Anda di halaman 1dari 19

REVISI RADIASI IONIZING DAN NON-IONIZING

1.1. Karakteristik dan Jenis Radiasi Ionizingistik


Salah satu karakteristik dari semua radiasi adalah radiasi mempunyai panjang
gelombang, yaitu jarak dari suatu puncak gelombang ke puncak gelombang
berikutnya.

Ditinjau

dari

massanya,

radiasi

dapat

dibagi

menjadi radiasi

elektromagnetik dan radiasi partikel. Radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang


tidak memiliki massa. Radiasi ini terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro,
inframerah, cahaya tampak,sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik. Radiasi partikel
adalah

radiasi

berupa

partikel

yang

memiliki

massa,

misalnya

partikel beta, alfa dan neutron. Jika ditinjau dari "muatan listrik"nya, radiasi dapat
dibagi menjadi radiasi pengiondan radiasi non-pengion.
Radiasi ionizing merupakan radiasi dengan energi yang cukup untuk
menghasilkan

sejumlah

ion saat

saling berinteraksi

dengan

molekul-

molekul dan atom. Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau
menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa
terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian akan menimbulkan efek atau
pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi ionizing disebut juga radiasi
atom atau radiasi nuklir. Yang termasuk ke dalam radiasi ionizing adalah sinar-X,
sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron.
a. Karakteristik Sinar Alpha
Karakteristik dan sifat dari radiasi sinar alpha itu sendiri mempunyai
inti atom helium yang bermuatan positif 2 dan mempunyai berat massa 4
sma. Sinar alpha mempunyai 2 neutron dan 2 proton yang membentuk 4
nukleon, jika sinar alpha dibelokkan melewati medan magnetik akan
bermuatan positif. Sinar alpha akan terjadi perpindahan energi jika

mengenai suatu materi. Sinar alpha mempunyai kecepatan yaitu setengah


dari kecepatan cahaya. Daya penetrasi dari sinar alpha termasuk yang
paling kecil sehingga hanya bisa menembus kulit beberapa milimeter saja.
b. Karakteristik Sinar Betha
Sedangkan untuk radiasi sinar beta sendiri mempunyai sifatdan
karakteristik mempunyai muatan negatif 1 yang kecepatan perambatannya
menyamai kecepatan cahaya. Jika sinar beta dibelokkan melewati medan
magnetik akan bermuatan negatif. Sinar beta mempunyai daya penetrasi
yang cukup besar sehingga dapat memasuki tubuh cukup dalam tapi hanya
beberapa centimeter saja yang bisa menyebabkan kelainan sistemik.
c. Karakteristik Sinar Gamma
Untuk radiasi sinar gamma mempunyai kekuatan penetrasi yang
paling kuat dibandingkan sinar radiasi alpha dan beta. Sinar gamma tidak
mempunyai massa dan muatan karena panjang gelombangnya sangat
pendek. Dan tidak terpengaruh oleh medan listrik maupun medan magnet.

Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang


gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang
menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh. Sinar gamma
muncul dari inti atom yang tidak stabil dikarenakan atom tersebut memiliki
energi yang tidak sesuai dengan kondisi dasarnya (groundstate). Energi
gamma yang muncul antara satu radioisotop dengan radioisotop yang lain
adalah berbeda beda dikarenakan setiap radionuklida memiliki emisi yang
spesifik.
d. Karakteristik Sinar-X
SinarX adalah gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang
gelombang 10-8 -10-12 m dan frekuensi sekitar 1016 -1021 Hz. Sinar ini dpat
menembus benda-benda lunak seperti daging dan kulit tetapi tidak dapat
menembus benda-benda keras seperti tulang, gigi, dan logam.
e. Karakteristik Neutron
Neutron merupakan salah satu bentuk dari partikel subatomik yang
diklasifikasikan kedalam baryon dimana komposisinya terdiri dari satu (1)
up quark dan dua (2) down quark seperti pada gambar disamping, Statistik
perilakunya ini termasuk kedalam fermion dan neutron menjadi agen yang
sangat penting dalam pengembangan Nuklir. Neutron hanya dapat

