Anda di halaman 1dari 54

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas hikmat, pengetahuan dan akal budi yang dari-Nya dokumen focus group discussion (FGD) sektor Bina Marga, PENYUSUNAN RPI2JM KSN PBPB SABANG, DAN KAWASAN SEI MANGKEI DAN SEKITARNYA dapat diselesaikan dengan baik.

Sesuai dengan kerangka acuan kerja (KAK), salah satu keluaran pada tahapan laporan antara adalah sudah diinventarisasinya arahan wilayah/kawasan, program hasil sinkronisasi bidang pekerjaan umum dan rencana terpadu. Untuk itu didalam dokumen ini sistematikan penyampaian materi diskusi terarah terdiri atas 2 bab, yakni bab pendahuluan yang menjelaskan latar belakang, maksud, tujuan dan keluaran dari pekerjaan ini.

Keterpaduan program merupakan tujuan utama dari RPIIJM, dengan disusunnya RPIIJM diharapkan berbagai sektor pelaksana pembangunan dapat mengarah kepada tujuan penataan ruang dan wilayah Kawasan Strategis Nasional. Keterpaduan akan menghasilkan dampak besar bagi pembangunan di KSN.

Berdasarkan hasil analisis input-proses-output pada tahap 1, tahap 2, tahap 3 serta analisis sinkronisasi fungsi, lokasi dan waktu. Untuk ke-sektor-an bina marga pada kementerian pekerjaan umum, pada KSN PBPB Sabang terdapat beberapa program/kegiatan infrastruktur yang harus mendapat perhatian penting dalam pembangunannya. Perhatian penting yang dimaksud adalah adanya program/kegiatan infrastruktur sektor bina marga yang berada/melintasi kawasan kendali kawasan lindung.

Tim ahli konsultan klaster ekonomi yang terdiri atas Luthfy Aziz Lubis, Tiar Pandapotan Purba, Risa Tri, Nur Irfan Ashari, dan asisten ahli yang terdiri atas Gregi Sandy mengucapkan terima kasih kepada tim teknis dan pemangku kepentingan di provinsi terkait yang membantu dalam kegiatan diskusi di daerah dan proses pengumpulan data.

Akhir kata, dengan seperti pepatah “tiada gading yang tak retak”, diharapkan adanya masukan dan saran dari sektor ke-bina marga-an dalam memahami, mengilhami dan mengimplementasikan rancangan dokumen RPIIJM yang disusun.

Kata kunci pada pekerjaan ini adalah keterpaduan, program/kegiatan, ciptakarya, binamarga, sumberdayaair, dan KSN.

Semoga bermanfaat.

Jakarta, Oktober 2014

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

 

2

DAFTAR ISI

2

DAFTAR TABEL

3

DAFTAR PETA

3

PENDAHULUAN

4

Latar Belakang

4

Maksud

dan

Tujuan

4

Sasaran dan Keluaran

4

Manfaat

5

Ruang Lingkup Pekerjaan

5

Ruang Lingkup Wilayah

6

Keluaran

7

Sistematika Pembahasan

7

RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH BIDANG PEKERJAAN UMUM PADA KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN

BEBAS SABANG SERTA KAWASAN SEI MANGKEI DAN SEKITARNYA

10

UMUM

10

RPIIJM

KSN PBPB SABANG

10

Arahan Spasial KSN PBPB Sabang

10

Rekapituasi Program Bidang Bina Marga (BM) Hasil Sinkronisasi

13

RPIIJM KAWASAN SEI MANGKEI DSK

34

 

Arahan Spasial Pengembangan Kawasan

34

Rekapitulasi Program Bidang Bina Marga (BM) Hasil Sinkronisasi

36

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

DAFTAR TABEL

Tabel

2. Lokasi Kajian Menurut Provinsi/Kabupaten

6

Tabel 3. Lokasi Kajian Kecamatan Menurut Provinsi/Kabupaten Pengembangan Wilayah Kawasan Sei Mangkei Dsk

6

Tabel 4. Kawasan didorong/dikendalikan di Wilayah Kota Sabang

11

Tabel 5. Kawasan didorong/dikendalikan di Wilayah Kabupaten Aceh Besar

12

Tabel 6. Program/Kegiatan Bidang Bina Marga

13

Tabel 7. Matriks Rencana Terpadu Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang

16

Tabel 8. Kawasan dikendalikan di Kota Pematang Siantar

34

Tabel 9. Kawasan dikendalikan di Sebagian Wilayah Kabupaten Simalungun

34

Tabel 10. Kawasan dikendalikan di Wilayah Kabupaten Batu Bara

35

Tabel 11. Kawasan dikendalikan di Sebagian Wilayah Kabupaten Asahan

36

Tabel 12. Matriks Rencana Terpadu Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum pada Kawasan Sei Mangkei Dsk

41

 

DAFTAR PETA

Peta 1. Ruang Lingkup Wilayah KSN PBPB Sabang

8

Peta 2. Ruang Lingkup Wilayah Kawasan Sei Mangkei

9

Peta 3. Tujuan 1 Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah Bidang

Bina Marga Pada Kawasan KSN PBPB Sabang

32

Peta 4. Tujuan 2 Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah Bidang

 

