
termasuk investor harus difasilitasi+
f+ %emegang Saham5 termasuk pemegang saham institusional5
harus dii;inkan untuk /erkonsultasi dengan satu sama lain
mengenai isu&isu tentang hak&hak dasar pemegang saham+
8+ %emerataan perlakuan pemegang saham
Kerangka tata kelola perusahaan harus men1amin perlakuan -ang sama dari
semua pemegang saham5 termasuk pemegang saham minoritas dan asing+
Semua pemegang saham harus memiliki kesempatan untuk memperoleh ganti
rugi -ang efektif atas pelanggaran hak&hak mereka+
&
a+ Semua pemegang saham harus diperlakukan sama+
#+ Semua investor harus dapat memperoleh informasi
tentang hak&hak -ang melekat pada semua seri dan kelas
saham se/elum mereka mem/eli+ Setiap peru/ahan
dalam hak suara harus mendapat persetu1uan oleh
pemegang kelas saham+
!+ %emegang saham minoritas harus dilindungi dari
tindakan pelanggaran oleh5 atau untuk kepentingan5
pemegang saham ma-oritas /aik se)ara langsung
maupun tidak langsung5
8+ 7am/atan pemegang saham dalam mem/erikan suara
harus dihilangkan
$+ %eran Stakeholder dalam 'orporate (overnan)e
Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak&hak stakeholder -ang
ditetapkan oleh hukum atau melalui kesepakatan /ersama dan mendorong
ker1asama -ang aktif antara perusahaan dan stakeholder dalam menghasilkan
hasil dan ke/erlan1utan perusahaan+
a+ 7ak&hak stakeholder -ang ditetapkan oleh hukum atau melalui
kesepakatan /ersama harus dihormati+
/+ Dimana kepentingan stakeholder dilindungi oleh hukum5 para
stakeholder harus memiliki kesempatan untuk memperoleh
ganti rugi -ang efektif atas pelanggaran hak&hak mereka+
)+ Mekanisme peningkatan performa untuk partisipasi kar-a0an
harus /erkem/ang+
d+ Stakeholder harus memiliki akses informasi -ang relevan5
memadai dan dapat diandalkan+
9+ %engungkapan dan 2ransparan
Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan /ah0a pengungkapan -ang
akurat dilakukan pada semua hal -ang material mengenai perusahaan5
termasuk situasi keuangan5 kiner1a5 kepemilikan5 dan tata kelola perusahaan+
a+ %engungkapan harus men)akup5 tetapi tidak ter/atas5 informasi
-ang material pada:
# 7asil keuangan dan operasi perusahaan+
! 2u1uan %erusahaan+
8 Ke/i1akan remunerasi /agi anggota de0an dan
informasi tentang anggota de0an5 termasuk kualifikasi
'
mereka5 proses seleksi5 direktur perusahaan lain dan
apakah mereka dianggap se/agai independen oleh
de0an+
$+ Kepemilikan saham dan hak suara utama+
9+ 2ransaksi dengan pihak terkait+
: Faktor risiko -ang akan datang+
7 Masalah mengenai kar-a0an dan stakeholder lainn-a+
< Struktur dan ke/i1akan %emerintahan5 khususn-a5 isi
dari kode tata kelola perusahaan atau ke/i1akan dan
proses -ang harus diimplementasikan+
/+ Infomasi harus diungkapkan sesuai standar akuntansi dan
pengukapan keuangan dan non&keuangan+
)+ 4udit tahunan harus dilakukan oleh independen5 kompeten dan
/erkualitas+ 7asiln-a harus dapat dipertanggung 1a0a/kan
dihadapan de0an dan pemegang saham+
:+ 2anggung Ja0a/ De0an
Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan petun1uk strategis
perusahaan5 pemantauan mana1emen -ang efektif oleh de0an5 dan
akunta/ilitas de0an terhadap perusahaan dan pemegang saham+
a+ 4nggota de0an harus /ertindak /erdasarkan informasi -ang
