Anda di halaman 1dari 31

SOLANACEAE

Sukuterung-
terunganatauSolanaceaeadalahsalahsatusukutumbuhanberbunga.Sukuinimemilikinilaiekonomicu
kuptinggibagikepentinganmanusia.Beberapaanggotanya, sepertikentang, tomat,
sertacabaimenjadibagianutamabahanpanganmanusia di
berbagaibelahandunia.Beberapasayuranlainnya, sepertiterungdanranti (leunca),
jugamenjadibagian menu pula.Tembakauadalahtanamanbudidayapenting yang
daunnyadimanfaatkansebagaibahanbakuindustrirokokdancerutu,
sekaligussebagaisumberpestisidaramahlingkungan.
Beberapajenislainmerupakantumbuhanpengganggu (gulma).Cirikhas :Biasanyaberupasemak,
perduataupohon, berdauntunggal / majemuk, tepidaunberlekuk, bentukbungaterompet,
buahberupabuahkotakataubuahbuni(buah yang Nampak semua, baikdaging, biji).
1. Tomat
Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan
berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus : Solanum
Spesies : Solanum lycopersicum L.
Asaldaerahdandeskripsi :
Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga
Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat
merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tomat
merupakan keluarga dekat dari kentang.Menurut tulisan karangan Andrew F. Smith "The
Tomato in America", tomat kemungkinan berasal dari daratan tinggi pantai barat Amerika
Selatan. Setelah Spanyol menguasai Amerika Selatan, mereka menyebarkan tanaman tomat ke
koloni-koloni mereka di Karibia. Spanyol juga kemudian membawa tomat ke Filipina, yang
menjadi titik awal penyebaran ke daerah lainnya di seluruh benua Asia. Spanyol juga membawa
tomat ke Eropa. Tanaman ini tumbuh dengan mudah di wilayah beriklim Mediterania.
Syarat tumbuh :
1.) Syarat iklim tanaman tomat
Tinggi tempat : 0 - 1250 m dpl
Suhu optimal : 24 28
o
C
Curah hujan : 750-1250 mm/tahun
Intensitas cahaya : 70 - 85%
2.) Syarat tanah tanaman tomat
pH tanah : 5,6 - 6,5
jenis tanah :dapattumbuhbaikterutamapadatanahlempungberpasir
yang kaya akanbahan organic.
Morfologi
Akar(radix): merupakan akar tunggangyang berfungsi untuk mengambil air
dan unsur hara didalam tanah.
Batang(caulis):tomat berbentuk bulat dan berbulu. Merupakan batang basah.
Daun(folium):Daun tomat merupakan daun majemukbercelahmenyirip,
danmemilikidaunantara. Permukaandauntomatberbulu tipis
danagakkasapjikadisentuh
Bunga(floss):Bunga tomat merupakan bunga banci.
Buah (fructus): Buah tomat mudaberwarnahijaumuda, biasanya sedikit
berbulu.Dansaatsudahmatangberwarna orange merah
mengkilap,ukuranbuahbervariasitergantungjenisnya.
Biji(semen): bentukbijibulatpipih, dansedikirberbulu, terdididariembrio,
endospermadantesta.
Manfaat :
Membantu menurunkan resiko gangguan jantung, menghilangkan kelelahan dan menambah
nafsu makan, menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan
endometrium, memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular
degeneration), mengurangi resiko radang usus buntu, membantu menjaga kesehatan organ hati,
ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar, menghilangkan jerawat, mengobati diare,
meningkatkan jumlah sperma pada pria, memulihkan fungsi lever, mengatasi kegemukan.
digilib.unimus.ac.id/download.php?id=439
http://id.wikipedia.org/wiki/Tomat
migroplus.com/brosur/Budidaya%20tomat.pdf
http://www.kesehatan123.com/2001/manfaat-tomat/
http://www.plantamor.com/index.php?plant=1167
http://id.wikipedia.org/wiki/Tomat
http://blog.iwanudin.com/khasiat-dan-manfaat-tomat/
2. Cabai Rawit Hijau
Klasifikasi
Kingdom: Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Sub kelas : Asteridae
Ordo: Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Capsicum
Spesies: Capsicum annuum (cabai besar, cabai lonceng)
Capsicum frutescens (cabai kecil/cabai rawit)
Asaldaerahdandeskripsi:
Tanaman cabai memiliki banyak nama populer di berbagai negara. Namun secara umum
tanaman cabai disebut sebagai pepper atau chili. Nama pepper lebih umum digunakan untuk
menyebut berbagai jenis cabai besar, cabai manis, atau paprika. Sedangkan chili, biasanya
digunakan untuk menyebut cabai pedas, misalnya cabai rawit. Di Indonesia sendiri, penamaan
cabai juga bermacam-macam tergantung daerahnya. Cabai sering disebut dengan berbagai nama
lain, misalnya, lombok, mengkreng, rawit, cengis, cengek, dan masih banyak lagi sebutan
lainnya.
Syarat Tumbuh:
Cabai merah dapat dibudidayakan di dataran rendahmaupun dataran tinggi, pada lahan sawah
atau tegalandengan ketinggian 0-1000 m dpl. Tanah yang baik untukpertanaman cabai adalah
yang berstruktur remah ataugembur, subur, banyak mengandung bahan organik, pH tanah antara
6-7. Kandungan air tanah juga perlu diperhatikan. Tanamancabai yang dibudidayakan di sawah
sebaiknya ditanam padaakhir musim hujan, sedangkan di tegalan ditanam pada
musim hujan.
Morfologi
Biji cabai berwarna putih, dan berbentuk agak bulat pipih.
Akar(radix).Tanamancabaimemilikiperakaran yang
cukuprumitdanhanyaterdiridariakarserabutsaja.Biasanya di akarterdapatbintil-
bintil yang
merupakanhasilsimbiosisdenganbeberapamikroorganisme.Meskipuntidakmemil
ikiakartunggang, namunadabeberapaakartumbuhkearahbawah yang
berfungsisebagaiakartunggangsemu.
Batang(caulis): Tanaman cabai merupakan tanaman perdu dengan batang tidak
berkayu. Biasanya, batang akan tumbuh sampai ketinggian tertentu, kemudian
membentuk banyak percabangan. Untuk jenis-jenis cabai rawit, panjang batang