berinteraksi dengan gaya gravitasi , gaya lemah dan gaya kuat. Ia juga
mempunya massa 1,67492729 x 10-27 Kg = 939,565560 MeV =
1,0086649156 u dengan waktu paruh 10 menit. Neutron ini mempunyai
anti partikel yang disebut antineutron. Adapun yang membedakan neutron
dengan partikel subatomik lainnya adalah neutron ini tidak bermuatan
(netral). Neutron yang terikat dalam inti stabil adalah stabil, Namun ada
juga yang dikatakan sebagai neutron bebas dimana neutron ini tidak stabil.
Karakteristiknya dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Diemisi dari beberapa energi
b. Mempunyai daya penetrasi
c. Tidak dapat memproduksi pasangan ion di udara atau di jaringan
karena tidak bermuatan
d. Efek ionisasinya disebut secondary emmisions

f. Karakteristik Sinar Kosmik


sinar kosmik adalah radiasi dari partikel bermuatan berenergi tinggi
yang berasal dari luar atmosfer Bumi. Sinar kosmik dapat berupa elektron,
proton dan bahkan inti atom seperti besi atau yang lebih berat lagi.
Kebanyakan partikel-partikel tersebut berasal dari proses-proses energi
tinggi di dalam galaksi, misalnya seperti supernova.
Dalam perjalanannya, sinar kosmik berinteraksi dengan medium
antarbintang dan kemudian atmosfer bumi sebelum mencapai detektor.
Hampir 90% sinar kosmik yang tiba di permukaan Bumi adalah proton,
sekitar 9% partikel alfa dan 1% electron

1.2. Pemanfaatan Radiasi Ionizing


1. Sinar-X

a. Dalam Ilmu Kesehatan


1. Ilmu kedokteran. sinar x dapat digunakan untuk melihat kondisi tulang, gigi
serta organ tubuh yang lain tanpa melakukun pembedahan langsung pada tubuh
pasien. Biasanya, masyarakat awam menyebutnya dengan sebutan foto
rontgen.
2. Sinar-X digunakan untuk mengambil gambar foto yang dikenal sebagai
radiograf. Sinar-X boleh menembusi badan manusia tetapi diserap oleh
bahagian yang lebih tumpat seperti tulang. Gambar foto sinar-X digunakan
untuk mengesan kecacatan tulang, mengesan tulang yang patah dan menyiasat
keadaan organ-organ dalam badan
3. Sinar-X digunakan untuk memusnahkan sel-sel kanker. Hal ini dikenal
sebagai radioterapi.Dalam bidang Perindustrian, memeriksa retakan dalam
struktur plastik dan getah.Dalam Penyelidikan Sinar-X digunakan untuk
menyelidik struktur hablur dan jarak pemisahan antara atom-atom dalam suatu
bahan hablur.Dalam penerbangan Dalam penerbangan sinar X digunakan untuk
mengetahui instrument pesawat yang mengalami kerusakan. Hasil dari
penggunaan sinar X ini memudahkan tehnisi pesawat untuk melakukan
perawatan terhadap instrument pesawat yang mengalami kerusakan
b. Dalam bidang penelitian ilmiah
Sinar-X digunakan untuk menyelidik struktur hablur dan jarak pemisahan
antara atom-atom dalam suatu bahan hablur.
c. Dalam bidang penerbangan
Dalam penerbangan sinar X digunakan untuk mengetahui instrument pesawat
yang mengalami kerusakan. Hasil dari penggunaan sinar X ini memudahkan

tehnisi pesawat untuk melakukan perawatan terhadap instrument pesawat yang


mengalami kerusakan.
d. Dalam bidang farmasi
Sinar-X lembut digunakan untuk mengambil gambar foto yang dikenal sebagai
radiograf. Sinar-X boleh menembusi badan manusia tetapi diserap oleh
bahagian yang lebih tumpat seperti tulang. Gambar foto sinar-X digunakan
untuk mengesan kecacatan tulang, mengesan tulang yang patah dan menyiasat
keadaan

organ-organ

dalam

badan.

