Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Infeksi dalam dunia kesehatan masih menjadi penyebab kematian nomor
tiga di Indonesia. Cuci tangan secara benar masih merupakan cara yang paling
penting untuk mencegah infeksi silang. Mencuci tangan yang benar, tidak cukup
hanya sekedar mencuci tangan saja tetapi harus disertai dengan kapan cuci tangan
itu sendiri diperlukan dan bagaimana cara mengeringkan tangan setelah dicuci.
Cuci tangan merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah untuk
mencegah penyebaran penyakit. Tangan kita sendiri justru seringkali menjadi
perantara dari berbagai bakteri untuk masuk kedalam tubuh kita. Agar
memperoleh hasil yang maksimal sebaiknya kita mengetahui bagaimana teknik
mencuci tangan yang benar.
Seseorang penderita flu menutup hidungnya dengan tangan saat bersin,
kemudian memegang pegangan di bus, saat anda memegang pegangan tersebut,
bakteri flu dapat segera berpindah ke tangan anda dan apabila anda memegang
hidung atau mulut kuman tersebut dapat masuk ke dalam tubuh kita. Itulah
gambaran betapa mudahnya kuman penyakit berpindah dari satu orang ke orang
lain. Penyakit seperti diare, cacingan, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
TBC bahkan penyakit yang mematikan seperti SARS flu Burung (H5N1) dan Flu
Babi (H1N1) dapat di cegah dangan mencuci tangan yang benar. Sayangnya,
banyak orang yang meremehkan kebiasaan sehat ini dan menganggapnya tidak
penting. Padahal dengan membiasakan cuci tangan yang baik, hidup anda dan
keluarga dapat lelbih sehat.
Tindakan yang sering kita anggap sepele namun merupakan hal yang
sangat penting dalam menjaga hygiene tangan maupun kulit serta salah satu upaya
efektif dalam mencegah infeksi nosokomial. Apapun yang anda lakukan dalam
memberikan asuhan keperawatan terhadap klien, sebelum dan sesudah kontak
dengan klien segera cuci tangan.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud dengan mencuci tangan
2. Apa tujuan dari mencuci tangan
3. Kapan kita harus mencuci tangan
4. Apa saja prinsip dalam mencuci tangan
5. Bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar
6. Apa saja macam-macam mencuci tangan
7. Apa saja karakteristik responden yang berhubungan dengan mencuci tangan

1.3 Tujuan Penulisan


Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1. Mengetahui pengertian dari mencuci tangan
2. Mengetahui tujuan mencuci tangan
3. Mengetahui kapan saja kita harus mencuci tangan
4. Mengetahui prinsip dalam mencuci tangan
6. Mengetahui macam-macam tekhnik dalam mencuci tangan
7. Mengetahui karakteristik responden yang berhubungan dengan mencuci tangan

1.4 Manfaat Penulisan


Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak
khususnya kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan
mengenai hal-hal yang berhubungan dalam mencuci tangan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian
Mencuci tangan adalah menggosok kedua pergelangan tangan dengan kuat
secara bersamaan menggunakan zat pembersih yang sesuai dan dibilas dengan air
mengalir dengan tujuan menghilangkan mikroorganisme sebanyak mungkin.
Kegagalan untuk melakukan kebersihan dan kesehatan tangan yang tepat
dianggap sebagai sebab utama infeksi nosokomial yang menular di pelayanan
kesehatan, penyebaran mikroorganisme multiresisten dan telah diakui sebagai
kontributor yang penting terhadap timbulnya wabah (Boyce dan Pitter, 2002).
Cuci tangan dianggap sebagai salah satu langkah paling efektif untuk
mengurangi penularan mikroorganisme dan mencegah infeksi. Cuci tangan
sebaiknya dilakukan sebelum memeriksa atau kontak langsung dengan
pasien,sebelum memakai sarung tangan bedah steril atau DTT setelah kedua
tangan terkontaminasi (instrumen yang kotor dan alat lainnya ; menyentuh selaput
lendir,darah/duh tubuh lainnya memegang kontak yang lama dan intensif dengan
pasien) setelah melepas sarung tangan.

