Anda di halaman 1dari 8

MIKRO EKONOMI

MIKRO EKONOMI
Pasar Monopoli Pasar Monopoli
MODUL 11 MODUL 11
O Oleh leh
Sahbul Munir Sahbul Munir
FAKULTAS EKONOMI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MERCU UNIVERSITAS MERCU
BUANA BUANA
2008
STRUKTUR PASAR MONOPOLI
Struktur pasar monopoli sifatnya sangat berlawanan dengan pasar persaingan
sempurna. Monopoli berasal dari kata monos polein (bahasa Yunani) yang berarti
menjual secara sendiri. Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat
satu perusahaan (penjual) dan perusahaan ini tidak mempunyai barang pengganti yang
snagat dekat (close substitution). Perusahaan (penjual) yang hanya satu dalam struktur
pasar monopoli dikatakan mempunyai kekuatan monopoli (monopoly power), ia dapat
mempengaruhi harga dan jumlah barang yang ditawarkan.
Perusahaan monopoli adalah price maker atau penentu harga dipasar. Sebagai
satusatunya penjual, perusahaan monopoli mempunyai !kur"a permintaan# (demand
curve) yang identik dengan kur"a permintaan diapsar. $erapun jumlah yang diminta dipasar
pada harga tertentu akan dapat dipenuhi oleh perusahaan monopoli. %ur"a yang identik ini
menunjukan jumlah yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga, dan
menujukan jumlah yang dapat dijual oleh perusahaan monopoli pada setiap harga yang
ditetapkannya.
%ur"a permintaan yang dihadapi oleh perusahaan monopoli adalah turun dari kiri
atas ke kanan bawah dan tidak menghadapi kur"a permintaan yang hori&ontal. 'adi jika
harga diturunkan maka permintaan akan bertambah banyak. 'ika perusahaan menjual lebih
banyak maka ia harus menurunkan harganya. %eadaan yang diterangkan diatas adalah
perusahaan monopoli murni atau pure monopoli.
(alam kenyataannya adalah sulit untuk menentukan contoh perusahaan monopoli
murni, dimana tidak ada pesaing dari perusahaan lain serta tidak ada barang pengganti
yang mendekatinya (close substitution).
Fakto-Faktor Yang Menyebabkan Kekuatan Fakto-Faktor Yang Menyebabkan Kekuatan
Monopoli. Monopoli.
). Perusahaan mempunyai sumberdaya yang unik dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain.
*ontoh + suara emas dari seorang penyanyi.
,. %arena terdapat skala ekonomis dalam kegiatan yang dilakukan monopoli, tetapi luas
pasarnya terbatas, sehingga satu perusahaan saja sudah cukup-mampu untuk
memenuhi permintaan pasar. Sehingga kalau ada perusahaan baru yang ingin masuk
kedalam pasar tersebut akan mengalami kesulitan dalam menjual barangnya.
.. Pemerintah melalui /ndangundang memberikan hak monopoli kepada perusahaan
tertentu.
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ ,
P
Keseimbangan Perusahaan Monopoli
(ubungan antara Kurva permintaan- (asil pen/ualan total (#*) dan (asil
Pen/ualan Marginal (M*).
0arga (P) adalah sama dengan permintaan ratarata (12). %ur"a permintaan (() juga
merupakan kur"a 12 bagi perusahaan monopolis. /ntuk menaikan penjualannya (sebanyak
satu unit), perusahaan harus menurunkan harga (P) untuk seluruh jumlah yang dijualnya,
akibatnya M2 adalah lebih kecil dari P. Sehingga dalam menggambarkannya, kur"a
penerimaan marginal (M2) terletak dibawah kur"a 123(. 'ika kur"a permintaan berupa
garis lurus (linear) maka kur"a M2 tepat memotong jarak pertengahan jumlah yang diminta
pada harga nol. 'adi kur"a M2 juga merupakan kur"a yang turun dari kiri atas kekanan
bahwa dan mempunyai kecuraman dua kali kecuraman kur"a (
&ambar 0.Kurva Penerimaan *ata-rata ("*)- Penerimaan Marginal (M*) dan
Penerimaan #otal (#*) Perusa,aan Monopoli.
0arga
Ed= 1
D
Q (jml.output)
MR
TR
Q(jml. output)
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ .
%ur"a M2 memotong titik pada sumbu hori&ontal pada jumlah )44 dan 12 memotong titik
pada jumlah ,44, pada waktu harga sama dengan 4 rupiah. 'adi kecuraman-slope kur"a M2
adalah dua kali slope kur"a (312.
Pada gambar diatas, dibagian atas titik tengah kur"a permintaan !elastisitas permintaa
(price elasticity of demand) adalah lebih besar dari satu. 1rtinya, jika jumlah yang diminta
naik maka penerimaan total (52) juga akan naik. %eadaan tersebut yaitu 6d7), berada pada
output antara nol dan )44 unit.
(alam keadaan 6d7) kur"a 52 sedang dalam keadaan menaik (gb. sebelah bawah). 'adi
52 naik pada waktu output naik. 'ika dihubungkan dengan kur"a M2, terlihat pada bagian
ini kur"a M2 masih positif yaitu lebih besar dari nol.
Pada titik tengah kur"a (, elastisitas permintaan (6d) adalah sama dengan satu (unitary
elastic) yang berarti penerimaan total (52) tidak berubah meskipun outputnya berubah.
%arena 52 tidak naik pada waktu 8 (output) niak, maka M2 adalah sama dengan 4. Pada
saat M2 3 4, kur"a 52 mencapai maksimum-berada pada puncaknya. (alam gambar
tersebut, pada waktu 52 3 )444 dan 1 2 033 unit.
(ibagian bawah titik tengah kur"a (, maka 6d9). (alam keadaan yang demikian ini apabila
output-penjualan naik maka 52 akan menurun, dan ini dapat dilihat pada bagian output
antara )44,44 unit. 'ika dihubungkan dengan kur"a M2, pada waktu output lebih besar dari
)44 unit, maka M2 adalah negatif.
Meskipun suatu perusahaan itu berada dalam struktur pasar yang monopoli, ia tidak
akan memproduksi suatu output pada tingkat dimana M2nya negatif. Perusahaan
monopolis tentunya ingin mendapatkan !keuntungan maksimum#. %eadaan yang diinginkan
ini dapat dicapai pada waktu (M*3M2) dan M2 adalah positif. (ari gambar diatas dapat
dilihat, bahwa keadaan M2 masih positif apabila elastisitas permintaan masih positif (6d7))
yaitu untuk output antara 4 : )44 unit. Pada keadaan ini jika output-penjualan dinaikan maka
52nya akan ikut naik. Maka perusahaan monopolis yang ingin mendapatkan keuntungan
yang maksimum, tidak akan memproduksi-menjual output pada saat permintaan inelastis
(6d9)).
&ambar 4. Perusa,aan Monopoli Memperole, Keuntungan !uper Pro5it
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ ;
(arga
MC
AC

