Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL

GERBANG LOGIKA

Anggota Kelompok:
Choirul Musfiqin A. G. (1109 100 001)
Akbar Sujiwa

(1109 100 034)

Chaironi Latif

(1109 100 039)

Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengentahuan Alam
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam elektronika digital dikenal istilah gerbang logika yaitu suatu perangkat yang
mampu menerapkan fungsi Boolean, dimana perangkat tersebut mampu menerapkan operasi
logis pada satu atau lebih masukan (input) logika dan menghasilkan keluaran (output) logika
tunggal.
Gerbang logika utama terdiri atas gerbang AND, OR, dan NOT dimana gerbanggerbang tersebut biasa diimplementasikan menggunakan rangkaian komponen transistor
sebagai saklar elektronik serta gerbang lain yang disusun dari gabungan beberapa gerbang
utama seperti NAND, NOR, XOR, dan XNOR. Masing-masing gerbang memilki ciri output
sendiri, dimana dalam praktikum ini akan dicari sifat-sifat tersebut dalam sebuah rangkaian
gabungan gerbang logika.
1.2 Permasalahan
Bagaiman sifat-sifat rangkaian digital half-adder yang disusun dari beberapa gerbang
logika?
1.3 Tujuan
Mempelajari sifat-sifat rangkaian digital half-adder yang tersusun dari beberapa
gerbang logika?

BAB II
DASAR TEORI

2.1 Gerbang AND


Gerbang AND adalah gerbang logika yang memiliki minimal dua logika input dan
satu logika output yang direpresentasikan pada operasi aritmatika berupa perkalian.
A*B (input) = C (output)
Berikut tabel kebenaran hasil logika gerbang AND,
Tabel 2.1. Tabel kebenaran gerbang AND
A

output

Untuk mempermudah pemahaman gerbang AND dapat dianalogikan menggunakan rangkaian


switch yang dihubungkan secara seri untuk menyalakan sebuah led seperti pada gambar 2.1.
dibawah.

Gambar 2.1. Gambar analogi gerbang AND


Pada rangkaian tersebut jika switch A ditutup (1) dan switch B tidak (0) maka lampu
tidak menyala begitu pula sebaliknya, namun ketika semua switch ditutup maka lampu dapat
menyala. Keadaan tersebut sesuai dengan tabel kebenaran gerbang logika 2.1 sehingga dapat
disimpulkan bahwa secara garis besar gerbang AND merupakan rangkaian tertutup yang
disusun secara seri.

Gambar 2.2. Simbol gerbang AND


2.2 Gerbang NOT
Gerbang NOT atau nama lainnya inverter (pembalik) berfungsi untuk mengubah
logika input menjadi kebalikan logika input tersebut, semisal input inverter berupa High (1)
maka akan menghasilkan output berupa Low (0) begitu pula sebaliknya jika input berupa
Low (0) maka output menjadi High (1).
Tabel 2.2. Tabel kebenaran gerbang AND
Input

output

Pada gerbang inverter lebih mudah jika kita menggunakan analogi rangkaian transistor PNP
untuk menyalakan sebuah LED seperti gambar berikut

Gambar 2.3. rangkaian analogi gerbang NOT


Diibaratkan jika led menyala maka output High maka ketika input 1 (High) dihubungkan ke
basis transistor maka led tidak akan menyala sebaliknya ketika basis diberi input 0 (Low)
maka led menyala, hal ini memenuhi tabel kebenaran 2.2

Gambar 2.4. Simbol gerbang NOT


2.3 Gerbang OR
Jika gerbang AND merupakan hasil perkalian 2 input (A dan B) maka pada gerbang
OR adalah hasil penjumlahan dua input A dan input B sehingga nantinya menghasilkan lebih
banyak keadaan High pada Output dari pada gerbang AND.
Tabel 2.3. Tabel kebenaran gerbang OR
A

output

Jika dibuat sistem sederhana dari gerbang OR merupakan sebuah rangkaian switch paralel
tertutup seperti pada gambar berikut.

Gambar 2.5. Gambar analogi gerbang OR


Dari gambar dapat dijelaskan ketika salah satu switch saja yang di tutup maka sudah cukup
untuk menyalakan led sehingga pada tabel kebenaran output bernilai Low hanya ketika kedua
switch dalam keadaan terbuka (Low).

Gambar 2.6. Simbol gerbang OR


2.4 Gerbang NAND
Gerbang NAND merupakan gerbang AND yang ditambah gerbang NOT pada akhir
outputnya, sehingga dapat dikatakan output NAND merupakan

komplemen dari output

AND.
Tabel 2.4. Tabel kebenaran gerbang NAND
A

output

Jika ditinjau dari simbol gerbang NAND dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 2.7. Simbol gerbang NAND


2.5 Gerbang NOR
Sama halnya dengan gerbang NAND, gerbang NOR merupakan gabungan dari dua
gerbang dasar yaitu gerbang OR yang outputnya di invers (NOT) sehingga output pada tabel
kebenaran gerbang NOR merupakan kebalikan dari gerbang OR.

