Anda di halaman 1dari 9

NUTRITITION CARE PROCESS

STUDY CASES 3

Kelompok 5
Anggota Kelompok:
1. Balgies Devi F

(135070301111044)

2. Maulida Sabila

(135070301111045)

3. Artemisia Kahana

(135070301111047)

4. Stefani Marina D

(135070301111048)

5. Wenny Windra

(135070301111049)

6. Putri Wijayanti

(135070301111050)

7. Fardani Maknun

(135070301111051)

Jurusan Gizi Kesehatan


Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya Malang
2014

LEMBAR PERNYATAAN
Kami, kelompok 5 menyatakan bahwa telah mengerjakan tugas ini secara berkelompok dan
melakukan diskusi aktif bersama-sama.

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Balgies Devi Fortuna

Maulida Sabila

Artemisia Kahana

Stefanni Marina D. R

Wenny Windra Novia

Putri Wijayanti

Fardani Maknun

STUDI KASUS 3
Identitas Pasien
No. Rekam Medis

: 633541

Nama Pasien

: Ny. S

Jenis Kelamin

: Perempuan

Umur

: 49 tahun

Alamat

: Aryojeding, Rejotangan

Pekerjaan

: Petani

Agama

: Islam

Pendidikan Terakhir

: SMP

Tanggal MRS

: 21 Mei 2013

Ruang

: Widuri No Bed 3

Diagnosa MRS

: Diabetic Foot pedis II +Chronic Kidney Disease

Diet RS (Ruang Widuri)

21 22 Mei Diet DM B1 2100 kal + RG


23 Mei Diet DM B3 1900 kal + RG (berdasarkan perhitungan)

Nutritional Assessment
Data Dasar

Sintesa Data

Antropometri
- TL : 41 cm

- Status gizi menurut LILA/U = 88,6% status

- TB estimasi : 157 cm
- WC : 16 cm

gizi baik
- IMT = 21,7 status gizi baik

- BB estimasi : 53,4 kg
- BB awal : 84 kg
- LILA : 26,5 cm
- IMT : 21,7
Biokimia
WBC : 19,98 103/L

- Peningkatan kadar sel darah putih

RBC : 3,54 106/L

- Penurunan kadar sel darah

Hb : 9,5 g/dl

merah

HCT : 29,9%

- Penurunan kadar hemoglobin

MCV : 84,5 fl

- Penurunan kadar hematokrit

MCH : 26,8 pg

- Penurunan MCH

MCHC : 31,8 g/dl

- Penurunan MCHC

PLT : 491 103/L

- Peningkatan PLT Trombositosis

BUN : 57 mg/dl

- Peningkatan BUN

Kreatinin : 6,8 mg/dl

- Peningkatan kreatinin

Albumin : 2,1 g/dl

- Penurunan kadar albumin

Na : 134 mmol/L

- Penurunan kadar natrium

Anemia

Gangguan
ginjal

K : 3,83 mmol/L
Cl : 103,7 mmol/L
Ca : 8,9 mmol/L
GDA : 103 mg/dl
CCT : 9,925 ml/menit

Gagal ginjal stage 5 (end stage)

Fisik Klinis
Tekanan darah 180/80 mmHg

- Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Nadi 101x/menit

- Takikardia

Suhu 37,2C

- Mual

Kesadaran Komposmentis (GCS 456)


RR 16x/menit
Mual (+)

Dietary History
a.

Riwayat Nutrisi Dahulu


- Sebelum sakit

Rata-rata per hari dengan 3

- Konsumsi makanan tinggi protein nabati

kali makan adalah 1381.42

- Konsumsi air putih tergolong kurang

kkal, 48.58 gram protein,

- Suka konsumsi makanan asin, digoreng dan

280.27 gram karbohidrat

bersantan.

Konsumsi makanan tinggi


protein, seperti tempe dan
tahu 3 kali sehari

Konsumsi air putih 6 gelas


per hari dengan setiap kali
minum sebanyak 100-150 cc

Suka konsumsi makanan


asin, digoreng dan bersantan

- Setelah di diagnosa terkena penyakit

Nafsu makan berkurang

Malas untuk makan

Membatasi asupan
karbohidrat

Tidak mau konsumsi lauk

- Intake harian pasien sangat menurun, kurang


memenuhi asupan kebutuhannya.

hewani

b.

Merasa mual saat makan

Riwayat Nutrisi Sekarang


- Pasien diet DM B3 1900 kal + RG
namun tidak diberikan asupan protein
nabati.
- Pasien mendapat asupan makanan dari
luar berupa sirup dan diakui
merupakan sirup rendah gula.

