Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Fisika merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang menjelaskan berbagai
fenomena dan perilaku alam. Dalam mempelajari alam, para fisikawan melakukan
proses dasar yakni pemodelan. Proses tersebut meliputi pembuatan, analisis dan
evaluasi suatu model yang banyak digunakan para fisikawan adalah model
matematika. Model matematika yang digunakan dalam fisika diungkapkan
menggunakan bahasa matematika. Rumus- rumus matematika yang melukiskan
hukum-hukum alam pada hakikatnya adalah cara fisikawan untuk malukiskan
fenomena alam dalam bentuk sederhana secara kuantitatif.
Ada beberapa permasalahan Fisika yang tidak dapat diselesaikan secara
analitik (menggunakan Exact Solution), hal itu diakibatkan karena peliknya masalah
yang akan diselesaikan sehingga rumus rumus Fisika yang sudah kita ketahui tidak
bisa digunakan lagi.
Berdasarkan hal di atas dibutuhkan suatu cara untuk menyelesaikan
permasalahan ini, yaitu suatu cara yang memiliki ketelitian dan akursi yang tepat
serta waktu pengerjaan yang singkat, yaitu dengan

metoda komputasi melalui

metoda numerik. dengan metoda numerik ini persoalan yang tidak dapat diselesaikan
secara exact dapat diselesaikan dengan hasil yang mendekati atau menghampiri solusi
sejatinya.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah
dalam makalah ini adalah:
Kenapa Fisika Komputasi harus ada?
C. Tujuan

Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui


pentingnya keberadaan Fisika Komputasi.
D. Manfaat
Adapun manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini agar penulis
dan pembaca mengetahui kenapa Fisika Komputasi harus ada dan menjadi motivasi
bagi penulis dan pembaca dalam mempelajari Fisika Komputasi.

BAB II
KAJIAN TEORI
A. Fisika komputasi

Kata fisika berasal dari bahasa Yunani yang artinya "alam". Fisika
merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala dan sifat benda-benda yang
ada di alam. Menurut Mirza (2007: 5) Fisika adalah ilmu yang mempelajari bendabenda serta fenomena dan keadaan yang terkait dengan benda-banda tersebut. Fisika
bersifat dasar karena berkaitan dengan struktur dan perilaku benda, dan juga
berhubungan

dengan

penemuan

dan

pemahaman

mendasar

hukum

yang

menggerakkan materi, energi, ruang, dan waktu.


Komputasi (computation) adalah bagian integral sains modern dengan
kemampuan eksploitasi kekuatan komputer secara efektif di dalam aktivitas
ilmuwan. Ditinjau dari aspek proses, komputasi adalah kegiatan mendapatkan
penyelesaian atau solusi atas persoalan yang dinyatakan dalam model matematis .
Komputasi ini merupakan bagian dari ilmu komputer berpadu dengan ilmu
matematika. Secara umum ilmu komputasi merupakan bidang ilmu yang mempunyai
perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta
penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu
(sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer
atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah
dalam berbagai bidang keilmuan.
Berdasarkan hal di atas, maka dapat disimpulkan bahwa fisika komputasi
adalah studi implementasi numerik algoritma untuk memecahkan masalah di bidang
fisika di mana teori kuantitatif sudah ada. Menurut Festiyed (1999) Fisika Komputasi
Merupakan salah satu mata kuliah yang berfungsi sebagai alat atau instrumentasi bagi
semua mata kuliah yang ada di Fisika.

B. Analisa Numerik
Analisa adalah suatu proses memikirkan hubungan sebab akibat dan faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya interaksi. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) analisa berarti penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan
atau perbuatan) untuk mengetahui keadaan sebenarnya (baik sebab maupun duduk