lengkap5 demi kepentingan -ang ter/aik untuk perusahaan dan
pemegang saham+
/+ 4nggota de0an harus memperlakukan semua pemegang saham
se)ara adil+
)+ 7arus menerapkan standar etika -ang tinggi5 dengan
memperhitungkan stakeholder+
d+ 4nggota de0an harus memenuhi /e/erapa fungsi :
#+ Merevie0 dan mem/im/ing strategi perusahaan5
ren)ana utama tindakan5 ke/i1akan risiko5 anggaran
tahunan dan ren)ana usaha= menetapkan sasaran
kiner1a= memantau pelaksanaan dan kiner1a perusahaan=
dan menga0asi modal5 akuisisi dan divestasi+
!+ Memantau efektivitas praktik tata kelola perusahaan
dan mem/uat peru/ahan -ang diperlukan+
8+ %emantauan dan mengelola potensi konflik kepentingan
mana1emen5 anggota de0an dan pemegang saham5
7
termasuk pen-alahgunaan aset perusahaan dan
pen-alahgunaan transaksi pihak terkait+
$+ Memastikan integritas sistem akuntansi dan pelaporan
keuangan korporasi5 termasuk audit independen5 dan
sistem -ang sesuai kontrol5 khususn-a5 sistem
mana1emen risiko5 kontrol keuangan dan operasional5
dan kepatuhan terhadap hukum dan standar+
e+ De0an harus dapat melakukan penilaian independen o/-ektif
tentang kepentingan perusahaan+
#+ De0an harus mempertim/angkan dan menetapkan
1umlah anggota de0an non&eksekutif -ang )ukup -ang
mampu melakukan penilaian independen di mana ada
potensi konflik kepentingan+
!+ Memastikan integritas pelaporan keuangan dan non&
keuangan5 revie0 transaksi dengan pihak /erelasi D46
pen)alonan anggota de0an dan eksekutif
8+ 4nggota De0an harus mampu /erkomitmen se)ara
efektif dengan tanggung 1a0a/ mereka+
F+ Dalam rangka memenuhi tanggung 1a0a/ mereka5 anggota
de0an harus memiliki akses ke informasi -ang akurat dan
relevan+
II% Prinsip-Prinsip Coorporate Governance &enurut '!'G
%rinsip Dasar
('( diperlukan untuk mendorong ter)iptan-a pasar -ang efisien5 transparan
dan konsisten dengan peraturan perundang&undangan+ *leh karena itu penerapan
('( perlu didukung oleh tiga pilar -ang saling /erhu/ungan5 -aitu negara dan
perangkatn-a se/agai regulator5 dunia usaha se/agai pelaku pasar5 dan mas-arakat
se/agai pengguna produk dan 1asa dunia usaha+ %rinsip&prinsip dasar -ang harus
dilaksanakan oleh masing&masing pilar adalah:
#+ 6egara dan perangkatn-a men)iptakan peraturan perundang&undangan -ang
menun1ang iklim usaha -ang sehat5 efisien dan transparan5 melaksanakan
peraturan perundang&undangan dan penegakan hukum se)ara konsisten
>)onsistent la0 enfor)ement?+
8
!+ Dunia usaha se/agai pelaku pasar menerapkan ('( se/agai pedoman dasar
pelaksanaan usaha+
8+ Mas-arakat se/agai pengguna produk dan 1asa dunia usaha serta pihak -ang
terkena dampak dari ke/eradaan perusahaan5 menun1ukkan kepedulian dan
melakukan kontrol sosial >so)ial )ontrol? se)ara o/-ektif dan /ertanggung
1a0a/+
4sas 'orporate (ovenan)e @erdasarkan K6K(
@erdasarkan %edoman mum (ood 'orporate (overnan)e Indonesia5 'orporate
(overnan)e memiliki 9 asas5 -ang dimana setiap perusahaan harus memastikan
/ah0a prinsip ('( diterapkan pada setiap aspek /isnis dan di semua 1a1aran
perusahaan untuk men)apai kesinam/ungan usaha perusahaan dengan
memperhatikan pemangku kepentingan+ %rinsip ('( -aitu transparansi5
akunta/ilitas5 responsi/ilitas5 independensi serta ke0a1aran dan kesetaraan+
#+ 2ransparansi >2ransparen)-?
