Anda di halaman 1dari 16

MODUL 2

PELATIHAN PROGRAM DHI MIKE



MODUL HYDRODYNAMIC FLOW MODEL (HD)









PROGRAM MAGISTER TEKNIK KELAUTAN
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2013

Modul 2 Pelatihan DHI Mike 2
Hydrodynamic Flow Model (HD)
1. PENDAHULUAN

DHI Mike merupakan salah satu perangkat lunak pemodelan hidrodinamika yang paling stabil dan
lengkap. Perangkat lunak ini dikembangkan oleh DHI (Danish Hydrodynamic Institute). Salah satu
modul yang disediakan oleh DHI Mike adalah modul Spectral Wave (SW) yang merupakan modul
pemodelan angin-gelombang (wind-wave) yang sangat canggih.

1.1. Tujuan
Tujuan dari penulisan Modul Tutorial Software Mike21 Basic ini adalah untuk memperkenalkan dan
selanjutnya menjelaskan cara-cara pengoperasian software MIKE21 HD (Hydrodynamic Flow Model)
secara umum.
Modul ini akan dibagi menjadi 3 bab yaitu:
1. Pendahuluan Memberikan penjelasan umum dan tujuan dari penulisan modul pelatihan ini
2. Setting Up Model Model Setup merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebagai
persiapan sebelum program Flow Model dapat dijalankan
3. Menjalankan modul Hydrodynamic Flow Model



Modul 2 Pelatihan DHI Mike 3
Hydrodynamic Flow Model (HD)
2. SETTING UP MODEL
Sebelum menjalankan program Spectral Wave, sejumlah persiapan harus dilakukan pada model agar
dapat dijalankan dengan sempurna, atau dikenal dengan istilah Model Setup. Untuk kasus
hydrodynamic flow model, hal yang perlu dipersiapkan adalah antara lain sebagai berikut:
File .mesh sebagai domain
Data pasang surut yang diperoleh dari peramalan atau pengukuran lapangan

2.1. Mesh file
Mesh file yang digunakan dalam modul ini adalah sama dengan file yang digunakan dalam modul 1
mengenai spectral wave. Cara-cara pembuatannya dapat mengacu pada modul 1.


Modul 2 Pelatihan DHI Mike 4
Hydrodynamic Flow Model (HD)
2.2. Data Pasang Surut
Data pasang surut yang akan digunakan dapat diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan atau
peramalan pasang surut. Data pasang surut ini pertama-tama perlu dimasukkan ke dalam modul time
series di Mike. Sebagai contoh, berikut terlihat suatu data pasang surut jam-jaman yang diperoleh
dari peramalan.

Copy data elevasi muka air tersebut untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam modul time series Mike.
Kemudian buka program Mike dan klik New File seperti pada gambar dan pilih modul Time Series
(.dfs0).

Modul 2 Pelatihan DHI Mike 5
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Pilih New Blank Time Series untuk membuat time series yang kita inginkan.

Masukkan property yang kita inginkan, seperti start time dan time step, kemudian data yang ingin
ditampilkan. Dalam hal ini data yang akan ditampilkan adalah data time series elevasi muka air
dengan type: Water Level dan unit dalam meter.

Modul 2 Pelatihan DHI Mike 6
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Setelah file property cocok dengan kebutuhan, tekan OK dan akan muncul window dengan beberapa
kolom di sisi kanan sesuai dengan file properties yang telah dimasukkan sebelumnya. Kolom kosong
ini kemudian akan dimasukkan data pasang surut kita dengan copy dan paste di kolom yang kosong.

















Modul 2 Pelatihan DHI Mike 7
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Setelah data dimasukkan, akan muncul grafik di sisi kiri dari window ini. Data pasang surut siap untuk
digunakan dalam proses selanjutnya.




Modul 2 Pelatihan DHI Mike 8
Hydrodynamic Flow Model (HD)
3. MENJALANKAN MODUL HYDRODYNAMIC FLOW MODEL
Setelah model siap, modul flow model dapat dijalankan. Buka kembali opsi New File dan pilih product
Mike 21 dan modul Flow Model FM.

Tampilan default dari flow model FM adalah sebagai berikut, mirip dengan modul spectral wave yang
telah dibahas di modul 1.





Modul 2 Pelatihan DHI Mike 9
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Proses yang dilakukan di modul Flow Model FM ini mirip dengan apa yang telah dilakukan di modul
spectral wave, yaitu pertama-tama load mesh file yang telah disiapkan sebelumnya seperti berikut.








Modul 2 Pelatihan DHI Mike 10
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Atur time yang diinginkan. Waktu pemodelan yang akan dilakukan harus cocok dengan data pasang
surut yang kita miliki sehingga dalam pengaturan time harus melihat pada data pasut yang kita punya.












Modul 2 Pelatihan DHI Mike 11
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Pada opsi module selection, tersedia beberapa opsi yang dapat dipilih seperti transport dan particle
tracking. Ini akan dibutuhkan untuk modul berikutnya yaitu sedimentasi. Untuk modul pemodelan
arus, pilih modul hydrodynamic dan lanjutkan ke step berikutnya.










Modul 2 Pelatihan DHI Mike 12
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Masukkan boundary condition yang ada dengan data pasut yang telah disiapkan sebleumnya. Type
boundary yang dimasukkan adalah Specified Level karena kita memiliki data water level.











Modul 2 Pelatihan DHI Mike 13
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Pilih format yang diinginkan yaitu Varying in Time, Constant Along Boundary karena kita memiliki
data yang berubah terhadap waktu namun konstan di sepanjang boundary. Kemudian select data
time series yang telah disiapkan sebelumnya. Jangan lupa memilih item yang tepat dalam hal ini
untuk boundary selatan, pilih item selatan.









Modul 2 Pelatihan DHI Mike 14
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Setelah boundary condition siap, buat pula file output pada opsi output. Output yang dipilih adalah
format Area, kemudian buat output file.











Modul 2 Pelatihan DHI Mike 15
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Pilih output items yang diinginkan, dalam hal ini yang dibutuhkan adalah current speed dan current
direction. Jangan lupa untuk mengecheck output items yang diinginkan.











Modul 2 Pelatihan DHI Mike 16
Hydrodynamic Flow Model (HD)
Modul Hydrodynamic Flow Model siap untuk dijalankan.