Sinar-X

keras

digunakan

untuk

memusnahkan sel-sel kanser. Kaedah ini dikenal sebagai radioterapi


e. Dalam bidang Perindustrian
Dalam bidang perindustrian, sinar-X boleh digunakan untuk

mengesan

kecacatan dalam struktur binaan atau bahagian-bahagian dalam mesin dan


enjin.menyiasat rekahan dalam paip logam, dinding konkrit dan dandang
tekanan tinggi.memeriksa retakan dalam struktur plastik dan getah.
g. Dalam bidang Penyelidikan
Sinar-X digunakan untuk menyelidik struktur hablur dan jarak pemisahan
antara atom-atom dalam suatu bahan hablur

Sinar-X digunakan untuk

mengesahkan sama ada suatu lukisan atau objek seni purba itu benar atau
tiruan. Di lapangan kapal terbang, sinar-X lembut digunakan untuk memeriksa
barang-barang dan beg penumpang.
2. Sinar Gamma
Sinar gamma ini memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Dari
kehidupan sehari-hari hingga untuk industri dan kedokteran. Manfaat sinar
gamma antara lain :

a. Bidang Kesehatan
Membunuh bakteri
Sinar gamma merupakan radiasi yang memiliki energi tinggi sama seperti
sinar-X . Yang mana dengan energi tinggi tersebut dapat merusak sel-sel
makhluk hidup oleh karena itu tak heran jika sinar gamma dapat membunuh
bakteri. Karena itulah sinar gamma dapat digunakan untuk :
Mensterilisasi makanan dan minuman
Mensterilisasi peralatan dokter sebelum melakukan operasi.
Menyembuhkan tumor, kanker, dan kelainan lain. Sinar gamma ternyata dapat
digunakan untuk membunuh sel kanker dan tumor serta kelainan lainnya
karena sinar gamma dapat menghancurkan sel-sel tersebut. Terapi ini disebut
gamma knife. Gamma Knife adalah suatu metode terapi sinar gamma
(radiosurgery) yang digunakan untuk pengobatan tumor dan kelainan-kelainan
lainnya di otak tanpa membuka tulang tengkorak. Radiasi sinar gamma ini
digunakan untuk menghancurkan sel-sel yang sakit sementara menjaga sel-sel
lainnya yang masih sehat.
Sinar gamma dapat digunakan untuk mensterilkan alat-alatkedokteran,
sebelum dikemas dan ditutup rapat, misalnya pada proses sterilisasialat suntik.
Sebenarnya sebelum dikemas, alat suntik sudah disterilkan. Tetapi,pada
proses pengemasan masih mungkin terjadi kontaminasi, sehingga setelah
alatsuntik tersebut dikemas dan ditutup rapat perlu dilakukan sterilisasi
ulangdengan menggunakan sinar gamma
b. Bidang industri
Mengetahui struktur logam
mengetahui bibit unggul
untuk membuat radio isotop
3. Sinar Beta

