Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

RANCANGAN PENELITIAN
RANCANGAN PETAK TERBAGI
(SPLIT PLOT DESIGN)
Disusun oleh :
Fai!a D"i #$ai H%C &&' &(&
La$i)ah Hanun H%C &&' &*+
Maula Ra)i!in H%C &&' &++
Muh, Ai) #s-an H%C &&' &+'
Nu.aha Ra.il H%C &&' &/+
Pe0i1ani Sihaloho H%C &&' &/'
Ti$in An!ia$ina H%C &&' &2+
3a1i Sonia AK, H%C &&' 4&%
Ka$i5a 3u.a 6, H%C &&' 4&(
FAK#LTAS PETERNAKAN
#NI7ERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
%&4&
BAB I
PENDAH#L#AN
Rancangan petak terbagi merupakan rancangan yang terdiri dari dua
faktor. Faktor pertama dijadikan sebagai petak utama (mainplot) dan faktor kedua
dijadikan sebagai anak petak (subplot). Rancangan petak terbagi mengalokasikan
faktor yang terpenting ke dalam anak petak dan seterusnya faktor yang kurang
penting dialokasikan ke dalam petak yang lebih besar (petak utama).
Penggunaan rancangan petak terbagi tetap harus dikombinasikan dengan
rancangan dasar seperti RAL, RA atau R!"L. Rancangan petak terbagi
digunakan untuk memperbesar ketelitian pada faktor tertentu dibanding faktor
lainnya. Pengukuran pengaruh utama dari factor anak petak dan interaksinya
dengan factor petak utama akan lebih tepat daripada yang diperoleh dengan RA,
hal ini dikarenakan dalam rancangan petak terbagi ketepatan pengukuran
pengaruh factor petak utama dikorbankan untuk memperbaiki factor anak petak.
Akan tetapi pengukuran pengaruh perlakuan petak utama kurang tepat jika
dibandingkan dengan rancangan acak lengkap.
!eberapa karakteristik dari Rancangan Petak Lengkap adalah ada
kenyataan praktis yang akan diuji serta di dalamnya tidak memungkinkan untuk
pengacakan dalam blok.
BAB II
ISI
Pene-8a$an Fa5$o
Penentuan suatu faktor pada petak utama atau anak petak sangat penting
dilakukan dilakukan dalam rancangan petak terbagi. #al ini dikarenakan ukuran
petak dan ketepatan pengukuran pengaruh tidak sama untuk kedua faktor tersebut.
Pemilihan penempatan faktor dapat dilakukan dengan petunjuk berikut ini.
$. %erajat ketepatan
Apabila derajat ketepatan faktor ! dianggap lebih besar dari faktor A maka
faktor ! ditentukan sebagai nanak petak, denagkan faktor A sebagai petak
utama. &isalnya seorang pemulia tanaman merencanakan untuk menilai
$' (arietas harapan dengan ) jenis pemupukan dalam percobaan faktorial
percobaan $' * ), dengan harapan ketepatan lebih tinggi bagi
perbandingan (arietas daripada respon pemupukan. %engan demikian ia
menempatkan (arietas sebagai anak petak dan pemupukan sebagai petak
utama. Akan tetapi hal ini dapat berarti beda bagi seorang agronomi yang
mempelajari respon pemupukan $' (arietas harapan yang dikembangkan
oleh pemulia tanaman dengan harapan ketepatan yang lebih tinggi untuk
respon pemupukan daripada (arietas, sehingga ia menempatkan (arietas
pada petak utama dan pemupukan pada anak petak.
+. ,kuran nisbi mengenai pengaruh utama
Apabila pengaruh utama dari suatu faktor (faktor !) diharapkan lebih
besar dan lebih mudah dilihat daripada faktor lainnya (faktor A) maka
faktor ! dapat dijadikan sebagi petak utama dan faktor A sebagi anak
petak. #al ini akan menambah peluang untuk mendapatkan perbedaan
diantara taraf faktor A yang mempunyai pengaruh lebih kecil. &isalnya
dalam percobaan pemupukan * (arietas. Peneliti dapat menempatkan
(arietas sebagai anak petak dan pemupukan sebagai petak utama.
). Praktek pengolahan
&isalnya penelitian penilaian pengelolaan air dan (arietas dapat
diharapkan untuk menempatkan pengelolaan air sebagai petak utama
untuk memperkecil pergerakan air antarpetak berdampingan, untuk
membentuk taraf pengairan yang diharapkan dan mengurangi pengaruh
pinggir.
%alam rancangan petak terbagi, kedua prosedur pengacakan dan untuk
sidik ragam dilakukan dalam dua tahap, yaitu satu untuk taraf petak utama dan
kedua untuk anak petak. Pada setiap taraf dapat digunakan prosedur rancangan
kelompok lengkap teracak.
Pena$aan Denah Pe9o0aan
-erdapat dua proses pengacakan yang terpisah dalam rancangan petak
terbagi, satu untuk petak utama dan lainnya untuk anak petak. %alam setiap
ulangan perlakuan petak utama pertama kali diacak penempatannya pada petak
utama diikuti penempatan pengacakan perlakuan anak petak di dalam setipa petak
utama. &asing.masing dilakukan dengan sembarang skema pengacakan.
Langkah.langkah pengacakan dan pengacakan suatu rancangan petak terbagi
ditujukan dengan menggunakan a sebagai banyaknya petak utama dan b sebagai
perlakuan anak petak serta r sebagai banyaknya ulangan.
"ebagai contoh untuk menggambarkan digunakan percobaan + faktor
mleibatkan / taraf nitrogen (perlakuan petak utama) dan 0 (arietas padi
(perlakuan anak petak) dengan ) ulangan.
$. Langkah pertama, membagi area percobaan ke dalam r 1 ) kelompok,
masing.masing selanjutnya dibagi ke dalam a1 / petak utama
+. Langkah kedua, mengikuti prosedur pengacakan RA dengan a1/ perlakuan
dan r 1 ) ulangan. -empatkan secara acak / perlakuan nitrogen dalam / petak
utama untuk masing.masing kelompok dari / kelompok yang ada
). !agi setiap petak utama dari (r) . (a) 1 $2 petak utama ke dalam b 1 0 anak
petak dan ikuti prosedur sesuai dengan pengacakan RA untuk b10
perlakuan dan (r) . (a) 1 $2 ulangan, tempatkan secara acak 0 (arietas ke
dalam 0 anak petak dalam setiap petak utama dari $2 petak utama yang ada.
,langan 3 ,langan 33 ,langan 333
4ambar $. Pembagian area percobaan ke dalam tiga kelompok (ulangan),
masing.masing terdiri dari / petak utama, sebagai langkah pertama dalam menata
suatu percobaan rancangan petak terbagi yang terdiri dari ) ulangan dan /
perlakuan petak utama.
,langan $ ,langan 33 ,langan 333
4ambar +. Penempatan secara acak / taraf nitrogen (5',5$, 5+, 5), 50, dan 56)
dalam / petak utama setiap ulangan dari ) ulangan yang ada dalam
gambar $.
p
e
t
a
k
u
t
a
m
a
+ ) 0 6 /
p
e
t
a
k
u
t
a
m
a
+ ) 0 6 /
p
e
t
a
k
u
t
a
m
a
+ ) 0 6 /
5
'
5
$
5
0
5
6
5
)
5
+
5
0
5
)
5
$
5
o
5
6
5
+
5
$
5
'
5
6
5
+
5
0
5
)
!erikut ini contoh %enah Percobaan dalam Rancangan Petak -erbagi.
,langan $ ,langan + ,langan )
Mo!el Linea A!i$i)
Y
ijk
= + K
k
+ A
i
+
ik
+ B
j
+ (AB)
ij
+
ijk
eterangan 7
Y
ijk
1 Produksi hijauan rumput pada kelompok ke.k yang memperoleh taraf
ke.3 dri faktor pemupukan dan taraf ke.j dari jenis pupuk.
1 5ilai tengah umum (rata.rata populasi) produksi hijauan rumput
A
i
1 Pengaruh aditif dari taraf ke.3 faktor pemupukan nitrogen

