Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

HISTOLOGI
Disusun Oleh :
Nama : Maju Lubis
NPM : E1D1!1"#
$%&Ass : 'Ahma( )%*% Susin%
'A+us Tau,i-&H
D%sen : D.&I.&A/.a R%mei(a0M&Si


1
PROGAM STUDI AGRIBISNIS
)URUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
2AKULTAS PERTANIAN
UNI3ERSITAS BENGKULU
"1!
BAB I
PENDAHULUAN
1&1 La/a. Bela-an+
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Dan
secara garis besar, jaringan tumbuhan terdiri dari jaringan muda (meristematik) dan jaringan
dewasa. Jaringan meristematik tersusun dari sel-sel yang masih embrional (sel masih aktif
membelah). Pada ujung akar dan ujung batang yang telah dewasa terdapat jaringanyang tetap
bersifat meristematik dan disebut titik tumbuh apikal.
edangkan jaringan dewasa terdiri dari epidermis (sebagai jaringan
pelindung),parenkim (sebagai jaringan dasar),sklerenkim dan kolenkim ( sebagi jaringan
penguat), dan floem dan !ylem (sebagai jaringan pengangkut)
1&" Tujuan
"da beberapa tujuan dari pratikum ini yaitu #
"gar mahasiswa dapat melihat epidermis,macam-macam trikoma(rambut daun)
dan stomata (mulut daun)
"gar mahasiswa dapat melihat macam-macam bentuk sel jaringan dasar
"gar mahasiswa dapat melihat jaringan penguat dan jaringan pengangkut
tumbuhan.
BAB II
TIN)AUAN PUSTAKA
Jaringan dalam biologi adalah sekumpulan se l yang memiliki bentuk dan fungsi yang
sama. ekumpulan jaringan akan membentuk organ. $abang ilmu biologi yang mempelajari
jaringan adalah histologi. (%ikipedia).
Jaringan menurut fungsinya dibedakan menjadi dua yaitu jaringan muda atau meristem
dan jaringan dewasa atau permanen (&imball,'(('). Jaringan terdiri dari jaringan muda atau
meristem, jaringan dasar atau parenkim, sklerenkim, !ilem, dan floem ()rotowidjoyo, '(*().
Jaringan meristem dibagi menjadi tiga yaitu meristem apikal yang terletak di ujung
batang dan akar, meristem lateral yang terletak di kambium gabus dan meristem interkalar
yang terletak diantara satu dan lainnya (&imball,'(('). Jaringan meristem adalah jaringan
muda yang terdiri atas sel-sel yang mempunyai sifat membelah diri.Jaringan muda yang sel-
selnya selalu membelah atau bersifat meristematik. +ungsi sel meristematik adalah mitosis.
)entuk dan ukuran sama relatif, kaya protoplasma, umumnya rongga sel yang kecil (Prawiro,
'((,).
Jaringan permanen dibagi menjadi dua yaitu jaringan epidermis dan jaringan
parenkim.Jaringan permanen merupakan jaringan yang telah mengalami deferensiasi.
-mumnya jaringan dewasa tidak membelah diri, bentuknya pun relatif permanen serta rongga
selnya besar (&imball, '(('). +ungsi utama sel parenkim sebagai tempat cadangan makanan
serta sebagai jaringan penyokong (Prawiro, '((,).
Jaringan penyokong merupakan jaringan yang berfungsi untuk menyokong agar
tanaman dapat berdiri dengan kokoh dan kuat. Jaringan penyokong dibagi menjadi dua yaitu
jaringan kolenkim dan sklerenkim . Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong yang masih
muda, jaringan yang berdinding tebal terutama pada sudut-sudutnya. Jaringan sklerenkim
adalah jaringan yang terdiri dari sel-sel yang sudah mati, dinding sel yang tidak elastis tetapi
kuat. Dinding-dinding sel ini sangat tebal dan dibagun dalam lapis yang sama di sekitar batas
sel . Jaringan sklerenkim merupakan sel penunjang yang lebih umum, dinding sel sangat
tebal. klerenkim merupakan komponen yang sangat penting pada penutup luar biji dan buah
keras (&imball, '((').
