Anda di halaman 1dari 13

BAB II

PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah manusia yang bekerja di lingkungan suatu
organisasi (disebut juga personil, tenaga kerja, pekerja atau karyawan).
Sumber Daya Manusia adalah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi
dalam mewujudkan eksistensinya.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah potensi yang merupakan asset dan
berfungsi sebagai modal (nonmaterial/non financial ) di dalam organisasi bisnis, yang
dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam
mewujudkan eksistensi organisasi.
Manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan
transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang
terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang
seimbang dan berkelanjutan.
Manusia selain sebagai konsumen bagi barang dan jasa juga merupakan sumber
daya yang membawa manfaat besar bagi masyarakat apabila kemampuan dimanfaatkan
secara maksimal sebab manusia sebagai makhluk ciptaaan Tuhan diberikan kelebihan
berupa kecerdasan dan hati nurani. Negara-negara yang memiliki sumber daya alam yang
kurang, tetapi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dapat menjadi Negara
yang menguasai perekonomian dunia.Misalnya, Jepang dan Singapura.
2.2 Unsur Unsur Sumber Daya Manusia

Sumber daya timbul dari tujuan interaksi antara manusia yang merupakan
sebagai suatu alat untuk mencapai tujuan dan maksud dari manusia pada saat itu.
Seiring dengan kemajuan teknologi pada masa sekarang ini peningkatan mutu
dan kualitas sumber daya manusia menjadi sesuatu masalah yang perlu ditangani dengan
cermat dan teliti.

Peranan

Sumber

Daya

Manusia

(SDM)

menjadi

bagian

sumberyang sekaligus
bagian dari kultur yakni hasil dari perubahan yang menyeluruh disebabkan

dari

menjadi
oleh

olah

manusia itu sendiri yang disertai dengan pengetahuan dan pengalaman yang dikumpulkan
dari jerih payah dan perjuangan berat untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Ada beberapa unsur Sumber Daya Manusia ,meliputi :
a. Kemampuan
b. Sikap
c. Nilai
d. Kebutuhan
e. Karakteristik demografis

Unsur-unsur Sumber Daya Manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan


sekitarnya seperti norma-norma, nila-nilai masyarakat, tingkat pendidikan, dan peluangpeluangyang tersedia. Yang pada akhirnya mempengaruhi peranan dan perilaku
individual karena unsur-unsur tersebut saling berinteraksi satu dengan lainnya.

2.3 Langkah-Langkah Penyedian Sumber Daya Manusia

Untuk menyediakan sumber daya manusia yang tepat bagi organisasi


kewirausahaan hendaknya mengikuti 4 langkah di bawah ini , yaitu :
a. Perekrutan Karyawan
Penarikan atau pencarian tenaga kerja adalah sebuah langkah pertama di
dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali
terdapat posisi yang kosong.
b. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia
yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga
jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
c. Pelatihan karyawan

Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada


karyawannya.
d. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah
sesuai dengan yang diharapkan atau belum.

2.4 Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan

1.

Rasa aman ( Job security ).

2.

Kejelasan peran ( Role ambiguity ).

3.

Komitmen kerja ( Work commitment ).

4.

Motivasi ( Motivation ).

5.

Stress kerja ( Work stress ).

6.

Komunikasi dengan atasan.

7.

Dukungan keluarga.

8.

Kepuasan kerja ( Job satisfaction )

2.5 Faktor-Faktor Penyebab Sumber Daya Manusia Sangat Rendah


a. Saat ini 70% penduduk Indonesia hanya pendidikan SD, 50% melanjutkan SMP.
b. 2.5 jt masuk pasar kerja (pendidikan rendah, tidak ada ketrampilan dan daya saing
rendah, tidak siap kerja).
c. Kemiskinan antar generasi.
d. Rendahnya tingkat pendidikan karena mahalnya biaya pendidikan.
e. Tingginya pertumbuhan penduduk.

