Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK KIMIA

FILTER PRESS
SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2014

MODUL : FILTER PRESS
PEMBIMBING : Ir. Gatot Subiyanto, MT






Oleh :
Hidniati Shafira 131411010
Imtihani Fauziah 131411011
Irfanty Widiastuti 131411012
Irma Nurfitriani 131411013

2 A- D3 Teknik Kimia
Kelompok 3








PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA
JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2014
PEMBUATAN : 8 Oktober 2014
PENYERAHAN : 22 Oktober 2014

2 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
2
LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK KIMIA

Modul Praktikum : Filter Press
Nama Pembimbing : Ir. Gatot Subiyanto, MT
Tanggal Praktek : 8 Oktober 2014
Tanggal Penyerahan : 16 Oktober 2014

I. PENDAHULUAN
1.1 Tujuan Percobaan
Menghitung tahanan spesifik ampas ( )
Menghitung tahanan ampas ( Rc )
Menghitung tahanan filter medium ( Rm )
Menghitung laju filtrasi filtrate ( dV/dt )
Menghitung waktu filtrasi selama 1 siklus ( t )

1.2 Teori Dasar
2.1 Plate And Frame Filter Press
Salah satu peralatan filtrasi batch yang penting adalah Plate And Frame Filter Press, yang
ditunjukkan oleh gambar 1, terdiri dari plat (plate) dan bingkai (frame) berisi filter media (filter
cloth) yangdirakit/dipasang diantara dua plat. Kapasitas Plate And Frame Filter Press
bergantung pada jumlah plate dan frame yang digunakan yang disusun secara seri. Setiap frame
sebagai tempat kedudukan filter media terdiri dari 2 (dua) media filter. Plate mempunyai saluran
filtrat yang turun sepanjang plate. Umpan slurry dipompa dan dialirkan melalui setiap saluran
frame, kemudian disemprotkan pada kedua sisi media filter.Filtrat mengalir melewati media
filter dan padatan menempel pada media filter. Filtrat mengalir diantara media filter dan
permukaan plate melalui saluran keluar . Satu siklus proses filtrasi sudah selesai, apabila pori-
pori media filterpada frame sudah penuh (tertutup) oleh padatan.

3 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
3

Gambar 1 : Proses filtrasi didalam Plate and Frame Filter Press

Keterangan gambar :
1. Umpan Slurry masuk
2. Rangka Plate And Frame Filter Press
3. Produk filtrat keluar media filter
4. Slurry yang disemprotkan ke media filter
5. Plate
6. Plate
7. Plate
8. Frame dan media filter

4 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
4

Gambar 2 : Peralatan Plate And Frame Filter Press

5 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
5

Gambar 3 : 1.Penampang Frame 2.Penampang Plate
2.2 Dasar Teori Proses Filtrasi Batch Pada Tekanan Konstan




(2-1)
Dimana : Kp dalam (s/m
6
) (SI) dan B dalam (s/m
3
) (SI)

(2-2)



(2-3)



1
2

6 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
6
Grafik hubungan :



Gambar 4 : Grafik hubungan dt/dV panda filtrasi tekanan tetap

Untuk tekanan konstan, konstan dan cakeyang tidak dapat dimampatkan (incompressible),
maka variabelnya hanya V dan t, sehingga integrasi :

(2-4)

(2-5)

(2-6)

B= Intersep

7 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
7
Grafik hubungan :








Intersep = B


Gambar 5 : Grafik hubungan t/V panda filtrasi tekanan tetap
Dimana V adalah volume filtrate (m
3
) selama waktu t (s)
Dari data percobaan dibuatgrafik dt/dV vs V (gambar 4), dimana dt/dV fungsi linier dari
Vatau, t/V vs V (gambar 5), dimana t/V fungsi linier dari V.
Tahanan spesifik ampas () dicari dari koefisien arah (slope) = Kp dan tahanan media filter
(Rm) dari intersep = B (gambar 4) atau,tahanan spesifik ampas () dicari dari koefisien arah
(slope) = Kp/2 dan tahanan filter medium (Rm) dari intersep = B (gambar 5).

Laju Filtrasi (dV/dt)
Variabel-variabel yang mempengaruhi laju filtrasi :
Beda tekanan aliran umpan masuk dan tekanan filtrate keluar filter (-P)
Viskositas cairan ()
Luas media filter/frame (A)
Tahanan cake (Rc) Dan tahanan medium filter(Rm)

8 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
8

(2-7)
II. METODE PRAKTIKUM
2.1 Alat dan Bahan
Alat
No Alat Spesifikasi Jumlah
1
2
3
4
Seperangkat filter press
Stop watch
Mistar/penggaris
Kunci sambungan flens

1
1
1
1
Bahan
No Bahan Jumlah
1
2
Air Santan
Aquadest
343,359 Liter
3,43 kg

2.2 Prosedur Kerja
2.2.1 Susunan Alat yang Digunakan


9 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
9
2.2.2 Prosedur Kerja
2.3





