Bina Marga Pada Kawasan KSN PBPB Sabang

33

Peta

5. Kawasan Kendali di Kota Pematang Siantar

50

Peta 6. Kawasan Kendali di Sebagian Wilayah Kabupaten Simalungun

51

Peta 7. Kawasan Kendali di Kabupaten Batu Bara

52

Peta 8. Kawasan Kendali di Sebagian Wilayah Kabupaten Asahan

53

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

Latar Belakang

PENDAHULUAN

Kawasan Strategis Nasional atau disingkat KSN adalah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pertahanan dan keamanan negara, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, budaya, dan/atau lingkungan, termasuk wilayah yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia. Dalam rangka penataan ruang pada KSN, pemerintah melalui PP No. 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) telah menetapkan sebanyak 74 KSN, dan saat ini juga telah menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Rencana Tata Ruang (RTR) KSN pada seluruh KSN yang ditetapkan dalam RTRWN. Untuk mewujudkan berbagai arahan pengembangan dan penataan ruang pada KSN tentunya perlu didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Namun berdasarkan realita yang terjadi selama satu decade terakhir, penyediaan infrastruktur di Indonesia masih mengalami berbagai permasalahanan, terutama akibat belum fokusnya sasaran kewilayahan yang akan didorong, belum sinergisnya program pembangunan infrastruktur, serta belum efektifnya sistem penganggaran pembangunan infrastruktur. Rencana Tata Ruang yang semestinya memiliki fungsi sebagai alat koordinasi pembangunan infrastruktur. Namun dalam implementasinya, rencana tata ruang belum menjadi acuan sektor dalam pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur bidang pekerjaan umum. Akibatnya dewasa ini terjadi ketidakterpaduan dalam pembangunan infrastruktur. Dalam rangka mewujudkan keterpaduan pembangunan infrastruktur pada KSN, perlu disiapkan perencanaan program infrastruktur khususnya bidang Pekerjaan Umum (PU) yang berbasis penataan ruang. Sehubungan dengan itu, pemerintah melalui Ditjen. Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan suatu acuan bagi perencanaan pembangunan infrastruktur bidang PU pada KSN, yang disebut dengan Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) bidang PU pada KSN, serta juga telah menyiapkan pedoman penyusunannya. RPI-2 JM bidang PU pada KSN adalah dokumen rencana terpadu pembangunan infrastruktur tahunan bidang pekerjaan umum pada KSN dalam periode 5 (lima) tahun yang berisi sinkronisasi program pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum, baik yang

dilaksanakan dan dibiayai oleh Pemerintah, pemerintah daerah, maupun oleh masyarakat. Penyusunan (RPI2-JM) merupakan amanat dari PP No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Pasal 102 dan PP No.26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Dalam Pasal 102 PP No. 15 Tahun 2010 tersebut, dinyatakan bahwa ketentuan mengenai pedoman penyusunan program pemanfaatan ruang, pembiayaan program pemanfaatan ruang, dan pelaksanaan program pemanfaatan ruang, ditetapkan dengan peraturan menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional. Terkait dengan hal tersebut, Direktorat Penataan Ruang Wilayah Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, pada TA 2014 merasa perlu untuk melakukan kegiatan Penyusunan RPI2-JM pada 5 KSN meliputi:

1. KSN Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Sabang, dan

2. Kawasan Sei Mangkei dsk.

Maksud dan Tujuan

Maksud

Maksud dari kegiatan Penyusunan Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM) ini adalah untuk merencanakan program pembangunan infrastruktur ke-PU-an untuk mewujudkan sasaran pengembangan wilayah sesuai dengan rencana tata ruang KSN KSN PBPB Sabangdan Kawasan Sei Mangkei.

Tujuan

Tujuan dari Penyusunan Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM) KSN KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk ini adalah tersusunnya daftar program investasi infrastruktur ke-PU-an prioritas yang berbasis penataan ruang dalam rangka mendukung pembangunan wilayah secara terpadu di KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk.

Sasaran dan Keluaran

1. Tersusunnya rencana terpadu pengembangan infrastruktur ke-PU-an jangka menengah di KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk;

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

2. Tercapainya sinkronisasi program pembangunan infrastruktur ke-PU-an di KSN PBPB Sabang, dan Kawasan Sei Mangkei dsk, baik dari aspek fungsi, lokasi, waktu, maupun anggaran; dan

3. Teridentifikasikannya sumber dan pola pembiayaan pembangunan infrastruktur ke-PU-an di KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk.

Manfaat

Manfaat dari kegiatan ini adalah :

1. Menjadi acuan bagi sektor ke-PU-an baik pusat maupun daerah dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan infrastruktur ke-PU-an dalam lingkup KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk; dan

2. Menjadi dasar bagi pusat dalam melakukan monitoring dan evaluasi implementasi RTR KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei dsk.

Ruang Lingkup Pekerjaan

Lingkup kegiatan penyusunan RPI2JM KSN Kawasan PBPB Sabang, Kawasan Seimangkei mencakup tahapan sebagai berikut:

1. Melakukan telaah dokumen kebijakan spasial (RTRWN, RTR Pulau Sumatera, Rperpres KSN PBPB Sabang, Dokumen Rencana Pengembangan Wilayah Kawasan Seimangke, RTRW Provinsi terkait, serta RTRW kabupaten/kota yang masuk cakupan wilayah Kawasan Perbatasan Negara, Kawasan PBPB Sabang dan Kawasan Seimangke), serta dokumen perencanaan pembangunan yang terkait dengan pembangunan infrastruktur pekerjaan umum (sumber daya air, bina marga, dan cipta karya) pada tingkat nasional dan provinsi/kabupaten;

2. Khusus untuk kawasan Sei Mangkei, melakukan pembahasan dalam rangka penyempurnaan dan penyepakatan rencana pengembangan wilayah;

3. Melakukan survey lapangan dan konsultasi di daerah sebanyak 1 kali dengan pemerintah daerah Aceh, dan Provinsi Sumatera Utara,;

4. Melakukan inventarisasi arahan spasial pengembangan wilayah lima tahun ke depan yang merupakan hasil integrasi dari berbagai dokumen kebijakan spasial terkait

(RTRWN, RTR Pulau Sumatera, Rperpres Kawasan PBPB Sabang, Dokumen Rencana pengembangan Wilayah Seimangkei, RTR Provinsi terkait, serta RTR Kabupaten/Kota yang masuk cakupan wilayah Kawasan), dituangkan dalam bentuk matriks dan peta dengan skala sesuai dengan skala peta rencana KSN;

5. Melakukan inventarisasi dan sintesis terhadap program prioritas pembangunan infrastruktur ke-PU-an berdasarkan dokumen perencanaan pembangunan terkait (RPJP nasional/RPJMN, Renstra Kementerian Pekerjaan Umum, RPJP/RPJMD Provinsi, Renstra SKPD Provinsi terkait infrastruktur ke-PU-an, serta RPJP/RPJMD Kabupaten/Kota);

6. Menyiapkan Rencana Terpadu Pembangunan Infrastruktur ke-PU-an, melalui integrasi arahan spasial pengembangan wilayah dengan program prioritas infrastruktur ke-PU-an Kawasan PBPB Sabang, Kawasan Seimangkei, dituangkan dalam bentuk matriks dan peta dengan skala sesuai dengan skala peta rencana KSN;

7. Menyiapkan sinkronisasi program prioritas pembangunan infrastruktur ke-PU-an berdasarkan hubungan fungsional, lokasi, waktu, dan anggaran;

8. Mengidentifikasi alternatif sumber pembiayaan dari program prioritas pembangunan infrastruktur ke-PU-an yang dihasilkan pada tahap 4;

9. Menyiapkan peta program prioritas pembangunan infrastruktur ke-PU-an di masing- masing KSN per tujuan per sektor;

10. Merumuskan konsepsi monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RPI2JM, KSN PBPB Sabang, KSN dan Kawasan Seimangkei dsk;

