Anda di halaman 1dari 4

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

TATA LAKSANA KASUS SMF THT


RSAL Dr.MINTOHARDJO
JAKARTA
2014 - 2016
Tonsilitis Kronik (ICD 10 : J35.0) / Tonsil Hipertropi (ICD 10 : J35.1) / Adenoid Hipertropi (ICD 10 : J35.2) /
Tonsil Hipertropi dan Adenoid Hipertropi (ICD 10 : J35.3)
A. Pengertian
( Definisi )

B. Anamnesis

C. Pemeriksaan
Fisik

D. Kriteria
Diagnosis

Tonsilitis Kronik adalah infeksi kronis pada tonsil yang berulang lebih dari tiga
kali setahun atau tonsil berukuran besar yang dapat mengakibatkan gangguan
menelan dan gangguan pernafasan.
1.

Radang tenggorok berulang.

2.

Rasa mengganjal di tenggorok.

3.

Nyeri menelan.

4.

Napas dapat berbau.

5.

Tidur mendengkur.

1.

Permukaan Kripta Tonsil Melebar.

2.

Detritus didapatkan pada eksaserbasi akut.

3.

Ukuran tonsil dapat membesar.

1.

Sesuai dengan kriteria Anamnesis.

2.

Sesuai dengan kriteria Pemeriksaan fisik.

E. Diagnosis kerja

Tonsilitis Kronik (ICD 10 : J35.0) / Tonsilitis Kronis Hypertropi (ICD 10 : J35.1) /


Adenoiditis Kronis Hypertropi (ICD 10 : J35.2) / Tonsilo Adenoiditis Kronis
Hypertropi (ICD 10 : J35.3)

F. Diagnosis
Banding

Tidak Ada.

G. Pemeriksaan
Penunjang

1.

Persiapan operasi :
a. Pemeriksaan darah lengkap (ICD 9CM : 90.59)

b. PT dan APTT (ICD 9CM : 90.59).


c. SGOT, SGPT (ICD 9CM : 90.59).
d. Ureum dan Creatinin darah (ICD 9CM : 90.59).
e. Gula darah sewaktu (ICD 9CM : 90.59).
f. Foto Thorax PA (ICD 9CM : 87.3).
g. Di atas 40 tahun Konsul SMF Jantung (EKG ICD 9CM : 794.31)
h. Di Bawah 18 tahun Konsul SMF Kesehatan Anak dan Remaja.
i. Delapan belas tahun ke atas konsul SMF Penyakit Dalam.
j. Konsul SMF Anestesi.

H. Terapi

2.

Bila perlu Foto kepala tampak lateral (ICD 9CM : 87.09)

3.

Pasca operasi : Pemeriksaan Histopatologi Jaringan Tonsil dan atau


adenoid (ICD 9CM : 90.3).

4.

Bila perlu Kultur Resistensi / Swab Tenggorok (ICD 9CM : 795.39)

1.

Umum
Perbaikan hygiene mulut, obat kumur atau obat hisap.

2.

Simptomatik
Obat Kumur yang mengandung desinfektan.
Paracetamol ( dewasa 3 x 500mg, anak sesuai berat badan)

3.

Antibiotik :
Amoksisilin clavulanat 50 - 100 mg / kg BB /hari atau
Eritomisin 25 - 50 mg / kg

4.

Tonsilektomi (ICD 9CM : 28.2) pada :


a. Tonsilitis Kronik (ICD 10 : J35.0)
b. Tonsil Hipertropi (ICD 10 : J35.1)

5.

Adenoidektomi (ICD 9CM : 28.6) pada :


Adenoid Hipertropi (ICD 10 : J35.2).

6.

Tonsiloadenoidektomi (ICD 9CM : 28.3) pada :

Tonsil Hipertropi dengan Adenoid Hipertropi (ICD 10 : J35.3).


I.

Edukasi

J. Prognosis

1.

Menjelaskan perjalanan Penyakit dan komplikasi yang timbul.

2.

Menjelaskan rencana pengobatan, operasi dan komplikasinya.

3.

Menganjurkan sikat gigi dan kumur kumur teratur.

4.

Bila ada gigi yang bermasalah dianjurkan ke dokter gigi.

Ad vitam

: Dubia ad Bonam

Ad sanationam

: Dubia ad Bonam

Ad fungsionam

: Dubia ad Bonam

K. Tingkat Evidens

IV

L. Tingkat
Rekomendasi

M. Penelaah Kritis

1. dr. Donald Marpaung, Sp.THT-KL


2. dr. Radito, Sp.THT-KL
3. dr. Agus Sugiharto, Sp.THT-KL

N. Indikator Medis

Pasien tonsilitis kronis sembuh dengan operasi tonsilektomi tanpa komplikasi


dalam waktu 3 hari perawatan
Target :
90% pasien tonsilitis kronis sembuh dengan operasi tonsilektomi tanpa
komplikasi dalam waktu 3 hari perawatan

O. Kepustakaan

1.

Rusmarjono, Soepardi EA. Faringitis, Tonsilitis dan Hipertrofi Adenoid.


Dalam : Soepardi EA, Iskandar N, Bashiruddin J, Restuti Dwi R, editor.
Buku ajar ilmu kesehatan telinga hidung tenggorok. Balai Penerbit FKUI.
Jakarta 2007: h.223 5.

2.

Adams GL. Boies LR and Paparella MA : Fundamentals Of


Otorhinolanyngology. WB.Saunders Co Asean ED, 1978, 5 th Edition.
hal :....

3.

Balleger JJ. Diseases Of The Nose, Throat, ear, Head and Neck. 14 th
edition. Philadelphia Lea and Febiger 1991

4.

Lee KJ. Essential Otolaryngology head & neck surgery. 9th ed.

McGrawHill Medical. New York 1991:p 543.