Tabel 2.5. Tabel kebenaran gerbang NOR


A

output

Berikut simbol dari gerbang NOR

Gambar 2.8. Simbol gerbang NOR

BAB III

METODOLOGI PERCOBAAN

3.1. Peralatan dan Bahan


Alat dan bahan dalam melaksanakan percobaan ini diantaranya diperlukan masingmasing sebuah IC 7400 (Quadruple 2 input NAND gates), IC 7402 (Quadruple 2 input NOR
gates), dan IC 7404 (Hex inverters/ NOT gates) serta catu daya, led indikator, dan kabel
penghubung.
3.2 Cara Kerja
Pada praktikum ini akan di cari bagaimana tabel kebenaran dari rangkaian Half Adder
(penambah paro) maka langkah pertama adalah merangkai sistem rangkaian alat seperti pada
gambar 3.1. yang didapat dari gabungan IC 7400, IC 7402, dan IC 7404 saling dihubungkan
menggunakan kabel penghubung dan diberi lampu indikator pada output rangkaian. Setelah
rangkaian selesai dibuat maka dimulai percobaan dengan memasukkan 2 input (A dan B)
sehingga didapat 4 variasi input, kemudian tulis data hasil percobaan pada tabel
kebenarannya.

3.3 Skema Percobaan


Berikut adalah skema rangkaian dari Half Adder :

Gambar 3.1 Rangkaian Half Adder

BAB IV

ANALISA DATA & PEMBAHASAN


4.1 Data Hasil Percobaan
Setelah melakukan eksperimen,di dapat hasil data sebagai berikut
No A
B
S
1
0
0
0
2
0
1
1
3
1
0
1
4
1
1
0
Dimana 1= nyala

C
0
0
0
1

0=mati

4.2. Pembahasan

Pada awalnya,ketika memasukkan input 0 pada A dan B,maka pada gerbang OR yang
ada di atas akan mengeluarkan output 0. Sedangkan gerbang AND yang ada di bawah akan
mengeluarkan output 0 juga dari inputan A dan B . Kemudian output AND tersebut akan
menjadi nilai C yaitu 0. Selain itu output AND tadi akan masuk gerbang NOT sehingga
menjadi 1 dan masuk ke gerbang AND kedua di atas bersama output OR sehingga hasil
akhirnya adalah 0. Ketika memasukkan input 0 pada A dan 1 pada B,maka pada gerbang OR
yang ada di atas akan mengeluarkan output 1. Sedangkan gerbang AND yang ada di bawah
akan mengeluarkan output 0 juga dari inputan A dan B. Kemudian output AND tersebut akan
menjadi nilai C yaitu 0. Selain itu output AND tadi akan masuk gerbang NOT sehingga
menjadi 1 dan masuk ke gerbang AND kedua di atas bersama output OR sehingga hasil
akhirnya adalah 1. Ketika memasukkan input 1 pada A dan 0 pada B,maka pada gerbang OR
yang ada di atas akan mengeluarkan output 1. Sedangkan gerbang AND yang ada di bawah
akan mengeluarkan output 0 juga dari inputan A dan B. Kemudian output AND tersebut akan
menjadi nilai C yaitu 0. Selain itu output AND tadi akan masuk gerbang NOT sehingga
menjadi 1 dan masuk ke gerbang AND kedua di atas bersama output OR sehingga hasil
akhirnya adalah 1. Ketika memasukkan input 1 pada A dan 1 pada B,maka pada gerbang OR
yang ada di atas akan mengeluarkan output 1. Sedangkan gerbang AND yang ada di bawah
akan mengeluarkan output 1 dari inputan A dan B. Kemudian output AND tersebut akan
menjadi nilai C yaitu 1. Selain itu output AND tadi akan masuk gerbang NOT sehingga
menjadi 0 dan masuk ke gerbang AND kedua di atas bersama output OR sehingga hasil
akhirnya adalah 0.

Bila kita perhatikah tabel kebenaran S yang di dapat,maka kita melihat tabel kebenaran
tersebut bernilai sama dengan tabel kebenaran EX OR. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa
rangkaian tersebut,bisa disederhanakn dengan satu gerbang EX OR. Begitu pula untuk tabel
kebenaran C bernilai sama dengan gerbang AND,sehingga dia juga bisa disederhanakan
menjadi 1 gerbang AND.

BAB V
KESIMPULAN

Dari hasil percobaan gerbang logika menggunakan rangkaian Half Adder didapat
kesimpulan bahwa :
1. Tabel kebenaran dari rangkaian Half Adder yang digunakan pada praktikum sama dengan
tabel kebenaran sumber referensi.
2. Hasil keluaran rangkaian Half Adder yang dibuat sesuai dengan perhitungan rumus Sum
Dan Carry pada modul praktikum.