Anda di halaman 1dari 7

Kasus 4

Topik : Medikolegal
Tanggal (Kasus) : 16 agustus 2014 Presenter : dr. Aulia Urrahmah
Tanggal Presentasi : Pendamping : dr. H.M. Sadik Sahil, M.kes
Tempat Presentasi : RS Islam Samarinda
Obyekti Presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka
Diagnstik Manajemen Masalah Istime!a

"enatus
#ayi Anak Remaja De!asa $ansia #umil
Deskripsi% Perempuan, &' tahun, mengalami ke(elakaan lalu lintas yang menye)a)kan patah tulang pada tulang paha dan tungkai
)a!ah kiri, serta tanda*tanda terlepasnya sendi pergelangan tangan kiri.
Tujuan % Mempelajari aspek mediklegal ke(elakaan lalu lintas
!a"an ba"asan:
Tinjauan Pustaka Riset Kasus Audit
#ara memba"as: Diskusi Presentasi dan
diskusi
+mail Ps
$ata pasien : "ama% "y. S "mr Registrasi % ,'-./00
%ama &a"ana : RS Islam Samarinda Telp % * Terda1tar sejak % ./ Agustus 0'.,
$ata utama untuk ba"an diskusi:
.. Diagnsis23am)aran % 4pen 1raktur s (ruris sinistra 5 (lse 1raktur s 1emur sinistra 5 susp. Dislkasi !rist jint sinistra 5 susp.
6raktur )asis kranii2 Perempuan, &' tahun, Kr)an diantar plisi dalam keadaan sadar, tingkat kesadaran .7, dengan keadaan umum
sakit sedang. Plisi mengaku )ah!a pada tanggal ./ Agustus 0'.,, sekitar pukul .7.7', kr)an yang merupakan pejalan kaki,
mengalami ta)rakan dengan tru(k. Pasien merupakan kr)an ta)rak lari.
0. Ri!ayat Peng)atan%
Tidak ada
7. Ri!ayat kesehatan2Penyakit%
Tidak ada
,. Ri!ayat keluarga%
Tidak ada keluarga yang pernah menderita keluhan serupa dengan pasien.
&. Ri!ayat pekerjaan%
Pasien merupakan !iras!asta.
/. $ain*lain% *
$atar Pustaka:
1. Annim. Undang*Undang Repu)lik Indnesia "mr 00 Tahun 0''8 Tentang $alu $intas dan Angkutan 9alan. A:aila)le 1rm %
!!!.hukumnline.(m2pusatdata2d!nlad2lt,a/',111d,7d72parent2lt,a/',1(1d,'/d
0. Dahlan S. Status dkter dalam prses peradilan pidana. Ilmu Kedkteran 6rensik Pedman #agi Dkter dan Penegak Hukum.
Semarang% #adan Pener)it Uni:ersitas Dipnegr, 0'',. Pages% .; < 0.
7. Sitresmi D. Aspek mediklegal trauma kimia, ke(elakaan kerja, serta regulasi keselamatan dan kesehatan kerja =K7>. A:aila)le
1rm% http%22!!!.)er)agiman1aat.(m20'..2.02trauma*kimia*ke(elakaan*kerja*regulasi.html
'asil Pembela(aran:
1) Aspek mediklegal perlukaan aki)at ke(elakaan lalu lintas
*ub(e+ti,e
Perempuan, &' tahun, Kr)an diantar plisi dalam keadaan sadar, tingkat kesadaran .7, dengan keadaan umum sakit sedang. Plisi
mengaku )ah!a pada tanggal ./ Agustus 0'.,, sekitar pukul .7.7', kr)an yang merupakan pejalan kaki, mengalami ta)rakan dengan
tru(k.
Ob(e+ti,e
Keadaan Umum % Sakit Sedang
Kesadaran % +7?&M&
Pada kr)an ditemukan%
* Pada dahi kiri, satu sentimeter dari garis pertengahan tu)uh )agian depan, lima sentimeter dari )atas tum)uh ram)ut kepala depan
kiri, terdapat luka ter)uka, tepi tidak rata, terdapat jem)atan jaringan, dasar jaringan adalah tt, ukuran satu sentimeter kali nl
kma lima sentimeter.
* $uka memar pada tulang di)elakang daun telinga kiri
* Tepat pada pergelangan tangan kiri, terdapat tanda*tanda terlepasnya persendian dari tempatnya.
* Pada tungkai atas kiri sisi )elakang, terdapat luka ter)uka, tepi tidak rata, terdapat jem)atan jaringan, dasar jaringan adalah tt,
ukuran enam sentimeter kali empat sentimeter, tera)a tanda*tanda adanya patah tulang.
* Pada tungkai )a!ah kiri sisi depan, terdapat luka ter)uka, tepi tidak rata, terdapat jem)atan jaringan, dasar jaringan adalah tulang,
ukuran duapuluh tiga sentimeter kali tujuh sentimeter, tera)a tanda*tanda adanya patah tulang.
-ssessment
Menurut UU "4.00 Tahun 0''8 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Pasal . ".0, dise)utkan )ah!a ke(elakaan lalu lintas
adalah suatu peristi!a di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja meli)atkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan yang lain
yang mengaki)atkan kr)an manusia dan atau kerugian harta )enda.
Ke(elakaan $alu $intas se)agaimana dimaksud dapat dise)a)kan leh kelalaian pengguna jalan, ketidaklaikan kendaraan, serta
ketidaklaikan jalan dan2atau lingkungan. Kasus Ke(elakaan $alu $intas dipandang dari UU $alu $intas dan Angkutan Umum diprses
dengan a(ara peradilan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang*undangan yang diatur pada pasal 0;7 sampai pasal 7.;.
Di seluruh dunia, ke(elakaan lalu*lintas yang dialami leh pejalan kaki adalah kejadian yang paling sering dijumpai. Terdapat
sekitar &' persen dari sepertiga kematian di jalan raya dialami leh pejalan kaki. Kejadian paling sering ditemukan pada daerah*daerah
yang tingkat kepadatan penduduknya tinggi, misalnya di Asia Selatan, se)agian A1rika, Timur Tengah dan Amerika Tengah. Se)agian
)esar pejalan kaki terta)rak leh m)il atau truk, dan jenis kendaraan mem)edakan dinamika pengaruhnya, yang )er)eda dari (idera
yang dialami leh penumpang < merupakan se)uah prses akselerasi, )ukan deselerasi.
9enis dan pla (idera pada pejalan kaki dipengaruhi leh , 1aktr yang )erperan dalam ke(elakaan transprtasi pada pejalan kaki.
6aktr*1aktr yang mempengaruhi pla (idera pada pejalan kaki seperti% ke(epatan kendaraan, jenis kendaraan, adanya pengereman atau
tidak dan umur pejalan kaki yang terta)rak.
@idera a!al dise)a)kan leh )enturan pertama kendaraan dengan kr)an, sedangkan (idera lanjutan dise)a)kan leh )enturan
lanjutan dengan tanah. #e)erapa penulis juga menggunakan istilah A(idera tersierB untuk mendeskripsikan terjadinya )enturan kr)an
dengan tanah, karena (idera AsekunderB mereka hu)ungkan dengan )enturan dengan kendaraan, misalnya saat kr)an )erusaha
menghindari ta)rakan2kntak dengan windscreen.