Sinar beta menjadi sinar yang bermanfaat untuk mendukung penelitianpenelitian ekstrim. Para peneliti seperti arkeologi kerap memanfaatkan
pancaran sinar beta untuk menemukan fosil dan juga untuk menentukan sudah
berapa lama usia dari fosil yang ditemukan. Selain itu juga sinar beta dapat
digunakan di pabrik-pabrik yang mengunakan pipa tertimbun di dalam tanah,
untuk melihat apakah ada kebocoran pipa tanpa harus membongkar setiap
timbunan pipa yang ada.
4. Partikel Neutron
Pengukuran Kadar Air Tanah
Penggunaan neutron telah banyak dimanfaatkan oleh para ahli di
bidang teknik sipil, agronomi dan hidrologi untuk pengukuran kadar air
dalam tanah serta kepadatan tanah, aspal dan beton. Data-data hasil
pengukuran tersebut kemudian akan digunakan untuk merancang pondasi
bangunan, jalan raya, pembuatan tanggul dan lain sebagainya. Sedang
dalam bidang industri dan laboratorium, neutron dapat digunakan untuk
pengukuran berbagai hasil akhir dan penelitian.
Karena sederhana, alat pengukur kadar air dengan neutron ini
diminati oleh berbagai pihak. Di dalam alat ini terdapat suatu sumber
neutron cepat. Proses kerja alat ini adalah dengan memanfaatkan hasil
tumbukan antara neutron cepat dengan atom hidrogen yang terdapat di
dalam molekul air. Peristiwa tumbukan ini akan menghasilkan neutronneutron termik. Jumlah neutron termik yang terbentuk akan ditangkap oleh
pemantau neutron. Dimana hasil cacahan neutron yang terbaca akan
sebanding dengan jumlah air yang terkandung di dalam bahan.

1. Teknik analisis aktivasi neutron


Teknik ini dapat dipakai untuk menentukan kandungan mineral
yang ada di dalam tubuh manusia, terutama untuk unsur-unsur yang

terdapat dalam jumlah sangat kecil ( Co, Cr, F, Fe, Mn, Se, Si, V, Zn )
yang sulit ditentukan dengan metode konvensional. Kelebihan teknik ini
terletak pada sifatnya yang tidak merusak dan kepekaannya yang sangat
tinggi. Dalam teknik ini bahan biologi yang diperiksa ditembaki dengan
neutron.

1.3. Karakteristik dan Jenis Radiasi Non-Ionizing


Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi.
Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro,
inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet. Radiasi non ionisasi adalah radiasi dengan
energi yang cukup untuk mengeluarkan elektron atau molekul tetapi energi tersebut
tidak cukup untuk membentuk /membuat formasi ion baru
Seperti namanya, radiasi non pengion tidak mengionisasi (memecah ion-ion)
atom, sehingga dampaknya pun tidak terlalu luas. Radiasi non pengion biasanya
memiliki memiliki energi yang hanya bisa mengubah struktur atom, tanpa
mengionisasinya. Yang termasuk radiasi non pengion antara lain spektrum
ultraviolet, visible light, sinar infra merah, microwave, frekuensi radio dan extremely
low frequency.
Radiasi non-ionizing merupakan radiasi yang cukup untuk mengeluarkan
suatu molekul atau elektron tetapi energi tersebut tidak cukup untuk membentuk
suatu komposisi ion yang baru. Dan sangat berkebalikan dengan radiasi ionizing yang
menghasilkan sejumlah ion. Jenis- jenis radiasi yang termasuk dari radiasi nonionizing adalah radiasi sinar ultra ungu ( Ultra violet ), radiasi sinar infra merah, dan
radiasi sinar laser. Ketiga radiasi tersebut merupakan radiasi gelombang mikro (micro
wave). Jadi radiasi non-ionizing sama dengan radiasi gelombang mikro. Istilah
gelombang mikro digunakan untuk spektrum gelombang mikro dengan interval

panjang gelombang antara 0,3 sampai dengan 3000 centimeter. Gelombang mikro
dengan panjang gelombang tersebut biasanyadigunakan dalam peralatan medis,
peralatan industri dan juga untuk kepentingan ilmiah.
1. Sinar radiasi ultra ungu (ultra violet)
Sinar radiasi ultra ungu (ultra violet) merupakan radiasi elektromagnetik yang
mempunyai panjang gelombang 180 sampai 400 nm. Intensitas energi sinar
ultra ungu diukur dalam satuan mikroWatt/cm2. Radiasi ini dapat diukur
dengan alat yang bernama radiometer. Biasanya alat tersebut bentuknya
portable dan panjang gelombang yang dapat diukur kisaran 180 400 nm dan
mampu mengukur energi radiasi dari 0 sampai 19.990 mikroWatt/cm2.
Macam-macam sinar ultraviolet:
a. Sinar UV A (panjang/cahaya hitam)