biasanya tidak melebihi 100 cm. Namun untuk jenis cabai besar, panjang
batang (ketinggian) dapat mencapai 2 meter bahkan lebih.Batang tanaman cabai berwarna hijau,
hijau tua, atau hijau muda. Pada batang-batang yang telah tua (biasanya batang paling bawah),
akan muncul wama coklat seperti kayu. Ini merupakan kayu semu, yang diperoleh dari
pengerasan jaringan parenkim.
Bunga: tanamancabaijugabervariasi, namunmemilikibentuk yang sama,
yaituberbentukbintang. Inimenunjukkantanamancabaitermasukdalam sub
kelasAteridae (berbungabintang).
Bungabiasanyatumbuhpadaketiakdaun,dalamkeadaantunggalataubergeromboldalamtandan.Dala
msatutandanbiasanyaterdapat 2 3 bungasaja.Mahkotabungatanamancabaiwarnanyabermacam-
macam, ada yang putih, putihkehijauan, danungu. Diameter bungaantara 5 20
mm.Bungatanamancabaimerupakanbungasempuma,
artinyadalamsatutanamanterdapatbungajantandanbungabetina.Pemasakanbungajantandanbungab
etinadalamwaktu yang sama (atauhampirsama),
sehinggatanamandapatmelakukanpenyerbukansendiri. Namununtukmendapatkanhasilbuah yang
lebihbaik, penyerbukansilanglebihdiutamakan.
Buah(fructus) cabai merupakan bagian tanaman cabai yang paling banyak
dikenal dan memiliki banyak variasi. Menurut Sanders et. al. (1998), buah cabai
terbagi dalam 11 tipe bentuk, yaitu serrano, cubanelle, cayenne, pimento,
anaheim chile, cherry, jalapeno, elongate bell, ancho, banana, dan blocky bell
(Tabel 3). Namun menurut Peet (2001), hanya ada 10 tipe bentuk buah cabai, di mana tipe
elongate bell dan blocky bell dianggap sama.
Daun(folim) tanaman cabai bervariasi menurut spesies dan varietasnya. Ada
daun yang berbentuk oval, lonjong, bahkan ada yang Ian- set. Warna
permukaan daun bagian atas biasanya hijau muda, hijau, hijau tua, bahkan hijau
kebiruan. Sedangkan permukaan daun pada bagian bawah umumnya berwarna
hijau muda, hijau pucat atau hijau. Permukaan daun cabai ada yang halus adapula yang berkerut-
kerut. Ukuran panjang daun cabai antara 3 11 cm, dengan lebar antara 1 5 cm.
JENIS CABAI DAN KARAKTERNYA
Jenis Karakteristik
Cabai
Besar
Bunga putih , permukaan buah rata dan halus, diameter sedang besar
, kulit daging buah terbal, berumur genjah dan dapat tumbuh di
berbagai ketinggian
Cabai
Keriting
Bunga putih atau ungu, buah muda hijau atau ungu, permukaan buah
bergelombang, kulit daging buah tipis, umur lebih dalam, buah lebih
tahan simpan dapat tumbuh pada berbagai ketinggian.
Cabai
Paprika
Buah muda memiliki warna bervariasi ( kuning, hijau muda, hijau dan
ungu, buah kotakatau lonjong, permukaan rata, kulit daging buah tebal
, tidak pedas dan cocok untuk datarang tinggi.
Cabai
rawit
Bunga berwarna putih kehijaan, buah muda berwarna putih, kuning
atau hijau, daging buah lunak, rasa buah pedas.
Manfaat
Dapat menjadi bubum masakan, dan dijadikan berbagai macam sambal yang sangat disukai
masyarakat. Buah Capsicum annum berkhasiat sebagai obat rematik, obat sariawandan obat
pilek, juga sebagai penambah natsu makan dan bumbu masak.Untuk obat rematik rjipakai + 10
gram serbuk buah Capsicum annum,diseduh dengan 1/2 gelas air panas diaduk sampai rata lalu
diamkanbeberapa menit. Hasil seduhannya dibalurkan pada bagian yang sakit.Kandungan
kimiaBuah Capsicum annum mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.
Anonim. 2008. Cabai Rawit.http://www.plantamor.com/index.php?plant=273. Diakases tanggal
29 Februari 2012 pukul 13:53.
Cahyono, Bambang. 2003. Cabai Rawit Teknik Budi Daya & Analisis Usaha Tani.
http://books.google.co.id/caberawit. Diakses tanggal 29 Februari 2012 pukul 14:04.
3. Terung
Klasifikasi tanaman terong
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus : Solanum
Spesies : Solanum melongena L.
Daerah asal dan deskripsi:
Terung ialah tumbuhan pangan yang ditanam untuk buahnya. Asal-usul budidayanya berada di
bagian selatan dan timur Asia sejak zaman prasejarah, tetapi baru dikenal di dunia Barat tidak
lebih awal dari sekitar tahun 1500. Buahnya mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau,
dan putih. Catatan tertulis yang pertama tentang terung dijumpai dalam Q mn yo sh, sebuah
karya pertanian Tiongkok kuno yang ditulis pada tahun 544. Banyaknya nama bahasa Arab dan
Afrika Utara untuk terong serta kurangnya nama Yunani dan Romawi menunjukkan bahwa
pohon ini dibawa masuk ke dunia Barat melewati kawasan Laut Tengah oleh bangsa Arab pada
awal Abad Pertengahan. Nama ilmiahnya, Solanum melongena, berasal dari istilah Arab abad
ke-16 untuk sejenis tanaman terung.
Syarat tumbuh tanaman terong
1.) Syarat iklim tanaman terong
Tinggi tempat : 0 850 m dpl
Suhu optimal : 22 30
o
C
Curah hujan : 750 1000 mm/tahun
Intensitas cahaya : 80 90 %
2.) Syarat tanah tanaman terong
pH tanah : 6,8 7,3
jenis tanah :terongdapattumbuhbaikpadatanahlempungberpasir yang beraerasibaik.
Morfologi:
Daun(folium): Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10-20 cm
(4-8 inci) panjangnya dan 5-10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar
lebih besar dan tumbuh hingga setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang
melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya
Batang(caulis): Batang terong termasuk jenis
batang berkayu, tingginya bisa mencapai 1,5 m, kulit
btang muda berwarna hijau sedangkan yang tua
berwarna coklat.
Akar(radix): Sistem perakaran tanaman terong adalah akar tunggang atau radix primaria.
