Anda di halaman 1dari 11

RULE OF LAW

Oleh : Niken Prasetyawati


Rule of law adalah istilah yang digunakan oleh para ahli hukum Anglo Saxon
(Inggris dan Amerika Serikat, A.V. i!ey " untuk Negara hukum dan istilah Rechtsstaats
digunakan oleh para ahli hukum #ropa $ontinental ( #.$ant, %.Stahl "
Negara hukum diartikan se&agai negara dimana tindakan pemerintah maupun
rakyatnya didasarkan atas hukum untuk men!egah tindakan sewenang wenang dari
penguasa ataupun tindakan rakyat menurut kehendaknya sendiri .'im&ulnya negara
hukum merupakan reaksi dan koreksi dari tindakan a&solute dari ra(a yang memegang
kekuasaan negara yang telah &erkem&ang se&elumnya.Negara hukum merupakan
perumusan yuridis dari gagasan konstitusionalisme, oleh karena itu konstitusi dan Negara
merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan . alam negara hukum pemerintah dan
lem&aga lem&aga lain dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum
dan dapat dipertanggung(awa&kan se!ara hukum.
Negara )I adalah negara hukum , hal ini tertuang se!ara (elas &aik dalam
Pem&ukaan ** +,-. ataupun dalam pasal pasal ** +,-., hal ini &erarti Indonesia
adalah Negara yang &erdasarkan atas hukum (rehtsstaats" dan tidak &erdasarkan pada
kekuasaan (ma!htstaats", dan pemerintahan &erdasarkan sistem konstitusi (hukum dasar "
&ukan a&solutisme.Se&agai konsekwensinya maka ada prinsip prinsip dasar yang harus
di(un(ung &aik oleh penyelenggara negara ataupun oleh setiap warganegara yaitu
supremasi hukum, kesamaan dihadapan hukum , (aminan hak hak asasi manusia,
penegakan hukum dengan !ara !ara yang tidak &ertentangan dengan hukum . ()P%/
011-2011,".
Perwu(udan hukum dalam** +,-. dan semua peraturan di&awahnya &ertu(uan
untuk melindungi segenap &angsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mema(ukan
kese(ahteraan umum dan men!erdaskan kehidupan &angsa dan merupakan perwu(udan
negara hukum.

A. SEJARAH PERKEMBANGAN DAN CIRI CIRI NEGARA HUKUM
1. Sejarah dan pere!"an#an Ne#ara H$$!
'eori tentang &erdirinya negara hukum se&enarnya sudah dikenal se(ak a&ad V
S/ (3unani $uno" alam perpustakaan 3unani $uno sudah disinggung tipe negara yang
ideal yang dikemukakan oleh Plato dan Aristoteles, dalam 4ilsa4atnya keduanya
menyinggung adanya negara yang didalamnya terdapat warganegaranya yang ikut serta
dalam permusyawaratan negara (e!!lesia " . Negara ini menurut Aristoteles adalah
negara yang &erdiri diatas hukum yang men(amin keadilan warganegaranya. $eadilan
merupakan syarat &agi ter!apainya ke&ahagiaan hidup &agi warganegaranya ($usnardi,
+,,5:+5+ "
6agasan mengenai Negara hukum pada hakekatnya &ertu(uan melindungi hak hak
asasi manusia . Se!ara teori maupun praktek , gagasan tentang negara hukum
mengalami kema(uan pesat se(ak a&ad 7V sampai a&ad 7VIII, dalam selang waktu ini
peristiwa )enaissan!e dan )e4ormasi di #ropa sangat &erpengaruh terutama di &idang
kehidupan politik dan hukum . Pelopornya antara lain : 8ugo de 6root, 'homas 8o&&es ,
9enedi!tus de Spino:a, %ohn ;o!ke, /ontes<uieu, %.%. )ousseau dan Immanuel $ant.
ari sekian &anyak pelopor terse&ut yang dianggap paling &er(asa dalam meletakkan
gagasan tentang negara hukum adalah Immanuel $ant (+=0-2+>1-"
/enurut $ant ada dua unsur pokok yang men(adi !iri negara hukum yaitu :
+. Pengakuan dan (aminan atas hak hak asasi manusia.