ik
1 Pengaruh galat yang muncul pada taraf ke.3 dari pemupukan nitrogen
dalam kelompok ke.k (galat petak utama)
B
j
1 Pengaruh aditif dari taraf ke.j faktor jenis rumput
(AB)
ij
1 Pengaruh interaksi antara taraf ke.i dari pemupukan nitrogen dan taraf
ke.j dari jenis rumput.
8
ijk
1 Pengaruh galat percobaan pada kelompok ke.k yang memperoleh taraf
ke.i faktor pemupukan nitrogen dan taraf ke.j jenis rumput (galat anak
petak)
Hi8o$esis s$a$is$i5
. #' 7 (A!)
ij
1 ' (yang berarti tidak ada pengaruh interaksi antara pemupukan
nitrogen dan jenis rumput terhadap hasil produksi hijauan)
#$ 7 minimal ada satu (A!)
ij
9 ' : ada pengaruh interaksi antara pemupukan
nitrogen dan jenis rumput terhadap hasil hasi produksi hijauan.
. #' 7 A
$
1 ' (yang berarti tidak ada perbedaan respon hasil produksi hijauan
diantara taraf pemupukan nitrogen yang ditentukan).
#$ : &inimal ada satu A
$
9 ': minimal ada satu taraf pemupukan nitrogen
yang mempengaruhi hasil produksi hijauan rumput
. #' : B
j =
' (yang berarti tidak ada perbedaan respon hasil produksi hijauan
diantara jenis rumput yang dicobakan)
5
0
5
)
5
$
5
'
5
6
5
+
;
+
;
$
;
$
;
+
;
0
;
)
;
$
;
0
;
+
;
)
;
)
;
+
;
)
;
+
;
0
;
$
;
+
;
$
;
0
;
)
;
)
;
0
;
$
;
0

5
$
5
'
5
6
5
+
5
0
5
)
;
$
;
0
;
)
;
$
;
$
;
)
;
)
;
$
;
0
;
+
;
0
;
+
;
+
;
+
;
$
;
0
;
+
;
0
;
0
;
)
;
+
;
)
;
)
;
$