Riwayat Pasien
- Belum pernah mendapatkan edukasi

- Belum pernah terpapar edukasi gizi

gizi
a.

Data sosial ekonomi


- Pasien merupakan seorang petani. Dan
mata

pencaharian

keluarga

utama

adalah petani.
- Pasien tinggal bersama 2 orang anak, 1
menantu dan 2 cucunya.

b.

Riwayat penyakit dahulu


- Didiagnosa

menderita

Diabetes

Mellitus sejak tahun 2007


- Didiagnosa menderita hipertensi sejak
tahun 2010
- Penurunan BB drastis dalam 2 tahun
terakhir
- Memiliki riwayat hiperkolesterolemia
dan asam urat

- Pasien menderita Diebetes Mellitus sejak tahun


2007
- Pasien menderita hipertensi sejak 2010
- Memiliki
asam urat

riwayat

hiperkolesterolemia

dan

c.

Riwayat penyakit sekarang


- Awal masuk RS, pasien mengaku
merasa lemas selama 4 hari
- Mual saat mengonsumsi makanan
- Pasien mengalami pembusukan pada

- Pasien didiagnosa Diabetic Foot pedis II dan


berdampak amputasi
- Pasien didiagnosa Chronic Kidney Disease
(gagal ginjal kronik)

bagian jari kaki sebelah kanan sejak


tanggal 5 Mei 2013 tanpa alasan yang
jelas dan berdampak pada kematian
syaraf di kaki
- Rencana amputasi
- Kondisi ginjal yang cukup parah dan
akan menjalani proses hemodialisa
dalam waktu dekat

d.

Terapi obat
- Ceftriaxone

- Menghambat reduktase Vit. K dan


menyebabkan koagulopati
(hypoprothtombinemia dan pendarahan).

- Metronidazole

- Hindari konsumsi alcohol


- Minum dengan makanan untuk mengurangi
iritasi.

- Gentamicin

- Harus dipertimbangkan terhadap diet makanan


yang mengandung Ca, Mg, dan K
- Hindari konsumsi bersama Yoghurt.

- Ranitidin

- Menghindari Alkohol, kopi atau teh, susu,


serat, antacid atau garam aluminium 2 jam
sebelum atau 6 jam sesudah mengonsumsi
ranitidine karena dapat menurunkan efektifitas
absorbsi.
- Malabsorbsi vit. B12

- Antrain

Nutritional Diagnosis
Problem

Etiologi

NI 2.1 Inadequate oral intake

Kurangnya

Sign/symptom

pengetahuan

terkait makanan/minuman

- Asupan makan menurun


- Membatasi

asupan

karbohidrat dengan alasan


makan

sedikit

sudah

kenyang
- Tidak mau mengkonsumsi
lauk hewani karena takut
memperparah

kondisi

penyakitnya.

NB

1.2

kepercayaan

Perilaku
yang

dan Belum

pernah

salah edukasi gizi

terkait dengan makanan/gizi

terpapar

Pasien menghindari makanan


yang manis dan asin, dan
berujung pada menurunnya
nafsu makan.

NC 2.4 Diperkirakan adanya Interaksi obat dan makanan Pasien


interaksi obat dan makanan

yang tidak diinginkan

diberi

terapi

obat

dengan efek:
a. Menghambat

reduktase

vitamin K
b. Mempertimbangkan

diet

makanan yang mengandung


Ca, Mg dan K.
c. Malabsorbsi vitamin B12.
d. Menghindari alkohol, kopi,
teh, susu, serat, yoghurt,
antasid

atau

garam

aluminium 2 jam sebelum

atau

jam

sesudah

mengkonsumsi ranitidine.

NI 5.4 Penurunan kebutuhan Gagal ginjal kronik stadium V

Diberikan diet DM B3 1900 +

zat gizi tertentu

RG dengan tidak diberikan


asupan protein nabati

NI

3.1

Ketidak

cukupan Konsumsi air putih kurang

intake cairan

Pasien hanya mengkonsumsi


air putih 6 gelas sehari dalam
setiap kali minum sebanyak
100-150 cc (didapat dari hasil
FFQ)

NC

3.2

Kehilangan

berat Keyakinan

badan yang tidak diinginkan

pantangan
yang

terhadap Penurunan berat badan secara


bahan

berhubungan

penyakit.

makanan drastis dalam 2 tahun terakhir.


dengan