Anda di halaman 1dari 1

Software yang digunakan dalam Geostatistik

1. Software R
Dalam beberapa hal, R dapat dianggap sebagai implementasi yang berbeda dari S.
Ada beberapa perbedaan secara spesifik, namun ada pula kesamaannya. Pengkodean
misalnya, kode-kode yang ditulis dalam S ada kesamaan dan tidak berubah di bawah R.
R dapat menangani sebagian besar isu-isu praktis dalam geostatistik, seperti model
linier atau non-linier, uji statistik, analisis time-series, clustering, dan lain-lain. Keunggulan R
lainnya adalah teknik visualisasi grafik pada output analisis serta kemudahan penerapan
simbol serta rumus statistic
*Clustering adalah metode penganalisaan data, yang sering dimasukkan sebagai salah satu metode Data Mining,
yang tujuannya adalah untuk mengelompokkan data dengan karakteristik yang sama ke suatu wilayah yang
sama dan data dengan karakteristik yang berbeda ke wilayah yang lain.

2. Software SgeMS
Softwere ini memiliki keunggulan dalam menganalisis variabel spasial. Menyediakan
kemudahan dalam visualisasi 3D secara interaktif. Beberapa tools maupun plugin secara
khusus disediakan untuk analisis di bidang lingkungan, pertambangan, dan perminyakan
3. Software Kalypso
Aplikasi yang memiliki keunggulan dalam pengembangan simulasi numerik dan
konsep pengelolaan dalam bidang hidrologi secara luas. Dengan Kalypso, dapat membangun
konsep serta model pengelolaan, prediksi bahaya, serta membuat peta risiko banjir. Selain
merancang model, sekaligus dapat menganalisa hasil dari model yang telah dibuat tersebut
4. Software GIS
GIS (Geographic Information System) merupakan sistem yang sedang booming di seluruh
dunia. GIS (Geographic Information System) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut SIG
(Sistem Informasi Geografis) bukanlah suatu sistem yang semata-mata berfungsi hanya untuk
membuat peta, tetapi merupakan alat analitik yang mampu memecahkan masalah spasial
secara otomatis, cepat dan teliti.
Dengan menggunakan tool ArcGIS Geostatistical Analyst, kita bisa melakukan prediksi
model data yang ada. dalam kasus ini, metode geostatistik yang paling sesuai untuk data
dengan variabilitas spasial di atas adalah Krigging, yang merupakan metode stochastic.

Anda mungkin juga menyukai