11. Melakukan pembahasan rencana terpadu dan program investasi infrastruktur ke-PU-an jangka menengah di daerah yang akan diadakan khususnya di Aceh dan Provinsi Sumatera Utara masing-masing sebanyak 2 (dua) kali sekurang-kurangnya dihadiri 20 orang per pembahasan dengan melibatkan narasumber dan moderator sekurang- kurangnya 3 (tiga) orang. Rapat pleno dihadiri oleh wakil dari tiap provinsi;

12. Melakukan pembahasan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum sekurang- kurangnya 2 (dua) kali masing-masing selama 1 hari dan dihadiri sekurang-kurangnya 40 (empat puluh) orang dengan melibatkan narasumber dan moderator sekurang-kurangnya 5 (lima) orang;

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

13. Konsinyasi Tim dengan Tim Supervisi dan dimungkinkan melibatkan pihak terkait di

Jakarta dilakukan sebanyak 6 (enam) kali masing-masing selama 2 (dua) hari dihadiri

sekurang-kurangnya 20 orang; dan

14. Melakukan pembahasan laporan di internal Direktorat Jenderal Penataan Ruang di

Jakarta sebanyak 3 (tiga) kali selama 1 hari dengan jumlah peserta 30 (tiga puluh)

orang.

Ruang Lingkup Wilayah

Wilayah studi dari pekerjaan ini meliputi: 5 (lima)

mencakup:

KSN (lihat

Peta 1.1 sampai 1.6),

1. KSN Perdaganan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Sabang, dan

2. Kawasan Sei Mangkei yang juga akan dibuatkan dokumen RPI2JM nya.

Secara administratif, wilayah studi di atas meliputi 2 (dua) provinsi, yaitu di Aceh dan

Provinsi Sumatera Utara.

Tabel 1. Lokasi Kajian Menurut Provinsi/Kabupaten

No

Lingkup Wilayah Kajian

Provinsi/Kabupaten

2

KSN PBPB Sabang

Pemerintah Aceh:

 

1. Kota Sabang

2. Kabupaten Aceh Besar

3

Kawasan Sei Mangkei

Provinsi Sumatera Utara:

1. Kabupaten Batubara

2. Kabupaten Asahan

3. Kota Pematangsiantar

4. Kabupaten Simalungun

Sumber: Raperpres 5 KSN dan Materi Teknis Kawasan Sei Mangkei, 2014

Tabel 2. Lokasi Kajian Kecamatan Menurut Provinsi/Kabupaten Pengembangan Wilayah

Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

Kabupaten / Kota

Kecamatan

 

Provinsi Sumatera Utara

1

Kabupaten Asahan

1. Kecamatan Buntu Pane,

 

2. Kecamatan Pulo Bandring,

3. Kecamatan Meranti,

4. Kecamatan Rawang Panca Arga,

5. Kecamatan Silau Laut,

6. Kecamatan Kisaran Barat,

2

Kabupaten Batubara

7. Kecamatan Tanjung Tiram,

 

8. Kecamatan Sei Balai,

9. Kecamatan Talawi,

10. Kecamatan Limapuluh,

11. Kecamatan Medang Deras,

12. Kecamatan Air Putih,

13. Kecamatan Sei Suka,

3

Kota Pematang Siantar

14. Kecamatan

Siantar Martoba,

 

15. Kecamatan Siantar Utara,

16. Kecamatan Siantar Timur,

17. Kecamatan Siantar Marihat,

18. Kecamatan Siantar Marimbun,

19. Kecamatan Siantar Selatan,

20. Kecamatan Siantar Barat,

21. Kecamatan Siantar Sitalasari

4

Kabupaten Simalungun

22. Kecamatan Dolok Pardamean,

 

23. Kecamatan Girsang Sipangan Bolon,

24. Kecamatan Dolok Panribuan,

25. Kecamatan Jorlang Hataran,

26. Kecamatan Raya,

27. Kecamatan Dolok Batunanggar,

28. Kecamatan Bosar Maligas,

29. Kecamatan Ujung Padang,

30. Kecamatan Pematang Sidamanik,

31. Kecamatan Sidamanik,

32. Kecamatan Gunung Maligas,

33. Kecamatan Siantar,

34. Kecamatan Gunung Malela,

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

35. Kecamatan Hatonduhan,

36. Kecamatan Tanah Jawa,

37. Kecamatan Pane,

38. Kecamatan Panombeian Pane,

39. Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi,

40. Kecamatan Hutabayu Raja,

41. Kecamatan Bandar Marsilam,

42. Kecamatan Bandar,

43. Kecamatan Bandar Huluan,

44. Kecamatan Pematang Bandar,

Sumber: Analisis tumpang tindih deliniasi Pengembangan Wilayah Kawasan Sei Mangkei Dsk, 2014

Keluaran

Keluaran dari kegiatan ini adalah dokumen RPI2JM Bidang ke-PU-an untuk masing-masing KSN

(KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei) berupa program-program prioritas

pembangunan infrastruktur 5 tahunan untuk mewujudkan sasaran wilayah yang ditetapkan

dalam Peraturan Presiden / Raperpres tentang RTR Kawasan Strategis Nasional, dalam wujud

matriks dan peta ukuran A3.

Sistematika Pembahasan

Bab Pendahuluan, uraian mengenai permasalahan yang diungkapkan dalam sub bab latar

belakang, tujuan dilaksanakannya pekerjaan, sasaran yang harus dicapai, manfaat pekerjaan

bagi pemerintah daerah dan pusat, keluaran pekerjaan, ruang lingkup pekerjaan yang akan

dilakukan, lingkup wilayah kajian pekerjaan dan peta lokasi pekerjaan.

Bab Rencana Terpadu, uraian mengenai sasaran wilayah/kawasan menurut tujuan dan

sasaran wilayah/kawasan serta program investasi infrastruktur yang telah melalui proses

sinkronisasi.

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

Peta 1. Ruang Lingkup Wilayah KSN PBPB Sabang

Mangkei Dsk Peta 1. Ruang Lingkup Wilayah KSN PBPB Sabang Penyusunan RPI2JM 5 KSN (KSN PBTS

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

Peta 2. Ruang Lingkup Wilayah Kawasan Sei Mangkei

Dsk Peta 2. Ruang Lingkup Wilayah Kawasan Sei Mangkei Penyusunan RPI2JM 5 KSN (KSN PBTS ACEH-SUMUT,

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH BIDANG PEKERJAAN UMUM PADA KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS SABANG SERTA KAWASAN SEI MANGKEI DAN SEKITARNYA

UMUM

Rencana Terpadu Pembangunan Infrastruktur bidang Pekerjaan Umum adalah hasil pengintegrasian antara arahan spasial pengembangan wilayah dan program investasi pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum. Arahan spasial adalah kawasan atau wilayah yang diarahkan oleh strategi tiap kebijakan dan tujuan penataan ruang pada kawasan strategis nasional.

