Anda di halaman 1dari 21

KEPUTUSAN KEPALA DESA NEUHEUN

NOMOR : 02 TAHUN 2014


TENTANG
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DESA ( RKP DESA )
TAHUN 2015 DESA NEUHEUN
PENJABARAN RPJMDes
TAHUN 2010 - 2015

DESA NEUHEUN
KECAMATAN PEUSANGAN
KABUPATEN BIREUEN

PEMERINTAH KABUPATEN BIREUEN


KECAMATAN PEUSANGAN

DESA NEUHEUN
Alamat : Jl. Tgk. Di Glee PEUSANGAN No.03 BIREUEN 24261
KEPUTUSAN KEPALA DESA NEUHEUN
KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN
NOMOR : 02 TAHUN 2014
TENTANG
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DESA ( RKP DESA )
TAHUN 2015 DESA NEUHEUN
KEPALA DESA NEUHEUN
KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN
Menimbang

a. Bahwa Pemerintah desa wajib menyusun dokumen


Perancanaan Pembangunan Desa berupa Rencana
Kerja

Pembangunan

Desa

RKP

Desa

yang

merupakan penjabaran RPJM Des


b. Bahwa

berdasarkan

dimaksud

dalam

pertimbangan

huruf

a,

perlu

sebagaimana
menetapkan

Keputusan Kepala Desa tentang RKP Desa


Mengingat

1 Undang-undang Nomor : 32 Tahun 2004 tentang


Pemerintah Daerah
Nomor

(Lembar Negara Tahun 2004

125,Tambahan

Lembaran

Negara

Nomor

2 4437 );
Undang-undang

Nomor

33

tentang

Perimbangan

Kauangan anatar Pusat dan Daerah (Lembar Negara


3 Tahun 2004 Nomor 26,Tambahan Lembaran Negara
4 Nomor 3848)
Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 tentang
5 Desa;
Peraturan Pemerintah Nomor 73 tahun 2005 tentang
6 Kelurahan ;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun
7 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa.
Surat

Edaran

414.2/1408/PMD

Menteri

Dalam

Negeri

Nomor

tanggal 31 Maret 2010 tentang

petunjuk Teknis Perencanaan


Peraturan Bupati BIREUEN Nomor 2 tahun 2010

tentang Penjabaran Penetapan anggaran Pendapatan


dan Belanja Daerah Kabupaten BIREUEN Tahun 2010
MUMUTUSKAN
MENETAPKAN

PERTAMA

: Melaksanakan

Musyawarah

Perencanaan

Kerja

Pembangunan Desa ( RKP-Des ) tahun 2015 Desa


NEUHEUN Kecamatan PEUSANGAN Kabupaten BIREUEN.
KEDUA

: RKP Desa tahun 2015 disusun berdasarkan RPJM Desa 5


( lima ) tahunan forum Musrenbang Desa.

KETIGA

RKP Desa tahun 2015 merupakan bahan baku rencana


kegiatan pembangunan di desa

KEEMPAT

: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


catatan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan
dalam

penetapan

ini

akan

diadakan

perbaikan

sebagimana mestinya.

Ditetapkan di
Pada tanggal

: NEUHEUN
: 5 Februari

2014
KEPALA DESA NEUHEUN

FAKHRURRAZI ISMAIL

DAFTAR ISI
BAB I

PENGANTAR
A. Pendahuluan
B. Dasar hukum
C. Tujuan manfaat
D. Visi dan Misi Desa

BAB II

GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN KEUANGAN DESA


A. Kebijakan Pendapat Desa
B. Kebijakan Belanja Desa

BAB III

RUMUSAN PRIORITAS MASALAH


A. Identifikasi Masalah Pembangunan tahun sebelumnya
B. Indentifikasi Masalah berdasarkan RPJMDes
C. Berdasarkan Prioritas Kebijakan Supra Desa
D. Identifikasi Masalah Berdasarkan Analisa Keadaan Darurat

BAB IV

RUMUSAN PRIORITAS KEBIJAKAN PROGRAM PEMBANGUNAN DESA


A. Prioritas Program Dan kagiatan Skala Desa
B. Prioritas Program dan skala kecamatan / Kabupaten
C. Pagu Indikasi Program dan Kegiatan masing-masing sektor