0. Pemisahan kekuasaan untuk men(amin hak hak asasi manusia
alam perkem&angan selan(utnya untuk men(amin (angan sampai ter(adi tindakan
sewenang wenang dar negara atau penguasa maka menurut %. Stahl ada dua unsur pokok
lagi yang harus ditam&ahkan ,yaitu :
5. Pemerintahan &erdasarkan atas hukum , setiap tindakan negara harus &erdasarkan
*ndang undang yang di&uat terle&ih dulu.Negara &aru dapat &ertindak
menyelenggarakan kepentingan rakyat kalau sudah ada undang undang untuk
tindakan terse&ut .Pada perkem&angan selan(utnya hal ini tidak tidak mungkin
dilakukan karena proses pem&uatan suatu undang undang mem&uthkan waktu
yang lama dan seringkali undang undang ketinggalan dari ke&utuhan
masyarakat ,maka pemerintah penyelenggara negara sering mem&uat ke&i(akan
sendiri dengan mem&uat peraturan pemerintah untuk mengantisipasi ke&utuhan
masyarakat yang mendesak se&elum ada undang undang yang di&uat oleh &adan
legeslati4.. 8al ini dalam konsep rule o4 law yang dikemukakan ole %.Stahl dapat
dinetralkan dengan di&erikannya hak mengu(i peraturan peraturan pemerintah
terse&ut pada Supreme ?ourts atau /ahkamah Agung.
-. Peradilan Administrasi untuk menyelesaikan masalah yang tim&ul aki&at
pelanggaran hak asasi dan perselisihan dalam penyelenggaraan negara, &adan ini
harus &e&as dan tidak memihak salah satu pihak.
'eori $ant tentang negara hukum dise&ut se&agai teori tentang negara hukum murni
atau negara hukum 4ormal dimana negara men(adi pasi4, artinya tugas negara hanya
mempertahankan keterti&an dan keamanan negara sa(a ,atau negara hanya se&agai
@pen(aga malam @ ,sedangkan dalam urusan sosial maupun ekonomi negara tidak &oleh
men!ampurinya . 8al ini tim&ul karena pada masa itu di #ropa &erlaku 4aham %Laissez
Faire Laissez Passer @ yaitu adanya persaingan &e&as dalam &idang ekonomi sehingga
mun!ul istilah kapitalisme dan li&eralisme dalam &idang politik . alam prakteknya pada
a&ad 7I7 , teori $ant &anyak diterapkan di #ropa ,Amerika dan Australia, tetapi ternyata
penganut negara hukum dalam arti 4ormal ini &anyak melahirkan eksploitasi manusia
maupun alam, monopoli,4ree4ight li&eralism dan kesen(angan sosial semakin mele&ar.
(Sa&on /ax 9oli, +,,5 : +05 "
iakhir a&ad 7I7 mun!ul pelopor negara hukum modern yaitu Pro4. $ranen&urg
yang dikenal dengan istilah @welfare state(negara kese(ahteraan" . 'eori ini dikenal
dengan negara hukum material , karena dalam pandangannya &ahwa negara selain
&ertugas mem&ina keterti&an hukum (uga &ertugas dan &ertanggung(awa& dalam
mem&una dan mewu(udkan kese(ahteraan &agi rakyatnya . 'eori negara hukum material
ini kemudian &anyak dianut dan dipraktekkan di negara negara &erkem&ang, termasuk
Indonesia.
Pengertian negara hukum &erlawanan dengan negara kekuasaan . asar pemikiran
negara hukum &eran(ak dari adanya ke&e&asan rakyat (liberte du citoyen) &ukan
ke&e&asan negara (gloire de letat), tu(uannya adalah untuk memelihara keterti&an
hukum (rechtsorde) dan menga&di pada kepentingan umum yang &erdasarkanke&enaran
dan keadilan . 8ukum menentukan kekuasaan dan negara diadikan untuk rakyat.
Ada 0 tipe negara hukum yang terkenal yaitu negara hukum tipe Anglo Saxon dan Eropa
Kontinental .
+. 'ipe negara Anglo Saxon
'ipe sentralnya adalah Inggris dan Amerika , negara hukum tipe ini &ertumpu pada
rule of law . /enurut tokoh penganut rule o4 law A.V. i!ey , rule o4 law ter&agi
men(adi 5 unsur pokok se&agai &erikut :
a. Suprema!y o4 'he ;aw , yaitu hukum mempunyai kedudukan yang paling
tinggi. Pemerintah selaku penguasa tidak &oleh &ertindak sewenang wenang ,
setiap indiAidu tanpa ke!uali , &aik se&agai rakyat maupun se&agai penguasa
harus tunduk kepada hukum dan kalau &ersalah harus dihukum . ?iri khas
dari Supremacy of the law adalah :
+. 8ukum &erkuuasa penuh terhadap negara dan rakyat.
0. Negara tidak dapat disalahkan , yang salah adalah pe(a&at negara.
5. 8ukum tidak dapat diganggu gugat ke!uali oleh Supreme of Court
atau /ahkamah Agung.