Panjang gelombang 315 400 nm

Dapat menembus sampai lapisan dermis kulit

Dapat menembus kaca

Meliputi 95% radiasi di bumi

b. Sinar UV B (menengah)

Panjang gelombang 280 315 nm

Dapat menembus sampai lapisan epidermis kulit saja

Tidak dapat menembus kaca

Bermanfaat untuk sintesis vitamin D dalam skala kecil

Pemicu kanker dan sintetis radikal bebas tubuh dalam skala besar

2. Radiasi sinar infra merah


Radiasi sinar infra merah ini tidak bisa dilihat langsung oleh mata manusia,
sinar ini juga tidak tembus pandang jika menembus materi yang tidak tembus.
Panjang gelombang sinar infra merah ini berbanding terbalik dengan suhu.

Ketika panjang gelombang mengalami penurunan.maka suhu akan mengalami


kenaikan.
3. Sinar radiasi laser
Sinar radiasi laser sendiri merupakan sinar radiasi yang mempunyai emisi
energi yang cukup tinggi. Menurut zat kimia yang di gunakan untuk
mengasilkan sinar laser adalah terdapat laser gas ( Helium Neon, Argon,
CO2 dan N2+ ), laser kristal padat ( Nd3, C23+), dan laser semi konduktor
4. Gelombang Radio
Gelombang

radio

dikelompokkan

menurut

panjang

gelombang

atau

frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah


atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan
dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya.
Proses Gelombang Radio
Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat
melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh
rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan
dari antena dan diterima oleh antena pula.

5. Karakteristik Gelombang Mikro


Gelombang mikro merupakan gelombang elektromagnetik dengan
panjang gelombang dalam selang antara 0,001 - 0,03 m, memiliki frekuensi
paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Gelombang mikro dihasilkan oleh peralatan
elektronik khusus, misalnya dalam tabung Klystro.
6. Karakteristik Laser
Sinar radiasi laser sendiri merupakan sinar radiasi yang mempunyai
emisi energi yang cukup tinggi. Menurut zat kimia yang di gunakan untuk

mengasilkan sinar laser adalah terdapat laser gas ( Helium Neon, Argon,
CO2 dan N2+ ), laser kristal padat ( Nd3, C23+), dan laser semi konduktor.
7. Karakteristik Cahaya Tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal
oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang
elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Gelombang ini
memiliki panjang 0.5x10-6 meter dengan frekuensi 1015 hertz. Sesuai dengan
spektrum yang cahaya tampak ada tujuh warna. Jika diurutkan dari frekuensi
terbesar (panjang gelombang terkecil) adalah ungu, nila, biru, hijau, kuning,
jingga dan merah.
Spektrum Warna

Panjang Gelombang

Frekuensi (Hz)

Merah

620 780

4,82 4,60

Jingga

590 620

5,03 4,82

Kuning

570 597

5,20 5,03

Hijau

492 577

6,10 5,20

Biru

455 459

6,59 6,10

Ungu

390 455

7,69 6,59

8. Karakteristik LF
Nama Band

Singkatan

Frekuensi

Low Frequency

LF

30-300 kHz

Panjang Gelombang
10 1 km

Frekuensi rendah atau LF adalah sebutan untuk frekuensi radio (RF) di


kisaran 30 kHz-300 kHz. Juga dikenal sebagai band kilometer atau gelombang
kilometer pada panjang gelombang berkisar dari satu sampai sepuluh
kilometer, redaman sinyal rendah dalam band ini memungkinkan komunikasi
jarak jauh.

