Anda di halaman 1dari 17

SOAL 1 – SOAL BAB 2 – Permintaan dan Penawaran

Bahasa Indonesia

Untuk pasar tebu, diasumsikan kurva permintaan dan penawaran-nya adalah sebagai berikut:

Q d = 800 – 62,5P

Q s = 220 + 82,5P

a. Hitunglah harga dan kuantitas keseimbangan pasar untuk komoditas tebu tersebut.

b. Hitunglah price elastiscity of supply dan price elasticity of demand pada saat keseimbangan. Jelaskan arti price elasticity of supply dan price elasticity of demand yang Anda peroleh.

c. Apabila pemerintah memberikan subsidi harga sehingga harga tebu per unit di pasar menjadi sebesar Rp 5/unit, apakah dampaknya terhadap keseimbangan pasar? Hitung berapa besar excess supply atau excess demand dari tebu yang terjadi akibat kebijakan pemeirntah tersebut?

Berikan jawaban Anda dalam bentuk matematis dan grafis.

English

Assume market demand and supply curves of sugar canes are as follows:

Q d = 800 – 62.5P

Q s = 220 + 82.5P

a. Calculate the equilibrium price and quantity for sugar canes

b. Calculate the price elasticity of supply and price elasticity of demand at the equilibrium. Explain your results.

c. If the government gives a price support, so that the price of each unit of sugar cane in the market becomes Rp 5/unit, what impact will this support price have on the market? If there is an excess supply or excess demand of sugar canes in the market due to this government policy, calculate the excess supply or excess demand.

Use mathematics and graphics to answer the questions.

1

JAWABAN

a. Q d = Q s 800 – 62,5P = 220 + 82,5P

P = 4

Substitusi P dalam persamaan untuk mendapatkan Q:

Q d = 800 – 62,5(4)

Q d = 1600 - 500

Q = 550

P * = 4, Q * = 550

b.

4

1100

o Price Elasticity of Demand

(apprx) à tidak elastis à

bila harga tebu meningkat 1 unit, permintaan akan tebu menurun sebesar 0,45 unit

E

= 62,5 ×

= 0.45

o Price Elasticity of Supply

E

= 82,5 ×

4

1100

= 0.60

à tidak elastic à bila

harga tebu meningkat 1 unit, penawaran akan tebu meningkat sebesar 0.6 unit

c. Q d dan Q s pada saat harga = Rp 5

Q

d = 800 – 62,5(5)

Q

d = 487,5

Q

s = 220 + 82,5(5)

Q

s = 632,5

surplus = Q s - Q d = 632,5 – 487,5 = 145

Subsidi harga akan memberikan excess supply sebesar 145 unit tebu.

2

GRAFIK (gambar grafik ini tidak mencerminkan secara tepat kurva penawaran dan permintaan dalam soal di atas)

P rice S P min 5 Excess suppy P 0=4 D Q Q Qs D
P
rice
S
P
min
5
Excess
suppy
P
0=4
D
Q
Q
Qs
D
Quantity
0
©2005 Pearson Education, Inc.
Chapter 2
71

3

SOAL 2

Usulan Soal UTS Mikro 1 (Teori Konsumen: Chapter 3 dan 4): Femmy Roeslan

Bahasa Indonesia

Ayu dan Dyah sama-sama menyukai berlibur ke Lombok atau Bali dan hanya akan berlibur ke dua daerah wisata tersebut. Namun, mereka memiliki preferensi yang berbeda terhadap dua daerah tujuan wisata tersebut. Ayu lebih menyukai berlibur di Lombok dibandingkan Bali, sebaliknya Dyah lebih menyukai Bali dibandingkan Lombok. Misal, Ayu dan Dyah memutuskan untuk mengalokasikan anggaran untuk berlibur sebesar Rp 12.000.000,00 per tahun.