&. Euality before !he "aw yaitu semua warga Negara &ersamaan
kedudukannya dihadapan hokum . )akyat maupun penguasa &erhak
mendapatkan perlindingan hokum dan wa(i& pula mematuhi hokum
!. Constitution based on #uman $ights%yaitu adanya (aminan hak hak asasi
didalam konstitusi , hal ini merupakan penegasan sa(a &ahwa hak asasi harus
mendapatkan perlindungan karena hak asasi sudah ada se&agai karunia dari
sang Pen!ipta.

!he $ule of "aw kemudian direAisi kem&ali oleh International ?ommission o4
%ursts dalam kon4erensi di 9angkok (+,B." $onsep terse&ut kemudian diperluas sehingga
tidak lagi hanya menyangkut hak hak politik sa(a tetapi (uga hak hak sosial dan ekonomi.
Adapun syarat syarat dasar agar pemerintahan demokratis di&awah the rule o4
law terselenggara yakni se&agai &erikut :
2 perlindungan konstitusional .
2 &adan kehakiman yang &e&as dan tidak memihak .
2 pemilihan umum yang &e&as .
2 ke&e&asan menyatakan pendapat.
2 $e&e&asan untuk &erserikat , &erorganisasi, dan &eroposisi .
2 Pendidikan kewarganegaraan.
0. 'ipe #ropa $ontinental sentralnya adalah negara %erman, Peran!is ,9elgia dan
9elanda. Pada tipe ini yang&erdaulat adalah hukum , meskipun mengenai kedaulatan
hukum ada dua pendapat yaitu :
+. 9ahwa hukum &erdaulat karena si4atnya imperati4 dan tanpa diterima rakyat
pun hukum tetap &erlaku ( 8ans $elsen "
0. 9ahwa hukum &erdaulat karena ia &ersum&er kepada kesadaran kesadaran
hukum dari rakyat ($ra&&e".
ari pengetian yang kedua ini kedaulatan hukum merupakan kelan(utan dari
kedaulatan rakyat. 8ukum yang &aik menurut $ra&&e adalah hukum yang diterima
rakyatnya karena men!erminkan kesadaran hukumnya. an selan(utnya $ra&&e
mengatakan &ahwa se&enarnya hukum dan kekuasaan &ersi4at @onpersooli(k@, hukum
dan kekuasaan &aru akan men(adi nyata apa&ila ada manusia yang men(alankannya.
$eduanya sama pentingnya karena kekuasaan tanpa hukum adalah sewenang wenang
(wiilekeur" , sedangkan hukum tanpa kekuasaan adalah lumpuh (lam ". /aka untuk
melaksanakan hukum yang telah diterima oleh rakyat diperlukan pe(a&at pe(a&at atau
penguasa yang tidak &isa &ertindak sewenang wenang karena di&atasi oleh hukum./aka
negara hukum menurut tipe #ropa $ontinental mempunyai !iri !iri se&agai &erikut :
+. Pengakuan dan perlindungan atas hak hak asasi manusia.
0. Peradilan yang &e&as dari pengaruh kekuasaan atau kekuatan lain serta
tidak memihak.
5. ;egalitas dalam arti hukum dalam segala &entuknya, yang &erarti suatu
tindakan &aik pemerintah ataupun warganegaranya harus sesuai dengan
yang dirumuskan dalam peraturan hukum.
Negara hukum adalah suatu negara yang menentukan !ara &agaimana hak hak
asasi dilindungi , !ara untuk melindungi hak hak asasi &erarti pula mensyaratkan
siapakah yang &erhak menentukan peraturan paraturan itu dan &agaimana peraturatan
peraturan terse&tut dilaksanakan .
alam hal ini di negara hukum yang &erhak menentukan peraturan peraturan
adalah adalah rakyat dan atas kekuasaannya. engan demikian negara hukum suatu
sistem yang sangat wa(ar dalam negara demokrasi. Negara demokrasi merupakan &entuk
pemerintahan yang akan menyalurkan kepentingan kepentingan rakyat se&agai
pernyataan hak hak asasinya. emokrasi adalah &entuk pemerintahan yang
men!erminkan kehendak rakyat (adi &ukan kehendak perorangan ataupun sekelompok
ke!il manusia. $ehendak atau kepentingan manusia rakyat harus dirumuskan dalam
peraturan peraturan pelaksanaan nya se&agai pedoman &agi penyelenggara negara.