BAB V

PENUTUP

BAB I
PENGANTAR

A. Pendahuluan
Bahwa berdasarkan undang-undang no. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
yang merupakan Penganti Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999, Desa atau yang disebut
dengan nama lain yang selanjutnya disebut Desa adalah satuan masyarakat hukum yang
memiliki batas-batas yuridis, berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan atau yang dibentuk
dalam system Pemerintahan Nasional dan Berada di Kabupaten / Kota, sebagaimana
dimaksud dalam undang-undang Dasar Republik Indinesia tahun 1945. Landasan Pemikiran
dalam pengaturan mengenai desa adalah keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli,
demokrasi dan pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan pola pemikiran yang dimaksud, dimana desa berwenang mengurus
kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat, Peraturan
Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 pasal 63 dan 64, serta sesuai Peraturan Daerah kabupaten
BIREUEN Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Sistem Perencanaan pembangunan Daerah, maka
disetiap desa diwajibkan menyusun Dokumen Perencanaan pembangunan jangka menengah
Desa ( RPJM Des ) untuk jangka waktu 5 tahun dan dokumen Rencana kerja pembangunan
desa ( RKP Des ) sebagai satu kesatuan system perencanaan pembangunan daerah / kabupaten
secara partisipasi dan transparan.
RKP desa adalah Rencana Kerja Pembangunan desa yang dibuat untuk jangka waktu 1
tahun yang berdasarkan penjabaran dari RPJM Desa, RKP Desa merupakan Dokumen
perencanaan pembangunan yang bersifat regular yang pelaksanaannya dilakukan oleh LPMD
sebagai lembaga yang bertanggungjawab didesa. Dan selanjutnya dimasukan dalam APBDes
tahun anggaran bersangkutan.
B. Landasan hukum
1. Undang-undang Nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan daerah-daerah Kabupaten
dalam lingkungan Propinsi Jawa tengah.
2. Undang-undang Nomor 10 tahun 2004 tentang pembentukan Peraturan perundangundangan
3. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

4. Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan


Nasional;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang kewenangan Pemerintah dan
kewenangan Propinsi sebagi daerah otonom;
6.

Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 tentang Desa;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2005 tentang Pembinaan dan Pengawasan


Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
C. Tujuan dan manfaat
1. Tujuan penyusunan RKP Desa secara Partisipatif adalah sebagai berikut

Agar desa memiliki dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang


berkekuatan hukum tetap.

Sebagai dasar / pedoman kagiatan pelaksanaan pembangunan di desa

Sebagai dasar penyususunan Peraturan Des tentang Anggaran Pendapatan dan


Belanja desa (APB Desa )

2. Manfaat

Lebih menjamin keseimbangan pembangunan ditingkat Desa

Sebagai pedoman dan acuan pembangunan didesa

Pemberi arah kegiatan pembangunan tahunan didesa

D. Visi dan Misi


A. Visi
Sebagai dokumen perencanaan yang merupakan penjabaran dari dokumen RPJM Desa
yang bertujuan pelaksanaan pembangnan yang menganut prinsip keterbukaan dan partisipasi
masyarakat sehingga secara bertahap desa NEUHEUN dapat mengalami kemajuan. Untuk itu
dirumuskan Visi dan Misi sebagai berikut ;
Mewujudkan Desa yang Madani, Mandiri dan Informatif dalam melaksanakan
Pembangunan disegala bidang dengan dibarengi Transparansi Kebijakan, Pelaksanaan
dan Pertanggungjawaban dengan menciptakan Desa Informatif yang didukung