M62M*
1 (/ml.output)
0 Q
X
MR D
%eadaan ekuilibrium atau keseimbangan (keuntungan perusahaan mencapai maksimum,
yaitu pada saat (M6 2 M*) dan output yang dijual sebanyak 8< unit. Sedangkan harga yang
sedia dibayar oleh konsumen untuk tingkat output 8< unit adalah P<-unit. 'adi perusahaan
monopoli akan menghasilkan output (berapa jumlah output yang diproduksi) pada waktu
(sampai) (M*3M2), tetapi dalam menentukan haragnya ia akan melihat kur"a permintaan
(demand cur"e).
%ur"a 73kur"a "* 3 P maka jika 12 atau P 8 output (1) 3 penerimaan total (#*).
/ntuk mengecek, apakah perusahaan beruntung apa tidak, maka harus dilihat apakah kur"a
12 masih berada diatas kur"a 1* pada output keseimbangan tersebut yaitu, 8< unit. 'ika
kur"a 12 diatas kur"a 1* berarti perusahaan masih memperoleh keuntungan, yang didalam
teori mikro ekonomi disebut keuntungan luar biasa(super pro5it) untuk, karena penerimaan
masih lebih besar dari biaya.
%euntungan (9) 3 #* :#6
52 3 P = 8 3 >P = >8
<
3 >P18
<

5* 3 1* = 8 3 >* = >8
<
3 >*(8
<
9 2 6P"7
%erena tingkat harga (P) lebih besar biaya ratarata ("6) maka perusahaan memperoleh
super profit.
Gambar 3.Perusahaan Monopol Memperoleh Gambar 3.Perusahaan Monopol Memperoleh
Keun!un"an Normal Keun!un"an Normal
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ ?