Pada perkem&angannya yang kemudian &anyak dianut oleh negara negara pada
umumnya adalah negara hukum materiil dimana dalam negara di&eri tugas melalui
pemerintah penyelenggara negara untuk mem&angun kese(ahteraan umum di&er&agai
lapangan kehidupan , untuk itu pemerintah di&eri kewenangan atau kemerdekaan untuk
turut !ampur dalam urusan warga negara. Pemerintah di&eri Creies #rmessen , yaitu
kemerdekaan untuk turut serta dalam kehidupan ekonomi , sosial serta di&eri keleluasaan
untuk tidak terkat pada produk legislasi parlemen. ( Dinarno, 011, : ++,"
$onsep negara hukum materiil (modern" &er&eda dengan konsep negara hukum
4ormil( klasik " yang mun!ul pada a&ad 7I7 . Pemerintah pada negara hukum materiil
dapat &ertindak le&ih luas dalam urusan dan kepentingan pu&lik (auh mele&ihi &atas &atas
yang pernah diatur dalam konsep negara hukum 4ormil. Negara &ersi4at akti4 dalam
upaya mem&angun kese(ahteraan rakyatnya se&aliknya negara hukum 4ormil negara
&ersi4at pasi4 dan hanya akan &ertindak apa&ila ter(adi ter(adi perselisihan atau negara
hanya &erlaku se&agai pen(aga malam .
B. NEGARA HUKUM INDONESIA
1. Landa&an '$r(d(& ne#ara h$$! Ind)ne&(a
asar pi(akan negara Indonesia adalah negara hukum ter!antum dalam *ndang
*ndang asar +,-. yaitu dalam :
2 Pem&ukaan *ndang *ndang asar +,-. , dalam Pem&ukaan *ndang *ndang
asar +,-. ter!antum &ahwa negara Indonesia tidak hanya melindungi
segenap tumpah darah Indonesia dan &angsa Indonesia tetapi (uga mema(ukan
kese(ahteraan umum , men!erdaskan kehidupan &angsa dan ikut serta
melaksanakan keterti&an dunia yang &erdasarkan kemerdekaan , perdamaian
a&adi, keadilan sosial. alam hal ini (elas ter!antum &ahwa negara hukum
Indonesia dapat dimasukkan dalam negara hukum dalam arti materiil atau
negara hukum dalam arti luas.
2 Pasal + ayat (5" *ndang *ndang asar +,-. Peru&ahan $etiga, yang&er&unyi
@ Negara Indonesia adalah negara hukum , dimasukkannya pasal ini
menun(ukkan semakin kuatnya dasar hukum serta men(adi amanat negara
&ahwa negara Indonesia adalah dan harus merupakan negara hukum.
2 Pasal 55 dan pasal 5- *ndang *ndang asar +,-..
engan demikian se!ara (elas ditegaskan oleh $onstitusi , negara Indonesia
adalah negara hukum yang dinamis (negara hukum materiil" atau negara kese(ahteraan
( wel4are state " alam negara hukum Indonesia para penyelenggara negara dituntut
untuk &erperan luas demi kepentingan dan kese(ahteraan rakyat.
*. Per+$j$dan Ne#ara H$$! d( Ind)ne&(a
Operasional dari konsep negara hukum Indonesia dituangkan dalam konstitusi negara
yaitu, *ndang *ndang asar +,-. , di&awahnya terdapat aturan aturan hukum yang
&ersum&er dan &erdasar pada *ndang *ndang asar +,-. yang kesemuanya merupakan
suatu terti& hukum Indonesia dan merupakan satu kesatuan sistem hukum yang pada saat
ini dituangkan dalam $etetapan /P) No.IIIE/P)E0111 tentang Sum&er 8ukum dan 'ata
*rutan Peraturan Perundang2undangan. alam ketetapan ini dinyatakan &ahwa yang
dimaksud dengan sum&er hukum adalah sum&er yang di(adikan &ahan penyusunan
peraturan perundang2undangan . Sum&er hukum dasar nasional adalah Pan!asila
se&agaimana yang ter!antum dalam Pem&ukaan *ndang *ndang asar +,-..
alam ketetapan /P) No.IIIE/P)E0111 terse&ut disusun tata urutan perundangan
se&agai &erikut :
+. *ndang *ndang asar +,-..
0. $etetapan /P) )I.