9. Karakteristik ELF
Frekuensi sangat rendah (ELF) adalah istilah yang digunakan untuk
menjelaskan radiasi elektromagnetik (gelombang radio) dengan frekuensi 3300 Hz, dan panjang gelombang yang sesuai dari 100.000 sampai 1000
kilometer. Dalam ilmu atmosfer, pengertian dasarnya yang biasanya diberikan
yaitu dari 3 Hz sampai 3 kHz. Dalam kaitannya dengan ilmu magnetosfer,
osilasi elektromagnetik frekuensi rendah (denyutan yang terjadi di bawah ~ 3
Hz) dianggap terletak dalam kisaran ULF, yang dengan demikian juga
didefinisikan secara berbeda dari Radio iTU band.
Nama Band
Extremely
Frequency

Low

Singkatan

Frekuensi

Panjang Gelombang

ELF

3-30 Hz

105 104 km

Gelombang radio ELF yang dihasilkan oleh petir dan gangguan alam
di medan magnet bumi, sehingga mereka menjadi subjek penelitian oleh para
ilmuwan atmosfer. Karena kesulitan membangun pemancar yang dapat
menghasilkan gelombang panjang tersebut, frekuensi ELF telah digunakan
sangat sedikit hanya dalam sistem komunikasi buatan manusia.
Secara alami, gelombang ELF terciptakan di Bumi, beresonansi di
daerah antara ionosfer dan permukaan. Mereka diprakarsai oleh sambaran
petir yang membuat elektron di atmosfer berosilasi. Meskipun VLF sinyal
yang dihasilkan terutama dari discharge petir, ditemukan bahwa komponen
ELF diamati (ekor lambat) diikuti komponen VLF di hampir semua kasus.
Modus dasar rongga Bumi-ionosfer memiliki panjang gelombang sama
dengan keliling bumi, yang memberikan frekuensi resonansi dari 7,8 Hz. Ini
frekuensi, dan mode resonansi yang lebih tinggi dari 14 Hz, 20, 26 dan 32
muncul sebagai puncak dalam spektrum ELF dan disebut Schumann
resonansi.

1.4. Pemanfaatan Radiasi Non-Ionizing


Radiasi non-pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek ionisasi
apabila berinteraksi dengan materi. Radiasi non-pengion tersebut berada di sekeliling
kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-pengion antara lain adalah
gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi);
gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler
handphone);
a. Sinar Infra Merah
Adapun kegunaannya dari Infra Merah:
1. Kesehatan
a. Meningkatkan metabolisme tubuh, yang mana dengan begitu dapat
mengurangi beban liver dan ginjal.
b. Mengaktifkan molekul air yang terdapat dalam tubuh, sehingga apabila
molekul yang ada dalam tubuh pecah maka akan ada molekul tunggal yang
akan meningkatkan cairan tubuh.
c. Mengembangkan Ph dalam tubuh, yang mana dapat membersihkan darah.
Juga dapat mencegah terjadinya rematik yang dikarenakan oleh tingkat asam
urat yang tinggi.
d. Meningkatkan sirkulasi mikro, serta dapat memperbaiki sirkulasi darah serta
mengurangi tekanan jantung yang berlebih.
e. Infra Merah jarak jauh dapat digunakan untuk alat kesehatan, yang mana
dapat memberikan informasi tentang kondisi tubuh yang sebenarnya.
f. Dapat digunakan untuk mengetahui suhu tubuh
g. Untuk terapi fisik, menyembuhkan penyakit cacar dan encok
h. Untuk fotografi diagnosa penyakit
2. Pada komunikasi