M#
A#
M#$MR
Q
% Q MR
Suatu perusahaan dikatakan memperoleh keuntungan normal (normal profit) apabila
,arga /ual (P) 3 biaya rata-rata ("6) atau ,asil pen/ualan total (#*) 3 biaya produksi
total (#6).
@ormal profit ini menurut istilah akuntansi-keuangan disebut balik modal(break
event point, BEP). Meskipun 52 3 5* dikatakan masih memperoleh
keuntungan(normal profit), karena didalam struktur biaya produksi (5*) tersubut terdapat
biaya implisit(implicit cost), dimana alokasi anggaran untuk biaya ini perusahaan tidak
melekukan pembayaran terhadap biaya implisit tersebut.Perusahaan tidak mengeluarkan
pembayaran terhadap biaya implisit yang telah dianggarkannya, sehingga perusahaan
masih memperoleh sisa uang kas dari penjualan produknya, meskipun #*2#6.
52 3 P = 8 3 >P = >8 3 >P18 52 3 5* atau P 3 1* (normal normal
profit profit)
5* 3 1* = 8 3 >P = >8 3 >P18
&ambar ;. Perusa,aan Monopoli Mengalami Kerugian- #etapi Masi, lebi, baik
untukmeneruskan kegiatan berproduksi dari pada menutup usa,a ("<6=P="6)
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ A
(arga(P)
P

M#$MR D
MR
Q &'ml ou!pu!(
'ika tingkat harga (P) lebih kecil dari "6- tetapi masih lebih besar dari "<6- sebaiknya
perusahaan tetap melanjutkan kegiatan produksinya. Sebab jika perusahaan menghentikan
kigiatan berproduksi (12 3) maka besarnya kerugian yang dideritanya adalah sebesar biaya
tetap totalnya (#F6). 5etapi jika tetap melanjutkan kegiatan berproduksi, maka kerugian
yang dideritanya tidak sebesar #F6 tersebut. %arena sebagian dari kerugian tersebut akan
dikompen(ditutup) oleh kelebihan #* dari #<6 yang dikeluarkannya.
#otal Pro5it 2 #otal *evenue(#*) -#otal 6ost(#6)
#* 2 P(,arga /ual per unit) 8 1(/umla, output yg di/ual)
#* 2 .P 8 .1 2 .P"1
#6 2 "6(biaya rata-rata) 8 1 (/umla, output yg #6 2 "6(biaya rata-rata) 8 1 (/umla, output yg
diproduksi) diproduksi)
#6 2 .7 8 .1 2 .7$1
Karena #*=#6( .P"1= .7$1 )- maka perusa,aan menderita
kerugian sebesar selisi, antara #* dengan #6 2 .7$1 - .P"1 2
P7$"
#<6 2 "<6 8 1 #<6 2 "<6 8 1
"<6(biaya variabel rata-rata) 2 1' 2 .6
#<6 2 .6 8 .1 2 .6'1
#F6 2 #6 : #<6 2 .7$1 - .6'1
#* : #<6 2 .P"1 - .6'1 2 6P"' ini merupakan besarnya
kompensasi untuk menutup kerugian, bila dibandingkan dengan menghentikan
kegiatan berproduksi(834).
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ B
Perusahaan Monopols! Tu!up Usaha Perusahaan Monopols! Tu!up Usaha
Suatu kegiatan berproduksi dikatakan tutup usaha jika harga jual produknya hanya dapat Suatu kegiatan berproduksi dikatakan tutup usaha jika harga jual produknya hanya dapat
menutup biaya "ariabel rataratanya(1C*) atau P31C*, dan titik dimana kur"a 1C* menutup biaya "ariabel rataratanya(1C*) atau P31C*, dan titik dimana kur"a 1C*
menyinggung kur"a demand (3P disebut menyinggung kur"a demand (3P disebut shut down point shut down point. .
Gambar ). Perusahaan Monopol Tu!up Usaha Gambar ). Perusahaan Monopol Tu!up Usaha
(arga
# A
*
M#$MR
% Q
'ika tingkat harga jual (P) 2 $iaya "ariabel ratarata ("<6)- maka sebaiknya perusahaan
harus menghentikan kegiatan berproduksinya (123) dan tititk dimana P sama dengan atau
lebih kecil dari "<6, disebut shut down point
P!"# P$%&$M'"%&"% '"("% ")"*-M' +r. !a,ibul Munir- !$. M.!i.
P$%&"%#"* M+K*.$K.%.M+ D
A+#
A#
D
MR
M#
Q
P
,
Shut down Shut down
point point