=a> Ketinggian )umper kendaraan =A1enderB> )erada di )a!ah pusat gra:itasi pejalan kaki usia de!asa, yang )erada pada daerah perut.
Sehingga )enturan pertama (enderung menghantam kaki dari )agian )a!ah kr)an dan memutarnya menuju ke arah kendaraan.
#ergantung pada pr1il depan m)ilnya, pejalan kaki yang terta)rak dapat terlempar ke depan maupun terjempit ke arah m)il.

=)> 9ika kr)an terlempar ke depan, maka (idera sekunder akan dialami leh adanya )enturan dengan tanah, serta )enturan a!al pada
kaki dan sering juga pada )agian paha. #ahaya )erikutnya mun(ul jika saat kr)an terpental ke depan, di sana datang kendaraan
menghampiri kr)an.
=(> 9ika kr)an (enderung jatuh menghampiri kendaraan yang mena)raknya, maka ia akan kntak dengan windscreen. Kntak yang
keras dengan ka(a depan ini akan mem)uat kr)an mengalami (idera a!al. @idera seperti ini dapat terjadi jika kendaraan melaju
pada ke(epatan 07 km2jam =sekitar .& m2jamC di )a!ah .8 km2jam tu)uh )iasanya akan dipryeksikan ke depan. 9ika
ke(epatannya tinggi, terkadang )adan akan melenting seperti gerakan salt menuju ke atap kendaraan yang mena)raknya. Hal
demikian le)ih (enderung terjadi jika m)il tidak mengerem, tetapi tetap melaju mele!ati rang yang dita)raknya.