Bunga(floss): bunga terong berwarna antara putih hingga ungu, denganmahkota yang
memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning.
Buah(fructus): buah yang dikelaskan sebagai beri memiliki
banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu dapat dimakan
tetapi rasanya pahit karena mengandung nikotin, sejenis
alkaloid yang banyak dikandung tembakau. Diameter buah
terong liar >3 cm, sedangkan buah terong yang sengaja dibudidayakan < 3cm.
Manfaat tanaman terong
1.) Digunakanuntuk sayur dalam masakan
2.) Menghambat kerusakan pembuluh darah
3.) Mengatasi epilepsi
4.) Mengobati sakit pinggang
5.) Sebagai pencegah kanker
http://www.plantamor.com/index.php?plant=1167
http://www.kesehatan123.com/2469/manfaat-
terong/http://ngori.files.wordpress.com/2009/06/terong.pdf
4. Kentang
Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua /
dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus : Solanum
Spesies : Solanum tuberosum L.
Daerah asal dan deskripsi:
Pada awalnya kentang didatangkan dari Amerika Selatan. Penjelajah Spanyol dan Portugis
pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini pada abad XVI. Dengan
cepat menu baru ini tersebar di seluruh bagian Eropa. Dalam sejarah migrasi orang Eropa ke
Amerika, tanaman ini pernah menjadi pemicu utama perpindahan bangsa Irlandia ke Amerika
pada abad ke-19, di kala terjadi wabah penyakit umbi di daratan Irlandia yang diakibatkan oleh
jenis jamur yang disebut ergot.
Syarat tumbuh :
Syarat iklim tanaman kentang
Tinggi tempat : < 1300 m dpl
Suhu optimal : 15 - 20
0
C
Curah hujan : 1500-2500 mm/tahun
Intensitas cahaya : 60-70%
Syarat tanah tanaman kentang
pH tanah : 5 - 6,5
jenis tanah :tanah liat berdebu dengan drainase yang baikCiri-ciri dan
Morfologi:
Daun:Tanamankentangberdaunmajemuk.
Batang:Batangkentangtumbuhtidakterlalutegak.
Fungsiutamabatangkentangadalah agar
daunkentangsecaramaksimalmemperolehcahayamatahari.
Akar :Akarkentangberrupaakartunggangatauradix
primaria.Akarkentangjugaberfungsisebagaitempatpenyimpanancadanganmaka
nanberupapatiyangntidadklainadalahumbikentangitusendiri.
Bunga :Bunga sempurna dan tersusun majemuk.
BungakentangUkuran cukup besar, dengan diameter sekitar
3cm. Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.
Buah/umbi kentang
Buah atau umbi kentang merupakan cadangan makanan pada kentang yang
tersimpan pada akar kentang. Umbi kentang berisi pati dari kentang dan biasa
dikonsumsi sebagai sayur, lauk, bahkan ada juga yang mengkonsumsinya
sebagai makanan utama.
Manfaat :
Sebagai salah satu sumber utama karbohidrat Di beberapa negara, tanaman yang terbagi lagi
ke dalam 200 spesies ini bahkan meniadi makanan pokok. Dengan bentuk yang sederhana,
kentang memiliki manfaat yang sangat banyak, hal ini dimungkinkan berkat kandungan yang ada
di dalamnya. Misalnya saja mineral kalsium yang tinggi sehingga bermanfaat untuk memelihara
kesehatan tulang dan gigi.
Kandungan air per 100 gram kentang ialah 82 gram, dengan nilai protein sebanyak 2 gram,
klori sebanyak 70 kkal, dan karbohidrat sebanyak 19 gram. Selain kandungan-kandungan
tersebut, kentang juga memiliki kandungan lain seperti zat besi dan riboflavin yang penting bagi
tubuh.
Demikian pula dengan vitamin yang ada pada kentang. Sebut saja vitamin C yang notabene
mengandung antioksidan yang ampuh untuk mengusir radikal bebas dalam tubuh. Untuk itu, agar
bisa memperoleh manfaat vitamin C dengan maksimal pilihlah kentang yang baik kondisinya
antara lain dengan memilih yang tidak bertunas, kulitnya kencang, tidak ada bercak kehijauan,
dan tidak ada lubang pada permukaannya.
Kentang juga mengandung beberapa vitamin lain seperti vitamin B6 yang berperan dalam
sintesis dan metabolisme protein. Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang
berasal dari karbohidrat.
http://www.plantamor.com/index.php?plant=1397
http://id.wikipedia.org/wiki/Kentang
http://masenchipz.com/manfaat-kentang
http://www.fp.unud.ac.id/biotek/kultur-jaringan-tanaman/anatomi-dan-morfologi-organ-utama-
tanaman/
ciplukan.
Ciplukan atau juga sering disebut ceplukan (Physalis angulata l.) merupakan tumbuhan
liar yang tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.550 meter di atas
permukaan laut, di tanah tegalan, atau sawah kering. Tumbuhan ini dapat ditemukan di semua
negara dengan iklim tropis terutama di Afrika, Asia, dan Amerika.
Di kawasan Malang sendiri ciplukan sudah jarang ditemui, biasanya tanaman ini tumbuh
liar di kebun-kebun, sawah, maupun di pinggir pematang sawah, namun kebanyakan orang
menganggap bahwa tanaman ini hanya sebagai tanaman yang mengganggu tanaman budidaya
sehingga banyak orang yang membasmi tanaman ini. Sebenarnya tanaman ini mempunyai
banyak manfaat terutama dalam bidang obat-obatan. Kandungan kimia ceplukan antara lain
Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulantin A, protein, minyak lemak, asam palmitat dan
asam stearat, alkaloid, glikosida flavonid, dan saponin. Secara spesifik glukosida flavonoid
dalam ceplukan terbukti dapat digunakan sebagai obat diabetes mellitus karena dapat
memperbaiki regulasi darah dengan menurunkan kadar gula dalam darah dan menghilangkan
efek samping (komplikasi) diabetes mellitus di mana tubuh penderitanya tidak bisa secara
otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya.