2.2 Tujuan Mencuci Tangan


Mencuci tangan merupakan suatu teknik yang paling mendasar untuk
menghindari masuknya kuman kedalam tubuh dimana tindakan ini dilakuakn
dengan tujuan :
- Menghilangkan kotoran yang melekat di tangan
- Menghilangkan bau yang melekat di tangan
- Mencegah penyebaran infeksi silang
- Menjaga kondisi tangan agar tetap steril
- Memberikan perasaan yang segar dan bersih

2.3 Indikasi Mencuci Tangan


Dalam kehidupan sehari-hari banyak penyebaran penyakit yang melalui
tangan, oleh karena itu berikut indikasi mencuci tangan :
1. Sebelum dan setelah kontak dengan kulit bayi atau cairan tubuh
2. Sebelum melakukan teknik aseptic
3. Sebelum memegang makanan
4. Bila terlihat kotor
5. Setelah dari toilet
6. Setelah kontak dengan peralatan yang kotor atau berpotensi terkontaminasi
7. Setelah melepaskan sarung tangan

2.4 Prinsip Mencuci Tangan


Dalam mencuci tangan terdapat beberapa prinsip, antara lain :
1. Anggap bahwa semua alat terkontaminasi, jangan terlalu sering memegang
keran, tempat sabun, wastafel, alat pengering, terutama setelah mencuci tangan,
dianjurkan untuk menggunakan tempat sampah yang dapat dibuka tutup
menggunakan injakan kaki, keran yang diputar dengan siku.
2. Jangan memakai perhiasan, cincin meningkatkan jumlah mikroorganisme yang
ada ditangan, perhiasan juga menimbulkan kesulitan dalam mencuci tangan
secara seksama.
3. Gunakan air hangat yang mengalir, alirannya diatur sedemikian rupa demi
kenyamanan, air yang terlalu panas akan membuka pori-pori dan menyebabkan
iritasi kulit; cegah terjadinya percikan air, terutama kebaju, karena
mikroorganisme akan berpindah dan berkembang biak di tempat yang lembab.
4. Gunakan sabun yang tepat dan gunakan sampai muncul busa, sabun akan
mengemulsikan lemak dan minyak serta mengurangi tegangan permukaan,
sehingga memudahkan pembersihan.
5. Gunakan gerakan memutar, menggosok dan bergeser, gerakan ini mengangkat
dan menghilangkan kotoran dan mikroorganisme.
6. Gunakan handuk atau tisu sekali pakai untuk mengeringkan tangan, handuk ini
lebih sedikit menyebarkan mikroorganisme dibandingkan pengering udara
panas atau handuk.

2.5 Macam-Macam Cuci Tangan dan Cara Mencuci Tangan


Cara untuk melakukan cuci tangan dapat dibedakan dalam beberapa macam antara
lain sebagai berikut ini:
a. Cuci Tangan Biasa
Cuci tangan biasa adalah proses pembuangan kotoran dan debu secara mekanis
dari kulit kedua belah tangan dengan memakai sabun dan air mengalir.
Peralatan dan perlengkapan
1. Sabun biasa/ antiseptik
2. Handuk bersih atau tisu
3. Wastafel atau air mengalir
Prosedur pelaksanaan
1. Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan
2. Lepas cincin, jam tangan, dan gelang
3. Basahi kedua tangan dengan menggunakan air mengalir
4. Tuangkan sabun secukupnya
5. Ratakan sabun pada kedua telapak tangan
6. Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan
sebaliknya
7. Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari
8. Bersihkan punggung jari dengan gerakan mengunci
9. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan, lakukan
sebaliknya
10. Bersihkan ujung jari tangan kanan dengan gerakan memutar pada telapak
tangan kiri dan lakukan sebaliknya
11. Gosok pergelangan tangan kiri dengan menggunakan tangan kanan, dan
lakukan sebaliknya
12. Bilas kedua tangan dengan air mengalir
13. Keringkan tangan dengan tisu sekali pakai sampai benar-benar kering
14. Gunakan tisu tersebut untuk menutup keran