%rinsip Dasar : ntuk men1aga o/-ektivitas dalam men1alankan /isnis5
perusahaan harus men-ediakan informasi -ang material dan relevan dengan
)ara -ang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan+
%erusahaan harus mengam/il inisiatif untuk mengungkapkan tidak han-a
masalah -ang dis-aratkan oleh peraturan perundang&undangan5 tetapi 1uga hal
-ang penting untuk pengam/ilan keputusan oleh pemegang saham5 kreditur
dan pemangku kepentingan lainn-a+
!+ 4kunta/ilitas >4))ounta/ilit-?
%rinsip Dasar :%erusahaan harus dapat mempertanggung1a0a/kan kiner1an-a
se)ara transparan dan 0a1ar+ ntuk itu perusahaan harus dikelola se)ara /enar5
terukur dan sesuai dengan kepentingan perusahaan dengan tetap
memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan
lain+ 4kunta/ilitas merupakan pras-arat -ang diperlukan untuk men)apai
kiner1a -ang /erkesinam/ungan+
8+ Responsi/ilitas >Responsi/ilit-?
%rinsip Dasar :%erusahaan harus mematuhi peraturan perundang&undangan
serta melaksanakan tanggung 1a0a/ terhadap mas-arakat dan lingkungan
9
sehingga dapat terpelihara kesinam/ungan usaha dalam 1angka pan1ang dan
mendapat pengakuan se/agai good )orporate )iti;en+
$+ Independensi >Independen)-?
%rinsip Dasar :ntuk melan)arkan pelaksanaan prinsip ('(5 perusahaan
harus dikelola se)ara independen sehingga masing&masing organ perusahaan
tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain+
9+ Ke0a1aran dan Kesetaraan >Fairness?
%rinsip Dasar :Dalam melaksanakan kegiatann-a5 perusahaan harus senantiasa
memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan
lainn-a /erdasarkan prinsip ke0a1aran dan kesetaraan+
III% Isu-isu uta&a terkait penerapan prinsip-prinsip Corporate Governance
(i In(onesia
@erdasarkan Studi %enerapan %rinsip&%rinsip *E'D !""$ dalam %eraturan
@apepam mengenai '( oleh 2im Studi %engka1ian %enerapan %rinsip&%rinsip *E'D
!""$ dalam %eraturan @apepam mengenai '( & @adan %enga0asan %asar Modal dan
Aem/aga Keuangan5 saat ini5 /elum semua prinsip&prinsip '( diterapkan di %asar
Modal5 prinsip&prinsip -ang /elum diterapkan5 -aitu: /elum adan-a ketentuan -ang
mengatur per/edaan pendapat komisaris atau direksi dengan keputusan rapat -ang
harus disampaikan se)ara tertulis dalam risalah rapat5 memper1elas pengertian
transaksi hu/ungan istime0a5 hak stakeholders untuk mengakses informasi
perusahaan5 pengungkapan -ang memadai /agi pemegang saham dan pu/lik5
transparasi dan keandalan laporan keuangan5 serta pem/entukan komite nominasi dan
komite remunerasi+ %rinsip B prinsip -ang /elum diterapkan terse/ut /isa men1adi isu
B isu utama dalam penerapan prinsip&prinsip '( di Indonesia+
Dalam %edoman mum ('( tidak mengatur keter/ukaan informasi
mengenai remunerasi /agi de0an komisaris dan direksi5 sedangkan @apepam dan AK
me0a1i/kan pengungkapan dalam laporan tahunan mengenai prosedur penetapan dan
/esarn-a remunerasi anggota de0an komisaris dan direksi+ %er/edaan terse/ut dapat
mem/uat isu&isu dalam penerapann-a di Indonesia+
!