2.6 Cara Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Oleh Pemerintah

Peningkatan Sumber Daya Manusia memiliki peran penting dalam menangani


kualitas

sumber daya manusia yang dimiliki oleh seseorang dan akan terwujud jika pemerintah
memiliki langkah-langkah yang tepat dalam menangani kualitas sumber daya manusia di
dalam daerah tersebut dengan cara sebagai berikut :
1. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia.
2. Meningkatnya kesejahteaan masyarakat dengan perluasan lapangan kerja.
3. Meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja
4. Peningkatan kualitas transmigran.
5. Pemberdayaan kawasan transmigrasi sebagai pengembangan tanaman
pangan, tanaman perkebunan dan industri kecil.
6. Pemerataan penduduk dan hasil-hasilnya.
7. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pembangunan dalam rangka
mewujudkan masyarakat yang mandiri.

2.7 Cara Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Oleh Perusahaan


a. Harus memberikan pelatihan secara rutin.
b. Memberikan penyuluhan kepada setiap karyawannya sebulan sekali.
c. Melatih karyawannya untuk menguasi teknologi baru supaya tidak gaptek (gagap
teknologi ).
d. Memberikan beasiswa pendidikan kepada seluruh karyawan untuk melanjutkan
pendidikan ke jenjang universitas
e. Memberikan sarana dan prasarana yang dapat mendukung karyawannyauntuk mudah
dalam bekerja. Misalkan menyediakan sarana teknologi untuk belajar para karyawannya.

2.8 Masalah-Masalah Yang Timbul Dalam Sumber Daya Manusia


a. Kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Sumber daya manusia yang berkualitas adalah SDM yang komperhensip dalam
berpikir
dan selalu mengantisipasi tuntutan di masa depan, memiliki

sikap positif,

berperilaku terpuji, dan berwawasan, serta memiliki kemampuan, keterampilan, dan


keahlian yang sesuai dengan kebutuhan diberbagai bidang serta sektor pembangunan.

b. Kurangnya tingkat pendidikan yang tinggi yang disediakan sumber daya


manusia.
Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia untuk
pembangunan. Perhatian pemerintah kita masih terasa sangat minim.Gambaran ini
tercermin dari beragamnya masalah pendidikan yang makin rumit.Kualitas siswa masih
rendah, pengajar kurang profesional, biaya pendidikan yang mahal, bahkan aturan UU
Pendidikan kacau.Dampak dari pendidikan yang buruk itu, negeri kita kedepannya makin
terpuruk. Keterpurukan ini dapat juga akibat dari kecilnya rata-rata alokasi anggaran
pendidikan baik di tingkat nasional, propinsi, maupun kota dan kabupaten.

c. Kurangnya keterampilan sumber daya manusia.


Kurangnya keterampilan sumber daya manusia adalah tidak menguasai
Keterampilan yang dibutuhkan oleh para penyedia kesempatan kerja. Sumber daya
manusia yang tidak mempunyai keterampilan tidak akan dapat bersaing untuk
mendapatkan suatu pekerjaan.
d. Kurangnya keahlian sumber daya manusia.
Keahlian sumber daya manusia untuk menguasai sesuatu yang dibutuhkan oleh
perusahaan adalah faktor yang sangat penting yang harus dimiliki oleh sumber daya
manusia tersebut. Dengan memiliki keahlian yang khusus maka dia akan dengan mudah
untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahliannya.
e. Keterbatasan penyediaan kesempatan kerja.
Kesempatan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan ketersediaan
pekerjaan
untuk diisi oleh para pencari kerja.Namun bisa diartikan juga sebagai permintaan
atas tenaga kerja.
f. Rendahnya tingkat pendapatan per kapita sumber daya manusia.
Pendapatan perkapita yang masih rendah berakibat penduduk tidak mampu meme
nuhi
berbagai

kebutuhan

hidupnya,

sehingga

sulit

mencapai

manusia

yang

sejahtera. Pendapatan per kapita rendah juga berakibat kemampuan membeli (daya beli)
masyarakat rendah, sehingga hasil-hasil industri harus disesuaikan jenis dan harganya.
5

g. Rendahnya ilmu pengetahuan yang dimiliki sumber daya masyarakat.


Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan,
dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam
manusia.
h. Kurangnya pengetahuan teknologi baru yang digunakan.
Teknologi adalah suatu benda atau objek yang diciptakkan oleh manusia yang
bisa bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Teknologi yang diciptakkan oleh
manusia pada mulanya hanya sebuah alat-alat sederhana namun besar akan manfaatnya.
Dengan inovatif nya manusia membuat teknologi sangat cepat berkembang.
i. Pembangunan perekonomian di setiap daerah tidak merata.
Pembangunan yang kurang merata disebabkan perekonomian yang kurang lancar
disuatu

negara

pada

lain. Pembangunan

umumnya
memiliki

menanggulangi pengangguran

dan

khususnya

dampak
khususnya

yang

daerah
sangat

pembangunan

satu

dengan

daerah

penting

dalam

perekonomian.

Apabila

pembangunan perekonomian suatu daerah maju atau lancar, maka lapangan pekerjaan
yang tersedia di suatu daerah akan semakin banyak. Akan tetapi bila kurangnya lapangan
pekerjaan tetap terjadi maka akan menimbulkan pengangguran.
j. Rendahnya produktivitas tenaga kerja.
Produktivitas tenaga kerja menunjukkan kemampuan seseorang tenaga kerja
atau pekerja

untuk

menghasilkan

sejumlah

output

dalam

satu

satuan

waktu

tertentu. Produktivitas tenaga kerja tersebut dapat merupakan ukuran efisiensi


pemanfaatan tenaga kerja.
k. Adanya ketimpangan antara jumlah kesempatan kerja dan angkatan kerja.
Jumlah angkatan kerja nasional pada krisis ekonomi tahun pertama (1998) sekitar
92,73 juta orang, sementara jumlah kesempatan kerja yang ada hanya sekitar 87,67 juta
orang dan ada sekitar 5,06 juta orang penganggur terbuka (open unemployment). Angka
ini meningkat terus selama krisis ekonomi yang kini berjumlah sekitar 8 juta.
l. Rendahnya mutu hasil pendidikan.
Penduduk buta huruf usia 10 tahun ke atas masih tinggi yaitu sekitar 18,7 juta
orang (11%) dan usia 10-44 tahun tercatat 5,9 juta orang. Tingginya angka buta huruf

karena masih terus terjadi siswa putus SD di kelas awal (1-3) yaitu 250.000-300.000 per
tahun.
m. Tingginya pertumbuhan penduduk.
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah
tertentu pada waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya. Misalnya pertumbuhan
penduduk Indonesia dari tahun 1995 ke tahun 2000 adalah perubahan jumlah penduduk
Indonesia dari tahun 1995 sampai 2000.
n. Lesunya dunia usaha.
Lesunya dunia usaha akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini
mengakibatkan rendahnya kesempatan kerja terutama bagi lulusan perguruan tinggi.
o. Minimnya pelatihan dan keterampilan sumber daya manusia.
Minimnya pelatihan dan keterampilan sumber daya manusia adalah terbatasnya k
emampuan

seseorang

karena

kurangnya

pengetahuan

dan

berlatih

untuk

menguasai keterampilan tertentu.


p. Tingginya tingkat kemiskinan.
Upaya penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara,
misalnya Program Inpres Data Tertinggal (IDT), pemberian kredit untuk para petani dan
pengusaha kecil berupa Kredit Usaha Kecil (KUK), Kredit Modal Kerja Permanen
(KMKP),
Program Kawasan Terpadu (PKT), Program bapak Angkat, Gerakan Nasional Orang
Tua Asuh (GN-OTA) dan program wajib belajar.
q. Rendahnya tingkat pendidikan formal.
Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang
terdiri atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah,
dan pendidikan tinggi. Pendidikan formal terdiri dari pendidikan formal berstatus negeri
dan pendidikan formal berstatus swasta.
r. Rendahnya tingkat kemajuan dan pelayanan kesehatan.
Pelayanan

kesehatan adalah

sebuah

konsep

yang

digunakan

untuk

memberikan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.


s. Inflasi dan Tingkat Pengangguran yang Terus Meningkat.