Jaringan pengangkut adalah jaringan yang berguna untuk transportasi hasil asimilasi
dari daun ke seuruh bagian tumbuhan dan pengangkutan air serta garam-garam mineral
Jaringan pengangkut dibagi menjadi dua yaitu !ilem dan floem, !ilem merupakan jaringan
kompleks yang terdiri dari sel mati maupun hidup. +loem merupakan jaringan kompleks yang
tediri dari berbagai unsur dengan tipe berbeda yaitu pembuluh lapisan, parenkim serabut, dan
kloroid. el-sel terpenting di dalam floem adalah tabung tapis . .ilem merupakan jaringan
campuran yang terdiri atas beberapa sel yang mempunyai tipe tertentu yang paling khas.
.ilem mempunyai dinding sel yang tebal. Dindingnya menebal dalam pola-pola berkas
..ilem dan floem merupakan alat transportasi /at-/at pada tumbuhan berpembuluh. +loem
berfungsi sebagai alat transportasi bagi /at-/at hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
tumbuhan (&imball, '(('). Jaringan floem dibangun oleh beberapa jenis sel yaitu pembuluh
tapis, parenkim, dan serabut floem. elnya berbentuk tabung dan bagian ujung berlubang
(%ilson, '(00).
1umbuhan dikotil yaitu tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua yang merupakan
cabang dari tumbuhan "ngiospermae. $iri tumbuhan dikotil adalah bercabang-cabang,
berkambium, akar tunggang, pertulangan daun menyirip dan mempunyai ikatan pembuluh
kolateral terbuka (&imball, '(('). 1umbuhan dikotil merupakan tumbuhan berkeping dua
yang memiliki lembaga, dua daun lembaga dan akar serta pucuk lembaga yang tidak memiliki
pelindung khusus. )atang bagian bawah tanaman dikotil lebih besar daripada ujungnya, hal
ini dikarenakan tumbuhan dikotil mempunyai kambium (uprapto, '((2). 1umbuhan dikotil
mempunyai cabang ikatan pembuluh kolateral berkambium, mempunyai akar tunggang dan
pembuluh akut tersusun dalam lingkaran (aktiyono, '(*().
1umbuhan monokotil memiliki ciri-ciri batang tidak bercabang, tidak berkambium, akar
serabut, pertulangan daun sejajar dan mempunyai ikatan pembuluh koklea 1umbuhan
monokotil tidak memiliki cabang, ikatan pembuluh tertutup, tidak berkambium, mempunyai
akar serabut, biji berkeping satu, dan jumlah biji tiga atau berkelipatan tiga (aktiyono, '(*().
BAB III
METODOLOGI
!&1 Ala/ (an Bahan
3.'.' "lat
4ikroskop
ilet
"ir
3.'.5 )ahan
Daun durian (Durio /ibethius)
Daun jagung (6ea mays)
&ulit Pisang (4usa sp.)
1angkai daun eceng gondok ( 7chornia crassifes )
)atang papaya sebagai tumbuhan monokotil
)atang durian sebagai tumbuhan dikotil
!&" $a.a Ke.ja
3.5.' 7pidermis dan deri8atnya
iapkan mikroskop untuk mengamati objek daun durian dan daun jagung
Pada daun durian, keroklah permukaan bawah daun durian dan ambil beberapa trikoma
serta tetesi air.
&emudian periklah di bawah mikroskop
9ambar kan trikomanya
edangkan pada daun jagung, sayat setipis mungkin daun jagung,lalu letakkan di gelas
preparat dan tetesi dengan air serta tutup dengan gelas penutup.
&emudian letakkan di bawah mikroskop
"mati dan gambarkan stomatanya
3.5.5 Jaringan Dasar
iapkan mikroskopnya untuk mengamati objek kulit pisang dan tangkai enceng gondok
Pada kulit pisang, keroklah bagian dalam kulit pisang dan ambil kerokan itu serta tetesi
dengan air.
