Anda di halaman 1dari 6

Adab dan Keutamaan Hari Jumat

Khutbah Pertama:

Assalamu'alaikum Wr.Wb



















.









:
.

Kaum muslimin,
Bertakwalah kepada Allah, dekatkanlah diri kepada Allah dan rasakan bahwa Allah
mengawasi kita. Dekatkanlah diri kepadanya dengan pendekatan seseorang yang
mengtahu bahwasanya Rabbnya adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Bertakwalah kepada Allah Jalla wa Ala. Ketakwaan yang membuahkan ketaatan
berdasakan petunjuk dari Allah disertai dengan berharap pahala dari-Nya dan
meninggalkan kemaksiatan berdasarkan petunjuk dari Allah disertai dengan rasa
takut kepada-Nya.
Ibadallah,
Bergembiralah dengan hari yang penuh berkah dan mulia ini, hari Jumat, hari raya
dalam satu pekan, hari terbaik dalam rentang satu mingguan, hari terbaik di antara
hari-hari yang matahari di pagi harinya dan di hari inilah bapak kita Adam diciptakan.
Hari ini memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh hari-hari lainnya.
Oleh karena itu, ya ibadallah
Wajib bagi kita mengetahui kedudukan dan keutamaan hari ini juga merasakan
keistimewaan dan keagungannya. Kita juga hendaknya merealisasikan peribadatan
yang hanya dikhususkan pada hari ini, baik yang wajib maupun yang sunnah
berharap pahala yang besar dan balasan yang mulia, yang telah Allah persiapkan
bagi para hamba-Nya. Allah Taala berfirman,




Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka
bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang
demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al-Jumah: 9).
Ibadallah,
Sesungguhnya apa yang seorang muslim rasakan dari keagungan dan kedudukan
hari ini, dan ibadah-ibadah yang mereak wujudkan di hari ini akan menjadi
penyemangat baginya di hari-hari lainnya dalam satu pekannya, memberi motivasi
keimanan, menambah keyakinan, dan kuatnya hubungannya dengan Rab semesta
alam Jalla wa Ala.
Ibadallah
Karena alasan tersebut, disyariatkan kepada umat Islam di hari Jumat melakukan
berbagai amalan ketaatan untuk mengokohkan keimanan, menyempurnakan
agama, memperbaiki hati, dan mensucikan jiwa. Terlebih khusus melaksanankan
shalat Jumat dan ibadah-ibadah yang mendampinginya seperti khutbah dimana
terdapat nasihat-nasihat takwa, mengajarkan nilai-nilai akidah, syariah, dan adab
yang mulia yang sangat baik bagi ruh dan hati. Selain mendengarkan khotbah, umat
Islam juga diperintahkan untuk mensucikan fisik mereka dengan mandi, memakai
pakaian rapi lagi wangi.
Nabi shallallahu alaihi wa sallam memotivasi umatnya agar bersegera menuju
masjid untuk menunaikan ibadah Jumat. Siapa yang datang di paling awal, kata
Nabi shallallahu alaihi wa sallam seolah-olah ia berkurban seekor onta. Kemudian
yang datang setelahnya, seolah-olah berkurban seekor sapi. Kemudian yang
berikutnya seolah-olah ia berkurban kambing. Kemudian yang setelahnya bagaikan
berkurban seekor ayam. Dan yang berikutnya, layaknya memberikan sebutir telur.
Dari sini kita bisa mengetahui, seseorang yang menghadiri shalat Jumat memiliki
kadar pahala dan keberkahan yang berbeda-beda. Apa yang mereka peroleh
bergantung dengan perhatian dan kesungguhan mereka mengejar keutamaan pada
hari yang agung ini.
Ibadallah
Hal yang terpenting dan utama yang selayaknya diberikan perhatian, peringatan,
nasihat, dan arahan pada hari ini yang penuh berkah ini adalah nasihat tentang

pokok-pokok keimanan, prinsip-prinsip agama, dan penjelasan permasalahan syariat


yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Nabi shallallahu alaihi wa
sallam bersabda,




Iman itu ada 70 sekian atau 60 sekian cabang. Derajat keimanan yang paling tinggi
adalah laa ilaaha illallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan
dari jalan. Dan malu adalah bagian dari keimanan.
Alangkah bagusnya keadaan orang-orang yang beriman. Mereka masyarakat yang
besar saling memperingatkan di hari yang penuh berkah ini. Saling nasihatmenasihati agar keimanan bertambah, meningkatkan kualitas hubungan dengan
Allah, semakin kuat berpegang kepada syariat dan prinsip-prinsip agama. Berbeda
halnya dengan khutbah-khutbah yang tidak menjelaskan prinsip-prinsip agama dan
nasihat takwa, yang malah membuahkan pemikiran yang bercabang-cabang karena
kebingungan, tidak memiliki faidah dan manfaat untuk umat.
Ibadallah..
Hendaknya kita semua senantiasa menjaga hak-hak hari ini, memahami
kedudukannya, dan mendidik diri kita dan anak-anak kita agar turut serta menaruh
perhatian yang besar untuk hari Jumat yang penuh keberkahan ini. Semoga Allah
menjadikan hari ini kebaikan untuk kita semua, yang menjadi bekal kebahagian
kehidupan dunia dan akhirat.















Khutbah Kedua:







.






:



{



}










Orang yang pintar adalah hamba-hamba Allah yang mampu menundukkan hawa
nafsunya dan amalannya berorientasi kepada kehidupan setelah kematian. Adapun
orang yang lemah adalah mereka yang ditundukkan oleh hawa nafsunya lalu
berharap kepada Allah sebuah angan-angan yang tidak akan mereka dapatkan.
Ketahuilah perkataan yang paling benar adalah firman Allah dan sebaik-baik
petunjuk adalah petunjuk Rasulullahshallallahu alaihi wa sallam. Sejelek-jelek
perkara adalah perkara yang baru dalam agama karena perkara yang baru dalam
agama adalah bidah, sedangkan setiap bidah adalah kesesatan, dan tempat yang
pantas untuk kesesatan adalah di neraka. Hendaknya kalian wahai kaum muslimin,
berpegang teguh bersama jamaah kebenaran, karena tangan Allah berada di atas
jamaah kebenaran tersebut.
:













]: [








))





(( :

Bershalawatlah kalian kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana yang
telah Allah perintahkan dalam kitab-Nya.
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orangorang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam
penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab: 56)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat sepuluh
kali kepadanya.
Rasulullah memotivasi kita agar banyak-banyak bershalawat dan mengucapkan
salam kepadanya, khususnya di hari Jumat. Imam Syafii rahimahullah mengatakan,
Aku senang bershalawat dan mengucapkan salam kepada Rasulullah dalam setiap
keadaan. Dan di hari Jumat lebih kusukai lagi.







































.




.












:
.

: Dahniar Nahda Aqila

Nama

: 02

No

: XI IPA 1

Kelas