5
'
5
$
5
0
5
6
5
)
5
+
;
0
;
)
;
)
;
$
;
+
;
$
;
+
;
0
;
+
;
)
;
)
;
0
;
$
;
$
;
0
;
+
;
0
;
)
;
)
;
+
;
$
;
0
;
$
;
+

#$ 7 minimal ada satu B
j
9

' : minimal ada satu jenis rumput yang
mempengaruhi hasil produksi hijauan rumput
Analisa Si!i5 Ra.a-
;arietas (;) Prpduksi #ijauan (g<ha) =umlah (5*;)
R$ R+ R)
;$ 5'
;+
;)
;0
0.0)'
).>00
).0/0
0.$+/
0.0?2
6.)$0
+.>00
0.02+
).26'
).//'
).$0+
0.2)/
$+.?62
$+.>$2
>.66'
$).000
=umlah (5*R) $6.>/0 $?.+$2 $6.022 02./?'
;$ 5$
;+
;)
;0
6.0$2
/.6'+
0.?/2
6.$>+
6.$//
6.62+
/.''0
0./'0
/.0)+
6.62/
6.66/
0./6+
$?.'$/
$?.>0/
$/.)+2
$0.002
=umlah (5*R) +$.22' +$./)+ ++.++/ /6.?)2
;$ 5+
;+
;)
;0
/.'?/
/.''2
/.+00
0.60/
/.0+'
/.$+?
6.?+0
6.?00
/.0)+
6.62/
6.66/
0./6+
$>.+''
$2.???
$?.>2+
$0.0)/
=umlah (5*R) ++.2?0 +0.'$6 ++.++/ ?'.)>6
;$ 5)
;+
;)
;0
/.0/+
?.$)>
6.?>+
+.??0
?.'6/
/.>2+
6.22'
6.')/
/.?'0
/./0+
/.'$0
0.$0/
+'.$>2
+'./26
$2.'0+
$$.002
=umlah (5*R) ++.$/? +0.>60 +).6'/ ?'.)>6
;$ 50
;+
;)
;0
?.+>'
?./2+
?.'2'
$.0$0
?.202
/.6>0
/.//+
$.>/'
?.66+
/.6?/
/.)+'
+.?//
++./>'
+'.26+
+'.'/+
/.$0'
=umlah (5*R) +).0// +).'/0 +).+$0 />.?00
;$ 56
;+
;)
;0
2.06+
/.++2
6.6>0
+.+02
2.2)+
?.)2?
?.$++
$.)2'
2.2$2
/.''/
6.02'
+.'$0
+/.$'+
$>./+$
$2.$>/
6./0+
=umlah (5*R) ++.6++ +0.?+$ ++.)$2 />.6/$
-@-AL (R) $+2.2?) $)6./'0 $)'.''0 )>0.02$
db -otal 1 (rab).$ 1 ?$
db Petak ,tama (A) 1 (a.$) 1 6
db 4alat 1 (a) 1 $'
db anak petak (!) 1 (b.$) 1 )
db A* ! 1 (a.$) (b.$) 1 $6
db elompok 1 (r.$) 1 +
db 4alat (b) 1 a (r.$)(ab.$)1 )/
F 1 4
+
1 ( )>0.02$)
+
1 +.$/$.)+).'0?
rab ()) (/) (0)
= (A) 1 BA
+
. F
1 C(0.0)')
+
D E D (+.'$0)
+
F G +.$/$.)+).'0?
1 +'?.?0?.>$/
= (R) 1 B R
+
. F
ab
1 C($+2.2?))
+
D E D ($)'.''0)
+
F . +.$/$.)+).'0?
1 +'?.?0?.>$/
=(A)1=(5itrogen)
1 )'.0+>.+''
= 4alat (A)
1$.0$>./?2
= (!) 1 = ( ;arietas)
1 2>.222.$'$
= (A!) 1 = (5*;)
1 />.)0).02?
= 4alat (b) 1 = (-otal) G = (semua diatas)
1 $+.620.2?)
- ( elompok )
- (A)
- (4 a)
- (!)
- (A!)
- (4 b)
"umber
eragaman
db = - F.hit F -abel
6H $H
elompok
5 (A)
4alat (A)
;ar. (!)
A * !
4alat (b)
+
6
$'
)
$6
)/
$.'2+.6??
)'.0+>.+''
$.0$>./?2
2>.222.$'$
/>.)0).02?
$+.620.2?)
60$.++2
/.'26.20$
$0$.>20'
+>.>/+.?''
0./++.2>>
)0>.62'
0+.2?
II
26.?$
II
$).++
II
).)) 6./0
-otal ?$ +'0.?0?.>$/
J; (a) 1/,>H
J; (b)1$'.2H
II
1 "ignifikan taraf $ H
Kesi-8ulan
#asil analisis di atas menunjukan bahKa perlakuaan pada petak utama (5),
anak petak (;ar) dan interaksi: sangat nyata ($H) mempengaruhi hasil hijauan
(bahan kering)