Karena tidak adan-a sanksi 1ika perusahaan tidak menerapkan pedoman umum
('( maka mem/uat perusahaan di Indonesia tidak merasa terikat dan tidak semua
perusahaan di Indonesia akan menerapkan pedoman terse/ut di perusahaan mereka5
akan tetapi seperti -ang sudah di1elaskan di %edoman mum ('( maka perusahaan
terse/ut harus mengungkapkan prinsip&prinsip -ang /elum dilaksanakan terse/ut
/eserta alasann-a dalam laporan tahunan perusahaan+
I)% Peran Re*u+ator terkait penerapan prinsip-prinsip Corporate
Governance
@apepam dan AK /erperan se/agai Regulator %asar Modal di Indonesia -ang
memiliki tanggung 1a0a/ untuk memprakarsai dan memantau pengem/angan tata
kelola -ang /aik+ %eraturan @apepam dan AK se)ara umum telah mengakomodasi
prinsip&prinsip -ang terkandung dalam 'orporate (overnan)e %rin)iples akan tetapi
praktik internasional di/idang 'orporate (overnan)e terus /erkem/ang sehingga
perlu dilakukan pengka1ian terhadap ketentuan dan peraturan di/idang pasar modal
-ang ada saat ini+ @apepam dan AK se/agai otoritas pasar modal tidak me0a1i/kan
perusahaan ter/uka >Emiten.%erusahaan %u/lik? untuk menerapkan pedoman ini5
tetapi /e/erapa su/stansi -ang terdapat dalam pedoman umum ('( telah diadopsi
oleh @apepam dan AK ke dalam peraturan&peraturan @apepam dan AK -ang /ersifat
mandatory sehingga @apepam dan AK dapat mem/erikan sanksi atas ketidakpatuhan
terhadap peraturan terse/ut+

Internal Monitoring
1. Two Tier Board (The European Way)
The Two Tier Board adalah sistem -ang di/erlakukan di ke/an-akan perusahaan
di negara Eropa dan 0a1i/ digunakan di/er/agai negara seperti Denmark5
Finlandia 5 Jerman5 S0edia5 4ustria dan @elanda + Fitur utama dari tata kelola
internal perusahaan karena itu terletak pada organisasin-a serta pem/agian antara
%enga0as >De0an Komisaris? dan Mana1emen >De0an Direksi+ De0an Direksi
mengelola dan me0akili perusahaan di /a0ah pengarahan dan penga0asan
De0an Komisaris+ Dalam sistem ini5 anggota De0an Direksi diangkat dan setiap
0aktu dapat diganti oleh /adan penga0as >De0an Komisaris?+ De0an Direksi
1uga harus mem/erikan informasi kepada De0an Komisaris dan men1a0a/ hal&hal
-ang dia1ukan oleh De0an Komisaris+ Sehingga De0an Komisaris terutama
/ertanggung 1a0a/ untuk menga0asi tugas&tugas mana1emen+
Sistem Two-Tier sangat men1an1ikan performa organisasi -ang /agus+ 7al ini
terkait dengan adan-a de0an komisaris -ang merupakan pemegang kekuasaan
se/agai penga0as sehingga diharapkan akan dapat men)egah atau mengurangi
ke)urangan+ 2etapi ada&tidakn-a pen-ele0engan dan /agus&tidakn-a performa
se/uah perusahaan 1uga sangat /ergantung kepada sum/er da-a manusia -ang ada
dalam organisasi itu+ Sistem mana1emen -ang /aik -ang meliputi sistem
perekrutan -ang ketat dan teru1i akan menghasilkan orang&orang ter/aik dalam
/idangn-a+ 4spek lain -ang dapat men1adikan struktur Two-Tier /er1alan dengan
/aik adalah kredi/ilitas komite audit -ang adalah salah satu pilar penghu/ung
antara de0an komisaris dan de0an direksi karena masih /an-ak komisaris -ang
tidak mengetahui se)ara /aik fungsi dan perann-a di se/uah perusahaan+
%enekanan pada pemisahan antara De0an Direksi dan De0an Komisaris dapat
men-e/a/kan inefisiensi dikarenakan dua petinggi perusahaan terse/ut harus
/eker1a sama dengan /aik+ Setiap metode pengendalian perusahaan memiliki
ketidak)o)okan misal5 kesalahan tingkat pertama mana1emen -ang dikriteriakan
/aik dianggap tidak sesuai5 tingkat kedua dimana mana1emen -ang dikriteriakan
/uruk tidak didisiplinkan+ Dalam konteks ini5 konsekuensi seperti kasus diatas