Pada proses pengintegrasian tersebut, dengan menggunakan program/kegiatan yang bersumber dari indikasi program utama RTR KSN PBPB Sabang, RTR Pengembangan Wilayah Kawasan Sei Mangkei Dsk, dokumen hasil konsinyasi regional (KONREG) tahun 2014, didapatkan program/kegiatan bidang bina marga yang dirancangkan dalam masa 5 tahun mendatang yang dipadukan dengan arahan spasialnya.

Arahan spasial tersebut terdiri atas 2 entitas yakni kawasan yang didorong dan kawasan yang dikendalikan. Entitas Kawasan yang didorong berupa kawasan budidaya, sedangkan entitas kawasan yang dikendalikan dapat berupa kawasan budidaya dan kawasan lindung. Secara umum, dinyatakan bahwa kawasan yang dikendalikan mencakup seluruh kawasan lindung (Zona L). Sedangkan kawasan budidaya (Zona B) dapat berada dalam kelompok kawasan kendali dan/atau kawasan dorong.

Kawasan

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

Kawasan Lindung (Zona L)

Tidak

Ya

Kegiatan wisata, sosial dan budaya

Kegiatan pembangunan perubah fungsi kawasan

Kegiatan/aktifitas yang merusak kawasan lindung

Kawasan Budidaya (Zona B)

Ya Kegiatan/Aktifitas pembangunan fisik fungsi ekonomi, sosial dan budaya.

Ya

Kegiatan/Aktifitas pembangunan fisik fungsi ekonomi, sosial dan budaya.

Yang perlu mendapat perhatian, kawasan-kawasan yang dikendalikan adalah kawasan yang kegiatan pembangunan dan atau aktifitasnya berdasarkan strategi penataan ruangnya dikendalikan agar tidak merubah fungsi kawasan, dan/atau infrastruktur yang ada/melintasi kawasan tersebut tidak mendorong pertumbuhan kegiatan dikawasan kendali. Bila infrastruktur tersebut tidak layak (memberi dampak negative kepada lingkungan) untuk melintasi kawasan yang dikendalikan, maka diarahkan untuk dicarikan alternative penanganan baik itu dari sisi teknologi maupun sisi trase jalan.

RPIIJM KSN PBPB SABANG

Arahan Spasial KSN PBPB Sabang

Arahan spasial pengembangan kawasan bisa diperoleh dari analisis yang dilakukan dengan

mengelompokan kawasan yang didorong dan kawasan yang dikendalikan berdasarkan

tujuannya.

Kawasan yang didorong dan kawasan yang dikendalikan di wilayah KSN PBPB Sabang terdapat

pada Kota Sabang dan sebagian Kabupaten Aceh Besar.

1. Wilayah Kota Sabang

a. Untuk Tujuan 1 penataan ruang kawasan PBPB Sabang yaitu Mewujudkan pusat

pertumbuhan ekonomi nasional dan internasional yang didukung potensi sumber

daya alam dari Kabupaten dan Kota di Aceh, Kawasan yang didorong

pengembangannya meliputi; Zona B1 kawasan peruntukan permukiman kepadatan

tinggi; Zona B2 kawasan peruntukan permukiman kepadatan Sedang; Zona B3

kawasan peruntukan permukiman kepadatan rendah; Zona B4 Kawasan Peruntukan

Industri ; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata; Zona B6 Kawasan Peruntukan

Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara; Zona B6.1 Kawasan

Peruntukan Bandar Udara; Zona B6.2 Kawasan Peruntukan Pelabuhan; Zona B6.3

Kawasan Peruntukan Perkantoran Pemerintah dan Swasta; Zona B6.4 Kawasan

Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara ; Zona B6.5 Kawasan Peruntukan

Perdagangan dan Jasa;

b. Untuk Tujuan 2 yaitu mewujudkan ekosistem kepulauan yang lestari serta adaptif

terhadap ancaman bencana alam dari Kabupaten dan Kota di Aceh Kawasan yang

didorong pengembangannya meliputi Zona B1 Kawasan Peruntukan Permukiman

Kepadatan tinggi; Zona B2 Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Sedang;

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

Zona B3 Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Rendah; Zona B4 Kawasan

Peruntukan Industri meliputi; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata; Zona B6

Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara; Zona B7

Kawasan Peruntukan Pertanian; dan Zona B6.4 Kawasan Peruntukan Pertahanan

dan Keamanan Negara. Sedangkan kawasan yang dikendalikan meliputi Zona L1

yang merupakan kawasan hutan lindung; Zona L2, Kawasan yang Memberikan

Perlindungan Setempat; Zona L3 Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar

Budaya; Zona L3.C Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya yang

Mempertahankan, merehabilitasi, dan merevitalisasi fungsi kawasan suaka alam

laut dan perairan lainnya; Zona L4 Kawasan Rawan Bencana Alam Pengendalian dan

pencegahan terhadap Kawasan rawan tanah longsor, Kawasan rawan angin

kencang; Zona L5, Kawasan Lindung Geologi; Zona B1 Kawasan Peruntukan

Permukiman Kepadatan Tinggi (di daerah rawan bencana); Zona B2 Kawasan

Peruntukan Permukiman Kepadatan Sedang (di daerah rawan bencana); Zona B3

Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Rendah (di daerah rawan bencana);

Zona B4 Kawasan Peruntukan Industri ; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata;

Zona B6 Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara;

dan Zona B7 Kawasan Peruntukan Pertanian.

Tabel 3. Kawasan didorong/dikendalikan di Wilayah Kota Sabang

No.

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

(1)

(2)

(3)

Tujuan 1

 

1 Kawasan

peruntukan

permukiman

Kawasan hutan lindung dan Kawasan Resapan Air;.

kepadatan tinggi;

2 Kawasan

peruntukan

permukiman

Kawasan

yang

Memberikan

kepadatan Sedang;

Perlindungan Setempat;

3 Kawasan

peruntukan

permukiman

Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya; gi

kepadatan rendah;

4 Kawasan Peruntukan Industri Kawasan Rawan Bencana Alam, Kecamatan Sukakarya, Sukajaya, dan Pulo Aceh; dan

5 Kawasan Peruntukan Pariwisata;

Kawasan Lindung Geologi

6 Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara;

No.