pemanfaatan sarana Komunikasi dan Tekhnologi IT untuk kehidupan masyarakat yang


adil makmur dalam arti yang sebenar-benarnya
Rumusan Visi tersebut merupakan suatu ungkapan dari suatu niat yang luhur untuk
memperbaiki dan menata Pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Desa NEUHEUN,
baik secara individu maupun kelembagaan dengan satu harapan bahwa untuk jangka waktu 5
tahun kedepan desa NEUHEUN akan lebih maju dalam segala bidang yang dilandasi
semangat kebersamaan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan pelaksanaan Pembangunan.
C. Misi
1. Menciptakan Pelayanan Pemerintahan berbasis Tekhnologi IT hingga tercapai
pelayanan yang cepat dan tepat serta mewujudkan Desa Informatif dengan membentuk
basis informasi masyarakat berbentuk website, radio komunitas dan media cetak desa.
2. Merevitalisasi sarana Pengairan hingga dicapai 1 tahun 3 kali masa tanam dengan
menerapkan Sistem Program Pertanian Mandiri.
3. Memperbaiki dan menciptakan sarana prasarana desa berupa Jalan Desa dan Gang
penghubung antar wilayah di dalam desa untuk memudahkan transportasi warga dan
pengangkutan hasil produksi tani dan UKM.
4. Menciptakan peluang usaha kecil dan industri rumah tangga dalam bentuk bantuan
informasi permodalan dan kemudahan perizinan serta pelatihan untuk usaha kecil
menengah seperti Konfeksi, Usaha Warung dan Kerajinan Makanan Kreatif.
5. Meningkatkan kapasitas dan kwalitas Layanan Pengadaan Air bersih dari rumah
kerumah.
6. Meningkatkan kwalitas layanan Kesehatan Desa berbentuk Polindes yang diharapkan
bisa bersinergy dengan BPJS dan menambah jam pelayanan.
7. Meningkatkan Kwalitas Layanan Posyandu dengan mengembangkan pelayanan
penimbangan dan Pengamatan warga Usia Lanjut.
BAB II
KEBIJAKAN KEUANGAN DESA TAHUN 2015
Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban dalam rangka pemyelenggaraan
Pemerintahan Desa yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk
kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban desa tersebut. Pengelolaan keuangan
desa merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, penganggaran, penata
usahaan,pelaporan, pertanggung jawaban dan pengawasan keuangan desa.
Agar kebijakan pengelolaan keuangan desa sesuai amanah peraturan perundangundangan yang berlaku, salah satunya peraturan Mendagri Nomor 37 tahun 2007 tentang

Pedoman Pengelolaan Keuanagan Desa. Dan mencerminkan keberpihakan terhadap


kebutuhan

riil

masyarakat,setiap

tahunnya

Pemrintahan

Desa

bersama

Badan

Permusyawaratan Desa menetapkan Peraturan desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
Desa (APB Des ) secara partisipatif dan transparan yang proses penyusunan dimulai dari
lokakarya desa, konsultasi publik dengan rapat umum BPD sehingga mendapatkan hasil yang
singkron dari pendapatan,belanja dan pembiayaan selama satu tahun dari 1 Januari sampai
dengan 31 Desember.
A.Pendapatan Desa
Pendapatan Desa meliputi seluruh penerimaan uang melalui rekening desa yang
merupakan hak desa dalam 1 tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali oleh desa.
Perkiraan pendapatan desa disusun berdasarkan

asumsi realisasi pendapatan desa tahun

sebelumnya dengan perkiraan peningkatan berdasarkan potensi yang menjadi sumber


pendapatan asli desa, bagian dana perimbangan, bantuan keuangan dari Pemerintah Propinsi ,
Pemerintah kabupaten, hibah dan sumbangan pihak ketiga.
Adapaun pendapatan desa tahun 2015 sebesar Rp. ......... (.........) yang berasal dari :
URAIAN
A. Pendapatan Asli Desa
1. Hasil usaha Desa

JUMLAH ( Rp )

2. Hasil kekayaan Desa


3. Hasil swadaya dan partisipasi
4. Hasil gotong royong
5. lain-lain pendapatan asli desa yang sah
B. Dana perimbangan
1. Upah pungut PBB
2. Alokasi Dana Desa
C. Lain-lain Pendapatan Desa yang sah
1. Bantuan keuangan dari pemerintahan
2. Propinsi (membangun desa )
3. Bantuan kearsipan
4. Penerimaan TPAPD ( Pem kab )
5. PN.PM.MD
Jumlah perkiraan pendapatan
Asumsi perkiraan jumlah seluruh pendapatan pada tahun 2015 adalah Rp. .....
(.. ).yang nantinya akan dijabarkan dalam rencana Anggaran Belanja ( RAB ) dan Rencana
Anggaran Kegiatan ( R AK ) yang menjadi dasar APB Des tahun 2013.
Pada intinya bahwa RKP Desa ini menampung semua potensi pendapatan yang
masuk ke desa baik yang memalui rekening Desa ataupun tidak melalui rekening Desa.

