Anda di halaman 1dari 3

ering terjadi, seseorang diserang penyakit stroke tanpa menyadarinya, karena tidak memahami

tanda-tanda atau gejala awalnya. Seringkali stroke juga menyerang orang-orang tertentu dan
pulih sendiri, lebih dikenal sebagai transcient ischemic attack (TIA) yang disebut juga stroke
sementara.
Sejatinya, seperti diungkapkan Dr.Hermawan Suryadi, Sp.S, dari Karmel Stroke Center, Jakarta,
TIA adalah salah satu pertanda bakal ada serangan stroke. Banyak penderita mengaku pernah
mengalami gejala serangan stroke dan sembuh dengan sendirinya.
Sekitar 20-40 persen stroke didahului oleh TIA. Karena itu jangan terkecoh dan jangan sekali-
kali mengabaikan serangan TIA. Dibutuhkan kewaspadaan tinggi pada orang-orang yang
berisiko terkena stroke bila mengalami gejala-gejala di bawah ini:
- Muncul tanda-tanda kehilangan rasa atau kelemahan pada muka, bahu, atau kaki, terutama bila
hanya terjadi pada separuh badan.
- Merasa bingung, sulit berbicara atau menangkap pembicaraan lawan bicara.
- Kesulitan melihat pada sebelah mata atau keduanya.
- Tiba-tiba kesulitan berjalan, merasa pusing, dan kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
- Sakit kepala yang amat sangat tanpa diketahui apa penyebabnya.
Bila Anda memiliki tanda-tanda tersebut, segeralah menghubungi dokter untuk mendapatkan
pertolongan.
source

