Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN DAN PENGONTROLAN OBAT EMERGENCY DI

RUANG PERAWATAN
No. Dokumen:
SPO/FAR/034

Revisi:
00

Halaman:
1/1
Ditetapkan:
Direktur

Tanggal terbit:

Standar Prosedur
Operasional

01 Oktober 2008
Dr. Mariana Suyaka, MSc

Pengertian

Penyimpanan obat-obatan emergency di ruang perawatan yang hanya dipakai


dalam keadaan emergency

Tujuan

1. Penyimpanan obat emergency di ruangan ditujukan agar dalam keadaan


darurat kebutuhan obat emergency dapat tersedia dengan cepat
2. Agar penyimpanan dan pengontrolan obat emergency di ruangan dapat
dikordinir dengan baik

Kebijakan

1. Setiap penyimpanan obat emergency di ruang perawat harus dikordinir


dengan baik.
2. Pengadaan obat emergency di ruangan disediakan oleh unit Farmasi
berdsarkan permintaan dari unit keperawatan.
3. Penanggung jawab trolley emergency adalah Kordinator ruangan atau
penanggung jawab shift
4. Pengontrolan obat emergency dilakukan oleh unit Farmasi

Prosedur

1. Pada setiap unit keperawatan wajib tersedia obat-obatan emergency


2. Obat emergency diletakkan dalam trolley emergency dalam keadaan terkunci
dan tersegel
3. Segel diberi identitas yaitu tanggal pengecekan terakhir dan paraf petugas
farmasi
4. Kunci trolley emergency hanya dibuka pada saat keadaan emergency oleh
dokter atau perawat di ruangan
5. Obat yang telah terpakai pada keadaan emergency diresepkan kembali untuk
penggantian stok obat emergency yang telah terpakai.
6. Setelah obat diganti, petugas farmasi dan perawat mengunci dan mensegel
kembali trolley emergency
7. Pengontrolan obat emergency dilakukan oleh petugas farmasi dan dapat
didampingi oleh perawat
8. Pengontrolan oleh farmasi dilakukan pada saat stock opname yaitu 1 bulan
sekali
9. Petugas farmasi mengecek fisik obat, jumah stok dan tanggal kadaluarsa

Unit terkait

1. Farmasi
2. Rawat Inap

Dokumen terkait

Lampiran