Anda di halaman 1dari 3

PENGENALAN ALAT DI LABORATORIUM

Andri Adistia
133020088
Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

ABSTRAK
Pengenalan alat di laboratorium ini sebagai pengenalan alat yang terdapat di laboratorium agar kita mengetahui bagaimana
fungsi alat tersebut, prinsip kerja, dan digunakan sesuai fungsinya masing-masing. Tujuan percobaan pengenalan alat-alat di
Laboratorium adalah untuk mengetahui dan menguasai jenis-jenis alat, nama masing-masing alat, fungsi alat yang baik dan benar
agar pada praktikum selanjutnya praktikan tidak melakukan kesalahan. Prinsip percobaannya berdasarkan identifikasi yang biasa
digunakan pada saat praktikum serta fungsi dari masing-masing alat tersebut, dan penggunaan atau cara yang tepat untuk
menggunakannya.

PENDAHULUAN
Sebelum memulai melakukan praktikum di
laboratorium praktikan harus mengenal terlebih dahulu
alat-alat laboratorium dan memahami cara penggunaan
semua peralatan dasar yang biasa digunakan dalam
laboratorium kimia. Selain itu praktikan harus tahu cara
menggunakannya dengan teknik dan prosedur yang
benar.
Tujuan percobaan pengenalan alat di laboratorium
yaitu mengetahui dan memahami jenis-jenis alat, nama
masing-masing alat, prinnsip kerja alat, fungsi alat yang
baik dan benar agar pada praktikum selanjutnya
praktikan tidak melakukan kesalahan.
Prinsip percobaan pengenalan alat di laboratorium
adalah berdasarkan identifikasi alat yang biasa
digunakan pada saat praktikum serta fungsi dari
masing-masing alat tersebut, dan penggunaan atau
cara yang tepat untuk menggunakannya.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Labu Erlenmeyer

Gelas Ukur

Untuk
mengukur
volume larutan tidak
memerlukan tingkat
ketelitian yang tinggi
dalam
jumlah
tertentu.

Pipet Seukuran

Digunakan
mengambil
dalam
tertentu
tepat.

Pipet Berukuran

Berguna
untuk
mengukur
dan
memindahkan
larutan
dengan
volume
tertentu
secara tepat.

Hasil pengamatan :
Table 1 . hasil Pengamatan Alat di Laboratorium
No
1

Nama Alat
Gelas Kimia

Fungsi Alat
Untuk
mengukur
volume larutan yang
tidak memerlukan
tingkat
ketelitian
tinggi, menampung
zat
kimia,
memanaskan cairan
dan sebagai media

pemanas cairan.
Untuk menyimpan
dan memanaskan
larutan, menampung
filtrate
hasil
penyaringan
dan
juga
untuk
menampung titran
pada proses titrasi.

untuk
cairan
jumlah
secara

Pipet Tetes

Berguna
untuk
mengambil cairan
dalam skala tetesan
kecil.

13

Spatula

Untuk mengambil
bahan kimia yang
berbentuk padatan.

Buret

Untuk
mengeluarkan
larutan
dengan
volume
tertentu,
biasanya digunakan
pada saat titrasi.

14

Pipa Kapiler

Berfungsi
untuk
menentukan
titik
leleh dari zat padat.

15

Cawan Arloji

16

Eksikator

Sebagai
penutup
gelas kimia saat
memanaskan
sampel, tempat saat
menimbang bahan
kimia, dan tempat
untuk mengeringkan
padatan
dalam
desikator.
Untuk
mengeringkan atau
mendinginkan
zat/sampel
tanpa
menyerap uap air di
udara.

17

Kawat Kasa

Sebagai alas untuk


menahan labu atau
beaker
ketika
pemanasan
menggunakan
pemanas
spirtus
atau Bunsen.

18

Botol Semprot

Sebagai
tempat
untuk menyimpan
aquadest
dan
membersihkan
antara cairan dan
padatan.

Tabung Reaksi

Sebagai
tempat
untuk mereaksikan
bahan kimia atau
untuk
melakukan
reaksi kimia dalam
skala kecil.

Corong

Untuk
menyaring
campuran kimia.

10

Cawan

Digunakan
untuk
menguapkan
larutan.

11

Mortar dan Pastle (alu)

Digunakan
untuk
menghancurkan dan
mencampurkan
padatan.

12

Batang pengaduk

Digunakan
untuk
mengaduk cairan di
dalam gelas kimia.

19

20

Pipa U

Untuk
menghubungkan
tabung-tabung
reaksi
dan
mengetahui adanya
gas atau tidak pada
bahan kimia.

Tabung sentrifuge

Untuk memisahkan
endapan
dan
larutan.

(Sumber : Hasil pengamatan Andri Adistia)

APLIKASI DALAM BIDANG PANGAN


Peralatan laboratorium mempunyai berbagai
macam jenis. Setiap alat yang ada di laboratorium
mempunyai cara kerja dan fungsi yang berbeda-beda.
Peralatan laboratorium sangat berguna juga dalam
bidang pangan contohnya untuk pengujian bahan
pangan, pengujian standar keamanan pangan,
pengujian kualitas pangan, bahan kimia apa saja yang
terkandung dalam suatu produk pangan, menganalisa
sifat fisik pangan, pengolahan produk-produk pangan
dan hasil pertanian dan masih banyak lagi aplikasiaplikasi dalam bidang pangan untuk alat-alat
laboratorium.

KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan dalam praktikum
pengenalan alat di laboratorium terdapat berbagai jenis
alat yang mempunyai bentuk, nama, fungsi, dan cara
kerja yang berbeda. Dalam pengukuran volume saja
ada alat yang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi
ada juga alat yang tidak memerlukan tingkat ketelitian
yang tinggi dalam pengukuran. Jadi, setelah
dilaksanakannya praktikum kita bias lebih memahami
dan mengetahui prinsip kerja alat, nama alat, fungsi
alat dan jenis-jenis alat. Dalam penggunaan alat di
laboratorium diperlukan konsentrasi dan ketelitian agar
tidak melakukan kesalahan pada saat praktikum.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2013. Beberapa alat di laboratorium beserta
fungsinya. http://www.slideshare.net/.
Diakses 14/10/2013

Anonim. 2013. Pengenalan alat di laboratorium.


http://www.slideshare.net/.
Diakses 14/10/2013
Sutrisno, E.T dan Ina S.N. 2013. Penuntun Praktikum
Kimia Dasar. Bandung
Brady, J.E. 1999. Kimia Universitas Asas dan
Struktur. Binapura Aksara, Jakarta.

Anda mungkin juga menyukai