Serangan Otak Atau Stroke
Sabtu, 07 Agustus 2010 14:14
Otak merupakan pusat kendali utama beragam fungsi organ penting tubuh,
sehingga semua fungsi tubuh berkaitan erat dengan otak. Dengan demikian,
gangguan pada otak akan menimbulkan bermacam-macam akibat yang biasanya
buruk. Dan itulah yang sering kita jumpai pada stroke alias serangan otak, stroke
ini serigkali merupakan gangguan yang datang tiba-tiba tanpa tanda atau gejala
pendahuluan. Tentu saja, tingkat penyakit ini dan gangguan yang ditimbulkannya
bertingkat-tingkat, ada yang ringan, sedang maupun berat.
Stroke merupakan serangan pada otak akibat suatu kelainan otak yang muncul setelah terjadinya
proses penyakit pada system pembuluh darah otak. Proses penyakit yang terjadi pada pembuluh
darah otak bisa menyangkut pembuluh darah itu sendiri atau komponen darahnya. Pecahnya
pembuluh darah perubahan parmeabilitas dinding pembuluh merupakan contoh jenis kelainan
yang pertama. Sumbatan oleh komponen darahyang sudah menggumpal membentuk trombosis,
perubahan kekentalan darah merupakan contoh lain biang keladi serangan otak.
Serangan stroke terjadi bila bagian tertentu organ vital ini mengalami gangguan akibat pasukan
darahnya tidak normal. Fungsi jasmani dan rohani yang berada di bawah kendali bagian otak
yang cidera tersebut dapat mengalami perubahan. Sebagian kerusakan otak dapat kembali pulih
dan sebagian yang lain harus diidap penderita selamanya.
Jenis stroke secara garis besar dibedakan menjadi 3, antara lain :
Trombosis otak
Pada jenis ini, nadi yang memasok darah mengalami penyempitan. Kolesterol dalam jumlah
besar pada bagian pembuluh darah yang sudah menyempit akan mempermudah pecahnya
pembuluh ini dan memudahkan terjadinya penggumpalan darah yang dikatakan sebagai trombus.
Hal ini dapat menyebabkan sumbatan sebagian atau seluruh lubang pembuluh darah oleh
trombus dan inilah yang disebut trombosis.
Embolisme
Embolus bisa tersusun dari kotoran yang berasal dari aterosklerosis, selain itu juga datang dari
gumpalan bahan yang disebabkan oleh penyakit jantung. Gumpalan ini hanyut searah aliran
darah. Semakin kecil diameter pembuluh darah bahan tersebut akan tergencet sekaligus berfungsi
sebagai sumbat pembatas aliran darah ke otak. Pada tempat-tempat tertentu di otak yang sudah
mengalami kerusakan, lemak atau udara dapat masuk ke dalam pembuluh nadi dan
mengakibatkan serangan otak.
Serangan otak berdarah
Pada proses ini, pembuluh nadi tidak mengalami penyumbatan, tetapi pecah atau bocor. Darah
akan merembes keluar dari bagian yang pecah/bocor menuju jaringan sekitar otak hingga
pendarahan berhenti. Secara umum, dampak awal pendarahan lebih berat daripada dampak
trombosis atau embolisme, namun dalam jangka panjang ketiganya bisa berlangsung dengan pola
makan yang tidak menetap.
Stroke dapat berwujud dalam berbagai gejala. Ada yang mengalami kesulitan berbicara pada saat
bangun pagi, tidak sanggup menggerakkan bagian tubuh, mengalami pengurangan kepekaan atau
kesemutan.
Bisa jadi awal dari stroke berupa kehilangan kesadaran tiba-tiba, ada pula nyeri kepala,
pengelihatan tidak jelas atau melihat benda ganda dan merasa bingung.
Otak memiliki bagian-bagian tertentu yang mengatur gerak tubuh dan fungsi indera
pengelihatan, ingatan dan kemampuan berbicara. Dengan demikian, dari gejala yang muncul
dapat diperkirakan pembuluh darah otak ada yang tidak beres.
Ciri-ciri orang yang mudah terserang stroke mencangkup usia di atas 40 tahun, pria, menderita
peyempitan pembuluh darah dan tekanan darah yang sangat tinggi akan melemahkan dinding
pembuluh nadi, lalu pada gilirannya, memecahkannya tanpa memandang usia.
Faktor yang ikut bermain pada tinggi rendahnya darah adalah kebiasaan merokok. Sedangkan
faktor yang berperan dalam peningkatan kejadian stroke meliputi penyakit diabetes, dan kadar
kolesterol yang tinggi dalam darah. Berarti, penderita kencing gula dan kolesterol tinggi
mempunyai kemungkinan lebih besar terkena serangan otak.
Tentu saja, agar kita terhindar dari serangan otak atau stroke, maka perhatian harus ditujukan
pada faktor resiko. Hindarilah rokok, periksakan tekanan darah secara teratur, awasi kadar
kolesterol darah, seimbangkan gaya hidup yang membatasi makanan berlemak dan cukup
berolahraga.
Jika Anda merasakan gejala yang mengarah pada stroke, sebaiknya segera melakukan
pemeriksaan dan pengobatan yang cepat untuk membatasi kerusakan yang terjadi pada otak.
Ada cara untuk mengenali gejala stroke dengan mudah, yaitu :
Minta kepada orang itu untuk tersenyum, jika pipinya miring, maka ada kemungkinan besar ada
kelumpuhan saraf.
Minta orang itu berbicara dengan kalimat yang singkat saja, jika omongannya pelo, berarti ini
gejala stroke.
Minta orang itu untuk mengangkat kedua tangannya, jika dia tidak bisa melakukannya, maka ada
kelumpuhan akibat gejala stroke.
Minta orang itu untuk menjulurkan lidahnya, jika lidahnya bengkok menyimpang ke satu arah ini
juga merupakan suatu tanda stroke.
Menjaga kesehatan itu sangatlah penting, jadi belum terlambat untuk menjaga tubuh Anda dari
serangan stroke. Hindarilah faktor-faktor yang dapat mengarah ke gejala stroke dan seringlah
memeriksakan diri untuk mengetahui perkembangan kesehatan Anda.