(i) Gambarkan kurva-kuva indiferens untuk Ayu (beri label A) dan Dyah (beri label D). (5 points) (ii) Dengan menggunakan konsep marginal rate of substitution (MRS), jelaskan mengapa kedua set kurva indiferens berbeda satu sama lain? (5 points)

(b) Tabel berikut meberikan data tentang jumlah pengguna “Facebook” sejak jejaring sosial ini mulai beroperasi pada tahun 2004. Di awal 2011, dengan jumlah pengguna melebihi angka 600 juta, Facebook menjadi situs ke dua yang paling sering digunakan. Bagaimanakah anda dapat menjelaskan kesuksesan yang telah dicapai oleh Facebook? (5 points) Dan, lengkapi jawaban anda dengan diagram yang tepat untuk menjelaskan situasi tersebut. (5 points)

0Tahun

Pengguna Facebook (juta)

Jam per orang per bulan

2004

1

 

2005

5.5

 

2006

12

<1

2007

50

2

2008

100

3

2009

350

5.5

2010

500

7

Sumber: Pindyck, Microeconomics, 8 th ed, 2012, hal 139

English

(a) Ayu and Dyah both like travelling to Lombok or Bali and will choose to consume positive quantities of both. However, they differ substantially in their preferences

4

for these two holiday destinations. Ayu prefers Lombok to Bali, while Dyah prefers Bali to Lombok. Suppose that Ayu and Dyah have each decided to allocate IDR 12,000,000.00 per year to leisure budget.

(i)

Draw a set of indifference curves for Ayu and a second set for Dyah. (5 points)

(ii)

Using the concept of marginal rate of substitution (MRS), explain why the two sets of curves are different from each other. (5 points)

(b)

The following table gives data of the number of Facebook users since the social networking website began operation in 2004. By early 2011, with over 600 million users, Facebook became the world’s second most visited website. How would you explain the Facebook’s success? ( 5points) And, draw a correct diagram to illustrate you answer. (5 points)

Year

Facebook Users (millions)

Hours per user per month

2004

1

 

2005

5.5

 

2006

12

<1

2007

50

2

2008

100

3

2009

350

5.5

2010

500

7

Source: Pindyck, Microeconomics, 8 th ed, 2012, page 139

JAWABAN:

(a)

 

(i)

Assume that number of travelling to Lombok (L) in the horizontal axis and number of travelling to Bali (B) in vertical axis. Ayu’s indifference curves will be steeper than Dyah’s indifference curves.

(ii)

At any combination of L and B, Ayu is willing to give up more of B to get additional L than Dyah is. Then, Ayu has a higher MRS of B for L than Dyah has. Ayu’s indifference curves are steeper than Dyah’s at any point on the graph.

(b)

 

(i)

A strong positive network externality was a central to Facebook’s success à bandwagon effect.

(ii)

Pls check Figure 4.17 , Pindyck, 8 th ed. Page 136

5

SOAL 3

CH 5 – UTS

Bahasa:

Mia adalah seorang konsultan keuangan, fungsi kepuasan Mia: U = I 2 dimana U adalah tingkat kepuasan Mia dan I adalah pendapatan per bulan Mia. Saat ini dia mendapatkan gaji sebesar Rp 10 juta per bulan (I=10). Karena Mia menunjukkan kinerja yang baik, Konsultan luar negeri menawarkannya pekerjaan baru yang memberikan gaji berdasarkan jumlah klien. Jika perusahaan tersebut memiliki banyak proyek dari klien, gajinya dapat mencapai Rp 20 juta per bulan. Sedangkan sebaliknya, jika perusahaan tersebut kekurangan klien, Mia hanya mendapat Rp 4 juta per bulan. Probabilitas perusahaan tersebut mendapat banyak klien dan kekurangan klien masing- masing sebesar 0,5.

a. Dengan menggunakan informasi di atas, Identifikasi apakah Mia seorang yang Risk Averse, Risk Neutral, atau Risk Lover? (Gambar grafik yang menggambarkan hubungan antara kepuasan/ utilitas dan pendapatan Mia!) b. Berdasarkan pendapat anda, apakah Mia seharusnya mengambil pekerjaan tersebut? c. Berdasarkan jawaban anda pada poin (b), apakah Mia akan bersedia untuk membeli asuransi untuk meproteksi ketidakpastian pendapatan pekerjaan barunya? Jika iya, berapa besar jumlah yang akan dibayarkan Mia untuk asuransi tersebut?