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

(1)

(2)

(3)

7

Kawasan Peruntukan Bandar Udara

 

8

Kawasan Peruntukan Pelabuhan

9

Kawasan Peruntukan Perkantoran Pemerintah dan Swasta; Perdagangan dan Jasa;

 

10

Kawasan Peruntukan Perkantoran Pemerintah dan Swasta;

11

Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara

12

Kawasan Peruntukan Perdagangan dan Jasa

Tujuan 2

 

1

Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kawasan hutan lindung

 

Kepadatan tinggi

 

2

Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kawasan

yang

Memberikan

Kepadatan Sedang;

Perlindungan Setempat

3

Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya

Kepadatan Rendah

4

Kawasan

Peruntukan

Industri

Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya yang Mempertahankan, merehabilitasi, dan merevitalisasi fungsi kawasan suaka alam laut dan perairan lainnya

meliputi

5

Kawasan Peruntukan Pariwisata Kawasan Rawan Bencana Alam Pengendalian dan pencegahan terhadap Kawasan rawan tanah longsor, Kawasan rawan angin kencang

6

Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara

Kawasan Lindung Geologi

 

7

Kawasan Peruntukan Pertanian

Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Tinggi (di daerah rawan bencana

8

Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Sedang (di daerah rawan bencana)

9

Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Rendah (di daerah

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No.

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

(1)

(2)

(3)

 

rawan bencana)

10

Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara

Kawasan Peruntukan Industri

11

-

Kawasan Peruntukan Pariwisata

12

-

Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara

13

-

Kawasan Peruntukan Pertanian

Sumber : Analisis 2014

2. Sebagian Wilayah Kabupaten Aceh Besar

a. Untuk Tujuan 1 penataan ruang kawasan PBPB Sabang yaitu Mewujudkan pusat

pertumbuhan ekonomi nasional dan internasional yang didukung potensi sumber

daya alam dari Kabupaten dan Kota di Aceh, Kawasan yang didorong

pengembangannya meliputi Zona B1 : kawasan peruntukan permukiman kepadatan

tinggi; Zona B2 : kawasan peruntukan permukiman kepadatan Sedang; Zona B3 :

kawasan peruntukan permukiman kepadatan rendah; Zona B4 Kawasan Peruntukan

Industri ; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata; Zona B6 Kawasan Peruntukan

Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara; Zona B6.2 Kawasan

Peruntukan Pelabuhan ; Zona B6.4 Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan

Negara ; Zona B8 Kawasan Peruntukan Perikanan Tangkap dan Pengolahan Ikan;

Sedangkan kawasan yang dikendalikan meliputi Zona L1, kawasan hutan lindung

dan Kawasan Resapan Air; Zona L2, Kawasan yang Memberikan Perlindungan

Setempat; Zona L3, Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya;

Zona L4 Kawasan Rawan Bencana Alam, Kecamatan Sukakarya, Sukajaya, dan Pulo

Aceh; dan Zona L5 Kawasan Lindung Geologi

b. Untuk Tujuan 2 yaitu mewujudkan ekosistem kepulauan yang lestari serta adaptif

terhadap ancaman bencana alam dari Kabupaten dan Kota di Aceh Kawasan yang

didorong pengembangannya meliputi Zona B1 Kawasan Peruntukan Permukiman

Kepadatan Tinggi; Zona B2 Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan sedang;

Zona B3 Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Rendah; Zona B4 Kawasan

Peruntukan Industri; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata; Zona B6 Kawasan

Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara; Zona B7 Kawasan

Peruntukan Pertanian; Zona B8 Kawasan Peruntukan Perikanan Tangkap dan

Pengolahan Ikan; dan Zona B6.4 Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan

Negara. Sedangkan kawasan yang dikendalikan meliputi Zona L1 yang merupakan

kawasan hutan lindung; Zona L2, Kawasan yang Memberikan Perlindungan

Setempat; Zona L3 Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya;

Zona L3.C Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya yang

Mempertahankan, merehabilitasi, dan merevitalisasi fungsi kawasan suaka alam

laut dan perairan lainnya; Zona L4 Kawasan Rawan Bencana Alam Pengendalian dan

pencegahan terhadap Kawasan rawan tanah longsor, Kawasan rawan angin

kencang; Zona L5, Kawasan Lindung Geologi; Zona B1 Kawasan Peruntukan

Permukiman Kepadatan Tinggi (di daerah rawan bencana); Zona B2 Kawasan

Peruntukan Permukiman Kepadatan Sedang (di daerah rawan bencana); Zona B3

Kawasan Peruntukan Permukiman Kepadatan Rendah (di daerah rawan bencana);

Zona B4 Kawasan Peruntukan Industri ; Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata;

Zona B7 Kawasan Peruntukan Pertanian; dan Zona B8 Kawasan Peruntukan

Perikanan Tangkap dan Pengolahan Ikan.

Tabel 4. Kawasan didorong/dikendalikan di Wilayah Kabupaten Aceh Besar

No.

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

(1)

(2)

(3)

Tujuan 1

1 Kawasan

peruntukan

permukiman

kawasan hutan lindung dan Kawasan Resapan Air

kepadatan tinggi;

2 Kawasan

peruntukan

permukiman

Kawasan

yang

Memberikan

kepadatan Sedang

Perlindungan Setempat

3 Kawasan

peruntukan

permukiman

Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya

kepadatan rendah

4 Kawasan Peruntukan Industri Kawasan Rawan Bencana Alam, Kecamatan Sukakarya, Sukajaya, dan Pulo Aceh

5 Kawasan Peruntukan Pariwisata

Kawasan Lindung Geologi

6 Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara

7 Kawasan Peruntukan Pelabuhan

8 Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara

9 Kawasan

Peruntukan

Perikanan

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No.