5. *ndang *ndang
-. Peraturan Pemerintah Pengganti *ndang *ndang (Perpu"
.. Peraturan Pemerintah :
+.$eputusan Presiden
0. Peraturan aerah.
Setelah keluarnya *ndang *ndang No.+1 'ahun 011- tentang Pem&entukan
Peraturan Perundang2undangan maka $etetapan /P) No.IIIE/P)E0111 tidak
&erlaku karena materi ketetapan terse&ut sudah terangkum dalam *ndang *ndang
No.+1 'ahun 0115 ,sesuai ketentuan dalam $etetapan /P) No.IE/P)E0115 tentang
Penin(auan terhadap/ateri dan Status 8ukum $etetapan /P)S dan $etetapan /P)
'ahun +,B1 sampai dengan 'ahun 0110yang akan tetap &erlaku sampai dengan
ter&entuknya undang undang yang isinya (uga mengatur perihal yang sama.
%enis dan hierarki peraturan perundang2undangan menurut *ndang *ndang No.+1
'ahun 011- adalah se&agai &erikut :
+. *ndang*ndang asar +,-..
0. *ndang *ndang (**" atau Peraturan Pemerintah Pengganti *ndang
*ndang(Perpu ".
5. Peraturan Pemerintah ( PP ".
-. Peraturan Presiden(Perpres"
.. Peraturan aerah (Perda".
Negara 8ukum Indonesia menurut *ndang *ndang asar +,-. mengandung
prinsip prinsip se&agai &erikut :
+ . Norma hukumnya &ersum&er pada Pan!asila se&agai sum&er hukum
0 . Sistemnya adalah sistem konstitusi
5 . $edaulatan ditangan rakyat atau prinsip demokrasi.
- . Prinsip kesamaan kedudukan dihadapan hukum dan pemerintahan ( pasal 0=
ayat (+" ** +,-."
. . Adanya organ pem&entuk undang undang (presiden dan P)"
B . Sistem pemerintahannya adalah presidensiel
= . $ekuasaan $ehakiman yang &e&asdari kekuasaan lain.
> . 8ukum &ertu(uan untuk melindungi segenap &angsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia, mema(ukan kese(ahteraan umum, men!erdaskan
kehidupan &angsa, dan ikut melaksanakan keterti&an dunia yang &erdasarkan
kemerdekaan , perdamaian a&adi dan keadilan sosial.
, . Adanya (aminan akan hak asasi dan kewa(i&an dasar manusia ( pasal 0> A2%
** +,-. ".
8u&ungan antara negara hukum dengan negara demokrasi dapat dinyatakan &ahwa pada
dasarnya negara demokrasi adalah negara hukum , tetapi negara &elum tentu negara
demokrasi. Negara hukum hanyalah salah satu !iri dari negara demokrasi . (Cran: /agnis
Suseno , +,,= : >," . ise&utkan menurut Cran: /agnis Suseno adanya . !iri hakiki dari
negara demokrasi yaitu :
+. negara hukum .
0. pemerintah di&awah kontrol nyata masyarakat.
5. pemilihan umum yang &e&as.
-. prinsip mayoritas.
.. adanya (aminan hak hak demokratis.


9erdasarkan se(arah perkem&angannya, tum&uhnya negara hukum &aik 4ormil
maupun materiil &ermula dari gagasan demokrasi konstitusional. 6agasan demokrasi
konstitusional pada a&ad +, menghasilkan negara hukum 4ormil (klasik" , sedangkan
demokrasi konstitusional dalam a&ad 01 menghasilkan rule o4 law yang dinamis atau
negara hukum materiil.
Da,-ar P$&-aa
A:hary,&egara #u'um (ndonesia% *niAersitas Indonesia ( *I Press" ,%akarta,+,,..
A:yumardi A:ra, )aradigma *aru )endidi'an &asional + $e'onstru'si dan
,emo'ratisasi% $ompas, %akarta ,0110
8amdan /ansoer, )endidi'an Kewarganegaraan%it(en ikti, %akarta, 011-.
Sunar(ati 8artono,Apa'ah he $ule of "aw%Alumni, 9andung, +,>,.
Sugito, 8.A.'. . $ule of "aw. /ateri $ursus ?alon osen $ewarganegaraan, +0 F 05
esem&er 011., %akarta. irektorat %enderal Pendidikan 'inggi, epartemen
Pendidikan Nasional. %akarta,011.
/. $usnardi dan 9intan ).Saragih,(lmu &egara% 6aya /edia Pratama, %akarta,0111.
/.$usnardi,#u'um !ata &egara% Study ?lu& Prima, %akarta, +,>0.
/P) )I *ndang2*ndang asar Negara )epu&lik Indonesia 'ahun +,-.. Sekretariat
%enderal /P) )I. %akarta.
Dinarno , )aradigma *aru )endidi'an Kewarganegaraan%9umi Aksara, %akarta ,011>.