English

Mia works as a financial consultant. Mia has an utility function as follows: U = I 2 Where U is Mia’s Utility rate and I is Mia’s monthly income. Currently, Mia earns Rp. 10 Million/ month (I=10). Since Mia is doing a good job, an international financial consulting firm offers her a challenging job that pays her based on projects. If the firm yields substantial projects from the clients, Mia’s wage will mount to Rp.20 Million/month. On the other hand, if the firm fails to satisfy the minimum amount of projects, she will only get Rp.4 Million/month. The firm’s probability for having abundant projects and scarce projects are 0.5 each.

a. Having that in mind, can you tell whether Mia is a Risk Averse, Risk Neutral or a Risk Lover? (please draw the graph that links Mia’s Utility and Income)

b. Should Mia take the challenging Job?

6

c.

Based on your answer in point b, do you think Mia should buy an insurance to protect her from the uncertainty? How much money worth to pay?

JAWABAN

a. Mia merupakan seorang yang Risk Averse, tergambar dari kurva di bawah ini

seorang yang Risk Averse, tergambar dari kurva di bawah ini Fungsi utilitas merupakan bentuk kuadratik dari

Fungsi utilitas merupakan bentuk kuadratik dari income, sehingga kurva akan bebentuk cembung dan melambangkan bahwa Mia merupakan seorang yang Risk Averse

b. Iya, karena Expected

Utility [E(u)] dari Pekerjaan baru lebih besar dari Expected Utility dati pekerjaan lama E(u) old job = I 2 = 10 2 = 100

E(u) new job = Prob . u(4) + Prob u(20)

= 0.5 . (4 2 ) + 0.5 (20 2 )

= 8 + 200

= 208

c. Karena Mia merupakan seorang Risk Averse, maka Mia akan bersedia membeli asuransi sebesar kerugian yang di ekspektasi. Besarnya kerugian tersebut adalah selisih gaji per bulan terendah yang di dapat dengan gaji yang semula di terima, yaitu 10 juta – 4 juta = 6 juta, kemudian dikalikan dengan probabilitas terjadinya gaji terendah tersebut

7

Rp 6 juta x 0.5 = Rp 3 juta Maka, Mia akan bersedia untuk membeli asuransi jika harga asuransi tersebut tidak melebihi Rp 3 juta per bulan

8

SOAL 4

Soal Mikroekonomi 1 Telisa

Biaya Produksi

Pertanyaan Bahasa Indonesia

a.Apa implikasi terhadap kurva Marginal Cost (MC) jika kurva total biaya berbentuk cubic function ? Apa beda implikasi terhadap kurva MC jika total biaya b erbentuk kuadratik? Gambarkan kedua bentuk kurva MC tersebut.

b.Jelaskan logika ekonomi di balik bentuk kurva MC yang total biayanya berbentuk cubic function dan bentuk kurva MC yang total biayanya berbentuk kuadratik.

c.Uraikan perbedaan pengukuran econ omies of scope dan economies of scale .

Pertanyaan Bahasa Inggris

a.What is the implication of cubic function total cost to the marginal cost curve? What is the difference with quadratic total cost? Graph the MC curves for the two cases.

b.Explain the econ omic reason for the shape of MC curve above, contrasting the two cases (cubic function total cost versus quadratic total cost).

c.Describe the measurement difference between economies of scope and economies of scale .

Jawaban

a.TC cubic=> MC kuadratik

R p MC TC kuadratik=> MC linier
R p
MC
TC kuadratik=> MC linier
MC kuadratik R p MC TC kuadratik=> MC linier MC Q b. MC kuadratik berarti menggambarkan
MC kuadratik R p MC TC kuadratik=> MC linier MC Q b. MC kuadratik berarti menggambarkan

MC

MC kuadratik R p MC TC kuadratik=> MC linier MC Q b. MC kuadratik berarti menggambarkan

Q

b. MC kuadratik berarti menggambarkan periode di mana MC menurun dan ada periode di mana MC meningkat kembali setelah mencapai titik minimum. MC curve sebaga i cerminan dari MP curve yang

9

menggambarkan adanya diminishing marginal product. Kenaikan MC setelah mencapai minimum mencerimkan turunnya marginal product setelah MP mencapai maksimum, dimana ini terkait dengan diminishing MP.