Kawasan didorong

Kawasan dikendalikan

(1)

(2)

(3)

Tangkap dan Pengolahan Ikan

Tangkap dan Pengolahan Ikan
Tangkap dan Pengolahan Ikan
Tangkap dan Pengolahan Ikan

Tujuan 2

1 Kawasan

Peruntukan

Permukiman

kawasan hutan lindung

 

Kepadatan Tinggi

 

2 Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kawasan

yang

Memberikan

Kepadatan sedang

Perlindungan Setempat

3 Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya

Kepadatan Rendah

4 Kawasan Peruntukan Industri Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam, dan Cagar Budaya yang Mempertahankan,

dan

merevitalisasi fungsi kawasan

suaka alam laut dan perairan lainnya

merehabilitasi,

5 Kawasan Peruntukan Pariwisata Kawasan Rawan Bencana Alam Pengendalian dan pencegahan terhadap Kawasan rawan tanah longsor, Kawasan rawan angin kencang

6 Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara

Kawasan Lindung Geologi

7 Kawasan Peruntukan Pertahanan

Kawasan

Peruntukan

dan Keamanan Negara

Permukiman

Kepadatan

Tinggi

(di daerah rawan bencana

8 Kawasan Peruntukan Pertanian

Kawasan

Peruntukan

Permukiman

Kepadatan

Sedang

(di daerah rawan bencana

9 Kawasan Peruntukan Perikanan Tangkap dan Pengolahan Ikan

Kawasan

Permukiman Kepadatan Rendah

(di daerah rawan bencana

Peruntukan

10 Kawasan Rawan Bencana Alam

Kawasan Peruntukan Industri

11 Kawasan Lindung Geologi

Kawasan Peruntukan Pariwisata

12 -

Kawasan Peruntukan Pertanian

13 -

Kawasan Peruntukan Perikanan Tangkap dan Pengolahan Ikan

Sumber : Analisis 2014

Rekapituasi Program Bidang Bina Marga (BM) Hasil Sinkronisasi Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 567/KPTS/M/2010, tentang Rencana

Umum Jaringan Jalan Nasional. Beberapa ruas jalan nasional yang terkait dalam pekerjaan

ini sebagai berikut;

1. Jalan Nasional Bukan Jalan Tol;

a. Keliling P. Weh (Balohan - Sabang)

b. Jln. Tengku Umar (Sabang)

c. Jln. Diponegoro (Sabang)

d. Jln. Am. Ibrahim (Sabang)

e. Jln. Perdagangan (Sabang)

f. Jln. Yos Sudarso (Sabang)

2. Jalan Strategis Nasional Rencana

a. Keliling Pulau Weh (Balohan - Kenekay - Cot Damar)

Berdasarkan hasil sinkronisasi program prioritas investasi pembangunan infrastruktur di PBPB

Sabang, diketahui terdapat 31 program/kegiatan untuk bidang Bina Marga. Dan berdasarkan

hasil analisis arahan spasialnya terdapat beberapa program/kegiatan yang berada/melintasi

kawasan kendali yang melintasi kawasan lindung (Zona L) yakni pada program (B.5), (B.14),

(B.2), (B.6) dan (B.9).

Tabel 5. Program/Kegiatan Bidang Bina Marga

No

Kode

Nama Program

1

B.1

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019)

2

B.2

Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019)

3

B.2.1

Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder berwawasan lingkungan yang melintasi kawasan kendali L1, yakni ruas jalan kilometer 0 (nol) Gampong-Boih-Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d

 

2019)

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

Kode

Nama Program

4

B.3

Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019)

5

B.4

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019);

6

B.5

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019);

7

B.5.1

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) berwawasan lingkungan yang melintasi Kawasan Kendali L2, yakni ruas jalan Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u. (s.d 2019)

8

B.6

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Meulingge Gampong Rinon Gampong Lapeng Gampong Lampuyang Gampong Lhoh di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019);

9

B.6.1

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) berwawasan lingkungan yang melintasi kawasan kendali L4, yakni ruas jalan Gampong Meulingge Gampong Rinon di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019);

10

B.7

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

ruas jalan Gampong Rinon Gampong Aleu Raya Gampong Gugob

di

Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

11

B.8

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

yaitu ruas jalan pesisir selatan Gampong Gugob Gampong Ulee

Paya Gampong Blang Situngkoh Gampong Paloh Gampong Lampuyang

di

Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

12

B.9

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

, yaitu Gampong Gugob Gampong Ulee Paya Gampong Lapeng

di

Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

13

B.9.1

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) berwawasan lingkungan yang melintasi kawasan kendali L1, yaitu Gampong Gugob Gampong Ulee Paya Gampong Lapeng di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

No

Kode

Nama Program

14

B.10

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

di ruas jalan pesisir timur Gampong Lamteung Gampong Rabo

Gampong Deudap di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

15

B.11

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

ruas jalan pesisir barat Gampong Pasi Janeng di Kecamatan Pulo

Aceh (s.d 2019)

16

B.12

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2

 

(KP2)

di ruas jalan Gampong Pasi Janeng Gampong Aleu Riyeung

Gampong Deudap di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

17

B.13

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019)

18

B.14

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019)

19

B.14.1

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder berwawasan lingkungan yang melintasi kawasan kendali L3, yakni ruas jalan pesisir selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya)

20

B.15

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan Gampong Ulee Paya Gampong Blang Situngkoh Gampong Paloh di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

21

B.16

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan Gampong Lampuyang pelabuhan di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

22

B.17

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder pesisir barat Gampong Pasi Janeng di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

23

B.18

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder pesisir selatan Gampong Aleu Riyeung di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019)

24

B.19

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017)

25

B.20

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017)

26

B.21

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d

2017)

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

Kode

Nama Program

27

B.22

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d

 

2017)

28

B.23

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d

 

2017)

29

B.24

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017)

30

B.25

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017)

31

B.26

Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014)

32

B.27

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

33

B.28

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Pria Laot-Ujoeng Seukundo (s.d 2019)

34

B.29

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara (s.d 2019)

35

B.30

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Pulo Aceh pada ruas jalan lingkar Gampong Aleu Riyeung(s.d 2019)

36

B.31

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Pulo Aceh pada ruas jalan pesisir selatan Gampong Aleu Riyeung Deudap (s.d 2019)

Sumber : Hasil Analisis 2014

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

Tabel 6. Matriks Rencana Terpadu Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang (Tujuan 1)

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

   

I. KAWASAN BUDIDAYA YANG DIDORONG

         
   

A. KAWASAN BUDIDAYA

         

1. KOTA SABANG

         

Tujuan 1 Mewujudkan pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan internasional yang didukung potensi sumber daya alam dari Kabupaten dan Kota di Aceh

Zona B6.5 Kawasan Peruntukan Perdagangan dan Jasa, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Sukakarya

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.20. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 km Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017) B.21. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d 2017) B.22. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d 2017) B.23. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d 2017) B.24. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017) B.28. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Pria Laot-Ujoeng Seukundo (s.d 2019) B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kota Sabang

 

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

vol 0,2 km

Rp. 10,9 rpm

Kota Sabang

vol 0.73 km

Rp. 32,6 rpm

Kota Sabang

vol 0.7 km

Rp. 31 rpm

Kota Sabang

vol 0,6 km

rp. 28,8 rpm

Kota Sabang

vol 2,0 km

Rp. 90,4 rpm

Kota Sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

3 km-

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Kota Sabang

Kota Sabang

Kota Sabang

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

 