=d> Dalam se)agian )esar kasus, pejalan kaki yang terta)rak dengan psisi menghampiri atau melmpati )jek yang mena)raknya
kemungkinan akan terlempat menuju sisi m)il, dan (idera sekunder akan ia alami saat jatuh ke tanah atau terta)rak leh
kendaraan lainnya. Kr)an akan jatuh ke tanah di depan kendaraan.
=e> 9ika )enturan2ta)rakan terjadi dalam ke(epatan tinggi, misalnya le)ih dari &' km2jam =7. m2jam>, tu)uh akan terpental tinggi di
udara dengan jarak tertentu, )aik ke samping maupun sejajar dengan m)il < atau )ahkan ke arah )elakang.
Akan sulit )agi kita mengestimasikan ke(epatan ta)rakan dari si1at (idera yang dialami. Hal demikian akan 1atal )ahkan
meskipun dalam ke(epatan yang rendah =.' km2jam, atau / m2jam>, namun )enturan dalam ke(epatan tigngi )isanya hanya )eraki)at
(idera ringan. 9ika kr)annya anak*anak, meskipun pla umum (ideranya sama, ukuran tu)uhnya yang le)ih pendek dan )erat )adan
yang le)ih ringan akan mempengaruhi mekanisasi ta)rakan. Kntak a!al terjadi pada )agian tu)uh yang le)ih tinggi, sehingga kr)an
anak*anak (enderung terpental ke depan di)andingkan )erputar ke atas, meskipun )anyak pula yang terpelanting ke arah kendaraan
pena)rak.

