Anda di halaman 1dari 6

11

Bab 4. Asuhan Keperawatan


4.1 Pengkajian
a. Data Umum
Identitas pada anak yang harus diketahui diantaranya: nama, jenis kelamin,
umur, tanggal lahir, dan jenis kelamin.
Identitas orang tua diantaranya nama ayah, nama ibu, umur, agama,
pendidikan, pekerjaan, suku/bangsa, dan alamat.
b. Riwayat Sakit dan esehatan
eluhan utama: !iasanya anak mengeluh nyeri kepala bagian sinus dan
tenggorokan.
1" Riwayat penyakit saat ini:
#nak mengeluh hidung tersumbat, pilek yang sering kambuh, demam, pusing,
ingus kental di hidung, nyeri di antara dua mata, pen$iuman berkurang.
%" Riwayat penyakit dahulu:
#nak pernah menderita penyakit akut dan perdarahan hidung atau trauma.
#nak pernah mempunyai riwayat penyakit &'&.
#nak pernah menderita sakit gigi geraham.
(" Riwayat penyakit keluarga:
#dakah penyakit yang diderita oleh anggota keluarga yang mungkin ada
hubungannya dengan penyakit anak sekarang.
$. )engkajian psiko*sosio*spiritual
Intrapersonal : )erasaan yang dirasakan anak + $emas atau sedih "
Interpersonal : hubungan dengan orang lain termasuk keluarga
1" )ola ,ungsi kesehatan
)ola persepsi dan tatalaksana hidup
-ontohnya untuk mengurangi ,lu biasanya anak diberikanobat*obatan jenis apa
oleh orang tuanya.
2) )ola nutrisi dan metabolisme
!iasanya na,su makan anak berkurang karena terjadi gangguan pada hidung.
(" )ola istirahat dan tidur
#dakah indikasi anak merasa tidak dapat istirahat karena sering ,lu.
." )ola persepsi dan konsep diri
#nak sering ,lu terus menerus dan berbau yang menyebabakan konsep diri
menurun dan kurang bersosialisasi dengan teman*temannya.
/" )ola sensorik
Daya pen$iuman anak terganggu karena hidung buntu akibat ,lu terus menerus.
d. )emeriksaan 0isik
1%
)emeriksaan ,isik pada anak dengan sinusitis meliputi pemeriksaan ,isik umum
per system dari obser1asi keadaan umum, pemeriksaan tanda*tanda 1ital, !1
+breathing", !% +!lood", !( +!rain", !. +!ladder", !/ +!owel", dan !2 +!one".
1" )erna,asan !1 +breath"
!entuk dada : normal
)ola napas : tidak teratur
Suara napas : ronkhi
Sesak napas : ya
!atuk : tidak
Retraksi otot bantu napas 3 ya
#lat bantu pernapasan : ya
%" ardio1askular !% +blood"
Irama jantung : regular
4yeri dada : tidak
!unyi jantung 3 normal
#kral : hangat
(" )ersyara,an !( +brain"
)englihatan +mata" : normal
)endengaran +telinga" : tidak ada gangguan
)en$iuman +hidung" : ada gangguan
esadaran: gelisah
Re,lek: normal
." )erkemihan !. +bladder"
ebersihan : bersih
!entuk alat kelamin : normal
Uretra : normal
)roduksi urin: normal
/" )en$ernaan !/ +bowel"
4a,su makan : menurun
)orsi makan : setengah
5ulut : bersih
5ukosa : lembap
2" 5uskuloskeletal/integument !2 +bone"
emampuan pergerakan sendi: bebas
ondisi tubuh: kelelahan
4.2 Diagnosa
Diagnosa keperawatan yang mungkin mun$ul adalah:
1. 4yeri: kepala, tenggorokan berhubungan dengan peradangan pada hidung
%. !ersihan jalan na,as tidak e,ekti, berhubungan dengan adanya se$ret yang
mengental
1(
(. 6angguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan
na,su makan menurun
.. 'ipertermi berhubungan dengan reaksi in,eksi
4.3 Intervensi Keperawatan
NO Diagnosa Perenanaan
!NO"#
Intervensi
!NI"#
$asiona%
1. 4yeri : kepala,
tenggorokan
berhubungan
dengan
peradangan
pada hidung
&ujuan : Setelah
mendapatkan
tindakan
keperawatan nyeri
yang dirasakan
anak berkurang
atau menghilang
dalam waktu 17%.
jam.
riteria 'asil :
* 8kspresi wajah