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

 

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

 

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

       

Seunara(s.d 2019)

       

Zona B6.2 Kawasan Peruntukan Pelabuhan meliputi :

B.3. pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.18. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017) B.20. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d 2017) B.21. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d 2017) B.22. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d 2017) B.23. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

Kecamatan Sukajaya

     

peningkatan fungsi kawasan peruntukan pelabuhan meliputi Pelabuhan Hub Internasional Teluk Sabang, Pelabuhan Hub Internasional Teluk Pria Laot, Pelabuhan Balohan, Pelabuhan Lamteung, Pelabuhan Lampuyang di kecamatan Sukakarya, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Pulo Aceh

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kota Sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

vol 0,2 km

Rp. 10,9 rpm

vol 0.73 km

Rp. 32,6 rpm

Kota Sabang

vol 0.7 km

Rp. 31 rpm

Kota Sabang

vol 0,6 km

rp. 28,8 rpm

Kota Sabang

vol 2,0 km

Rp. 90,4 rpm

Kota Sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Zona B4 Kawasan Peruntukan Industri meliputi :

         

a.

Pengembangan kawasan peruntukan industri padat modal, padat teknologi yang non polutan meliputi Gampong Batee Shok, Gampong Paya Seunara, Gampong Krueng Raya di Kecamatan Sukakarya)

B.1.

Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     
 

B.2.

Kecamatan Sukakarya

B.5.

Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara(s.d 2019)

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukakarya

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

 

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

 

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

 

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

   

Pengembangan kawasan peruntukan industri hilir dan industri padat tenaga kerja meliputi Gampong Balohan, Gampong Jaboi, Gampong Anoi Itam (Kecamatan Sukajaya), dan Gampong Lampuyang (Kecamatan Pulo Aceh)

B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

Kecamatan Sukakarya

     

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

 

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

vol 15,3 km,

Rp. 686,8 rpm

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Pengembangan kawasan peruntukan industri oil refinery meliputi Gampong Kota Bawah Barat, Gampong Batee Shok (Kecamatan Sukajaya), dan Gampong Anoi Itam (Kecamatan Sukajaya)

B.1.

Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan di Kecamatan Sukakarya yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan di Kecamatan Sukajaya yang meliputi

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

B.2.

Kecamatan Sukakarya

B.3.

Kecamatan SukaJaya

meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan B.13. Preservasi dan Peningkatan Kapasitas ruas jalan ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya

Kecamatan SukaJaya

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

Zona B6 Kawasan Peruntukan Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Negara

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.20. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017) B.21. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d 2017) B.22. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d 2017) B.23. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d 2017) B.24. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017) B.28. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Pria Laot-Ujoeng Seukundo (s.d 2019) B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukakarya

Kota sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

Kota sabang

vol 0,2 km

Rp. 10,9 rpm

Kota Sabang

vol 0.73 km

Rp. 32,6 rpm

Kota Sabang

vol 0.7 km

Rp. 31 rpm

Kota Sabang

vol 0,6 km

rp. 28,8 rpm

Kota sabang

vol 2,0 km

Rp. 90,4 rpm

Kota Sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukakarya

Penyusunan RPI2JM 5 KSN (KSN PBTS ACEH-SUMUT, SULUT-GORONTALO-SULTENG, RIAU-KEPRI, KSN PBPB SABANG, dan KSN PACANGSANAK) serta KAWASAN SEI MANGKEI DAN SEKITARNYA | Hal 19

Seunara(s.d 2019)

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

 

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

 

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

 

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

   

Zona B6.1 Kawasan Peruntukan Bandar Udara, Kecamatan Sukajaya

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kota Sabang

Vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

Kota sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014)

B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P.

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

Zona B6.2 Kawasan Peruntukan Pelabuhan, Kecamatan Sukakarya, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Pulo Aceh

 

Kecamatan Sukajaya

     

B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan

Kecamatan Sukajaya

 

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kota Sabang

Kota Sabang

Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014)

B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P.

Kota Sabang

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

     

Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

       

Zona B6.3 Kawasan Peruntukan Perkantoran Pemerintah dan Swasta, Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Sukajaya

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.20. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017) B.21. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d 2017) B.22. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d 2017)

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kota sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

Kota sabang

vol 0,2 km

Rp. 10,9 rpm

Kota Sabang

vol 0.73 km

Rp. 32,6 rpm

Kota Sabang

vol 0.7 km

Rp. 31 rpm

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

     

B.23. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d 2017) B.24. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017) B.28. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Pria Laot-Ujoeng Seukundo (s.d 2019) B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara(s.d 2019)

Kota Sabang

vol 0,6 km

rp. 28,8 rpm

 

Kota sabang

vol 2,0 km

Rp. 90,4 rpm

Kota Sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Kecamatan Sukakarya

Kecamatan Sukakarya

Zona B6.4 Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara meliputi, Kecamatan Sukakarya, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Pulo Aceh (Kota Atas, Cot Ba’u, Pulau Rondo, Deudap, Pulau Benggala)

B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019);

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Zona B6.5 Kawasan Peruntukan Perdagangan dan Jasa, Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Sukajaya (Kota Timur, Kota Atas, Kota Barat, Aneuk Laot, Paya Seunara, Krueng Raya, Paya, Keuneukai, Beurawang, Jaboi, Cot Ba’u, Ujong Kareung)

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara(s.d 2019)

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan Sukakarya

 

Kecamatan Sukajaya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukakarya

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

   

Zona B5 Kawasan Peruntukan Pariwisata, Kecamatan Sukakarya, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Pulo Aceh

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.20. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Tengku Umar, vol 0,2 Rp. 10,9 rpm. (2015 s.d 2017) B.21. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Diponegoro, vol 0.73 km, Rp. 32,6 rpm. (2015 s.d 2017) B.22. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan A.Majid Ibrahim, vol 0.7 km, Rp. 31 rpm (2015 s.d 2017) B.23. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Perdagangan, vol 0,6 km. rp. 28,8 rpm (2015 s.d 2017) B.24. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Jalan Yos Sudarso (Sabang), 2,0 km, Rp. 90,4 rpm (2015 s.d 2017) B.25. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin keliling pulau Weh, vol 45,4 m Rp. 22,7 rpm (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017) B.28. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Pria Laot-Ujoeng Seukundo (s.d 2019) B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara(s.d 2019)

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

     