9ika pejalan kaki dita)rak leh kendaraan le)ih )esar, misalnya :an, truk, atau )us, titik a!al ta)rakan le)ih tinggi dan dapat
menye)a)kan (idera a!al pada pel:is, perut, tulang )ahu, lengan atau kepala. Karena pr1il yang dimiliki leh jenis*jenis kendaraan ini,
maka tidak ada ta)rakan yang mem)uat kr)an terpental ke arah kendaraan, dan kr)an )iasa )ergerak ke depan dan menderita
(idera2luka*luka sekunder aki)at )enturan dengan jalan.
Hal yang )erhu)ungan dengan kelalaian dalam )erkendara diatur dalam pasal 7.' UU ". 00 Tahun 0''8, dimana pasal terse)ut
mendeskripsikan ke(elakaan dalam , kndisi yang di)agi )erdasarkan atas tingkat (edera yang dialami kr)an. Dimulai dari (edera
ringan, sedang, )erat, dan meninggal dunia, hukuman yang diterima disesuaikan dengan se)erapa parah kndisi kr)an. Kelalaian yang
dimaksud dalam pasal ini adalah tidak adanya unsur kesengajaan pengendara dalam )erkendara yang mengaki)atkan ke(elakaan yang
dialami kr)an. @nthnya dalam )erkendara pengendara tidak ugal*ugalan, ma)uk sam)il )erkendara, atau )erkendara sam)il
menelpn, dan lain*lain.
$uka ringan adalah luka yang tidak menye)a)kan sakit atau halangan dalam melakukan pekerjaan =ja)atan atau pen(arian>. $uka
sedang adalah luka2(edera diantara luka )erat dan luka ringan =misalnya :ulnus la(eratum, :ulnus s(issum, atau 1raktur> yang tidak
mengan(am nya!a. Dengan kata lain, luka sedang merupakan luka yang menye)a)kan penyakit atau menghalangi pekerjaan untuk
sementara !aktu. $uka yang termasuk luka )erat dirin(i dalam KUHP pasal 8' antara lain adalah jatuh sakit atau mendapat luka yang
tidak mem)eri harapan akan sem)uh sama sekali atau yang menim)ulkan )ahaya maut, tidak mampu terus*menerus untuk menjalankan
tugas ja)atan atau pekerjaan, kehilangan salah satu pan(aindera, mendapat (a(at )erat, menderita sakit lumpuh, terganggunya daya pikir
selama empat minggu le)ih, gugur atau matinya kandungan serang perempuan.
Apa)ila terdapat unsur kesengajaan dalam )erkendara yang mengaki)atkan ke(elekaan, maka pengendara dapat dikenakan pasal
7.. UU ". 00 Tahun 0''8. Hal ini disesuaikan dengan (ara )erkendara pengemudi, apa)ila mengemudi dengan ugal*ugalan pengendara
dapat dikenai pasal )erlapis, pasal 0-7 UU ". 00 Tahun 0''8 tentang mengemudikan kendaraan dengan tidak !ajar. Apa)ila
pengendara mengemudikan kendaraan mele)ihi )atas ke(epatan atau melanggar ram)u lalu lintas lainnya, maka pengendara dapat
dikenai pasal 0-; UU ". 00 Tahun 0''8 tentang pelanggaran ram)u*ram)u lalu lintas.
Ta)rak lari merupakan salah satu tindakan kriminal dengan kendaraan yang menye)a)kan (idera serius ataupun kematian.
Pengendara Dse(ara tidak sengajaE mem)unuh ataupun melukai seserang dan meninggalkan lkasi untuk melarikan diri dari hukum.
Pada kasus ini, pasien datang ke rumah sakit diantar leh plisi dan pelaku yang mena)rak melarikan diri. Seandainya keluarga
pasien melaprkan Ke(elakaan $alu $intas ini ke plisi maka plisi2penyidik dapat mem)uat surat permintaan :isum yang diserahkan ke
dkter ahli 1rensik untuk di)uatkan ?isum et Repertum yang merupakan salah satu alat )ukti yang sah menurut KUHP pasal .-, ayat .
dan dapat digunakan untuk mem)antu hakim dalam memutus perkara di pengadilan. ?isum et repertum terhadap seserang di)uat karena
adanya ke(urigaan rang terse)ut se)agai kr)an suatu tindak pidana, )aik dalam peristi!a ke(elakaan lalu lintas, ke(elakaan kerja,
penganiayaan, pem)unuhan, pemerksaan, maupun kr)an meninggal yang pada pemeriksaan pertama plisi, terdapat ke(urigaan
adanya tindak pidana. Permintaan keterangan ahli dalam hal ini ?+R leh penyidik harus dilakukan se(ara tertulis yang se(ara tegas
diatur dalam pasal .77 KUHAP ayat .. Fang )erhak mengajukan permintaan keterangan ahli adalah penyidik =pasal .77 KUHAP ayat .>
dan penyidik pem)antu =pasal .. KUHAP>. Fang termasuk kategri penyidik )erdasarkan KUHAP pasal / ayat =.> j PP 0; tahun .8-7
pasal 0 ayat =.> adalah peja)at plisi "egara RI yang di)eri !e!enang khusus leh UU dengan pangkat serendah rendahnya pem)antu
letnan dua. #ila tidak terdapat peja)at penyidik seperti di atas pada suatu keplisian sektr, maka kepala sektr yang )erpangkat )intara
)isa dikategrikan se)agai penyidik. Surat permintaan keterangan ahli ditujukan kepada suatu instansi kesehatan2khusus, )ukan kepada
indi:idu. Adapun yang )erhak mem)uat keterangan ahli yang menyangkut tu)uh manusia dkter ahli kedkteran 1rensik, dkter, dan
ahli lainnya =pasal .77 KUHAP ayat =.>>. Fang di)uat leh dkter 1rensik dise)ut keterangan ahli sedangkan yang di)uat leh ahli
lainnya dise)ut surat keterangan.
Plan
$iagnosis : 4pen 1raktur s (ruris sinistra 5 (lse 1raktur s 1emur sinistra 5 susp. Dislkasi !rist jint sinistra 5 susp. 6raktur )asis
kranii
Pengobatan : Terhadap kr)an dilakukan % Pem)idaian, resusitasi (airan dan dirujuk ke RSUD AG. Sjahranie dalam keadaan umum
sedang.
Pendidikan :Pendidikan dilakukan kepada pasien dan keluarganya serta di)erikan penjelasan keadaan umum pasien dan pera!atan
lanjutan yang mungkin dilakukan.