perkara), sehingga dengan melakukan suatu analisa, kita bisa menguraikan pokok
permasalahan dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
Analisa merupakan kegiatan yang dimulai dari proses awal didalam
mempelajari serta mengevaluasi suatu bentuk permasalahan (case) yang ada . Analisa
adalah suatu usaha untuk mengamati secara detail sesuatu hal atau benda dengan cara
menguraikan komponen-komponen pembentuknya atau penyusunnya untuk di kaji
lebih lanjut. Dalam ilmu pasti (sains) pengertian dan definisi analisa adalah suatu
kegiatan yang dilakukan untuk menguraikan suatu bahan menjadi senyawasenyawa penyusunnya.
Numerik adalah segala sesuatu yang berwujud angka atau sistem angka,
berupa data atau statistik data yang memerlukan pengolahan yang cermat. Jadi analisa
numerik adalah terapan matematika untuk menganalisa metode. Menurut Irfan (2006:
5) metode numerik adalah teknik dimana masalah matematika diformulasikan
sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan oleh pengoperasian aritmatika.
Sedangkan menurut Heri (2005) Metode numerik adalah teknik-teknik yang
digunakan untuk merumuskan masalah-masalah matematika agar dapat diselesaikan
dengan operasi-operasi aritmatika (hitungan) biasa (tambah, kurang, kali, dan bagi).
Secara harfiah metode numerik berarti cara berhitung dengan menggunakan angkaangka.
C. Pemodelan
Membuat sesuatu sesuai model yang sebenarnya.
Pemodelan terbagi dua:
a. Pemodelan analitik
Pemodelan analitik merupakan model sebenarnya. Pemodelan analitik dapat
memberikan solusi sebenarnya (exact solution) dan solusi yang memiliki galat
atau error = 0. Metode analitik hanya unggul pada sejumlah persoalan
matematika yang terbatas.
b. Pemodelan Numerik
Pemodelan numerik adalah teknik yang digunakan untuk memformulasikan
persoalan matematik sehingga dapat dipecahkan dengan operasi hitungan

atau aritmatika biasa. Solusi angka yang didapatkan dari metode numerik
adalah solusi yang mendekati nilai sebenarnya atau solusi pendekatan
(approximation) dengan tingkat ketelitian yang kita inginkan.pemodelan
numeric tidak tepat sama dengan solusi yang sebenarnya, sehingga ada sesilih
diantara keduanya yang kemudian disebut galat atau error. Pemodelan
numerik dapat menyelesaikan persoalan di duna nyata yang seringkali non
linier, dalam bentuk dan proses yang sulit diselesaikan dengan pemodelan
analitik.
D. Kenapa Perlu Analisa
Dalam menguraikan suatu pokok masalah, kita perlu melakukan analisa
masalah. Analisa diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor atau hubungan sebab
akibat suat permasalahan, sehingga dengan melakukan analisa kita bisa menguraikan
pokok permasalahan dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
Analisa yang dilakukan dalam suatu asalah diharapkan dapat menghasilkan
metode numerik yang berupa penyelesaian matematis untuk mendapatkan
penyelesaian masalah tersebut.

E. Bagaimana Kaitan Analisa dan Numerik Pada Pemodelan

Model

Fisik

Numerik

Analisis
Simulasi
Hubungan analisa dan numerik pada pemodelan

Berdasarkan gambar terlihat bahwa numerik itu sendiri adalah cara


penyelesaian matematis yang dikembangkan dari cara analisis.
F. Kapan Kita Menggunakan Metode Numerik
Metode numerik digunakan pada saat kita menyelesaikan persamaan non
linier. Contoh persamaan non linier seperti :
Sin x x = 0
e-x x = 0.
Persamaan di atas tidak mudah diselesaikan secara analitik, maka diperlukan
suatu metode yang bisa menyelesaikan persamaan non linier seperti ini yaitu dengan
metode numerik. Metode numerik tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan
persamaan non linier, tapi juga bisa digunakan untuk menyelesaikan persamaan
polinom. Penggunaan metode numerik dalam penyelesaian persamaan polinom
memakan waktu yang cukup lama jika dibandingkan dengan cara analitis. Oleh
karena itu, metode ini banyak digunakan untuk menyelesaikan persamaan non linier
atau yang tidak bisa diselesaikan dengan cara analitis.
Alasan Mempelajari Metode Numerik (Zainal:4)
a. Sebagai alat bantu pemecahan masalah matematika yang sangat ampuh,
seperti mampu menangani sistem persamaan linear, ketidaklinearan dan
geometri yang rumit, yang dalam masalah rekayasa tidak mungkin dipecahkan
secara analitis.
b. Mengetahui secara singkat dan jelas teori matematika yang mendasari paket
program.
c. Mampu merancang program sendiri sesuai permasalahan yang dihadapi pada
masalah rekayasa.
d. Metode numerik cocok untuk menggambarkan ketangguhan dan keterbatasan
komputer dalam menangani masalah rekayasa yang tidak dapat ditangani
secara analitis.
e. Menangani galat suatu nilai hampiran dari masalah rekayasa yang merupakan
bagian dari paket program yang berskala besar.

