Anda di halaman 1dari 6

NAMA

: Rury Ratnafuri

NPM

: 230110130228

Kelas

: Perikanan C

Kelompok/Lab

: 22 / Laboratorium

MSP

FISIOLOGI HEWAN AIR


PRAKTIKUM 4
PENGARUH NIKOTIN DAN ALKOHOL TERHADAP
LAJU ALIR DARAH IKAN MAS

I.

JUDUL PRAKTIKUM
Pengaruh Nikotin dan Alkohol Terhadap Laju Alir Darah Ikan Mas

II. WAKTU PRAKTIKUM


Kamis, 30 Oktober 2014

III. TEMPAT PRAKTIKUM


Laboratorium Manajemen Sumber Daya Perairan Dekanat FPIK Unpad

IV. TUJUAN PRAKTIKUM


Tujuan dari percobaan ini adalah mengamati pengaruh penambahan larutan alkohol dan
nikotin pada pembuluh arteri atau vena sirip ekor benih ikan mas terhadap laju alir darah
dibandingkan dengan penambahan aquades sebagai control.

V. TEORI DASAR
Ikan mas termasuk famili Cyprinidae yang mempunyai ciri-ciri umum, badan ikan
mas berbentuk memanjang dan sedikit pipih ke samping (Compresed) dan mulutnya terletak
di ujung tengah (terminal), di bagian mulut di hiasi dua pasang sungut, yang kadang-kadang
satu pasang di antaranya kurang sempurna dan warna badan sangat beragam.

Klasifikasi Ikan Mas


Menurut Saanin (1984) ikan mas di klasifikasikan sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Filum

: Chordata

Subfilum : Pisces
Kelas

: Teleostei

Ordo

: Ostariophysi

Subordo

: Cyprinoidea

Famili

: Cyprinidae

Subfamili : Cyprininae
Genus

: Cyprinus

Spesies

: Cyprinus carpio

Nama Lokal

: Ikan Mas

Morfologi Ikan Mas


Secara morfologi, ikan mas memiliki ciri-ciri bentuk tubuh agak memanjang dan
memipih tegak. Mulut terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Bagian anterior mulut
terdapat dua pasang sungut berukuran pendek. Hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik
dan hanya sebagian kecil tidak ditutupi sisik. Sisik ikan mas berukuran relatif besar dan
digolongkan ke dalam tipe sisik cycloid dengan warna yang sangat beragam.
Jaringan tulang atau tulang rawan yang disebut jari-jari. Sirip-sirip ikan ada yang
berpasangan dan ada yang tunggal, sirip yang tunggal merupakan anggota gerak yang bebas.
Disamping alat-alat yang terdapat dalam, rongga peritoneum dan pericardium, gelembung
renang, ginjal, dan alat reproduksi pada sistem pernapasan ikan umumnya berupa insang.

Sistem Peredaran Darah Pada Ikan Mas


Darah terdiri dari cairan plasma dan sel-sel darah yaitu sel darah merah (eritrosit), sel
darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit). Plasma darah adalah suatu cairan jernih
yang mengandung mineral-mineral terlarut, hasil absorbsi dari pencernaan makanan, buangan

hasil metabolisme oleh jaringan, enzim, antibodi serta gas terlarut. Di dalam plasma darah
terkandung garam-garam anorganik (natrium klorida, natrium bikarbonat dan natrium fosfat),
protein (dalam bentuk albumin, globulin dan fibrinogen), lemak (dalam bentuk lesitin dan
kolesterol), hormon, vitamin, enzim dan nutrient.
Sel darah ikan diproduksi di dalam jaringan hematopoietik yang terletak di ujung
anterior ginjal dan limpa. Berbeda dengan mamalia, pada ikan tidak ada sumsum tulang.
Namun demikian, ikan memiliki limfonodus. Pada ikan, darah dibentuk di dalam organ
ginjal, limpa dan timus.
Eritrosit pada ikan merupakan sel dengan jumlah paling banyak, mencapai 4x106
3

sel/mm . Jumlah eritrosit bervariasi pada tiap spesies dan biasanya dipengaruhi oleh stres dan
suhu lingkungan. Jumlah eritrosit pada teleost berkisar antara 1.05 x 106 sel/mm3 dan 3.0 x
106 sel/mm3. Jumlah eritrosit pada ikan mas (Cyprinu carpio) adalah 1.43 x 106 sel/mm3.
Menurut Alifuddin (1993), jumlah eritrosit pada ikan mas adalah 2 x 106 sel/mm3
Eritrosit mengandung haemoglobin yang berfungsi membawa oksigen dari insang ke
jaringan tubuh. Kadar haemoglobin dalam darah berhubungan erat dengan jumlah sel darah
merah (eritrosit). Konsentrasi haemoglobin diukur berdasarkan pada intensitas warna dan
dinyatakan dalam satuan gram haemoglobin/100 ml darah (gr/100 ml)Konsentrasi
haemoglobin ikan mas (Cyprinus carpio) adalah 6.40 % gr/dl dengan volume kapasitas
oksigen sebesar 12.50 ml/dl.
Alat-alat peredaran darah ikan Mas terdiri dari :

Cor (jantung), disebelah posterior dari insang, dibatasi dari ruang perut (cavum
abdominalis) oleh septum transversum (sekat rongga badan). Cor terbungkus oleh
selaput pericardium.