Inflasi atau kenaikan tingkat harga secara umum dan terus menerus bagi
sebuah negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, selama tidak melebihi batas
normal, berlangsung singkat dan masih dapat terkendalikan oleh pemerintah.Inflasi ini
dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan dampak negatif seperti menurunkan
tingkat kesejahteraan rakyat, memburuknya distribusi pendapatan dan mengganggu
stabilitas ekonomi. Seperti halnya inflasi, pengangguran yang terus meningkat
merupakan masalah bagi pebangunan ekonomi.Pengangguran yang terus meningkat
biasanya berdampak buruk terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat dan stabilitas
nasional.
t. Masalah Pemerataan Pendapatan.
Masalah lain yang dihadapi pemerintah dalam melaksanakan pembangunan
ekonomi adalah masalah pemerataan pembangunan. Pembangunan ekonomi Indonesia
terkonsentrasi hanya di kota-kota besar terutama di Pulau Jawa dan didominasi oleh
kelompok tertentu. Pada hakikatnya, pembangunan nasional adalah pembangunan
manusia Indonesia seutuhnya sehingga keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya
diukur dengan keberhasilan dibidang ekonomi (secara materi).

2.9 Solusi Menghadapi Masalah Sumber Daya Manusia

a. Perusahaan harus secara komprehensif mengatasi masalah tenaga kerja dan kepe
mimpinasecara berkala.
b. Perusahaan harus membuat kegiatan program pengembangan keterampialan dan
keahlian untuk para pegawai baru dan para pemimpin perusahaan.
c. Perusahaan harus melakukan delapan pendekatan yang dapat digunakan untuk
perencanaan

tenaga

kerja,

rekrutmen,

pelatihan,

pengembangan

karir

manajemen kinerja, merek perusahaan, keahlian pekerja, dan sistem meritokrasi.


d. Pemerintah harus membuat program sekolah gratis 12 tahun.
e. Memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak yang miskin.
f. Pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana fasilitas yang memadai staf
pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat, dan memiliki sistem
administrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit.
8

g. Membuka lowongan pekerjaan agar masyarakat di daerah bisa bekerja dan


mendapatkan pendapatan yang tinggi sehingga dapat menyekolahkan anak-anak
mereka sampai jenjang perguruan tinggi.
h. Pemerintah dan pihak swasta harus memberikan bantuan pelatihan.
i. Beberapa bantuan pelatihan yang diberikan itu antara lain meliputi keterampilan k
erajina rotan, tenun tekstil, makanan, minuman, jamu, peternakan dan pertanian.
j. Pemerintah dan pihak swasta memberikan bantuan modal. Bantuan modal itu
diharapkan bisa menjadi tambahan masyarakat dan sumber daya manusia untuk
menggerakan usahanya atau membuka usaha baru yang dapat banyak menyerap
tenaga kerja.
k. Perusahaan harus memberikan pelatihan keterampilan teknologi terbaru secara
berkala kepada seluruh tenaga kerja yang berkerja di perusahaan tersebut.
l. Perusahaan memberikan beasiswa pendidikan kepada seluruh karyawan
di perusahaan

tersebut

untuk

melanjutkan

pendidikannya

ke

jenjang

perguruan tinggi.
m. Perusahaan memberikan danakesejahteraan kepada seluruh karyawannya supaya
kesejahteraan karyawannya terjamin.
n. Pemerintah

dan

perusahaan

harus

menyediakan

sarana

dan

prasarana

untuk melatih keterampilan para karyawannya. Seperti menyediakan komputer


dan alat-alat teknologi lainnya.