C. Belanja Desa
Belanja desa meliputi semua pengeluaran dari rekening desa yang merupakan
kewajiban desa dalam 1 tahun anggaran yang tidak akan diperoleh pembayaran kembali oleh
desa. Belanja sesuai dengan Pemendagri Nomor 37 Tahun 2007 terdiri belanja langsung dan
belanja tidak langsung. Pada prinsipnya penyusunan RKP harus berimbang antara pendapatan
dengan Belanja desa sehingga jumlah tidak ada selisih.
Pola pembelanjaan dalam RKP desa ini akan dijadikan acuan dalam penyusunan
APB Des sehingga jumlah yang ada dalam RKPDesa dan yang masuk APBDes sama, berikut
pola belanjanya :
a. Pola Belanja dalam RKP Des tahun 2015
URAIAN

JUMLAH ( Rp )

A. Belanja langsung

Operasional Pemerintah Desa

Pembangunan Fisik

Pembangunan Ekonomi

Pembangunan Sosial Budaya


B. Belanja Tidak lansung

Gaji Pegawai / Penghasilan tetap

Belanja Bantuan Keuanagan

Belanja Tunjangan

Belanja Bantuan Sosial

Belanja tidak terduga

Jumlah perkiraan belanja

BAB III
RUMUSAN PRIORITAS MASALAH
Rumusan permasalahan yang cukup besar ditingkat desa bukan semata-mata
disebabkan oleh internal desa, melainkan juga disebabkan permasalahan makro baik tingkat
kecamatan,kabupaten, propinsi maupun pemerintahan. Permasalahan yang terjadi akan
semakin besar manakala tidak pernah dilakukan identifikasi permasalahan sesuai sumber
penyebab masalah beserta tingkat signifikasi secara partisipatif.

Ketidakcermatan

indentifikasi permasalahan sesuai keadaan masyarakat secara tidak langsung akan


menghambat efektifitas dan efesiensi perencanaan program pembangunan yang pada akhirnya
akan terjadi in-efisiensi anggaran.

Dalam menyusunan RKP Desa tahun 2015 berdasarkan 4 aspek pembahasan sebagai
berikut :
A. Berdasarkan pada evaluasi pembangunan tahun sebelumnya.
B. Berdasarkan RPJM Des
C. Berdasarkan Prioritas Kebijakan Supra Desa
D. Berdasarkan analisa keadaan darurat.
A.

Berdasarkan pada evaluasi pembangunan tahun sebelumnya.


Evaluasi hasil pembangunan tahun sebelumnya dilakukan melalui analisa terhadap

kesesuaian antara program dan kegiatan yang terdapat dalam RKP Desa dan APB Des tahun
2014 dengan implementasi pelaksanaan pembangunan tahun 2015.
Adapun evaluasi hasil pembangunan sesuai RKP Desa tahun 2013 adalah sebagai
berikut :
1. Kegiatan yang biayai oleh Pemerintah Daerah ( DPU )

Keberhasilan

Dilaksanakannya Perbaikan Sarana Prasarana Jalan

Desa poros NEUHEUN Purworejo dan Lingkar Selatan Dusun III IV

Permasalahannya

Pengerjaan yang bersamaan dengan datangnya

musim penghujan dan Banjir mengakibatkan Jalan yang baru saja


diaspal kembali rusak parah.
2. Kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten ( Azas Proposional / ADD )

Keberhasilan Pavingisasi jalan dusun III.

Permasalahan

Dana yang ada tidak mencukupi dan kurangnya

swadaya masyarakat sehingga pelaksanaan pembangunan tidak


mencapai dengan sasaran yang dituju.
3. Kegiatan yang dibiayai dari APBDes

Keberhasilannya Pelaksanaan Perbaikan Drainase Pembuangan air


di perbatasan dusun I dan II serta Pembangunan Jembatan Gang
Penghubung dari jalan desa ke wilayah pemukiman di dusun IV.