Klasifikasi Ciplukan
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Physalis
Spesies: Physalis angulata L.
Kandungan Ciplukan
Acid, C27H44O-H2O, Asam Sitrun, Fisalin, Flavonoid, Saponin, Polifenol. Kandungan Buah
Ciplukan : Asam Malat, Alkaloid, Tanin, Kriptoxantin, Vitamin C dan Glukosa.Kandungan Biji
Ciplukan : Elaidic Acid.
Khasiat Tanaman Ciplukan
Khasiat Tanaman Ciplukan adalah sebagai berikut :
1. Mengobati Flu atau Influenza
2. Mengobati Sakit Ayan
3. Mengobati Borok atau Luka Membusuk
4. Mengobati Kencing Manis
5. Mengobati Sakit Paru-Paru
6. Mengobati Sakit Prostat
7. Mengobati Sakit Tenggorokan
8. Mengobati Batuk
9. Mengobati Gondongan
10. Mengobati Bronchitis
11. Mengobati Bisulan
Untuk pengobatan, yang digunakan dari tanaman akar, daun dan buahnya.

Morfologi Tanaman Ciplukan
Tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) adalah tumbuhan herba annual (tahunan)
dengan tinggi 0,1-1 m. Batang pokoknya tidak jelas, percabangan menggarpu, bersegi tajam,
berusuk, berongga, bagian yang hijau berambut pendek atau boleh dikatakan gundul.



Daunnya tunggal, bertangkai, bagian bawah tersebar, di atas berpasangan, helaian
berbentuk bulat telur-bulat memanjang lanset dengan ujung runcing, ujung tidak sama (runcing-
tumpul-membulat-meruncing), bertepi rata atau bergelombang-bergigi, 5-15 x 2,5-10,5 cm.
Bunga tunggal, di ujung atau ketiak daun, simetri banyak, tangkai bunga tegak dengan
ujung yang mengangguk, langsing, lembayung, 8-23 mm, kemudian tumbuh sampai 3 cm.
Kelopak berbentuk genta, 5 cuping runcing, berbagi, hijau dengan rusuk yang lembayung.
Mahkota berbentuk lonceng lebar, tinggi 6-10 mm, kuning terang dengan noda-noda coklat atau
kuning coklat, di bawah tiap noda terdapat kelompokan rambut-rambut pendek yang berbentuk
V. Tangkai benang sarinya kuning pucat, kepala sari seluruhnya berwarna biru muda. Putik
gundul, kepala putik berbentuk tombol, bakal buah 2 daun buah, banyak bakal biji. Buah
ciplukan berbentuk telur, panjangnya sampai 14 mm, hijau sampai kuning jika masak, berurat
lembayung, memiliki kelopak buah.


Tembakau
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Nicotiana
Spesies: Nicotiana tabacum L.
Lobak adalah tumbuhan yang termasuk famili: Cruciferae. Bentuk umbi lobak seperti wortel,
tapi isi dan kulitnya berwarna putih.
Tanaman lobak berasal dari negeri Cina, tapi, telah banyak diusahakan di Indonesia. Tanaman
mudah ditanam baik di dataran rendah maupun tinggi (pegunungan).
Saat ini daerah yang banyak ditanami lobak adalah dataran tinggi Pangalengan, Pacet, Cipanas,
dan Bedugul. Luas areal tanaman lobak di Indonesia saat ini berkisar 15.700 ha.
Tanah yang baik untuk tanaman lobak adalah tanah gembur, mengandung humus (subur) dan
lapisan atasnya tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil).
Kemudian derajat keasaman tanah 5-6, sementara waktu tanam adalah musim hujan atau awal
musim kemarau. Namun kalau menanam pada musim kemarau, tanaman harus cukup air.
Manfaat lobak
Lobak dapat digunakan sebagai obat gangguan ginjal dan demam. Di samping itu, dapat pula
menghasilkan lender dalam kerongkongan sehingga baik sekali untuk obat batuk. Lobak,
terutama umbinya dapat dimakan mentah atau dibuat acar (asinan), tetapi umumnya dibuat
sebagai campuran soto.
Lobak ditanam dari bijinya. Bibit lobak tidak perlu didatamgkan dari luar negeri (impor), cukup
dari hasil biji sendiri karena tanaman ini mudah berbunga dan berbiji. Biji-biji tersebut dapat
ditanam langsung di kebun tanpa disemai terlebih dulu. Untuk penanaman seluas 1 ha diperlukan
biji sebanyak 5 kg.
Menurut teori, untuk lahan seluas 1 ha diperlukan 4 kg biji dengan daya kecambah 75%.
Sebelum biji ditanam, lahan yang akan ditanami diolah terlebih dulu dengan dicangkul sedalam
30-40 cm, kemudian diberi pupuk kandang atau kompos 10 ton/ha. Setelah tanah diratakan,
dibuat alur dengan jarak antaralur 30 cm.
Sebaiknya alur tersebut dibuat membujur dari arah barat ke timur agar sinar matahari masuk ke
tanaman sebanyak-banyaknya. Selanjutnya biji-biji tersebut ditaburkan tipis merata sepanjang
alur, kemudian ditutup tanah dengan tipis-tipis. Biji akan tumbuh setelah 4 hari kemudian.
Setelah umur 2-3 minggu, tanaman mulai disiang sanmbil dibuat guludan. Guludan dibuat
dengan cara tanah di sepanjang barisan tanaman ditinggikan. Sambil tanah didangir, tanaman
diperjarang. Caranya tanaman yang tumbuh kerdil dicabut dan yang subur ditinggalkan.
Setelah diperjarang, jarak tanaman menjadi 10-20 cm. Pada umumnya petani jarang memberikan
pupuk buatan. Akan tetapi agar diperoleh hasil yang memuaskan, tanaman lobak sebenarnya
perlu diberikan pupuk buatan.
Pupuk buatan yang perlu diberikan adalah urea, TSP dengan perbandingan 1:2 sebanyak 6 g tiap
tanaman. Pupuk di kanan-kiri batang tanaman dengan jarak 5 cm. Dengan demikian, untuk
tanaman seluas 1 ha diperlukan 100 kg pupuk urea dan 200 kg TSP. Pupuk sebaiknya diberikan
pada waktu tanah didangir.
Akar
Tanaman tembakau merupakan tanaman berakar tunggang yang tumbuh tegak ke pusat bumi.
Akar tunggangnya dapat menembus tanah kedalaman 50- 75 cm, sedangkan akar serabutnya menyebar
ke samping. Selain itu, tanaman tembakau juga memiliki bulubulu akar. perakaran akan berkembang
baik jika tanahnya gembur, mudah menyerap air,dan subur.