Sumber

Daya

Manusia

(SDM)

merupakan

elemen

utama

organisasi

dibandingkan dengan elemen lain seperti modal, teknologi, dan uang, sebab manusia
yang mengendalikan yang lainnya, di samping manusia dapat menjadi salah satu sumber
keunggulan bersaing dan sumber keunggulan bersaing yang langgeng. Oleh karena itu,
pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi menjadi satu hal yang sangat
penting.
Supaya sumber daya manusia mampu berperan dalam persaingan global, maka
sebagai

generasi

bangsa

Indonesia

,kita

perlu

terus

mengembangkan

dan

meningkatkanmutu sumber daya manusia. Mutusumber daya manusia tersebut akan lebih
efektif adan efisien jika dikembangkan di lembaga-lembaga pendidikan. Pendidikan
9

memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan mutu sumber daya
manusia, pendidikan yang bermutu akan menghasilkan sumber daya manusia yang
bermutu juga.

10

BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
a. Sumber Daya Manusia (SDM) adalah manusia yang bekerja di lingkungan suatu
organisasi (disebut juga personil, tenaga kerja, pekerja atau karyawan).
b. Unsur-unsur sumber daya manusia meliputi : Kemampuan, Sikap, Nilai Kebutuhan,
Karakteristik demografis
c. Cara penyediaan sumber daya manusia meliputi : perekrutan karyawan,
penyeleksian, pelatihan, dan penilaian hasil kerja
d. Cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain : pelatihan,
penyuluhan, perlengkapan sarana dan prasarana
e.

Masalah

SDM

meliputi

kurangnya

sumber

daya

manusia

yang

berkualitas, kurangnya tingkat pendidikan yang tinggi yang disediakan sumber daya
manusia, kurangnya keterampilan sumber daya manusia, kurangnya keahlian sumber
daya manusia, keterbatasan penyediaan kesempatan kerja, rendahnya tingkat
pendapatan per kapita sumber daya manusia, rendahnya ilmu pengetahuan yang
dimiliki sumber daya masyarakat, kurangnya pengetahuan teknologi baru yang
digunakan, pembangunan perekonomian di setiap daerah tidak merata, rendahnya
produktivitas tenaga kerja, adanya ketimpangan antara jumlah kesempatan kerja dan
angkatan kerja, rendahnya mutu hasil pendidikan, tingginya pertumbuhan penduduk,
lesunya dunia usaha, minimnya pelatihan dan keterampilan sumber daya manusia,
tingginya tingkat kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan formal, rendahnya
tingkat kemajuan dan pelayanan kesehatan, inflasi dan tingkat pengangguran yang
terus meningkat, masalah pemerataan pendapatan

f. Cara mengatasi masalah sumber daya manusia antara lain : Pemerintah harus
membuat program sekolah gratis 12 tahun. Memberikan beasiswa pendidikan kepada
anak-anak yang miskin. Pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana fasilitas
yang memadai staf pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat, dan memiliki
sistem administrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit. Membuka
11

lowongan pekerjaan agar masyarakat di daerah bisa bekerja dan mendapatkan


pendapatan yang tinggi sehingga dapat menyekolahkan anak-anak mereka sampai
jenjang perguruan tinggi.

3.2 Saran
Supaya sumber daya manusia mampu berperan dalam persaingan global, maka
sebagai

generasi

bangsa

Indonesia

,kita

perlu

terus

mengembangkan

dan

meningkatkanmutu sumber daya manusia. Mutusumber daya manusia tersebut akan lebih
efektif adan efisien jika dikembangkan di lembaga-lembaga pendidikan. Pendidikan
memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan mutu sumber daya
manusia, pendidikan yang bermutu akan menghasilkan sumber daya manusia yang
bermutu juga.

12

DAFTAR PUSTAKA

Online : Diakses tanggal 5 September 2014


Pratami Ayu. 2013. Sumber Daya Manusia. Jakarta
http://ayupratami.blogspot.com/2013/07/makalah-kelompok-sumber-daya-manusia.html

Online : Diakses tanggal 5 September 2014


http://makalahmbi.blogspot.com/2013/04/blog-post.html

13