&emudian periksalah hasil kerokan itu di bawah mikroskop
9ambarkan pada lembar hasil pengamatan parenkim serta amilum
edangkan pada tangkai daun enceng gondok, buat sayatan melintang tangkai enceng
gondok itu dan tetesi dengan air
:etakkan hasil sayatan itu ke meja objek untuk diamati
&emudian amati dan gambar aerenkimnya

3.5.3 Jaringan Penguat dan Jaringan Pengangkut
iapkan mikroskop untuk mengamati objek preparat
;ris tipis batang papaya tersebut, lalu letakkan di gelas preparat dan tetesi dengan air
serta tutup dengan gelas penutup
:etakkan irisan batang papaya tersebut di bawah mikroskop
"mati dan gambar gambar jaringan penguat ( skerenkim dan kolen-kim) ,jaringan
pengangkut (!ylem dan floem).
edangkan pada batang durian,iris setipis munkin,lalu letakkan di gelas preparat dan
tetesi dengan air serta tutup dengan gelas penutup
:alu amati serta gambar jaringan penguat ( skerenkim dan kolen-kim) ,jaringan
pengangkut (!ylem dan floem).
BAB I3
HASIL DAN PEMBAHASAN
4&1 Hasil Pen+ama/an
4&1&1Gamba. /.i-%ma (aun (u.ian
4&1&" Gamba. s/%ma/a 5a(a (aun ja+un+
4&"&1 Gamba. ja.in+an 5a.en-im -uli/ 5isan+
4&"&" Gamba. ja.in+an ae.en-im 5a(a /an+-ai (aun e6en+ +%n(%-
4&!&1 Gamba. ja.in+an 5en+ua/ (an ja.in+an 5en+an+-u/ 5a(a 5e5a*a
4&!&" Gamba. ja.in+an 5en+ua/ (an ja.in+an 5en+an+-u/ 5a(a (u.ian
4&" Pembahasan
)erdasarkan <asil pengamatan pada epidermis daun durian yang dikerok dan diamati
dengan mikroskop terdapat beberapa modifikasi epidermis salah satunya adalah
trikoma(rambut daun) yaitu alat tambahan pada epidermis yang berupa tonjolan=rambut.
Dijumpai pada seluruh organ # daun, batang, bunga, buah, akar> terutama terdapat pada daun
dan fungsinya untuk mengurangi besarnya penguapan, mengurangi gangguan hewan=manusia,
meneruskan rangsang (trikoma kaya akan plasma).Dan pada daun jagung terdapat modifikasi
epidermis berupa stomata (mulut daun) pada umumnya ada pada permukaan bagian bawah
daun,tetapi untuk beberapa tumbuhan air seperti terarai, stomatanya ada pada permukaan atas
untuk membantu proses pertukaran gas.+ungsinya adalah pertukaran gas dan jalan penguapan.
Pada kulit pisang terdapat jaringan parenkim serta amilum,jaringan parenkim fungsi
utamanya sebagai tempat cadangan makanan serta sebagai jaringan penyokong pada
tanaman.edangkan pada tangkai daun eceng gondok terdapat jaringan aerenkim berupa
lubang-lubang udara yang berfungsi tempat masuknya udara dan sebagai alat untuk
menguapkan air.Dan pada pengamatan jaringan pada batang tumbuhan dikotil yaitu batang
tangkai daun durian tidak kelihatan jaringan penguatnya hanya jaringan epidermis,dan
jaringan pengangkut saja yang tampak yaitu floem dan !ylem.
Dan pada tumbuhan monokotil juga yang tampak hanya jaringan pengangkutnya yaitu
floem serta !ylem. Jaringan pengangkut adalah jaringan yang berguna untuk transportasi hasil
asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan dan pengangkutan air serta garam-garam
mineral.Jaringan pengangkut dibagi menjadi dua yaitu !ilem dan floem, !ylem berfungsi
sebagai alat pengangkut air serta garam mineral melalui akar tanaman menuju daun.+loem
berfungsi sebagai alat transportasi bagi /at-/at hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
tumbuhan.