anak tidak
menyeringai lagi
* RR91/*(:
7/menit
* ;bser1asi tanda*
tanda 1ital,
keluhan anak
serta skala nyeri
* olaborasi:
!erikan obat
analgesik
* <akukan
pengalihan nyeri
dan teknik
relaksasi
* ;bser1asi dilakukan
untuk memastikan
bahwa nyeri
berkurang yang
ditandai dengan RR
dalam skala normal.
* ;bat analgesi$ dapat
menurunkan atau
menghilangkan rasa
nyeri.
* &eknik pengalihan
nyeri diharapkan
bisa menurunkan
skala nyeri setelah
pengobatan dengan
obat analgesik.
2. !ersihan jalan
na,as tidak
e,ekti,
berhubungan
&ujuan: dalam waktu
(7%. jam setelah
diberikan inter1ensi
jalan na,as kembali
* ;bser1asi tanda
tanda 1ital
* olaborasi:
!erikan
* Untuk mengetahui
perkembangan
kesehatan anak.
* 4ebuli=ing dapat
1.
dengan adanya
se$ret yang
mengental
e,ekti, dalam waktu
1:*1/ menit
riteria 'asil :
* #nak tidak lagi
menggunakan
perna,asan $uping
hidung
* &idak adanya
suara na,as
tambahan
* Ronkhi +*"
* &idak adanya
retraksi dinding
dada
nebuli=ing.
5andiri:
* <akukan
,isioterapi dada
* #jarkan batuk
e,ekti, +pada p7.
yang tidak
mengalami
penurunan
kesadaran dan
mampu
melakukan batuk
e,ekti,".
* olaborasi:
<akukan su$tioning
+pada p7. yang
mengalami
penurunan
kesadaran dan
tidak mampu
melakukan batuk
e,ekti,".
mengen$erkan
se$ret dan berperan
sebagai
bronkodilator untuk
melebarkan jalan
na,as.
* 5engetahui letak
se$ret dan
mengakumulasi
se$ret di supsternal
sehingga mudah
untuk dikeluarkan.
* 5engeluarkan se$ret
dari jalan na,as
khusunya pada
pasien yang tidak
mengalami
penurunan gangguan
kesadaran dan bisa
melakukan batuk
e,ekti,.
* 5engeluarkan se$ret
dari paru.
3. 6angguan
pemenuhan
nutrisi kurang
dari kebutuhan
berhubungan
dengan na,su
makan menurun
&ujuan : dalam
waktu .7%. jam
setelah diberikan
inter1ensi
kebutuhan nutrisi
anak kembali
terpenuhi
riteria 'asil :
* !erat badan anak
* olaborasi: Sajikan
makanan se$ara
menarik dengan
memperhatikan
nutrisi yang
diperlukan oleh anak,
apalagi disini anak
adalah anak*anak
maka perlu diberikan
makanan selmenarik
* Dengan menu yang
ber1ariasi, dapat
menumbuhkan na,su
makan anak
sehingga kebutuhan
nutrisi anak kembali
terpenuhi.
* 5engetahui
perkembangan
pemenuhan
1/
kembali seperti
semula
* 5akanan yang
disajikan selalu
dihabiskan
mungkin untuk
menarik anak agar
mau makan.
* 5andiri: -atat
intake dan output
anak.
* #njurkan makan
sedikit sedikit tapi
sering.
* !erikan helath
edu$ation pentingnya
makanan bagi proses
penyembuhan dengan
bahasa yang
dimengerti anak.
kebutuhan nutrisi
anak.
* Dengan sedikit tapi
sering dapat
mengurangi
penekanan pada
lambung.
* Dengan pemahaman
yang baik tentang
nutrisi akan
memoti1asi untuk
meningkatkan
pemenuhan nutrisi.
4. 'ipertermi
berhubungan
dengan reaksi
in,eksi
&ujuan : dalam
waktu (7%. jam
setelah diberikan
inter1ensi anak
kembali pada suhu
normal
riteria 'asil:
* Suhu tubuh (2,/*
(>,/ -
* ulit hangat dan
lembab, membran
mukosa lembab.
* 5onitoring
perubahan suhu
tubuh
* !erikan kompres
hangat
* olaborasi : !erikan
antipiretik
* Suhu tubuh harus
dipantau se$ara
e,ekti, guna
mengetahui
perkembangan dan
kemajuan dari
pasien.
* Dapat membantu
mengurangi demam
* 5engurangi demam
dengan aksi
sentralnya pada
hipotalamus.
4.4 I&p%e&entasi Keperawatan
&elah dilakukan tindakan keperawatan sesuai S;) yang telah dibuat.
4.' (va%uasi
a. Rasa nyeri berkurang.
12
b. ?alan na,as kembali e,ekti,.
$. )emenuhan nutrisi telah terpenuhi.
d. Suhu tubuh menunjukkan nilai normal.