Kecamatan sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya Kota Sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

vol 0,2 km

Rp. 10,9 rpm

Kota Sabang

vol 0.73 km

Rp. 32,6 rpm

Kota Sabang

vol 0.7 km

Rp. 31 rpm

Kota Sabang

vol 0,6 km

rp. 28,8 rpm

Kota Sabang

vol 2,0 km

Rp. 90,4 rpm

Kota Sabang

vol 45,4 m

Rp. 22,7 rpm

Kota Sabang

Vol 3 km-

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Kota Sabang

Kota Sabang

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

   

Zona B1 (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition/MICE), Kecamatan Sukajaya

B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019)

Kecamatan Sukajaya

     

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

 

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Kecamatan Sukajaya

Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya

Zona B8 Kawasan Peruntukan Perikanan Tangkap dan Pengolahan Ikan, Kecamatan Pulo Aceh

Tidak ada

       

Zona B1 : kawasan peruntukan permukiman kepadatan tinggi meliputi Gampong Kota Atas, Gampong Kota Bawah Barat, Gampong Kota Bawah Timur, Gampong Aneuk Laot, Gampong Cot Ba'u, Gampong Ie Meuleu, Gampong Balohan, Gampong Cot Abeuk, Gampong Lampuyang

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017)

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

     

Kec. Sukakarya

 

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

Kota Sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

Zona B2 : kawasan peruntukan permukiman kepadatan sedang meliputi Gampong Krueng Raya, Gampong Paya Seunara, Gampong Iboih, Gampong Aneuk Laot, Gampong Kota Bawah Barat, Gampong Kota Atas, Gampong Paya, Gampong Keunakai, Gampong Anoi Itam, Gampong

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.3. Pengembangan dan Peningkatan Jalan KP 1 yang meliputi meliputi ruas jalan pesisir timur

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

     

Kec. Sukakarya

Executive Summary Rencana Terpadu Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM) Pekerjaan Umum pada KSN PBPB Sabang dan Kawasan Sei Mangkei Dsk

No

 

ARAHAN SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN SABANG

 

PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PU TAHUNAN DALAM 5 (LIMA) TAHUNAN

 

TUJUAN

 

SASARAN WILAYAH/SPASIAL

 

NAMA PROGRAM

LOKASI

VOLUME

NILAI

KETERANGAN

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

     

Balohan, Gampong Beurawang, Gampong Jaboi, Gampong Cot Abeuk, Gampong Ujong Kareung, Gampong Ie Meuleu, Gampong Cot Ba'u, Gampong Paya, Gampong Pasi Janeng, Gampong Lamteung, Gampong Seurapong, Gampong Gugob, Gampong Lhoh, Gampong Ulee Paya, Gampong Blang Situngkoh, Gampong Paloh, Gampong Alue Raya, Gampong Rinon, Gampong Meulingge, Gampong Dedap

yang menghubungkan pusat Kota Sabang Gampong Ie Meuleu Gampong Ujong Kareung Gampong Anoi Itam Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.4. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) Gampong Kota Bawah Barat (Kec. Sukakarya) Gampong Kota Atas (Kec. Sukakarya) Gampong Ieu Meuleu (Kec. Sukajaya) (s.d 2019); B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019); B.13. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitgas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan pesisir timur dan pesisir barat Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya (s.d 2019) B.14. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan kolektor sekunder ruas jalan peisisr selatan Gampong Iboih (Kec. Sukajaya) Gampong Paya (Kec. Sukakarya) (s.d 2019) B.19. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa pemeliharaan rutin jalan ruas Keliling P. Weh (Balohan Sabang, vol 15,3 km, Rp. 686,8 rpm. (2015 s.d 2017) B.26. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan, Vol. 3 km mencakup Keliling P. Weh (Balohan Sabang), Rp. 11,971 rpm (2014) B.27. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional berupa Pelebaran Jalan Keliling P. Weh (Balohan - Sabang), vol. 1,53 km. Rp. 8000 rpm (2015 s.d 2017) B.29. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan berupa Pembangunan jalan baru di Kecamatan Sukakarya pada ruas jalan Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara (s.d 2019)

Kec. Sukakarya

     

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

 

Kec. Sukajaya

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya Kota Sabang

vol 15,3 km

Rp. 686,8 rpm

Kota Sabang

Vol. 3 km

Rp. 11,971 rpm

Kota Sabang

vol. 1,53 km

Rp. 8000 rpm

 

Zona B3 : kawasan peruntukan permukiman kepadatan rendah meliputi Gampong Batee Shook, Gampong Paya Seunara, Gampong Krueng Raya, Gampong Beurawang, Gampong Keunakai, Gampong Cot Ba'u, Gampong Aleu Riyeung, Gampong Rabo, Gampong Seurapong

B.1. Preservasi dan peningkatan kapasitas jalan arteri primer yang meliputi ruas jalan pusat Kota Sabang Gampong Kota Bawah Barat Gampong Kota Bawah Timur Gampong Aneuk Laot Gampong Krueng Raya Gampong Paya Seunara Gampong Batee Shok di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019) B.2. Pengembangan dan Peningkatan Jalan arteri sekunder yang meliputi ruas jalan kilometer 0 (nol) - batas Gampong Batee Shok, di Kecamatan Sukakarya (s.d 2019) B.5. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas Jalan Kolektor primer 2 (KP2) ruas jalan Gampong Kota Atas Gampong Kota Bawah Timur – Gampong Cot Ba’u – Gampong Ujong Kareung - Gampong Cot Abeuk Gampong Balohan Gampong Beurawang Gampong Keunakai Gampong Paya Gampong Paya Seunara; di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya (s.d 2019);

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

     

Kec. Sukakarya

 

Kec. Sukajaya dan Kec. Sukakarya

2.

KABUPATEN ACEH BESAR

         
 

Zona B6.5 Kawasan Peruntukan Perdagangan dan Jasa, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Sukakarya

 

Tidak Ada

       
 

Zona B6.2 Kawasan Peruntukan Pelabuhan meliputi :

B.6.

Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)ruas jalan Gampong Meulingge Gampong Rinon Gampong Lapeng Gampong Lampuyang Gampong Lhoh di Kecamatan Pulo Aceh (s.d 2019) Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas ruas JalanKolektor primer 2 (KP2)yaitu ruas

Kecamatan Pulo Aceh

     

peningkatan fungsi kawasan peruntukan pelabuhan meliputi Pelabuhan Hub Internasional Teluk Sabang, Pelabuhan Hub Internasional Teluk Pria Laot, Pelabuhan Balohan, Pelabuhan Lamteung, Pelabuhan Lampuyang di kecamatan Sukakarya, Kecamatan Sukajaya dan