a. Terdapat system sensor Iinfra Merah yang dapat digunakan untuk


menghubungkan dua perangkat. Yang mana sinar Infra Merah merespon Infra
Merah yang dikirimkan melalui pemancar.
b. Terdapat kamera yang tembus pandang dengan menggunakan Infra Merah.
Yang mana sinar Infra Merah memang tidak dapat ditangkap dengan mata
telanjang, namun dengan menggunakan kamera digital atau hendycam sinar
Infra Merah dapat tertangkap. Dengan begitu kamera digital dan hendycam
akan meningkat.
c. Untuk pencitraan pandangan seperti nightscoop.
d. Dapat digunakan sebagai alat komunikasi, yang mana jarak maximum adalah
10 meter dan tidak ada penghalangnya.
e. Sebagai salah satu standardisasi komunikasi tanpa kabel.
3. Pada bidang Industri
a. Lampu Infra Merah, Merupakan lampu pijar yang kawat pijarnya bersuhu di
atas 2500K.
b. Pemanasan Infra Merah, Merupakan suatu kondisi ketika energi infra merah
menyerang sebuah objek dengan kekuatan energi elektromagnetik yang
dipancarkan di atas -273 C (0K dalam suhu mutlak).
4. Pada bidang Keruangan
Infra merah yang dipancarakan dalam bentuk sinar infra merah terhadap suatu
objek, dapat menghasilkan foto infra merah. Foto infra merah yang bekerja
berdasarkan pancaran panas suatu objek dapat digunakan untuk membuat lukisan
panas dari suatu daerah atau objek. Hasil lukisan panas dapat menggambarkan
daerah mana yang panas dan tidak. Suatu lukisan panas dari suatu gedung dapat
digunakan untuk mengetahui dari zona bagian mana dari gedung itu yang
menghasilkan panas berlebihan sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan
yang diperlukan.
5. Pada bidang Militer

Dibuat teleskop inframerah yang digunakan melihat di tempat yang gelap atau
berkabut.
Sinar infra merah dibidang militer dimanfaatkan satelit untuk memotret
permukaan bumi meskipun terhalang oleh kabut atau awan.
Manfaat lain:
- Untuk fotografi pemetaan sumber daya alam, mendeteksi tanaman yang tumbuh
di bumi dengan detail
- Mengeringkan cat kendaraan dengan cepat pada industri otomotif
b. Gelombang Mikro
1. Untuk pemanas microwave
Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek
pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro,
maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat.
Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak
makanan dengan cepat dan ekonomis.
2. Untuk komunikasi RADAR (Radio Detection and Ranging)
Gelombang RADAR diaplikasikan untuk mendeteksi suatu objek, memandu
pendaratan pesawat terbang, membantu pengamatan di kapal laut dan pesawat
terbang pada malam hari atau cuaca kabut, serta untuk menentukan arah dan
posisi yang tepat.
3. Untuk menganalisa struktur atomik dan molekul
4. Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut
5. Digunakan pada rangkaian Televisi

c. Sinar Laser
Dalam kehidupan sehari-hari, laser digunakan pada berbagai bidang. Dalam
penggunaannya, energi laser yang terpancar tiap satuan waktu dinyatakan dengan

orde dari beberapa mW(Laser yand digunakan dalam system audio laser disk) sampai
dengan beberapa MW(Laser yang digunakan untuk senjata). Besarnya energi laser
yang dipilih bergantung pada penggunaannya. Pemanfaatan sinar laser misalnya pada
bidang kedokteran, pelayanan (jasa), industri, astronomi, fotografi, elektronika, dan
komunikasi.
Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sinar laser digunakan antara lain
untuk mendiagnosis penyakit, pengobatan penyakit, dan perbaikan suatu cacat serta
penbedahan.

Pada bidang industri, sinar laser bermanfaat untuk pengelasan, pemotongan


lempeng baja, serta untuk pengeboran.

Pada bidang astronomi, sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan untuk
mengukur jarak Bumi Bulan dengan teliti.

Dala bidang fotografi, laser mampu menghasilkan bayangan tiga dimensi dari
suatu benda, disebut holografi.

Dalam bidang elektronika, laser solid state berukuran kecil digunakan dalam
system penyimpanan memori optik dalam computer.