Batang
Tanaman Tembakau memiliki bentuk batang agak bulat, agak lunak tetapi kuat, makin ke
ujung, makin kecil. Ruas-ruas batang mengalami penebalan yang ditumbuhi daun, batang
tanaman bercabang atau sedikit bercabang. Pada setiap ruas batang selain ditumbuhi daun, juga
ditumbuhi tunas ketiak daun, diameter batang sekitar 5 cm.

Daun
Daun tanaman tembakau berbentuk bulat lonjong (oval) atau bulat, tergantung pada
varietasnya. Daun yang berbentuk bulat lonjong ujungnya meruncing, sedangkan yang
berbentuk bulat, ujungnya tumpul. Daun memiliki tulang-tulang menyirip, bagian tepi daun agak
bergelombang dan licin. Lapisan atas daun terdiri atas lapisan palisade parenchyma dan spongy
parenchyma pada bagian bawah. Jumlah daun dalam satu tanaman sekitar 28- 32 helai (klik link
dibawah untuk mendapatkan info menarik lainnya).
KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Filum : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Solanales
Familia : Solanaceae
Genus : Datura
Spesies : Datura metel


Sinonim:
Datura fastuosa, Linn. D. alba, Ness. D. fastuosa, Linn. Var alba C.B.Clarke. Daturae folium, Hindu datura,
Datura sauveolens, Datura stramonium, Hyoscyamus niger,Black Henbane, Devil's Trumpet, Metel,
Downy Thorn-Apple.
Nama Lokal:
Kecubung (Jawa, Sunda), Kacobhung (Madura), Bemebe (Madura), Bulutube (Gorontalo),
Taruapalo(Seram), Tampong-tampong (Bugis), Kecubu (Halmahera, Ternate), Padura (Tidore),
Karontungan, Tahuntungan (Minahasa).
Kecubung juga terdapat di Cina, Inggris, dan Belanda
Nama Melayu:
Kechubung, Terung pengar, Terung pungak

Khasiat : Spasmolitik, antitusif, analgesik
Sifat khas: pahit, pedas, menghangatkan, dan sangat beracun.
Bagian yang digunakan; bunga, daun, dan buah.
Nama simplisia: Datura albae Flos ; bunga Kecubung
Datura albae Folium ; daun Kecubung
.
Morfologi:
Kecubung (Datura metel) termasuk jenis tumbuhan perdu tahunan yang mempunyai pokok batang kayu,
keras dan tebal.
Cabang : Cabangnya banyak dan mengembang ke kanan dan ke kiri sehingga membentuk ruang yang
lebar. Tinggi dari tumbuhan kecubung 0,5-2 m.

Daun : Berbentuk bulat telur, tunggal, tipis, dan pada bagian tepinya berlekuk lekuk tajam dan letaknya
berhadap-hadapan. Serta ujung dan pangkal meruncing dan pertulangannya menyirip. Daun Kecubung
berwarna hijau.

Bunga : Bunga Kecubung tunggal menyerupai terompet dan berwarna putih atau lembayung.
Mahkotanya berwarna ungu. Panjang bunga lebih kurang 12-18 cm. Bunga bergerigi 5-6 dan pendek.
Tangkai bunga sekitar 1-3 cm. Kelopak bunga bertaju 5 dengan taju runcing. Tabung mahkota berbentuk
corong, rusuk kuat, dan tepian bertaju 5. Taju dimahkotai oleh suatu runcingan. Benang sari tertancap
pada ujung dari tabung mahkota dan sebagai bingkai berambut mengecil ke bawah. Bunga mekar di
malam hari. Bunga membuka mnjelang matahari tenggelam dan menutup sore berikutnya.

Buah : Buah Kecubung hampir bulat yang salah satu ujungnya didukung oleh tangkai tandan yang
pendek dan melekat kuat. Buah Kecubung bagian luarnya dihiasi duri-duri pendek dan dalamnya berisi
biji-biji kecil warna kuning kecoklatan. Diameter buah ini sekitar 4-5 cm. Buah yang masih muda
berwarna hijau, sedangkan yang sudah tua berwarna hijau tua. Bakal buah dalam paroan bawah
beruang 4 dan pada puncak beruang 2. Buah duduk pada dasar bunga yang menebal dan melebar
ditambah sisa-sisa dari kelopak. Buah berbentuk bola, dinding pada waktu masak terpecah kecil-kecil
dan tidak teratur.

Buah Kecubung


Anatomi:
1. Batang
Batang Kecubung mempunyai jaringan-jaringan sebagai berikut:
Jaringan Epidermis
Terdiri dari selapis sel yang menyelubungi batang, berbentuk persegi, dan dinding selnya dilapisi
kutikula. Terdapat stomata di antara sel-sel epidermisnya. Derivat epidermis pada batang terdiri dari
stomata, trikomata, sel silika, dan sel gabus.
Jaringan Korteks
Terdiri dari jaringan parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Jaringan kolenkim terdapat pada bagian tepi
korteks (perifer) dan berbentuk seperti silinder utuh. Jaringan parenkim terdapat pada bagian tepi dekat
permukaan batang dan mengandung kloroplas. Parenkim berisi tepung, kristal, dan zat lain. Pada batang
muda Kecubung, lapisan sel korteksnya banyak mengandung tepung dan disebut fluoterma.
Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut terdiri atas xilem dan floem. Xilem berfungsi mengangkut zat hara dan air dari
dalam tanah menuju ke daun. Sedang floem mengangkut hasil asimilasi dari daun ke seluruh tubuh.
Tipe jaringan pengangkut pada Kecubung adalah tipe berkas pengangkut bikolateral. Berkas
pengangkutnya mempunyai floem kuar dan floem dalam dengan xilem terletak di antaranya.
Stele
Stele dengan jaringan pengangkut bikolateral mempunyai jendela daun dan jaringan interfasikuler tidak
dapat dibedakan satu sama lain.
2. Daun
Daun Kecubung mempunyai jaringan-jaringan sebagai berikut:
Jaringan Epidermis
Terdiri dari selapis sel dan tidak mengandung plastida yang berkembang baik kecuali sel penutupnya. Sel
penutup dikelilingi oleh satu atau lebih sel tetangga (salah satunya lebih kecil) dengan ukuran yang
berbeda dari sel epidermis sekelilingnya. Dinding sel epidermis mengandung kutin dan lignin. Pada
permukaan epidermis daun banyak terdapat trikoma.
Jaringan Mesofil
Mesofil mengalami diferensiasi menjadi;
Jaringan palisade
Berbentuk silindris memanjang pada sumbu transversal daun dan mengandung banyak kloroplas.
Tersusun dalam ikatan yang padat menjadi 1 lapis atau lebih.
Jaringan bunga karang
Tersusun oleh sel yang tidak teratur, bercabang-cabang, berisi kloroplas. Sel-selnya dipisahkan ruang
antar sel yang besar. Sel mesofil yang menyelubungi berkas pengangkut mengandung lebih sedikit
kloroplas dan dindingnya lebih tebal.