2
sesekali tidak dapat dihindari 1ika seseorang ingin menghindari kesalahan tingkat
kedua di mana efisiensi mana1emen akan terganggu+ 7al ini tentu akan merugikan
perusahaan5 karena mana1er akan )enderung kehilangan motivasi dan inisiatif 1ika
mereka dikendalikan se)ara terus&menerus+ Se1ak pu/likasi corporate governance
code5 fokus ker1a De0an Komisaris dalam sistem Two-Tier sudah mulai /ergeser
le/ih dan le/ih ke arah menasihati dan konseling5 De0an Direksi meran)ang
1a/atann-a untuk men1adi sema)am per0akilan dari pemegang saham disetiap
pertemuan pimpinan+
(am/ar C+C : Two-Tier Board SD*2
2. One Tier Board (The Anglo-a!on Way)
Sistem 7ukum 4nglo&SaEon mempun-ai One Tier Board+ Di sini perusahaan
han-a mempun-ai satu De0an Direksi -ang pada umumn-a merupakan
kom/inasi antara mana1er atau pengurus senior >Direktur Eksekutif? dan Direktur
Independen -ang /eker1a dangan prinsip paruh 0aktu >6on Direktur Eksekutif?+
%ada dasarn-a -ang dise/ut /elakangan ini diangkat karena ke/i1akann-a5
pengalamann-a dan relasin-a+ 6egara&negara dengan One Tier Board misaln-a
4merika Serikat dan Inggris+
Independensi 1uga penting untuk komposisi komite&komite de0an5 -ang sangat
umum dalam sistem One-Tier ini+ Komite audit adalah /agian dari pers-aratan di
se/agian /esar /ursa saham+ Komite audit adalah untuk mengatur ruang lingkup
dan menin1au hasil audit tahunan+ Ini 1uga mengka1i hu/ungan finansial antara
$
perusahaan dan hasil auditor+ %entingn-a komite audit telah meningkat dise/a/kan
oleh skandal&skandal perusahaan seperti Enron5 Dorld'om5 %armalat5 dll5 di mana
arti dari independensi auditor itu tidak selalu 1elas+ @er/eda dengan de0an direksi5
-ang /ertemu 9&: kali setahun5 komite han-a /ertemu rata&rata tiga kali setahun+
%ertan-aan&pertan-aan mengenai sum/er da-a manusia merupakan tugas dari
komite nominasi dan kompensasi+ Fang terakhir ini /ertanggung 1a0a/ atas
evaluasi mana1emen5 -ang /erhu/ungan erat dengan penilaian ke)ukupan
kompensasi mana1emen+ Komite nominasi di/ahas pada peren)anaan suksesi
direksi+ Komite ini /ertemu /e/erapa kali dalam setahun dan han-a /isa
mengu)apkan saran kepada anggota de0an -ang akhirn-a memutuskan tentang
persoalan&persoalan+

Sistem One-Tier digam/arkan se/agai se/uah struktur dimana han-a ada
pimpinan tanpa adan-a pemisahan tersendiri untuk fungsi penga0asan dan tidak
/atasan dalam fungsin-a+ Jelas sistem ini mempun-ai kekurangan karena tidak
adan-a sistem penga0asan+ 6amun 1ika dilihat dari sisi positifn-a5 sistem ini
mem/uat pemimpin organisasi dapat leluasa mem/erikan arahan dan perintah
/erdasarkan visi dan misi perusahaan+ %ada sistem *ne-Tier tidak 1elas siapa
-ang men1alankan fungsi penga0asan karena -ang ada han-a fungsi pengam/il
ke/i1akan -ang di1alankan oleh "hairman dan fungsi pelaksana ke/i1akan -ang
di1alankan oleh 'E*+
(am/ar C+C : One-Tier Board SD*2
%
DAFTAR P#STA'A
& *E'D %rin)iples of 'orporate (overnan)e5 *rganisation For E)onomi) 'o&
*peration 4nd Development+ !""$
& %edoman mum (ood 'orporate (overnan)e Indonedia5 Komisi 6asional
Ke/i1akan (overnan)e+ !"":
& Ka1ian 2entang %edoman (ood 'orporate (overnan)e Di 6egara&6egara 4nggota
4'MF5 Kementerian Keuangan Repu/lik Indonesia+ !"#"
& Studi %enerapan %rinsip&%rinsip *e)d !""$ Dalam %eraturan @apepam Mengenai
'orporate (overnan)e5 Departemen Keuangan Repu/lik Indonesia+ !"":
& 2he %o0er of Monitoring @- do '+ @rGndle and JHrgen 6ollI
%eranan De0an Komisaris dan Komite 4udit dalam %elaksanaan 'orporate
(overnan)e > 2ata Kelola %erusahaan ?5 F'(I
&