Anda di halaman 1dari 3

Kelebihan dan Kelemahan Ekstraksi Metode Sonikasi dan MAE

Metode ekstraksi sonikasi memanfaatkan gelombang ultrasonik denganfrekuensi 42


kHz yang dapat mempercepat waktu kontak antara sampel dan pelarut meskipun pada suhu
ruang. Hal ini menyebabkan proses perpindahan massa senyawa bioaktif dari dalam sel
tanaman ke pelarut menjadi lebih cepat.Sonikasi mengandalkan energi gelombang yang
menyebabkan proses kavitasi, yaitu proses pembentukan gelembung-gelembung kecil akibat
adanya transmisi gelombang ultrasonik untuk membantu difusi pelarut ke dalam dinding
seltanaman (Ashley et al . 2001). Metode ekstraksi sonikasi juga efisien dan mempersingkat
waktu ekstraksi (Melecchi et al. 2006).
Keuntungan proses Microwave Assisted Extraction (MAE) antara lain: waktu
ekstraksi relatif cepat, kebutuhan pelarut minimal, yield ekstraksi meningkat, lebih akurat dan
presisi (Ganzler, 1986; Castro et. al., 1999; Then, 2001; Kerem, 2005; Deng., 2006).
Sedangkan kelamahan metode sonikasi dan MAE yaitu harganya yang mahal dan
membutuhkan proses curing (Ulilalbab, 2012). Proses curing pada prinsipnya merupakan
suatu proses terjadinya reaksi kimia awal jaringan ikat kolagen kulit dengan bahan curing
baik dengan menggunakan bahan curing asam, basa maupun enzim. Proses curing
menyebabkan struktur ikatan intermolekuler dan intramolekuler pada protein kolagen kulit
melemah ataupun terjadi proses pemutusan rantai ikatan asam amino secara parsial
(Koodziejska dkk., 2007) ; (Hidayat, 2008).

Ashley K, Andrews RN, Cavazosa L,Demange M. 2001. Ultrasonic extraction as a sample


preparation
technique for elemental analysis by atomic spectrometry. J Anal At Spectrom 16:11471153.

Ulilalbab, Alya. 2012. Metode Ekstraksi Vanili yang Baik. Tersedia di http://aryaulilalbabfkm12.web.unair.ac.id/artikel_detail-61638-teknologi%20Enzim,%20Fisik%20dan%20
Kimia-Metode%20Ekstraksi%20Vanili%20yang%20Baik.html. Diakses [17 Mei 2014].
Ganzler, K and A. Salgo, Microwave Extraction-a new method superseding
traditional Soxhlet extraction.
Castro, M.M. Jimenez-Carmona and V. Fernandez. 1999. Towards more
rational
techniques for the isolation of valuable essential oils from plants. Trends
Anal. Chem. 18(11): 708-16 .
Deng, C. J, Ji, N. Li, Y. Yu, G. Duan and X. Zhang. 2006. Fast determination
of
curcumol, curdione and germacrone in three species of curcuma rhizomes

by microwave assisted extraction followed by headspace solid phase


microextraction and gas chromatography- mass spectrometry. J.
Chromatogr.
A. 1117: 115-20.
Kerem, Z.H. German-Shashoua and O. Yarden. 2005. Microwave assisted
extraction
of bioactive saponins from chickpea (Cicer arietinum L.). J. Sci. Food Agric.
85: 406-12.Kwon, J.G. Lee, J.M.R. Belanger and J.R.J. Pare. 2003 .Effect of
ethanol
concentration on the efficiency of extraction of ginseng saponins when
using a microwave assisted process. Int. J. Food Sci. Technol. 38: 615-22.
Melecchi et al. 2006. Optimization of the sonication extraction method of Hibiscus
tiliaceus L. flowers.
Ultrasonics Sonochemistry 13: 242-250.

Then,M., 2000, Effect of sample handling on alkaloid and mineral content


of aqueous
extracts of greater celandine (Chelidonium majus L.) Journal of
chromatography ISSN 0021-9673
Hidayat, N. 2008. Gelatin. Pengembangan Produk dan Teknologi Proses. http://ptp2007.
wordpress.com/(28 Oktober 2008).
Koodziejska, I., E. Skierka, M. Sadowska, W. Koodziejski, and C. Niecikowska. 2007. Effect
of extracting time and temperature on yield of gelatin from different fish offal. Food
Chem., 107: 700-706.