Jaringan Pengangkut
Mengandung xilem dan floem yang fungsinya sama dengan yang di batang. Berkas floemnya di bagian
adaksial dan berkas xilem di bagian abaksial. Selain itu juga terdapat tulang daun yang menguatkan daun
serta sebagai jalan transport air dan zat hara yang terlarut di dalamnya pada arus transpirasi dan pada
proses translokasi hasil fotosintesis ke bagian tubuh lain.

3. Bunga
a. Sepala dan Petala
Terdiri dari jaringan parenkim, berkas pengangkut, dan epidermis. Sepala berwarna hijau karena
mengandung kloroplas. Mesofil sepala tersusun atas sel-sel yang isodiametris dan renggang. Epidermis
sepala dilapisi kutin tipis dan meiliki trikomata dan stomata.
Petala tidak berwarna hijau karena ada kromoplas dalam vakuola. Mesofil petala terdiri dari perenkim
yang terusun rapat dan renggang. Epidermis petala permukaannya agak bergelombang membentuk
tonjolan pendek.
b. Stamen (Benang sari)
Tipe berkas pengangkut stamen Kecubung adalah ampikribral. Jaringan dasar penyusun tangkai sari
adalah parenkim tnpa ruang antar sel dan jaringan dasar penyusun kepala sari adalah parenkim yang
telah berspesialisasi menjadi sel kelamin.
c. Ovarium (Bakal buah)
Dinding bakal buah terdiri dari parenkim dan berkas pengangkut dengan lapisan epidermis di sebelah
luar.

4. Akar
Akar terdiri dari jaringan-jaringan berikut:
Jaringan Epidermis
Bulu akar merupakan tonjolan dari epidermis tunggal untuk mnyerap dan menunjang tumbuhan dan
disebut trikoblas. Trikoblas berasal dari pembelahan sel induk epidermis (protoderm) yang tidak sama
besar.
Jaringan Korteks
Tersusun atas jaringan parenkim berisi tepung dan sel idioblas.
Eksodermis
Terdiri dari selapis sel, sel panjang, dan memilik pita Caspary yaitu bgian dinding primer yang menebal.
Endodermis
Terdiri dari selapis sel yang struktur anatomi dan fungsi fisiologinya berbeda dengan jaringan di sebelah
luar dan dalamnya. Sel endodermis mengalami penebalan selulosa dan lignin. Sel yang tidak mngalami
penebalan disebut sel peresap yang terletak di depan protoxilem.
Jaringan Pengangkut
Terdiri dari xilem dan floem dan unsur bukan pengangkut. Empulurnya terletak di pusat silinder akar dan
bersifat seperti parenkim. Xilem akar merupakan bangunan teras di tengah dengan tonjolan serupa jari-
jari ke arah luar dan di antaranya terdapat floem.

5. Buah
Terdiri dari 3 lapisan yaitu epikarpium, mesokarpium, dan endokarpium.
Kulit buah Kecubung buah berdaging berparenkim yang dinding buahnya berasal dari karpela dan
jaringan lain. Bentuknya seperti bangunan yang disusun oleh parenkim berdinding tipis.

6. Biji
Terdiri atas beberapa bagian yaitu:
Embrio
Bekas pelekatan biji pada plasenta berupa hilum. Embrio mempunyai 3 jaringan meristem yaitu
protoderm, prokambium, dan meristem dasar.
Endosperm terdiri dari endosperm non selular, selular, dan helobial.
Endosperm mempunyai sel berdinding tipis dengan vakuola besar. Berisi cadangan makanan dengan sel-
sel yang rapat tanpa ruang antar sel
Testa berasal dari integumen dan terdiri dari sel berdinding tipis. Epidermis kulit biji berdinding tebaldan
berisi zat warna.

Kecubung cocok hidup di dataran rendah sampai ketinggian tanah 800 m di atas permukaan laut. Selain
itu tumbuh liar di ladang-ladang, Kecubung juga sering ditanam di kebun atau pelataran halaman rumah
di pedesaan. Perbanyakan tanaman ini melalui biji dan stek.
Label: Botani Phanerogamae
Diposkan oleh Si Hitam Maniez
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Blog Archive
2012 (1)
2011 (14)
2010 (74)
o Desember (3)
o November (15)
o September (23)
o Agustus (33)
Lichenes atau Lumut Kerak
Jamur ( Fungi )
PROTISTA-PROTOZOA
PROTISTA atau JAMUR
PROTISTA atau ALGA
CHLOROPHYTA-GANGGANG HIJAU
SPECIES GANGGANG BIRU
GANGGANG BIRU -CYANOBACTERIA
Bakteri
35 Bakteri yang Menguntungkan
GANGGUAN TULANG-OTOT DAN PERGELANGAN
opmb yg seru dan cape bengeut
ORGAN PADA TUMBUHAN
Praktikum anatomi Pada Daun
Praktikum Anatomi Pada Akar
mencari sisa gerimis diujung senja....
Pohon Apel
kecubung KLASIFIKASI Kingdom : Plantae ...
PINUS SYLVESTRIS
Annona muricata (Sirsak) Sirsak (Annona Muriata)...
Syzygium aromaticum icon indonesia
Siputri malu yg unik (Mimosa pudica L.)
sok pahlawan dan banyak omong....!!!
yang perlu kita ketahui tentang kanker..
Tubercolusis
Tepukan di Punggung Atasi Tersedak
sepenggal kisah untuk mewaspadai kanker
BAHAYA MINUM AIR DINGIN EFFECTS OF COLD WATER
masuk angin....? dah sering, tapi apa sih masuk an...
Mitos: Kanker tidak bisa dicegah
Wahai DindaQu
Senyum Kebahagian dari Cinta
Utusan Buat Orang Yang Ku SAyang.....
Teman siHitamManiez
sang merpati dari jambi
kelompok3 ektum
biologi pedia
foto biodiversitas indonesia
komunitas biologi undip
komunikasi tyto alba
semarang bird web
intannursiam
adiwidget
contoh laporan biologi
mjumani biologi
biteknologi pertanian udayana
abu alghifari ramdhani
andi unisba
andy pendidikan
Followers
kunjungi juga
Ok Mohd Albazzia Falcatta

