Anda di halaman 1dari 4

Biomarker Jantung (NT PRO BNP dan PRO BNP)

Disusun Oleh :
PSPD 2012, KELOMPOK 2

Ega Gumilang S

Mohammed JS

Ahmad Sofyan
-

Najib Askar

M Reza Syahli

Fajr Muzammil

Riza Mawaddatar R
-

Fitriana NH
Fitria Nur Anisa

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER

Seperti organ tubuh lainnya, jantung juga memiliki biomarker yang dapat digunakan
untuk mendeteksi adanya kerusakan jaringan ataupun hal lainnya di jantung. Salah satu
biomarker spesifik jantung ialah N-terminal-pro-BNP (NT-pro-BNP) and BNP.
Sebelum terbentuknya NT Pro BNP dan Pro BNP, Pre pro-BNP dibentuk di ventrikel
akibat adanya regangan miosit dan akan dipecah menjadi N-terminal-pro-BNP (NT-pro-BNP)
and BNP.1 Hormone tersebut sangat spesifik dan sensitive untuk mendeteksi adanya gagal
jantung.1 Peregangan miosit pada gagal jantung menstimulasi pembentukan dan pengeluaran
produk lokal yaitu norepinephrine, BNP dan endothelin. Neurohormonal tersebut menstimulasi
hipertrofi otot jantung.
BNP juga dapat digunakan untuk membedakan dispneu akibat kesalahan pada jantung
atau paru.1 Selain itu, BNP juga dapat digunakan sebagai evaluasi terapi terhadap pasien gagal
jantung.

Source : Medscape.com
Untuk mendiagnosis gagal jantung, perlu terjadi peningkatan kadar BNP yang melebihi
batas table dibawah ini :

Derajat peningkatan kadar BNP plasma memiliki korelasi dengan keparahan gejala dan
prognosis penyakit.

DAFTAR PUSTAKA

1. Braunwald, Eugene. Heart Failure and Cor Pulmonale in Harrisons Principles of


Internal Medicine.16th Ed. New York : McGraw-Hill.
2. William, G Dec. Heart Failure. 2005. New York : Marcel Dekker.
3. Backus, John. The Use of NT-proBNP and BNP as Biomarkers of Acute Heart Failure.
Acces from : http://www.clsaonline.org/