Cor terdiri dari :


a. sinus venosus, berdinding tipis
b. atrium, merah coklat
c. ventrikel, merah coklat.

Bulbus arteriosus, warna putih.

Arteria (pembuluh nadi )

Vena (pembuluh balik)

Lien, warna merah coklat, memanjang di daerah intestinum.

Arteria dan vena

Darah kotor dari seluruh tubuh berkumpul melalui ductus cuvieri, kemudian menuju
sinus venosus atrium ventrikel bulbus arteriosus dan aorta ventralis. Aorta ventralis
bercabang-cabang sesuai dengan banyaknya insang, dan menuju insang, yaitu arteria
branchialis afferent. Arteria ini bercabang-cabang lagi menjadi pembuluh-pembuluh yang
lebih kecil (kapiler) pada hemibranchii (daun insang) untuk pengambilan oksigen. Kemudian
berkumpul lagi menjadi arteria branchialis efferent. Yang menuju kepala bersatu membentuk
aorta carotis, dan ke tubuh bagian belakang aorta dorsalis. Aorta dorsalis bercabang-cabang
menuju organ-organ tubuh.
Darah yang kembali ke jantung mengalir kembali melalui :

Vena cardialis posterior, dari tubuh bagian belakang.

Vena cardialis anterior, dari tubuh bagian depan.

Vena hepatica dari hepar (hati).

Nikotin
Nikotin adalah sebuah senyawa kimia organik, sebuah alkaloid yang ditemukan secara
alami di berbagai macam tumbuhan seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan 0.3
sampai 5% dari berat kering tembakau yang berasal dari hasil biosintesis di akar dan
diakumulasikan di daun. Nikotin merupakan racun syaraf yang potensial dan digunakan
sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Pada konsentrasi rendah, zat ini dapat
menimbulkan kecanduan. Nikotin memiliki kemampuan karsinogen terbatas yang menjadi
penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotin tidak
menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker. Pada penggunaannya,
nikotin dapat mempengaruhi syaraf dan peredaran darah, Sehingga aliran darah lebih cepat,
begitu juga dengan alcohol merupakan zat penekan susuan syaraf pusat meskipun dalam
jumlah kecil mungkin mempunyai efek stimulasi ringan, sehingga aliran darah yang terjadi
lebih cepat dibandingkan dengan penambahan nikotin.

Alkohol ( Fasa dilatasi )


Alkohol adalah zat penekan susuan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecil
mungkin mempunyai efek stimulasi ringan. Walaupun pengaruh terhadap individu berbeda

beda, terdapat hubungan antarakonsentrasi alkohol di dalam darah (Blood Alkohol


Concentration BAC) dan efeknya. Euphoria ringan akan terjadi seiring dengan
meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam darah.
Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa penambahan zat-zat kimia tersebut (nikotin
dan alkohol) sangat berpengaruh terhadap kecepatan aliran darah.

VI. ALAT DAN BAHAN


6.1 Alat
1. Mikroskop
2. Petridish
3. Hand counter
4. Beaker glass
5. stop watch / jam tangan
6. pipet tetes

6.2 Bahan
1. Benih ikan mas
2. Aquades
3. Larutan alcohol 70%
4. Lrutan nikotin
5. Kapas

VII. CARA KERJA


1. Siapkan mikroskop dalam posisi sudah focus
2. Ambil seekor ikan mas, letakkan dalam petridish, tutupi insangnya dengan kapas
basah, lalu amati aliran darah pada bagian sirip ekor akan terlihat beberapa macam
pembuluh darah, lalu gambar !
3. Basahi sirip ekor dengan aquades lalu hitung berapa jumlah aliran darah permenit
yang melalui satu tempat tertentu, ulangi sebanyak tiga kali
4. Setelah selesai point 3, teteskan larutan nikotin secukupnya pada sirip ekor ikan mas
lalu amati dan hitung berapa jumlah aliran darah permenit yang melalui satu tempat
tertentu, ulangi sebanyak tiga kali

5. Setelah selesai point 4, bilas sirip ekor ikan dengan aquades agar terbebas dari
pengaruh nikotin, lalu teteskan alcohol 70% secukupnya pada sirip ekor ikan tersebut
lalu amati dan hitung berapa jumlah aliran darah permenit yang melalui satu tempat
tertentu, ulangi sebanyak tiga kali
6. Point 2 s/d 5 diulangi pada ikan lain sebanyak 10 ekor

VIII. DAFTAR PUSTAKA


Anonim. 2011. Modul Penuntun Praktikum Biologi Biofapet 2011, Ikan Mas.
Baihaki,Husaini. Sistem Peredaran Darah Pada Ikan. http://baihaqiviking.blogspot.com/2011/12/sistem-peredaran-darah-pada-ikan.html
Hlianny. 2010. Pengaruh Nikotin Dan Alkohol Terhadaplaju Alir Darah Ikan Mas.
http://www.scribd.com/doc/42858515/Pengaruh-Nikotin-Dan-Alkohol-Terhadap.