Dalam bidang komunikasi, laser berfungsi untuk memperkuat cahaya sehingga


dapat menyalurkan suara dan sinyal gambar melalui serat optik.
d. Cahaya Tampak

Salah satu aplikasi dari sinar tampak adalah penggunaan sinar laser dalam serat optik
pada bidang telekomunikasi.
Cahaya tampak di bidang medis dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana
disebut transillumination, yaitu dengan cara menyinari bagian tubuh tertentu. Pasien
ditempatkan di ruangan gelap sehingga bagian tubuh yang disinari akan nampak

kemerah merahan. dengan melihat intensitas cahaya yang diteruskan akan dapat
dianalisa apakah ada suatu gumpalan misalnya , bersifat padat atau cair gumpalan
tersebut. Ini dapat memberikan indikasi tipe tumor.
Beberapa panjang gelombang sinar tampak dapat diserap secara selektif oleh
permukaan. contohnya permukaan tahi lalat lebih banyak menyerap gelombang
warna hijau dibandingkan permukaan kulit normal. Dengan demikian dimungkinkan
untuk menghilangkan tahi lalat dengan penyinaran warna hijau dengan intensitas
tinggi.
e. Low Frekuency (LF)
Di Eropa dan bagian dari Afrika Utara dan Asia, bagian dari spektrum LF digunakan
untuk penyiaran gelombang siaran AM. Di belahan bumi barat, penggunaan
utamanya adalah untuk sinyal pesawat, navigasi (LORAN), informasi, dan sistem
cuaca. Juga dikenal sebagai gelombang kilometer sebagai panjang gelombang
berkisar dari satu sampai sepuluh kilometer.
Sinyal waktu standar
Di Eropa dan Jepang, banyak perangkat konsumen murah sejak akhir 1980-an yang
terdapat jam radio dengan penerima LF untuk sinyal-sinyal ini. Karena frekuensi ini
menyebar dengan gelombang tanah saja, ketepatan waktu sinyal tidak terpengaruh
dengan memvariasikan jalur propagasi antara pemancar, ionosfer, dan penerima. Di
Amerika Serikat, perangkat tersebut menjadi layak untuk pasar massal hanya setelah
kekuatan output WWVB meningkat pada tahun 1997 dan 1999.
Militer
Sinyal radio di bawah 50 kHz mampu menembus kedalaman laut sekitar 200 meter.
Inggris, Jerman, India, Rusia, Swedia, Amerika Serikat dan mungkin angkatan laut
lainnya berkomunikasi dengan kapal selam pada frekuensi tersebut.

Di AS, Ground Wave Emergency Network atau GWEN dioperasikan antara 150 dan
175 kHz, sampai digantikan oleh sistem komunikasi satelit pada tahun 1999. Gwen
adalah sistem komunikasi radio militer berbasis tanah yang bisa bertahan dan terus
beroperasi bahkan dalam kasus serangan nuklir.
f. Extremely Low Frequency (ELF)
ELF digunakan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan
kapal selam di bawah permukaan air. Karena konduktivitas listrik air garam, kapal
selam dilindungi dari sebagian besar komunikasi elektro-magnetik. Namun sinyal
pada ELF bisa menembus lebih dalam. Tingkat transmisi data yang rendah setingkat
beberapa karakter per menit, membatasi penggunaannya sebagai saluran komunikasi
g. Sinar Ultraviolet
Pada kasus lain, bayi yang baru lahir utamanya yang terlahir prematur , sering
mengalami sakit kuning akibat liver mengeluarkan bilirubin dalam darah secara
berlebihan. Bilirubin adalah sampah yang dikeluarkan saat bayi mengalami proses
penurunan sel darah merah . Proses penyembuhan dapat dipercepat dengan menyinari
bayi dengan sinar tampak utamanya ultra violet (UV), yaitu dengan cahaya
fluorecent. Saat dilakukan penyinaran biasanya mata bayi ditutup untuk menghindari
efek dari penyinaran UV.
Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kuman-kuman
penyakit kulit.