Hambatannya minimnya kas desa sehingga belum dapat untuk


memaksimalkan kegiatan yang ada dan Pembangunan masih
setengah jadi

B. Berdasarkan RPJM Des

Berdasarkan Peraturan desa NEUHEUN Nomor 1 Tahun 2010 tentang RPJM Des
tahun 2011-2015, ada beberapa prioritas pembangunan tahun 2015. Ada beberapa pekerjaan di
desa NEUHEUN yang perlu segera di selesaikan antara lain
1. 15 dibidang Pengembangan Fisik
2. 2 dibidang pembangunan Ekonomi
3. 4 dibidang pembangunan social budaya.
Akan tetapi dari semuanya belum terlaksana semuanya.
C. Berdasarkan Prioritas Kebijakan Supra Desa
RKP desa sebagai satu kesatuan mekanisme perencanaan daerah dalam proses
penyusunan harus juga memperhatikan kebijakan pembangunan daerah,mulai evaluasi
rencana kerja kecamatan dan ataupun evaluasi pelaksaan RKP daerah tahun sebelumnya serta
prioritas kebijakan daerah tahun berikutnya. Masukan ini mutlak diperlukan agar RKP Desa
benar-benar mendorong terwujudnya visi misi daerah secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil paparan berkaitan dengan prioritas kebijakan pembangunan daerah,
maka penekanan masalah diprioritaskan bagaimana daerah secara efektif mampu mengurangi
tingkat kemiskinan dan tingkat pendapatan masyarakat melalui optimalisasi pengembangan
sektor ekonomi rakyat. Disamping itu untuk mendukung tercapainya prioritas tersebut perlu
didukung sumber daya manusia melalui peningkatan sektor pendidikan dan kualitas kesehatan
masyarakat.
D. Berdasarkan Analisa Keadaan Darurat
Analisa keadaan darurat dilakukan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang
muncul secara tiba-tiba disebabkan oleh bencana alam dan atau sebablain yang apabila tidak
segera diatasi akan menimbulkan masalah bagi masyarakat, maka ada beberapa masalah
mendesak yang harus secepatnya diatasi oleh pemerintah desa , antara lain :
1. Belum adanya Gedung Balaidesa yang syah secara hukum adalah milik
Pemerintah Desa.
2. Kurangnya sarana dan prasarana kantor yang tidak memadai sehingga
mengganggu aktifitas kerja para perangkat desa yang mengakibatkan kurang
atau lambannya pelayanan kepada masyarakat.
3. Jalan lintas desa di dusun yang apabila pada musim hujan becek karena letak
jalan tersebut sempit yang mengakibatkan kendaraan tidak bisa lewat dan
sangat mengganggu transportasi yang ada.

4. Kurang adanya drainase Pembuangan Limbah Rumah tangga dan Pembuangan


genangan air yang memadai sehingga bila musim hujan terjadi banjir yang
berakibat bisa menyebabkan kerawanan dibidang kesehatan.
5. Masih banyaknya warga yang belum mendapatkan sarana air bersih sehingga
kesulitan akan air bersih terutama pada musim kemarau.
6. Perlu adanya Perbaikan sarana Pengairan untuk menanggulangi gagal tanam,
dan untuk darurat diperlukan Diesel dengan kapasitas mencukupi guna
mengairi lahan pertanian seluas lebih dari 10 Ha.
7. Pavingisasi Jalur dalam desa ( Gang ) untuk memudahkan transportasi warga
dan pengangkutan hasil Produksi Pertanian dan UKM dari warga.
8. Perbaikan akan kerusakan pasca banjir terhadap sarana prasarana Jalan Desa.
BAB IV
KEBIJAKAN DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DESA
Arah kebijakan / prioritas program pembangunan desa NEUHEUN yang tersusun
dalam RKP Des tahun 2015

sepenuhnya didasarkan pada perbagai permasalahan

sebagaimana tersebut dalam rumusan masalah dinamis diatas. Diharapkan prioritas


pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2015 nantinya benar-benar berjalan efektif
untuk menanggulangi permasalahan masyarakat, terutama upaya peningkatan keberpihakan
pembangunan terhadap kebutuhan hak-hak dasar masyarakat seperti ,Pendidikan , Kesehatan ,
pendapatan dll. Dengan demikian arah dan kebijakan pembangunan desa secara langsung
dapat berperan aktif dalam penanggulangan kemiskinan di tingkat desa.
A. Prioritas Program Pembangunan Skala Desa
Prioritas program pembangunan skala desa merupakan program pembangunan yang
sepenuhnya mampu dilaksanakan oleh desa. Kemampuan tersebut diukur dari ketersediaan
anggaran desa, kewenangan desa dan secara teknis di lapangan desa mempuyai sumber daya.
Rumusan prioritas program pembangunan desa NEUHEUN secara rinci dikelompokan
sebagi berikut :
No

Bidang & Kegiatan

1
1.1

Pengembangan Wilayah
Pekerjaan Umum

Tujuan

1. Melancarkan mobilitas
1.1.1

Revitalisasi Jalan dan

dan Tranportasi Warga

Tanggul Pinggir jalan

2. Mencegah longsornya

Anggaran

Lokasi

Dusun

jalan
Pengadaan 2 (dua) unit
1.1.2

Diesel Kapasitas Besar

1.1.3

( 32 PK )
Balai Desa

Mengatasi kekurangan air


untuk pertanian
Memberi kepastian Hukum

Desa

atas Kebutuhan Kantor


Pelayanan Pemerintah Desa
Memperbaiki kerusakan

Dusun

sarana Jalan Desa yang


rusak parah untuk
1.1.4

Perbaikan Aspal

memperlancar Transportasi
dan mobilitas warga baik
untuk kepentingan pribadi
maupun ekonomi.
Memperlancar Akses

