Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)


STIMULASI PERSEPSI : HALUSINASI
MENGENAL GAMBAR HEWAN

DI SUSUN OLEH :
1. HENDRIK NIKOLAS

462011012

2. GRACIANA SIPAHELUT

462011020

3. SENT RINOM LAPANDA

462011057

4. AMOS LENDE

462011089

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2014

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK


STIMULASI PERSEPSI : HALUSINASI
MENGENAL GAMBAR HEWAN
1.

TOPIK
Topik

: Stimulasi persepsi : Halusinasi

Kegiatan

: Menggambar dan menceritakan kembali tentang gambar hewan


yang dilihatnya

2.

LATAR BELAKANG
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK): sosialisasi TAK adalah upaya memfasilitasi kemampuan
sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan sosial. Program terapi aktivitas kelompok
merupakan salah satu asuhan keperawatan dengan gangguan jiwa tidak hanya difokuskan pada
aspek psikologis, fisik, dan sosial tetapi juga kognitif. Salah satu gangguan hubungan sosial pada
pasien gangguan jiwa adalah gangguan persepsi sensori: Halusinasi merupakan salah satu
masalah keperawatan yang dapat ditemukan pada pasien gangguan jiwa. Halusinasi adalah
salah satu gejala gangguan jiwa di mana pasien mengalami perubahan persepsi sensori ;
merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penghiduan
(penciuman). Pasien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada. Dampak dari halusinasi
yang diderita klien diantaranya dapat menyebabkan klien tidak mempunyai teman dan asyik
dengan pikirannya sendiri. Salah satu penanganannnya yaitu dengan melakukan Terapi Aktivitas
Kelompok yang bertujuan untuk mengidentifikasi halusinasi dan mengontrol halusinasi yang
dialaminya.

3.

LANDASAN TEORI
Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan satu sama dengan yang
lain, saling bergantung dan mempunyai norma yang sama (Stuart dan Laraia, 2001). Anggota
kelompok mungkin datang dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai
keadaannya, ketidaksamaan, kesukaan, dan menarik (Yalom, 1995 dalam Stuart dan Laraia,
2001). Semua kondisi ini akan mempengaruhi dinamika kelompok ketika kondisi ini akan
memberikan umpan balik yang berarti dalam berbagai interaksi yang terjadi dalam kelompok.
Halusinasi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami perubahan dalam jumlah dan

pola dari stimulus yang datang (di prakarsai dari internal dan eksternal) disertai dengan respon
menurun atau dilebih-lebihkan atau kerusakan respon pada rangsangan ini (Townsend, 2005).

4.

TUJUAN
a. Tujuan umum
Klien mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang diakibatkan oleh paparan
stimulus kepadanya.
b. Tujuan Khusus
1. Klien dapat menyebutkan nama hewan dalam gambar yang dilihat
2. Klien mampu menggambar kembali gambar hewan yang dilihat
3. Klien dapat menyebutkan tempat hidup hewan dalam gambar
4. Klien dapat menyebutkan makanan hewan dalam gambar

5.

SELEKSI KLIEN
a. Kriteria Pasien
1. Klien halusinasi yang sudah kooperatif
2. Klien halusinasi yang telah dilibatkan dalam kelompok
3. Klien halusinasi yang sudah terkontrol
4. Klien dalam kondisi fisik baik
5. Klien mau mengikuti aktivitas
b. Jumlah Peserta TAK
8 orang
c. Nama Peserta TAK

NO

NAMA

MASALAH KEPERAWATAN

Tn.A
1

Halusinasi Pendengaran
Tn.S

2
3

Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial


Tn.M

Halusinasi Pendengaran

Tn.H
4

Halusinasi Pendengaran, Harga Diri Rendah


Tn.L

Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial, Resiko Perilaku Kekerasan


Tn.J

Halusinasi Pendengaran
Tn.W

7
8

Halusinasi Pendengaran
Tn. T

Halusinasi Pendengaran

A. URAIAN STRUKTUR KELOMPOK


1. Tempat pertemuan :
Halaman wisma P.4 Matswapati RSJ Prof. Dr .SOEROJO Magelang, dengan setting tempat:
peserta TAK duduk di halaman depan dengan membentuk setengah lingkaran. Fasilitator
berada di samping barisan. Leader dan Co leader berada di depan barisan. Observer berada di
belakang lingkaran klien untuk mengawasi jalannya kegiatan.
2. Waktu pelaksanaan:

6.

Hari/tanggal

: Sabtu, 20 September 2014

Waktu

: 09.00 09.40 WIB

JADWAL KEGIATAN
No

Kegiatan

Waktu

1.

Pembukaan

3 menit

Perkenalan dan penjelasan prosedur pelaksanaan

7 menit

Inti Permainan

20 menit

Ekspress Feeling

5 menit

Penutup

5 menit

Total waktu

7.

40 menit

METODE
Permainan simulasi, diskusi, dan tanya jawab

8.

MEDIA DAN ALAT


Kertas gambar, pensil, pensil warna, pemutar musik dan speaker
Keterangan : pemutar musik dan speaker digunakan untuk memutar musik agar klien berjoged

9.

PENGORGANISASIAN
Leader : Hendrik Nikolas
Tugas :
- Memimpin jalannya TAK
- Mengarahkan anggota
- Bertanggung jawab terhadap kelancaran kegiatan TAK
Co Leader
Tugas

: Graciana Sipahelut
:

- Meyampaikan informasi fasilitator pada leader

- Megingatkan leader apabila permainan menyimpang


- Megingatkan leader tentang lama waktu pelaksanaan kegiatan
- Bersama leader menjadi contoh kerjasama yang baik
Fasilitator
: Amos Lende
Tugas
:
- Memberikan stimulus pada angggota kelompok dengan tujuan memberikan semangat agar
dapat mengikuti jalanya kegiatan kelompok dengan baik
- Memotivasi klien supaya lebih aktif
Observer
: Sent Rinom Lapanda
Tugas :
Mencacat dan mengamati respon klien jalannya aktivitas terapi peserta yang aktif dan pasif
serta peserta yang DO.
Mengevaluasi jalannya TAK

9.