f. Menyediakan sarana memperkuat pengetahuan matematika, karena salah satu


kegunaannya adalah menyederhanakan matematika yang lebih tinggi menjadi
operasi-operasi matematika yang mendasar.
Tahap-tahap memecahkan persoalan secara numerik (Rinal Munir: 2006)
1. Pemodelan, ini adalah tahap pertama. Persoalan dunia nyata dimodelkan
kedalam persamaan matematika
2. Penyederhanaan model, model matematika yang dihasilkan dari tahap 1
mungkin saja terlalu kompleks, yaitu memasukan banyak peubah (variabel).
Semakin kompleks model matematikanya, semakin rumit penyelesaiannya.
3. Formulasi numerik, setelah model matematika yang sederhana diperoleh,
tahap selanjutnya adalah memformulasikannya secara numerik yaitu
menentukan metode yang akan dipakai kemudian menyusun algoritma.
4. Pemograman, yaitu tahap menerjemahkan algoritma kedalam program
komputer dengan menggunakan salah satu bahasa pemograman yang dikuasai.
5. Operasional, pada tahap ini, program computer dijalankan dengan data uji
coba sebelum data yang sesungguhnya.
6. Evaluasi, bila program sudah selesai dijalankan dengan data yang
sesungguhnya, maka hasil yang diperoleh diintrespretasi meliputi analisis
hasil run dan membandingkannya dengan prinsip dasar dan hasil-hasil empirik
untuk menaksir kualitas solusi numerik, dan keputusan untuk menjalankan
kembali program dengan untuk memperoleh hasil yang lebih baik.
G. Aplikasi Metode Numerik
Salah satu aplikasi metode numerik dalam bidang Fisika yaitu pada kasus
terjun paying, yaitu hukum Newton II.
a = F /m

Diagram skema gaya-gaya yang bekerja pada penerjun payung (Irfan, 2006)
FD adalah gaya ke bawah disebabkan tarikan gravitasi dan Fu adalah gaya ke atas
disebabkan gesekan udara. Di bawah ini merupakan grafik dari perhitungan analitik
penerjun payumg.

Grafik dari hasil perhitungan analitik


Apabila dibandingkan dengan kehidupan sehari-hari sangat sulit mendapatkan solusi
eksak, alternatifnya solusi numerik yang mendekati solusi eksak.

Hubungan antar kurva sebenarnya dan pendekatan.


Dengan komputer hasil perhitungan dengan solusi numerik dapat
ditingkatkan ketepannya dengan memperkecil interval waktunya.
H. Manfaat mempelajari fisika komputasi
Fisika memiliki suatu cabang keilmuan (bisa dikatakan demikian) yang
memanfaatkan suatu tools yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perhitungan
menjadi lebih mudah dan cepat. Tools itu adalah komputer dan cabang dari Fisika itu
adalah Fisika Komputasi.
Fisika Komputasi adalah suatu gabungan antara Fisika,Komputer Sain dan
Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada kejadian dan masalah yang
komplek pada dunia nyata baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan
algoritma yang tepat.
Secara umum dengan mempelajari fisika komputasi, kita dapat memahami
dasar dasar pemograman, salah satunya untuk menelesaikan permasalahan yang tidak
mampu di selesaikan secara analitik.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan tujuan, maka dapat disimpulkan bahwa Fisika Komputasi
adalah suatu gabungan antara Fisika, Komputer, Sains dan Matematika Terapan untuk
memberikan solusi pada kejadian dan masalah yang komplek pada dunia nyata baik
dengan menggunakan simulasi juga penggunaan algoritma yang tepat dan komputer
diciptakan untuk membantu manusia dalam melakukan komputasi yang rumit agar
hasilnya dapat diperoleh dalam tempo singkat dengan ketepatan yang bisa diterima.
Keberadaan Fisika Komputasi sangat penting dalam menyelesaikan fenomena fisika

terutama dalam menyelesaikan hal-hal yang rumit, sehingga dengan mudah dan cepat
dapat diselesaikan.
B. SARAN
Saran penulis adalah jangan mudah putus asa dalam pembelajaran mata
kuliah ini secara terus menerus, sehingga nantinya didapatkan suatu solusi
permasalahan yang memiliki nilai keakuratan yang lebih tinggi lagi. Penyusunan
makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, untuk itu, saran dan masukan dari
pembaca sangat penulis harapkan.

Daftar Pustaka
Heri sutarno dan Dewi rachmatin.2005.Metoda Numerik dengan pendekatan
algoritmik. PT sinar baru algesindo.
Irfan, Subakti. 2006. Metode Numerik. Jursan Teknik Informatika Fakultas Teknologi
Informasi Institut Teknologi Sepuluh November: Surabaya.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online - definisi kata analisis.htm. diakses
tanggal 7 Februari 2014.
Mirza, Satriawan. 2007. Fisika Dasar.
Rinaldi munir. 2006.Metode numerik (edisi revisi).Bandung : Informatika.
Zaenal abidin. Metoda numerik.Semarang : Universitas semarang.