Catat volume filtrate dan
waktu yang dibutuhkan
untuk menmpung filtrate
setiap volume tertentu
secara kumulatif
Operasi filtrasi selesai,
ambil 10 data waktu
dan volume filtrate
secara kumulatif
Matikan pompa dan
tutup katup
Lepas/bongkar filter dari
frame dan cuci filter
Masukkan kapur yang
dibutuhkan dalam tangki
slurry dan aduk
denganmotor pengaduk
sampai homogen
Hidupkan pompa, buka
katup umpan slurry
dengan bukaan tertentu
dan katup produk filtrate
dengan bukaan penuh
Baca tekanan umpan
slurry masuk dan
tekanan filtrate keluar
pada Manometer
Vacuum Gauge
Buat slurry (kapur dalam
air) dalam tangki slurry
dengan konsentrasi 1Kg
padatan per 100 liter air
Hitung berat kapur
yang dibutuhkan
Timbang kapur
yang dibutuhkan
Isi tangki slurry
dengan air sampai
volumenya 80%
Ukur diameter tangki,
tinggi air dalam tangki,
dan hitung volume air
dlam tangki slurry
Ukur densitas air
dan hitung berat air
dalam tangki slurry
Pasang isntalasi
Plate & Frame Filter
Press
Pasang media filter
pada frame
Rapatkan sambungan
tutup dan tangki filtrasi
dengan mengencangkan
bautnya
Ulangi prosedur dengan
operasi tekanan berbeda

10 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
10
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Data Percobaan

Volume umpan yang dibutuhkan



Massa umpan yang dibutuhkan





Menghitung luas frame


Percobaan 1


t (detik) V (m
3
)


0 0
68 0,0114 68 0,0114 5964,91 0,0057

1,68 x 10
-4

181 0,0228 113 0,0114 9912,28 0,0171 1,01 x 10
-4

339 0,0342 158 0,0114 13859,65 0,0285 7,21 x 10
-5

521 0,0456 182 0,0114 15964,91 0,0399 6,26 x 10
-5

723 0,0570 202 0,0114 17719,30 0,0513 5,64 x 10
-5

948 0,0684 225 0,0114 19739,84 0,0627 5,07 x 10
-5

1198 0,0798 250 0,0114 21929,82 0,0741 4,56 x 10
-5

1477 0,0912 279 0,0114 24473,68 0,0855 4,09 x 10
-5

1774 0,1026 297 0,0114 26052,63 0,0969 3,84 x 10
-5

2084 0,1140 274 0,0114 24035,08 0,1083 4,16 x 10
-5




11 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
11
Percobaan 2


t (detik) V (m
3
)


0 0
121 0,0114 121 0,0114 10614,03 0,0057

9,42 x 10
-5

211 0,0228 90 0,0114 7894,74 0,0171 1,27 x 10
-4

260 0,0342 49 0,0114 4298,25 0,0285 2,33 x 10
-4

335 0,0456 75 0,0114 6578,95 0,0399 1,52 x 10
-4

373 0,0570 38 0,0114 3333,33 0,0513 3,00 x 10
-4

414 0,0684 41 0,0114 3596,49 0,0627 2,78 x 10
-4

455 0,0798 41 0,0114 3596,49 0,0741 2,78 x 10
-4

508 0,0912 53 0,0114 4649,12 0,0855 2,15 x 10
-4

564 0,1026 56 0,0114 4912,28 0,0969 2,04 x 10
-4


3.2 Hasil Percobaan
Percobaan 1

y = 7401,59 + 185326,63x
R = 0,9335
0
5000
10000
15000
20000
25000
30000
0.0057 0.0171 0.0285 0.0399 0.0513 0.0627 0.0741 0.0855 0.0969 0.1083
t
V
Pengaruh tV terhadap V




12 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
12



Tahanan spesifik ampas ( )


Tahanan filter medium ( Rm )






A = 1,273 x 10
-4

B = -9,508 x 10
-4
Y = 1,273 . 10
-4
+ -9,508 . 10
-4
x


R = 0.6742
-4
-2
0
2
4
6
8
10
12
14
16
18
0.0114 0.0342 0.057 0.0798 0.1026 0.1254
V
t

V (m
3
)

Pengaruh Vt terhadap V
V
kumulatif

13 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
13



Tahanan amapas ( Rc )


Laju filtrasi filtrate ( dV/dt )


Waktu filtrasi selama 1 siklus ( t )


Percobaan 2


y = 1280,698 + 36934,474 x



R = 0.8767
0
1000
2000
3000
4000
5000
6000
0.0513 0.0627 0.0741 0.0855 0.0969
t
V

Axis Title
Pengaruh tV terhadap V




14 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
14
Tahanan spesifik ampas ( )


Tahanan filter medium ( Rm )






Y = 4,335 . 10
-4
- 2,237 . 10
-3
x


Tahanan amapas ( Rc )



R = 0.8513
-1
0
1
2
3
4
5
6
0.0114 0.0342 0.057 0.0798 0.1026
V
t
V (m
3
)
Pengaruh Vt terhadap V
V
kumulatif

15 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
15
Laju filtrasi filtrate ( dV/dt )


Waktu filtrasi selama 1 siklus ( t )