b. Cuci Tangan Bedah


Cuci tangan bedah adalah menghilangkan kotoran, debu dan organisme sementara
secara mekanikal dan mengurangi flora tetap selama pembedahan. Tujuannya
adalah mencegah kontaminasi luka oleh mikroorganisme dari kedua belah tangan.
Cuci tangan dengan sabun biasa dan air yang diikuti dengan panggunaan
penggosok dengan bahan dasar alkohol tanpa air yang mengandung klorheksidin
menunjukkan pengurangan yang lebih besar pada jumlah mikrobial pada tangan,
meningkatkan kesehatan kulit dan mereduksi waktu dan sumber daya (Larson
dkk, 2001)
Peralatan dan Perlengkapan
1. Sabun biasa/antiseptik
2. Bahan antiseptik
3. Sikat lembut DTT
4. Spon
5. Handuk steril / lap bersih dan kering
6. Wastafel atau air mengalir
Prosedur Pelaksanaan
1. Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan
2. Lepas cincin, jam tangan dan gelang
3. Basahi kedua tangan dengan menggunakan air mengalir sampai siku. Gunakan
sabun kearah lengan bawah, lakukan hal yang sama pada sebelah tangan
4. Bersihkan kuku dengan pembersih kuku atur sikat lembut kearah luar,
kemudian bersihkan jari hingga siku dengan gerakan sirkular dengan spon.
Ulangi hal yang sama pada lengan yang lain. Lakukan selama minimal 2 menit
5. Membilas tangan dan lengan secara terpisah dengan air yang mengalir, setelah
bersih tahan kedua tangan mengarah ke atas sebatas siku. Jangan biarkan air
bilasan mengalir ke area bersih
6. Menggosok seluruh permukaan kedua belah tangan, jari dan lengan bawah
dengan antiseptik minimal selama 2 menit

7. Membilas setiap tangan dan lengan secara terpisah dengan air yang mengalir,
setelah bersih tahan kedua tangan mengarah ke atas sebatas siku. Jangan
biarkan air bilasan mengalir ke area tangan
8. Menegakkan kedua tangan ke arah atas dan jauhkan dari badan, jangan sentuh
permukaan atau benda apapun
9. Mengeringkan tangan menggunakan handuk steril atau diangin-anginkan. Seka
tangan dimulai dari ujung jari hingga siku. Untuk tangan yang berbeda
gunakan sisi handuk yang berbeda
10. Pakai sarung tangan bedah yang steril atau DTT pada kedua tangan

2.6 Karakteristik Responden Yang Berhubungan Dengan Mencuci


Tangan
a. Umur
Semakin bertambah umur seseorang maka semakin tinggi tingkat kesadaran
seseorang akan kebersihan dan mengetahui akan pentingnya melakukan cuci
tangan yang baik dan benar sesuai pengalaman hidupnya.
b. Pendidikan
Semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin berbeda pula cara
pandang seseorang terhadap kesehatan, khusunya dalam hal mencuci tangan.
c. Sumber Informasi
Semakin banyak sumber informasi yang diperoleh tentang kesehatan,maka
semakin bertambah pengetahuan akan kebersihan, terutama dalam mencuci
tangan
d. Pengetahuan
Semakin luas pengetahuan seseorang semakin banyak ilmu yang didapat
tentang pengetahuan mencuci tangan maka semakin tinggi pula kesadarannya
untuk mencuci tangan. Sehingga dalam mencuci tangan, tingkat pengetahuan
seseorang juga sangat berpengaruh.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Mencuci tangan adalah menggosok kedua pergelangan tangan dengan kuat
secara bersamaan menggunakan zat pembersih yang sesuai dan dibilas dengan air
mengalir dengan tujuan menghilangkan mikroorganisme sebanyak mungkin.
Mencuci tangan bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang melekat di
tangan, menghilangkan bau yang melekat di tangan,mencegah penyebaran infeksi
silang, menjaga kondisi tangan agar tetap steril, memberikan perasaan yang segar
dan bersih.
Mencuci tangan dilakukan dengan dua cara yaitu mencuci tangan biasa
dan mencuci tangan bedah.

3.2 Saran
Diharapkan makalah

ini bermanfaat dan dapat dijadikan penambah

wawasan dalam mengetahui cara mencuci tangan dan bagi mahasiswa juga dapat
dijadikan sebagai bahan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat .

DAFTAR PUSTAKA

A. Poter, Patricia, Pery, 2002, Ketrampilan dan Prosedur Dasar, Mosby :


Elsevier Science
Media Sehat Edisi 4 terbitan Januari 2007
http://cintabedah.weebly.com/4/post/2011/10/cuci-tangan-bedah.html