MC linier menggambarkan biay a konstan, ini bisa terjadi pada kasus (analog walaupon dalam konteks berbeda) seperti constant cost industry di pasar persaingan sempurna. Tambahan output akan menambah biaya tapi dengan tingkat penambahan yang konstan.

c.Economies of scope

Situation in which joint output of a single firm is greater than output that could be achieved by two different firms when each produces a single product.

To measure the degree to which there are economies of scope, we should ask what percentage of the cost of product ion is saved when two (or more) products are produced jointly rather than individually

more) products are produced jointly rather than individually Economies of scale Situation in which output can

Economies of scale

Situation in which output can be doubled for less than a doubling of cost

Economies of scale are often measured in terms of a cost - output elasticit y, E C . E C is the percentage change in the cost of production resulting from a 1 - percent increase in output:

E C . E C is the percentage change in the cost of production resulting from
E C . E C is the percentage change in the cost of production resulting from

10

Soal UTS Bab 6. Produksi

Bahasa

Fungsi produksi PT. Aneka yang memproduksi mobil adalah sebagai berikut :

Q = 200(K 0,8 L 0,2 )

a. Jelaskan perbedaan antara fungsi produksi dengan isoquant.

b. Jika input modal sebesar 4 unit dan input tenaga kerja sebesar 40 unit, Hitunglah Marginal Product of Labor (MPL) dan Marginal Product of Capital (MPK) dan periksalah apakah fungsi-fungsi tersebut meningkat atau menurun ? Jelaskan.

c. Periksalah apakah fungsi produksi bersifat Increasing Return to Scale (IRTS), Constant Return to Scale (CRTS), Decreasing Return to Scale (DRTS). Jelaskan

Inggris

Production function of PT. Aneka that produces cars are as follows:

Q = 200(K 0,8 L 0,2 )

a. Explain the difference between the production function and isoquant.

b. If the capital input is 4 units and labor input is 40 units, calculate the Marginal Product of Labor (MPL) and the Marginal Product of Capital (MPK) and check whether these functions are increasing or decreasing. Explain the meaning.

c. Check whether the production function is Increasing Return to Scale (IRTS), Constant Return to Scale (CRTs), Decreasing Return to Scale (DRTS). Explain the meaning.

jawaban

a. Isoquant : Kurva yang menunjukkan semua titik kombinasi input yang menghasilkan output yang sama. Fungsi produksi : fungsi yang menunjukkan output terbesar yang dapat dihasilkan oleh setiap kombinasi input yang spesifik.

b. MPK = dQ/dK = 200(0,8) K -0.,2 L 0,2 =253.58 >0 à increasing MPL = dQ/dL = 200(0,2) K 0.,8 L -0,8 =22.188 > 0 à increasing

c. Q = 200(K 0,8 L 0,2 )

M

f(KL) = 200(MK) 0,8 (ML) 0,2

M

f(KL) = 200M 0,8 K 0,8 M 0,2 L 0,2

M

f(KL) = M 0,8 M 0,2 200 K 0,8 L 0,2

M

f(KL) = M 200 K 0,8 L 0,2

11

M

f(KL) = M 200 K 0,8 L 0,2

M f(KL) = M Q à CRS atau 0,8 + 0,2 = 1

SOAL 5

Bahasa Indonesia

Sebuah perusahaan yang beroperasi di pasar kompetitif sempurna memiliki biaya produksi sebagai

berikut:

Q

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

FC

9

9

9

9

9

9

9

9

9

9

9

VC

0

11

21

30

38

45

51

58

68

81

100

Pertanyaan :

1. Jika hrga pasar adalah 13, berapa output yang akan dipilih oleh perusahaan untuk memaksimumkan laba? Berapa laba maksimum?

2. Misalkan harga pasa turun menjadi 6. Berapa output sekarang dan berapa labanya?

3. Gambarkan kurva MC dan AVC. Tunju kkan kurva supply perusahaan dalam jangka pendek. Bagaimana anda memperolehnya?

Bahasa Inggris

A perfectly competitive firm is faced with the following costs schedule

Q

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

FC

9

9

9

9

9

9

9

9

9

9

9

VC

0

11

21

30

38

45

51

58

68

81

100

Questions

4. If the market price is 13, what output will the firm choose to produce to maximize profits? What is the maximum profit?

