Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN TETAP

INSTRUMENTASI DAN TEKNIK PENGUKURAN


PENGUKURAN TEMPERATUR EFEK SEEBECK
(TM 2)


Disusun Oleh: Kelompok 1
Kelas 2 KD

Nama:
1. Ariyo Dwisaputra (061330401008)
2. Jannahtul Fitri (061330401011)
3. Maria Ulfa Srisundari (061330401014)
4. Mega Silvia (061330401016)
5. Muhammad Dody Afrilyana (061330401018)
6. Rifa Nurjihanty (061330401021)
7. Siti Nurjanah (061330401025)

Instruktur: Ir.A.Husaini,M.T

JURUSAN TEKNIK KIMIA
2014

PENGUKURAN TEMPERATUR
EFEK SEEBECK (TM2)


1. TUJUAN

Mempelajari efek seebeck pada rangkaian termokopel

2. ALAT YANG DIGUNAKAN

- Satu set peralatan temperatur measurement bench
- Rangkaian termokopel
- Termometer merkuri
- Gelas kimia 2 liter

3. BAHAN YANG DIGUNAKAN

- Aquadest
- Es batu

4. DASAR TEORI

Termokopel adalah dua buah kawat logam berbeda yang ujung-ujungnya
disatukan. Kedua kawat tersebut diisolasi satu sama lainnya oleh isolator, biasanya
berupa keramik sehingga tidak terjadi hubungan pendek. Teori dasar termokopel
berdasarkan fakta bahwa dua buah logam yang ujung-ujungnya berada pada bagian
panas dan bagian dingin, maka akan terjadi gesekan elektron dari ujung yang lebih
panas ke bagian yang lebih dingin. Gerakan elektron ini dapat diukur oleh alat ukur
tegangan atau voltmeter.

Hubungan termo Hubungan Termo




Dingin Panas


Seebeck menyatakan bahwa apabila kedua ujung berada pada temperatur yang sama,
maka tidak akan ada tegangan yang akan terukur(voltase=0), teori dapat digunakan
untuk memastikan rangkaian termokopel dan pengukur tegangan terpasang dengan
baik. Fungsi kenaikan tegangan adalah apabila salah satu ujung panas dan dingin(T).
Hubungan antara beda temperatur dengan tegangan adalah berbanding lurus, sehingga
dapat dibuat suatu kurva karakteristik untuk termokopel tersebut. Kurva garis lurus ini
dapat digunakan untuk mengetahui temperatur pengukuran apabila kemudian ujung
termokopel dingin dijaga pada temperatur 0C.


T T

5. PROSEDUR KERJA

- Menyiapkan peralatan temperatur measurement bench, termometer merkuri dan
rangkaian termokopel
- Mengisi ketel dengan air bersih hingga 23 penuh, isi juga termos dengan air dingin
temperatur ruang (25-280C).
- Menghubungkan kedua ujung kabel penghubung termokopel ke bagian socket putih.
- Meletakkan salah satu termokopel satunya dibagian termos air dingin
- Mengatur power regulator pada posisi 5.
- Meletakkan termometer merkuri pada pada ketel dan termos, catat temperatur yang
ditunjukan kedua termometer.
- Menghidupkan power regulator untuk ketel dan termos, catat milivolt yang terbaca
untuk setiap kenaikan temperatur 50C atau 100C. Pada termometer merkuri di ketel.
- Mematikan power apabila air ketel telah mendidih
- Mengulang dengan prosedur yang sama untuk temperatur di termos yang berisi air
dingin (0-50C)
- Menganalisis percobaan


















6. DATA PENGAMATAN
T
1
T
2
T Voltmeter (mV)
30 0 30 0,6
32 0 32 0,7
34 0 34 0,8
36 0 36 0,9
38 0 38 1
40 0 40 1
42 0 42 1,1
44 0 44 1,2
46 0 46 1,3
48 0 48 1,4
50 0 50 1,5
52 0 52 1,6
54 0 54 1,7
56 0 56 1,8
58 0 58 1,9
60 0 60 2
62 0 62 2,1
64 0 64 2,2
66 0 66 2,3
68 0 68 2,4
70 0 70 2,5
72 0 72 2,6
74 0 74 2,7
76 0 76 2,8
78 0 78 2,9
80 0 80 3
82 0 82 3,1
84 0 84 3,2
86 0 86 3,3
88 0 88 3,4
90 0 90 3,5
92 0 92 3,6
94 0 94 3,7
96 0 96 3,8
98 0 98 3,9
100 0 100 4

T
1
T
2
T Voltmeter (mV)
30 25 5 0,1
32 25 7 0,2
34 25 9 0,3
36 25 11 0,4
38 25 13 0,5
40 25 15 0,6
42 25 17 0,7
44 25 19 0,8
46 25 21 0,9
48 25 23 1
50 25 25 1,1
52 25 27 1,1
54 25 29 1,2
56 25 31 1,3
58 25 33 1,4
60 25 35 1,5
62 25 37 1,6
64 25 39 1,7
66 25 41 1,8
68 25 43 1,9
70 25 45 2
72 25 47 2,1
74 25 49 2,2
76 25 51 2,3
78 25 53 2,4
80 25 55 2,5
82 25 57 2,6
84 25 59 2,7
86 25 61 2,8
88 25 63 2,9
90 25 65 3
92 25 67 3,1
94 25 69 3,2
96 25 71 3,3
98 25 73 3,4
100 25 75 3,5




7. ANALISA PERCOBAAN

Pada percobaan Pengukuran Temperatur Efek Seebeck (TM 2) ini, kami
mengukur temperatur dari termometer merkuri dan termokopel.Termokopel adalah
dua buah kawat logam berbeda yang ujung-ujungnya disatukan.
Langkah pertama yang dilakukan adalah mengisi termos dengan air 2/3
bagian. Lalu mengubungkan kedua ujung kabel penghubung termokople ke bagian
socket milivolt meter. Milivolt terbaca untuk setiap kenaikan temperatur 2C pada
termometer merkuri sampai 100C.
Milivoltmeter yang terbaca berubah-ubah. Di karenakan ujung logam yang
berada di suhu yang panas dan dingin sehingga terjadi pergerakan elektron di saat
kedua termometer menujukan temperature yang sama, tegangan tidak terbaca (voituse
= 0). Semakin tinggi kenaikan pada temperature, maka semakin besar tegangan yang
dihasilkan.
Pengaruh Seebeck pada termokopel ini adalah dua kawat logam berbeda yang
elektrik dihubungkan pada salah satu ujungnya. Ketika persimpangan dipanaskan atau
didinginkan, voltase yang dihasilkan sebanding dengan suhu.


8. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa:
Setiap tinggi kenaikan temperatur, maka semakin besar tegangan yang dihasilkan
dari milivoltmeter.
Pengaruh Seebeck pada termokopel ini adalah dua kawat logam berbeda yang
elektrik dihubungkan pada salah satu ujungnya. Ketika persimpangan dipanaskan
atau didinginkan, voltase yang dihasilkan sebanding dengan suhu.


9. DAFTAR PUSTAKA
Jobsheet Penuntun Praktikum. Instrumentasi dan Teknik Pengukuran. Politeknik
Negeri Sriwijaya.2014









10. GAMBAR ALAT




Temperature Measurement Bench Gelas Kimia



Termometer Merkuri

Anda mungkin juga menyukai