Anda di halaman 1dari 6

TUGAS 3

METODE KUANTITATIF













PUTRA AGUNG EKO IWINDUARTA
500651824


PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN
UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ-MATARAM
2014.2
TUGAS 3
Situasi umum perpindahan nasabah perbankan nasional diprediksi dari pengamatan terhadap 5000
nasabah dari tahun 2006 sampai dengan 2007 dengan matriks frekuensi sebagai berikut:
Tahun 2007
Tahun 2006 Bank Pemerintah Bank Swasta Jumlah
Bank Pemerintah 1950 650 2600
Bank Swasta 960 1440 2400
Jumlah 2910 2090 5000
1. Jika Bank Pemerintah dinyatakan sebagai state 1 dan Bank Swasta sebagai state 2, tentukan
estimasi matrik probabilitas transisi dari data pengamatan tersebut.
2. Berapakah probabilitas sistem berada pada masing-masingstate dalam jangka panjang?
3. Misalkan seorang manajer pada Bank Swasta XYZ sedang dihadapkan pada pilihan tindakan
untuk mengantisipasi perpindahan nasabah tersebut.
Tabel: Pendapatan Bank XYZ dalam berbagai tindakan dan situasi
Situasi nasabah memilih bank
Tindakan Bank Pemerintah Bank Swasta
(i) Ekspansi skala besar -300 400
(ii) Ekspansi skala kecil -10 80
(iii) Tetap skala saat ini 0 -10
Tentukan tindakan mana yang dipilih berdasarkan kriteria expected value?
Selamat Mengerjakan!

JAWAB
1. estimasi matrik probabilitas transisi dari data pengamatan tersebut adalah
Tahun 2007
Tahun 2006 Bank Pemerintah Bank Swasta Jumlah
Bank Pemerintah 1950 650 2600
Bank Swasta 960 1440 2400
Jumlah 2910 2090 5000

P = [


]

Maka probabilitas transisi untuk pengamatan tahun saat ini adalah [


]
Yang berarti sekitar 75 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank dan sekitar 25 %
nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta, sedangkan nasabah swasta yang tidak
berpindah sekitar 40 % dan 60 % nasabah bank swasta akan pindah ke bank pemerintah.
2. Probabilitas sistem masing-masing state dalam jangka panjang adalah
P
n
= P
(n-1)
. P

Untuk tahun pertama
P
1
= P
(1-1)
. P
P

=
[


]
75 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank
25 % nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta
40 % nasabah swasta yang berpindah ke bank pemerintah
60 % nasabah bank swasta tidak pindah ke bank pemerintah

Untuk tahun kedua
P
2
= P
(2-1)
. P
P
2
= P. P
P
2
=
[


] x [


]
P
2
=
[


]


66.25 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank
33.75 % nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta
54 % nasabah swasta yang berpindah ke bank pemerintah
46 % nasabah bank swasta tidak pindah ke bank pemerintah


Untuk tahun ketiga
P
3
= P
(3-1)
. P
P
3
= P
2
. P
P
3
=
[


] x [


]
P
3
=
[


]


63.19 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank
36.81 % nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta
58.9 % nasabah swasta yang berpindah ke bank pemerintah
41.1 % nasabah bank swasta tidak pindah ke bank pemerintah


Untuk tahun keempat
P
4
= P
(4-1)
. P
P
4
= P
3
. P
P
4
=
[


] x [


]
P
4
=
[


]


62.12 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank
37.88 % nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta
60.62 % nasabah swasta yang berpindah ke bank pemerintah
39.38 % nasabah bank swasta tidak pindah ke bank pemerintah

Untuk tahun kelima
P
5
= P
(5-1)
. P
P
5
= P
4
. P
P
5
=
[


] x [


]
P
5
=
[


]


61.74 % nasabah bank pemerintah tidak berpindah bank
38.26 % nasabah bank pemerintah akan pindah ke bank swasta
61.22 % nasabah swasta yang berpindah ke bank pemerintah
38.78 % nasabah bank swasta tidak pindah ke bank pemerintah
Terlihat bahwa trend probabilitas dari tahun ke tahun cenderung sama. Bahkan di tahun ke
lima dank e empat sangat mendekati. Hal ini berarti situasi probablitas matriks ini memiliki
tingkat kecenderungan yang sama. Sehingga bisa diproyeksikan untuk jangka panjang.
3. Pada proyeksi jangka panjang terlihat bahwa pada bank swasta diproyeksikan 61.22 % nasabah
swasta yang berpindah ke bank pemerintah dan 38.78 % nasabah bank swasta tidak pindah ke
bank pemerintah. Untuk mengantisipasi hal tersebut ditentukan 3 alternatif tindakan sebagai
berikut :
Situasi nasabah memilih bank
Tindakan Bank Pemerintah Bank Swasta
(i) Ekspansi skala besar -300 400
(ii) Ekspansi skala kecil -10 80
(iii) Tetap skala saat ini 0 -10

Melihat data diatas maka tindakan yang paling mungkin untuk itu adalah :









Keterangan :
1 = Tindakan
A = Ekspansi Skala Besar
B = Ekpansi Skala Kecil
C = Keadaan existing
2 = Ramalan Keadaan untuk ekspansi Skala Besar
3 = Ramalan Keadaan untuk ekspansi Skala Kecil
4 = Ramalan Keadaan untuk ekspansi existing

1
2
4
3
-300
400
-10
80
0
-10
A
C
B
61.22 %
61.22 %
61.22 %
38.78 %
38.78 %
38.78 %
Expected Value Tindakan A = (0.6122 x (-300)) + (0.3878 x 400) = -28.54
Expected Value Tindakan B = (0.6122 x (-10)) + (0.3878 x 80) = 24.92
Expected Value Tindakan C = (0.6122 x 0) + (0.3878 x (-10)) = -3.878

Berdasarkan hasil perhitungan expected value diatas terlihat bahwa pada tindakan B yaitu
ekspansi skala kecil memiliki nilai expected value yang paling besar. Artinya Bank XYZ diusulkan
untuk mengambil tindakan ekspansi skala kecil karena memiliki tingkat resiko yang paling minim
atau sedikit.