5. Suppose the market price falls to 6. How much will the firm choose to produce now and what will be its profit?

6. Graph the firm ’s MC and AVC curves. Show the firm’s supply curve in the short run? How did you derive it?

13

Solutions

1. To maximise profit, set Q such that MR = MC. MR = 13 at each level of output level. MC schedule is shown below:

Q

0 1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

MC

- 11

10

9

8

7

6

7

10

13

19

AVC

- 11

10,5

10

9,5

9

8,25

8,3

8,5

9

10

Profit is maximized at Q such that MR = MC. Since MR = 13 everywhere, MC will produce 9 units

Π = TR – TC = (13 x 9) – 90 = 117 – 90 = 27

Maximum profit is 27

2. Again, since the firm is in a perfectly competitive industry, MR = P = 6.

Setting MR = MC, we find that profit is maximized where MC = 6, or at an output of 6 units. However, when we c alculate profit, we find:

Π = TR – TC = (P x Q) – TC = (6 x 6) – 60 = 36 – 60 = - 24

That is, the firm suffers a loss of 24. However4, if the firm shuts down and produces nothing, it will incur a total cost of 9 and earn no revenue, and thus suffer a loss of 9. Therefore, the firm will choose to produce nothing and lose 9 (rather than produce 6 ubits and lose 24).

3. The darkly shaded curve are the firm’s supply curve. For any P, a competitive firm has MR = P, so MR = MC is satisfied for P, Q combinations represented by the rising portion of the MC curve. However, if P < AVC, the firm’s revenues do not cover variable costs: as a result, the fiem would lose more than its fixed costs by producing where P < AVC, or where MC [=P] < AVC, (which is the same thing ). Thus, the supply curve is the same as the MC curve above the AVC curve, and Q = 0 for any lower price.

14

SOAl 6

Bahasa

Bensin jenis premium adalah salah satu komoditas yang mendapatkan subsidi harga di Indonesia. Harga premium tersubsidi adala h Rp4500 dan pada tahun 2012, diperkirakan konsumsinya mencapati 43,5 juta kilo liter. Dengan asumsi harga internasional Rp9000, pemerintah memberikan subsidi melalui PT Pertamina sebesar Rp4500 per liter bensin.

a. Gambarkan dengan kurva keseimbangan pasar p remium di Indonesia.

b. Tunjukkan area yang merupakan inefisiensi ekonomi dari premium tersebut. Jelaskan.

c. Merujuk pada hasil estimasi Dahl dan Kurtubi (2001), elastisitas permintaan atas harga di jangka panjang untuk premium di Indonesia adalah - 0,6. Dengan mengasumsikan (i) kurva permintaan bensin linear, (ii) harga premium jika tidak disubsidi adalah Rp8000; hitunglah nilai atau luas area inefisiensi pada soal b.

English

Gasoline (bensin) is subsidized in Indonesia. The subsidized price for gasoline is R p4500 and its consumption in 2012 accounts for 43.5 kilo million litres. With the assumption of international price equal to Rp9000, the government pays the subsidy per litre to PT Pertamina the amount of Rp4500.

a. Draw market equilibrium for subsidized gaso line in Indonesia.

b. Show the area of inefficiencies due to subsidy. Explain.

c. Dahl and Kurtubi (2001) estimated the price elasticity of demand for gasoline is - 0.6. Asume that (i) the demand curve is line ar, (ii) the price of unsubsidized gasoline is Rp8000; find the value of inefficiency area in part b.

15

Jawab

a.

b.

Jawab a. b. 16
Jawab a. b. 16

16

Inefisiensi (excess burden) dari subsidi s adalah area – C= - (A+B+C)+A+B. A+B+C adalah subsidy

Inefisiensi (excess burden) dari subsidi s adalah area – C= - (A+B+C)+A+B. A+B+C adalah subsidy c ost dan A adalah producer surplus gain dan B adalah consumer surplus gain .

c.

Luas area C adalah

subsidy c ost dan A adalah producer surplus gain dan B adalah consumer surplus gain .
subsidy c ost dan A adalah producer surplus gain dan B adalah consumer surplus gain .
subsidy c ost dan A adalah producer surplus gain dan B adalah consumer surplus gain .

miliar

17