Create Your Badge



Diseo de A. Zambrana para Blogsmadeinspain
Sponsored by Cheap Dedicated Server
Takokak
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk kegunaan lain dari Takokak, lihat Takokak (disambiguasi).
?
Takokak

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Eudicots
(tidak termasuk) Asterids
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae
Genus: Solanum
Spesies: S. torvum

Nama binomial
Solanum torvum
Sw.
Takokak atau terung pipit (Solanum torvum Sw.) adalah tumbuhan dari suku terung-terungan
(Solanaceae) yang buah dan bijinya dipakai sebagai sayuran atau bumbu. Nama dalam
perdagangan internasional tidak baku, beberapa di antaranya adalah turkey berry ("buni turki")
atau mini-eggplant ("terung mini").
Nama lain di daerah-daerah adalah rimbang (Batak Toba, Minangkabau) dan tekokak.
Daftar isi
1 Deskripsi
2 Persebaran dan habitat
3 Kegunaan
4 Referensi
Deskripsi
Takokak adalah tumbuhan semak kecil, yang tingginya dapat mencapai 5 m. Namun biasanya,
kurang dari 2 m. Hampir semua bagian tumbuhan ini berduri, kecuali hanya buah yang ditutupi
rambut.
[1]
Daunnya bulat telur dengan pangkal seperti jantung atau membulat, dengan ujung
yang tumpul.
[2]
Panjang daun 7-20 cm dan lebarnya 4-18 cm.
[1]
Tangkai perbungaannya pendek,
sering bercabang-cabang dan banyak bunganya. Bunganya berbentuk bintang berwarna putih,
yang ditengahnya kuning. Buahnya berjenis buah buni, kecil, dan banyak.
[2]

Persebaran dan habitat
Spesies ini tersebar di Antilla.
[1]
Namun kini tersebar luas di wilayah tropis. Di Indonesia, ia
tumbuh liar di hutan-hutan semak dan hutan-hutan terbuka. Hidup dari dataran rendah sampai
pada ketinggian 1600 mdpl.
[2]

Kegunaan
Pohon takokak dikenal tahan penyakit yang menyerang batang dan biasa dijadikan batang bawah
untuk terung, meskipun praktik ini hanya dipakai bagi pertanaman di pekarangan
[3]
.
Buahnya bisa dimakan, baik yang muda maupun yang tua. Orang mandailing / tapanuli biasanya
menggunakan rimbang sebagai campuran sayur daun ubi tumbuk (daun singkong tumbuk),
penggunaan buah takokak umum di dalam masakan Sunda, dan diperlakukan seperti ranti
(leunca), yaitu dijadikan lalap atau dimasak sayur. Di Thailand, buah takokak muda menjadi
bagian dari kari sayur () yang populer. Orang Laos dan Kamboja juga memanfaatkan
buahnya
Budidaya Rimbang

1. Sejarah Singkat
Rimbang (Solanum Torvum Swartz). Di Jawa Barat tanaman ini dikenal sebagai Leunca.
Sedangkan di daerah lain rimbang disebut dengan takokak. Takokak adalah tanaman yang
berumur panjang ( sampai bertahun- tahun) dan berbentuk semak takokak ini tahan sekali
terhadap penyakit layu tidak seperti Solanaceae lain yang peka terhadap. Itulah sebabnya
takokak sering dipergunakan sebagai batang bawah dalam penyambungan.

2. Taksonomi Tanaman
- Nama Latin : Salanum ferrogium Jacq.
- Nama Daerah : Cepoka, Cokowana, Pokak atau Terong pipit.
- Bangsa : Solanales
- Suku : Solanaceae
- Marga : Solanum
- Jenis : Solanum torvum Swartz.

3. Manfaat Tanaman
- Buah rimbang mengandung vitamin A disamping itu Kandungan vitamin C-nya juga cukup
tinggi.
- Berguna dalam pengobatan Alternatif Herbal, Pinggang kaku, Bengkak terpukul, sakit
lambung,tidak datang bulan, Jantung berdebar.

4. Syarat Tumbuh
- Rimbang dapat ditanam dimana saja baik dataran rendah maupun dataran tinggi.
- Waktu bertanam yang baik untuk rimbang adalah pada awal musim kemarau ( akhir musim
hujan), akan tetapi dapat pula ditanam pada musim hujan.

5. Budidaya Rimbang
- Biji disemai terlebih dahulu seperti tomat
- Setelah bibit mencapai 10 cm tingginya (berumur 1,5 bulan) dipindahkan ke kebun yang telah
di siapkan
- Jarak tanam 70 x 80 cm
- Pemupukan dengan pupuk kandang hanya dilakukan apabila tanahnya kurus dan pemupukan
dengan pupuk buatan jarang dilakukan bila tanahnya tandus, dapat diberikan 40 kg ZA , 80 kg
DS.

- Perawatan
Perawatan tanaman tidak pernah dilakukan kecuali membersihkan rumput-rumput yang mungkin
ada.

6. Hama dan Penyakit Tanaman
Takokak termasuk tanaman semak bisa bersarang dan mengganggu rimbang.

7. Panen
- Buah pertama dipetik setelah tanaman berumur 3 bulan dari waktu menyebar.
- Buah yang dipetik biasanya buah yang hampir tua
- Rimbang menghasilkan lebih dari 2 kg tiap pohon dalam 1 tahun

8. Pasca Panen
- Diolah menjadi sayur dengan tauco atau cabe hijau.
- Dilalap mentah atau tidak dilalap masak.

Taksonomi
Urutan taksonomi dari takokak adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Spesies : Solanum torvum Swartz
Nama lokal dari Solanum torvum Swartz adalah Terong pipit, Rimang,
Terong belut, Poka, Coko wana, Terongan, Cepoka, Cong belut (Levang dan de Foresta 1991).