SETTING TEMPAT
L

Co L

Tn.
L

Tn.
A
F
4

F
1
Tn.
H

Tn.J
Tn.
T

Tn.
W
F
2

F
3

Tn.
S

Tn.
M

OBS

Keterangan
L

: Leader

Co L

: Co Leader

Inisial : Peserta
F

: Fasilitator

Obs

: Observer

10. LANGKAH KEGIATAN TAK


1.

Perkenalan dan pengarahan


a. Mempersiapkan lingkungan : suasana tenang dan nyaman (tidak ribut)
b. Mempersiapkan tempat : pengaturan klien duduk di kursi membentuk setengah
lingkaran dengan posisi tempat duduk menghadap pada leader dan co leader yang

2.

3.

berdiri di depan.
Pembukaan
a. Leader memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama, asal institusi dan
memperkenalkan anggota tim Terapi Aktivitas Kelompok lainnya.
b. Leader menjelaskan tujuan Terapi Aktivitas Kelompok.
c. Membuat kontrak waktu permainan berlangsung dengan klien.
d. Diharapkan klien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
e. Jika klien ingin ke kamar mandi atau toilet harus minta ijin kepada leader
f. Bila ingin bertanya tentang cara permainan di minta untuk mengacungkan tangan.
Permainan
a. Kertas gambar, pensil, pensil warna dibagikan kepada masing-masing klien.
b. Leader memperlihatkan 1 gambar hewan, kemudian leader meminta klien untuk dapat
menyebutkan nama hewan pada gambar yang diperlihatkan.
c. Peserta TAK diminta untuk menggambar kembali isi gambar hewan yang sudah
diperlihatkan tadi.

d. Jika ada suara musik ketika peserta TAK sedang menggambar, maka semua peserta
TAK diwajibkan berjoged dan menghentikan aktivitas menggambar.
e. Jika musik sudah berhenti maka peserta TAK di wajibkan untuk melanjutkan kembali
aktivitas menggambarnya.
f. jika kontrak waktu sudah selesai, maka aktivitas menggambar harus dihentikan.
g. Peserta TAK diminta untuk menyebutkan tempat hewan dalam gambar itu hidup.
h. Peserta TAK diminta untuk menyebutkan makanan dari hewan dalam gambar tersebut.
10.

PERILAKU YANG DIHARAPKAN DARI ANGGOTA:


a.
Klien mampu menyebutkan, membuat dan mendeskripsikan yang dilihat
b) Klien dapat berperan aktif dalam kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok

11. PROGRAM ANTISIPASI

Penanganan klien yang tidak aktif saat aktifitas kelompok


- Memanggil klien
Bila klien meninggalkan permainan tanpa pamit:
- Panggil nama klien
- Tanya alasan klien meninggalkan permainan
- Berikan penjelasan tentang tujuan permainan dan berikan penjelasan pada klien
bahwa klien dapat melaksanakan keperluannya setelah itu klien boleh kembali lagi

12. EVALUASI
1. Evaluasi Input
Tim berjumlah 8 orang. terdiri atas 1 leader, 1 Co leader, 4 fasilitator, dan 1 observer.
Lingkungan tenang.
alat : Kertas gambar, pensil, pensil warna, pemutar musik dan speaker.
2. Evaluasi Proses.
- Minimal 75% dapat mengikuti permainan dan dapat mengikuti kegiatan dari awal
sampai selesai.
- Minimal 75% klien aktif mengikuti kegiatan.
3. Evaluasi Output.
- Minimal 75% mampu menyebutkan nama hewan yang ditunjukkan dalam gambar yang
-

diperlihatkan.
Minimal 75% mampu menggambar kembali isi gambar tersebut.
Minimal 75% mampu menyebutkan tempat hewan tersebut hidup.
Minimal 75% mampu menyebutkan makanan dari hewan tersebut.
Minimal 75% mampu mengikuti peraturan permainan.

LAPORAN EVALUASI TAK STIMULASI PERSEPSI : HALUSINASI


MENGENAL GAMBAR HEWAN
DI HALAMAN WISMA MASTWAPATI Prof.dr.SOEROJO MAGELANG
Tanggal : 20 Sepetember 2014

NO

ASPEK YANG DINILAI

Mengikuti kegiatan dari awal sampai


akhir

Mampu menyebutkan nama hewan


dalam gambar yang dilihat

Mampu menggambar kembali gambar


hewan yang dilihat

Mampu menyebutkan tempat hidup


hewan dalam gambar

Mampu menyebutkan makanan hewan


dalam gambar

Mampu mengikuti peraturan permainan

NAMA KLIEN
Tn.A Tn.S Tn.M Tn.H Tn.L Tn.J

Tn.W

Petunjuk :
a. Beri tanda ( ) jika mampu melakukan setiap aspek yang dinilai dan beri tanda ( ) jika tidak
mampu melakukan aspek yang dinilai

Tn. T

b. Jumlahkan kemampuan yang dapat dilakukan oleh klien :

Setiap kemampuan yang dilakukan memiliki nilai 25 %

Kemampuan verbal , disebut mampu jika mendapatkan nilai 75 %, disebut belum


mampu jika mendapatkan nilai 75 %

Kemampuan non verbal, disebut mampu jika mendapatkan nilai 75 %, disebut belum
mampu jika mendapatkan nilai 75 %