3.3 Pembahasan
Pada percobaan ini, dilakukan analisa untuk memisahkan partikel padat dari suatu
larutan suspense atau slurry dengan cara filtrasi, yaitu dengan menggunakan filter press. Alat
filter press ini sendiri terdiri dari seperangkat piringan atau lempeng (plate) yang dirancang
untuk memberikan sederetan ruang dimana zat padat dapat ditahan.
Bahan yang digunakan pada percobaan kali ini yaitu kapur (CaCO
3
) yang dicampur air
ke dalam tangki berpengaduk. Tangki berpengaduk ini telah disambungkan dengan pompa
dan juga alat filter press.
Selama proses pemisahan, lempeng (plate) pada alat filter press harus ditutup dengan
medium filter atau kanvas. Slurry umpan masuk ke dalam masing-masing komponen
tersebut menggunakan tekanan, cairannya lewat melalui kanvas dan keluar melalui pipa
pengeluaran dan meninggalkan zat padat basah di dalam ruang itu.
Pinggan pada alat filter press berbentuk plate and frame yang disusun silih berganti
dan dipasang kain untuk menutupi setiap bingkai dan kemudian dirapatkan dengan bantuan
skrup atau ram hidrolik.
Slurry yang mengalir pada alat filter press akan mengalir masuk ke dalam masing-
masing bingkai sehingga zat padat kapur tertahan pada permukaan plate, filtratnya akan
menembus kain filter melalui alur pada muka pinggan dan kemudian keluar dari alat filter
press. Pada setiap 11,4 liter keluaran dari alat filter press ini akan diukur waktunya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi proses filtrasi pada filter press diantaranya pemasangan
plate-plate lempeng yang harus disusun dengan benar dan rapat. Hal ini dikarenakan agar cake yang
terbentuk tidah hancur dan mencegah kebocoran. Hal lain yang menjadi faktor ialah tebal cake,
semakin tebal cake maka cairan yang lewat akan semakin jernih karena pori-pori cake semakin rapat.
Waktu juga mempengaruhi dimana semakin lama proses filtrasi berlangsung maka hail yang didapat
juga akan semakin jernih.

16 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a
Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
16
Dari hasil percobaan ke 2 dengan tekanan yang lebih besar, pada manometer
menujukkan pengukuran tekanan yang lebih kecil dari tekanan yang ke 1 padahal katup
yang dibuka lebih besar dibandingkan pada percobaan ke 1. Selain itu, waktu yang
dibutuhkan dengan seiringnya volume slurry yang difiltrasi menunjukkan ketidakstabilan,
ada yang semakin pendek rentan waktunya dan ada pula yang semakin panjang rentan
waktunya. Dimana seharusnya semakin banyak volume slurry yang di filtrasi maka semakin
lama waktu yang dibutuhkan filter untuk memisahkan komponennya karena padatan
semakin banyak terakumulasi sehingga menyebabkan cairan lebih sulit melewati pori-pori
padatan basah. Kesalahan pada percobaan ini diakibatkan karena adanya kebocoran yang
terjadi di sisi-sisi plat dan menyebabkan data yang tidak relevan, maka dari itu diperlukan
penghilangan beberapa data untuk dimasukkan ke dalam kurva.
Dengan bertambahnya tekanan, maka waktu filtrasi yang dibutuhkan selama 1 siklus
akan semakin kecil karena gaya tekan/dorong yang ditimbulkan menyebabkan slurry lebih
cepet terpisah dan cairan lebih cepat melewati pori-pori slurry, hal ini juga sesuai dengan
percobaan dimana percobaan ke 2 yang memiliki tekanan lebih besar dari tekanan ke 1
memerlukan waktu 1 siklus filtrasi yang lebih kecil dibandingkan percobaan ke 1.
Pada percobaan yang kami lakukan ada sedikit kesalahan yang menyebabkan alat filter
press bocor, sehingga slurry keluar dari pinggir sela-sela plate and frame pada alat filter
press. Ada dua kemungkinan yang mungkin menyebabkan kebocoran, yaitu pertama
kesalahan pada menyusun plate and frame dan juga kanvas untuk menahan padatan kapur
yang mengalir. Yang kedua dikarenakan kerapatan plate and frame yang kurang, sehingga
slurry tidak dapat melewati plate and frame dengan sempurna.

IV. KESIMPULAN
Setelah dilakukan praktikum filter press ini, didapat beberapa data hasil percobaan
diantaranya:
Tahanan spesifik ampas ( )


Tahanan ampas ( Rc )


Tahanan filter medium ( Rm )


Laju filtrasi filtrate ( dV/dt )



17 | L a p o r a n P r a k t i k u m L a b o r a t o r i u m T e k n i k K i m i a

Filter Press | Kelompok 3 D3-Teknik Kimia
17
Waktu filtrasi selama 1 siklus ( t )

Daftar Pustaka
Jobsheet Praktikum Satuan Operasi, Filter Press, Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri
Bandung
JM Coulson: JF Richardson 1980. Chemical Engineering vol 1 dan 2 Pergamon Press
Don Green 1989 perrys Chemical Engineering Handbook 6
th
Edition McGraw Hill