Jaringan penyokong merupakan jaringan yang berfungsi untuk menyokong agar
tanaman dapat berdiri dengan kokoh dan kuat. Jaringan penyokong dibagi menjadi dua yaitu
jaringan kolenkim dan sklerenkim . Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong yang masih
muda, jaringan yang berdinding tebal terutama pada sudut-sudutnya. Jaringan sklerenkim
adalah jaringan yang terdiri dari sel-sel yang sudah mati, dinding sel yang tidak elastis tetapi
kuat. 4enurut definisi nyder dan $arlson ('(*3), daun dan semua jaringan tanaman yang
berfotosintesis adalah source. ?rgan atau jaringan tanaman yang menjadi tempat akumulasi
sementara bahan kering untuk kemudian melepaskannya kebagian yang memanfaatkan bahan
kering juga termasuk source.
edangkan Sink merupakan semua bagian tanaman yang tidak berfotosintesis atau ber
fotosintesis tetapi tidak maksimum sehingga sebagian kebutuhan karbohidratnya disediakan
oleh source . Sink dapat berupa jaringan meristematik, jaringan yang sedang mengalami
pemanjangan, respiratory sink dan jaringan penyimpanan (storage sink) .
Sink dapat dibagi menjadi sink vegetatif dan sink reproduktif. Sink vegetatif ada
yang bersifat temporer dan ada yang bersifat terminal, sedangkan sink reproduktif adalah sink
terminal. Sink temporer artinya asimilat yang disimpan dapat dialihkan ke bagian sink lain
apabila dibutuhkan, sedangkan sink terminal berarti asimilat tidak dapat diremobilisasi dari
bagian ini karena menjadi bagian struktural.
Hubungan antara kapasitas source dari bagian atas daun aktif dan kapasitas sink
mempengaruhi produksi bahan kering dan menentukan produksi padi. Adanya kebutuhan sink
akan asimilat merupakan faktor yang menentukan laju fotosintesis, disamping faktor
lingkungan. Apabila sink kuat menyerap asimilat mengakibatkan gradien karbohidrat antara
source dan sink makin tinggi, hal ini merangsang source untuk lebih produktif.edangkan
Apabila sink berkompetisi dengan daun/source untuk nitrogen maka hal ini akan mendorong
penurunan CER dan senesens daun.
BAB 3I
PENUTUP
7&1 Kesim5ulan
"da beberapa kesimpulan dari pratikum ini yaitu #
'. Jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. ecara
garis besar jaringan tumbuhan dapat dibagi 5 macam yaitu jaringan muda
(meristematik) dan jaringan dewasa.
5. Jaringan meristem adalah jaringan yang terus-menerus aktif membelah. Jaringan
meristem dapat dibagi menjadi 5 macam yaitu jaringan meristem primer dan jaringan
meristem sekunder. )erdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi 3 yaitu
meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.
3. Jaringan dewasa merupakan jaringan yang sel-selnya tidak mengalami deferensiasi dan
berfungsi sebagai jaringan dewasa, kemudian dapat melakukan akti8itas meristematis ,
misalnya kambium dan felogen (kambium gabus). Jaringan dewasa terdiri dari
epidermis (sebagai jaringan pelindung), parenkim (sebagai jaringan dasar),sklerenkim
dan kolenkim (sebagai jaringan penguat) dan floem dan kolenkim (sebagai jaringan
pengangkut).
7&" Sa.an
"dapun saran dalam praktikum ini adalah ebaiknya di dalam pelaksanaan praktikum
kali ini waktu yang telah ditetapkan digunakan sebaik-baiknya sehingga praktikum dapat
berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan.etiap pengamatan harus dilakukan dengan teliti
untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam proses pengamatan objek dengan
menggunakan mikroskop pengaturan fokus sebaiknya dilakukan dengan pelan-pelan.
DA2TAR PUSTAKA
http#==id.wikipedia.org=wiki=Defenisi jaringan
)rotowidjoyo. '(*(. 6oologi Dasar. 7rlangga. Jakarta
&imball, J.%. '(('. )iologi. 7rlangga. Jakarta
Prawiro. '((,. )iologi ains. )umi "ksara. Jakarta
@adiopoetra. '((,. 6oologi. 7rlangga. Jakarta
aktiyono. '(*(. )iologi 5. )umi "ksara. Jakarta
oeprapto. '((2. )iologi Jilid '. -ni8ersitas Diponegoro Press. emarang
%ilson. '(00. )iology. )otang @hinchar and %ington. "merika, -"