1.1.5

Jalan Usaha Tani

Tranportasi dan
Pengangkutan hasil
Pertanian
Memperlancar Akses

1.1.6

Pavingisasi

Dusun

Dusun

Tranportasi dan
Pengangkutan hasil UKM
Memperlancar arus air

Dusun

pembuangan Limbah
1.1.7

Perbaikan Drainase

Rumah tangga dan


Genangan bila terjadi Hujan

1.1.8

1.1.9

1.1.10

dari Dusun ...dan Dusun...


Memperlancar Akses

Dusun

Tranportasi dan

dan Dusun

Pengangkutan hasil UKM


Memperlancar aliran air

Dusun

desa

pada saat hujan


Menambah layanan

dan Dusun
Desa

Pembuatan Sumur Air

BPSPAM terhadap warga yg

Dalam dan Menaranya

belum terlayani sarana air

Jalan Lingkar dan


Pembuatan Talud
Drainase kanan kiri jalan

bersih
Memperlancar akses
1.1.11 Pengaspalan jalan

Dusun I

transportasi dan
Pengangkutan Produksi
UKM

1.1.12

Pavingisasi gang desa dan


drainase kecil

1.1.13 Pembuatan jalan


1.1.14 Penerangan jalan

Memperlancar akses
transportasi dan aliran air
pada saat hujan

Dusun

I,

Dusun

II,

Dusun III,

Memperlancar akses

Dusun IV
Dusun I

transportasi pertanian
Menciptakan Kenyamanan

Dusun

I,

Dusun

dan keamanan bagi para

II,

Dusun III,

pengguna jalan

Dusun IV
Dusun I

Memperlancar aliran air


pada saat terjadi Genangan
1.1.15 (gorong-gorong) jalan raya

air ( banjir ) di selatan jalan


raya kea rah utara jalan raya

110.000.000

dan mempercepat surutnya


air
II
2.1

Bidang Ekonomi
Pertanian
Memudahkan petani dalam

2.1.1

Pengadaan kios tani

memperoleh kebutuhan

Dusun I
150.000.000

pertanian
2.2

PKK
Memberi kemudahan bagi

2.2.1

Pengadaan warung PKK

III
3.1
3.1.1

Sosial dan Budaya


Karang Taruna

anggota untuk memasarkan

Dusun II
150.000.000

hasil UKM

Memberi wadah bagi


3.1.2

Revitalisasi lapangan bola

generasi muda dalam

dan pembuatan sarana

menyalurkan bakat olahraga

olahraga

kedepan bisa dikembangkan

Dusun I
300.000.000

pembuatan SSB
3.1.3
3.2

3.2.1

Dusun II
PKK
Pengadaan pelatihanpelatihan

Memberikan bekal
ketrampilan kepada

7.500.000

pemuda-pemudi dan ibu-ibu

Dusun

I,

Dusun

II,

Dusun III,
Dusun IV

B. Prioritas Program Pembangunan Skala Kecamatan / Kabupaten


Prioritas program Pembangunan Skala Kecamatan / Kabupaten merupakan program
dan kegiatan pembangunan yang merupakan kebutuhan riil masyarakat Desa NEUHEUN,
tetapi pemerintah desa belum mampu melaksanakan hal ini disebabkan
1. Pembiayaan terlalu besar sehingga desa belum mampu untuk melaksanakan
2. Ketersedian sumber daya desa tidak tersedia baik SDM maupun prasarana
pendukung lainnya.
Berdasarkan pertimbangan diatas, maka prioritas pembangunan tersebut akan dibawa
melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat

kecamatan

( Musrenbangcam ) oleh delegasi desa Neuheun secara partisifatif pada forum musrenbangdes
dan ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Desa.
Adapun Program dan kegiatan tersebut antara lain
1. Bidang Pengembangan Wilayah
a.

Revitalisasi Jalan dan Tanggul Pinggir jalan

b.

Pengadaan 2 unit Diesel Kapasitas Besar ( 32 PK )

c.

Balai Desa

d.

Perbaikan Aspal

e.

Jalan Usaha Tani

f.