Morfologi
Takokak merupakan perdu kecil dengan tinggi 1-3 m, batang dan daunnya
berwarna hijau dan berduri. Pada batang tedapat bulu-bulu halus yang berwarna abu-abu,
sedangkan dibawah daun terdapat bulu berwarna hijau abu-abu. Daunya tunggal, tata letaknya
berseling, berbentuk bulat telur melebar, berujung runcing, tepi berlekuk menyirip, memiliki
tangan yang berambut rapat dan panjangnya adalah 6-30 cm (Hikmat dan Zuhud 2010).

Habitat
Ranti
Solanum nigrum L. Nama umum
Indonesia: Ranti, Leunca (Sunda)
Inggris: black nightshade
Melayu: Ranti
Pilipina: Kama-kamatisan
Cina: Long kui

Ranti
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum nigrum L.

Ranti
Posted by garayy on April 21, 2012
Ranti, sayuran tradisional yang tumbuh di hutan gunung Prau. Buahnya kecil dan kalau masak
akan berwarna ungu seperti anggur. tetapi tanaman ini biasanya cuma dimanfaatkan daunya dan
banyak dijual di pasar pasar tradisional. Tumbuhan bernama latin Solanum nigrum L termasuk
terna berumur pendek (1 tahun). Tumbuhan ini digunakan sebagai obat obatan sejak lebih dari
2.000 tahun lalu. Namun dalam masyarakat kita, lebih banyak dikonsumsi sebagai lalapan atau
sayuran. Karena merupakan tumbuhan liar, maka panennya pun berdasarkan musim. Kalau
musim penghujan tanaman ini akan menjamur di tanah tanah hutan, sedangkan kalau kemarau
akan sulit ditemui
Nama umum
Indonesia : Ranti, Leunca (Sunda)
Inggris : Black Nightshade
Melayu : Ranti
Pilipina : Kama-kamatisan
Cina : Long kui
Latin : Solanum nigrum L
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum nigrum L.
Deskripsi Morfologi
Tanaman ini termasuk ke dalan golongan semak, dengan tinggi lebih kurang 1,5 m.
Akar : Berupa akar tunggang, dengan warna putih kocoklatan.
Batang : Mempunyai batang tegak, berbentuk bulat, lunak, dan berwarna hijau.
Daun : Berdaun tunggal, lonjong, dan tersebar dengan panjang 5 7,5 cm ; lebar 2,5 3,5 cm.
Pangkal dan ujung daun meruncing dengan tepi rata. Pertulangan daun menyirip. Daun
mempunyai tangkai dengan panjang 1 cm dan berwarna hijau.
Bunga : berupa bunga majemuk dengan mahkota kecil, bangun bintang, berwarna putih, benang
sari berwarna kehijaunan dengan jumlah 5 buah. Tangkai bunga berwarna hijau pucat dan
berbulu.
Buah : berupa buah buni berbentuk bulat, jika masih muda berwarna hijau, dan berwarna hitam
mengkikat jika sudah tua. ukurannya kira-kira sebesar kacang kapri
Biji : berbentuk bulat pipih, kecil- kecil, dan berwarna putih
Khasiat & Manfaat
Luar Negeri :
buah dan daunnya sebagai obat pusing (di Meksiko)
mengurangi radang ginjal, kandung kemih, dan antidiare (di Cina)
menyembuhkan penyakit anjing gila (di India)
getahnya dapat dapakai sebagai obat kutilan (gangguan pada kulit)
rebusan air daunnya dapat melancarkan buang air kecil, batuk, menurunkan tekanan darah
tinggi, dan dapat mengurangi jumlah sel darah putih dalam tubuh
sebagai zat antirematik (di Nigeria)
Indonesia :
buahnya yang agak pahit bisa buat obat herpes simpleks
daunnya buat nyembuhin borok atau kelainin pada kulit
di beberapa daerah di Indonesia, daunnya di taruh di ayunan bayi supa adek bayi bisa cepet
bobonya
daun dan buahnya yang telah dikeringkan bisa dikonsumsi untuk mengobati sakit pinggang,
encok dan nyeri otot. secara empiris tumbuhan ini bahkan mampu mengobati cacar air atau
campak, ketergantungan alkohol, gastritis dan bekas luka bakar

Takokak tumbuh liar dhutan, di tepi sungai dan terkadang dibudidayakan di
halaman rumah. Tumbuhan ini tumbuh dengan baik diberbagai jenis tanah dengan ketinggian
tempat 1-1.800 m dpl dan menyukai tempat-tempat yang sedikit ternaungi (Oemiyati et al.
2003).

Penyebaran
Tumbuhan ini berasal dari Amerika kemudian tersebar luas ke wilayah Asia. Di
Indonesia takokak tersebar hampir di seluruh wilayah yang meliputi Sumatera, Kalimantan,
Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Halmahera, Ternate, dan Irian Jaya (Oemiyati et
al. 2003).

Kandungan Kimia
Kandungan kimia yang terdapat pada takokak dapat berupa kaloida, glikosa,
saponin, dan triterpen/steroida (Muchtar 1987). Menurut Oemiyati et al. (2003), akar pada
takokak itu mengandung jurubin. Pada daun dan bunga takokak terdapat saponin, flavonoid, neo-
klorogenin, panikulugenin, dan alkaloid. Sedangkan kandungan kimia yang terdapat pada buah
berupa saponin, flavanoid, solosonin, klorogenin, sisalagenon, tervogenin, protein, lemak,
kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C.

Khasiat
Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang bagian tanamannya mempunyai khasiat
sebagai obat dan digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan obat modern ataupun obat
tradisional (Suhirman 1990 dalam Fatmasari 2003). Buah takokak memiliki khasiat dalam
mengatasi tekanan darah tinggi, kencing manis, jerawat, buku-buku jari, kaki nyeri
(Mardisiswoyo dan Radjakmangunsudarso 1965). Selain itu menurut Oemiyati et al. (2003) buah
takokak juga memiliki khasiat sebagai penambah nafsu makan dan mengatasi katimulmul,
sedangkan daunnya berkhasiat untuk obat jantung mengipas, sakit kepala, dan jantung berdebar.
Di Malaysia, takokak di gunakan untuk meredakan sakit gigi dan di india dapat digunakan
sebagai penawar bisa ular dan gigitan serangga juga untuk meredakan sakit perut (Sutarno et al.
1994 dalam Budi 2002).