Penambahan Sumur Air Dalam dan Menaranya

g.

Jalan Lingkar dan Pembuatan Talud

h.

Drainase kanan kiri jalan desa

i.

Pengaspalan jalan

j.

Pavingisasi gang desa dan drainase kecil

k.

Pembuatan jalan

l.

Penerangan jalan

m. (gorong-gorong) jalan raya


2. Bidang Ekonomi
a.

Pengadaan kios tani

b.

Pengadaan warung PKK

3. Bidang Sosial & Budaya


a.

Revitalisasi lapangan bola dan pembuatan sarana olahraga

b.

Pengadaan pelatihan-pelatihan
C. Pagu Anggaran Sementara
Perkiraan anggaran yang dipergunakan untuk membiayai program dan kegiatan

pembangunan skala desa adalah perkiraan pendapatan desa yang bersumber pada desa yang
berasal dari :
1. Dana ADD
2. Bantuan Pemerintah ( Pemerintah Pusat,Propinsi ataupun

Pemerintahan

Kabupaten )
Penetapan perkiraan anggaran pada masing-masing bidang dalam RKP desa tahun
2015 dilakukan melalui kesepakatan saat pelaksaan forum Musrenbangdes. RKP Desa. Hasil
kesepakatan tersebut sebagai berikut :
1. Belanja Tidak Langsung ( Rutin )

sebesar 70 % dari total belanja desa

2. belanja Langsung ( pembangunan ) sebesar 30 % dari total belanja desa yang terbagi
menjadi

Bidang pengembangan wilayah

sebesar 55 % dari total belanja langsung

Bidang pengembangan ekonomi

sebesar 25 % dari total belanja langsung

Bidang social & Budaya

sebesar 20 % dari total belanja langsung

Dengan komposisi perkiraan anggaran tersebut,diharapkan Visi dan Misi desa


terutama bagaimana mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan memalui pemenuhan
hak-hak dasar masyarakat dapat segera terwujud. Secara lebih rinci perkiraan anggaran
belanja dalam RKP desa tahun 2015 tercantum dalam keputusan Kepala Desa ini.
BAB V
PENUTUP
Keberhasilan pelaksanaan pembangunan ditingkat desa pada dasarnya ditentukan oleh
sejumlah komitmen dan konsisten pemerintah dan masyarakat desa yang saling bekerja sama
membangun desa. Keberhasilan pembangunan yang dilakukan secara partisipatif mulai dari
perencaan, pelaksanaan samapai dengan monitoring evaluasi akan lebih menjamin
keberlangsungan pembangunan di desa. Sebaliknya permasalahan dan kepercayaan satu sama
lain akan mudah menakala seluruh komunikasi dan ruang irformasi bagi masyarakat yang
memadai.
Diharapkan penyususnan RKP desa yang benar-benar partisifatif dan kebutuhan riil
masyarakat akan mendorong percepatan pembangunan skala desa menuju kemandirian desa
selain itu dengan akurasi kegiatan yang dapat dengan mudah di akses masyarakat desa, maka
diharapkan dalam proses penyusunan APB desa seluruhnya bisa terselenggarakan secara
proposional.
Ditetapkan di

: NEUHEUN

Pada tanggal

: 5 Februari 2014

Kepala Desa NEUHEUN

FAKHRURRAZI ISMAIL

BERITA ACARA
Nomor : 029/2013/II/2014

Pada hari Rabu tanggal dua puluh Sembilan bulan Januari tahun dua ribu empat belas
yang di mulai dari jam delapan tiga puluh malam

sampai jam sebelas tiga puluh malam

WIB yang bertempat di Sekretariat Desa NEUHEUN Kecamatan PEUSANGAN kabupatenj


BIREUEN telah diadakan rapat dalam rangka membahas :
1. Rencana Pembangunan tahun 2014
2. Penetapan Perencanaan Prioritas pembangunan yang akan diusulkan ke Musrenbang
Kecamatan tahun 2015.

Rapat dihadiri Kepala desa beserta Perangkat Desa, Tim Monitor dari Kecamatan
PEUSANGAN\, BPD, LPMD, PKK, karang Taruna, Rt dan Rw serta Tokoh Masyarakat
sebagaimana daftar hadir terlampir.
Dalam rapat desa tersebut telah diperoleh kata sepakat atas pokok-pokok pembicaraan oleh
peserta rapat sehingga dapat menetapkan :
1. Rencana Pembangunan tahun 2014
2. Penetapan Perencanaan Prioritas pembangunan yang akan diusulkan ke Musrenbang
Kecamatan tahun 2015.
Demikian Berita Acara

ini dibuat, selanjutnya untuk dapat dipergunakan

sebagaimana mestinya.
Dibuat di : NEUHEUN
Tanggal : 29 Januari 2014
Kepala Desa NEUHEUN

FAKHRURRAZI ISMAIL

METRIK RENCANA KERJA DESA NEUHEUN


TAHUN 2014

Desa
: NEUHEUN
Kecamatan : PEUSANGAN
No

Uraian Kegiatan

1
1
2

2
Perbaikan Aspal
Pengaspalan jalan gang
Pemasangan
Penerangan Jalan-jalan

Lokasi
Dusun
RT/RT
3
Desa
Rt 2 & 4

Sumber Biaya Yang direncanakan


Volume
4
1.500 M2
900 M2

Desa

50 Unit

Pengadaan Kios Tani

Desa

1 Unit

Revitalisasi Lap.Bola
dan Pembuatan sarana
olah raga

Dusun I

2 unit

Pembuatan Sumur

Desa

1 Kegiatan

Pengadaan PelatihanPelatihan

Desa

1 Kegiatan

Tujuan/Manfaat
5
Memperlancar LALIN
Memperlancar LALIN
Menjaga keamanan &
kenyamanan warga
Mempermudah kebutuhan
Pertanian
Memberikan wadah
Pemuda dalam penyaluran
bakat
Menambah layanan air
bersih ke warga
Memberikan bekal
ketrampilan PemudaPemudi dan kaum Ibu

Swadaya
(Rp)
6
-

ADD (Rp)
7
-

APBD Kab.
(Rp)
8
-

APBD Prop.
(Rp)
9
64.000.000
150.000.000

Jumlah (RP)

Ket

11=(6+7+8+9+10)
64.000.000
150.000.000

12

APBN (Rp)
10
-

10.000.000

10.000.000

150.000.000

150.000.000

300.000.000

300.000.000

300.000.000

300.000.000

10.000.000

10.000.000
NEUHEUN, 10 Februari 2014

KEPALA DESA NEUHEUN

FAKHRURRAZI ISMAIL

DAFTAR KEGIATAN PRIORITAS PEMBANGUNAN YANG AKAN DIUSULKAN KE MUSRENBANG KECAMATAN


TAHUN 2014

Desa
: NEUHEUN
Kecamatan : PEUSANGAN

Sumber Biaya Yang direncanakan

No

SKPD yang
dituju

Uraian kegiatan

Lokasi
RT/RW

Volume

Dinas
Pertanian

Pengadaan 2
Unit Diesel
Kapasitas besar
Pembangunan
Balai Desa

Tujuan/manfaat

Desa

2 Unit

Mengairi sawah

Desa

1 Unit

Pelayanan Masyarakat

DPU
Bina Karya

DPU

Pavingisasi

Dusun II

1,5 x 100 M

DPU

Perbaikan
Drainase

Dusun I

630 M3

DPU

Jalan Linghkar
dan Pembuatan
talud

Dusun I &
II

2.250 M2

DPU

Pengaspalan
Jalan

Dusun IV

1000 M2

Dinas
Pertanian

DPU

Perbaikan Jalan
Usaha Tani
Revitalisasi
Jalan dan
Tanggul

Dusun I
Dusun IV

2,5x1500 M
2.700 M

Memperlancar
pedagang kecil
Melancarkan arus air di
musim hujan untuk
menghidari banjir
Memperlancar akses
transportasi hasil
pertanian
Memperlancar akses
transportasi dan
Pengangkutan produk
UKM

Swadaya
(Rp)

ADD (Rp)

APBD Kab.
(Rp)

APBD Prop.
(Rp)

APBN (Rp)

10

5.000.000

30.000.000

70.000.000

100.000.000

20.000.000

1.000.000

64.000.000

Jumlah (RP)

Ket

11=(6+7+8+9+1
0)

12

64.000.000

300.000.000
-

505.000.000
20.000.000

130.000.000

100.000.000

250.000.000

350.000.000

40.000.000

40.000.000

100.000.000

Memperlancar hasil
panen

100.000.000

Memperlancar
mobilitas dan
transprotasi warga

1.500.000.000

131.000.000

1.500.000.000

NEUHEUN, 10 Februari 2014


KEPALA DESA NEUHEUN
FAKHRURRAZI ISMAIL